We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polri Peduli Masyarakat: Polres Sibolga Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana Alam

SIBOLGA || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Sibolga kembali menunjukkan kehadiran negara di tengah masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada warga terdampak bencana alam tanah longsor di wilayah Kota Sibolga, Senin (08/12/2025).

Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sibolga, Pejabat Utama Polres Sibolga, dan jajaran Bhayangkari.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan dukungan dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dan Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, serta dari Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Ny. Mona Whisnu.

Dalam keterangannya, Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk nyata perhatian Polri kepada masyarakat.

“Bantuan ini kami distribusikan sebagai wujud kepedulian Polri untuk meringankan beban warga yang terdampak langsung bencana. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit tetap merasa diperhatikan dan dibantu,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan dasar dan perlengkapan penting, seperti beras, mie instan, susu, air mineral, sarden, minyak goreng, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan tidur seperti tikar dan spring bed.

Adapun lokasi pendistribusian berlangsung di beberapa titik pengungsian, di antaranya:
Jl. I.L Nomensen, Kel. Aek Parira, Sibolga Utara
SDN 081224 & TK Pembina Sibolga, Jl. D.I Panjaitan
SMP Negeri 5, Jl. Perjuangan, Sibolga Selatan

Kapolres menegaskan bahwa Polres Sibolga tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan logistik, namun juga pada pemulihan kondisi psikologis warga.

“Kami turunkan tim trauma healing terutama untuk anak-anak, karena mereka adalah kelompok yang paling rentan secara emosional saat menghadapi bencana. Pendampingan psikologis menjadi bagian penting agar mereka cepat pulih dari rasa cemas maupun trauma,” ungkapnya.

Selain memberikan bantuan sosial, Polres Sibolga juga memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terorganisir dengan baik.

“Kami pastikan seluruh proses distribusi dilakukan tepat sasaran, penuh ketertiban, dan mengedepankan rasa empati kepada keluarga yang saat ini masih berada di pengungsian,” tambah Kapolres.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana, sekaligus upaya mewujudkan hadirnya negara melalui langkah tanggap, cepat, dan humanis.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif, dan masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polri terhadap kondisi mereka saat ini.

Ratusan Kilogram Bantuan Disalurkan Melalui Airdrop, Polda Sumut Pastikan Warga Terisolir Terbantu

TAPANULI TENGAH || jejakindonesia.id – Upaya cepat dan taktis kembali dilakukan Polda Sumatera Utara dalam penanganan kawasan terdampak bencana alam dengan mengirimkan logistik bantuan melalui udara menggunakan helikopter, Senin (8/12/2025). Pengiriman bantuan tersebut menyasar wilayah yang hingga saat ini masih sulit diakses jalur darat akibat longsor dan kerusakan fasilitas.

Sejak pagi, tim yang terdiri dari Kasubdit Dalmas Polda Sumut, personel PID Polda Sumut Bripka Dian Octo Tobing, serta satu personel Brimobda Polda Sumut Brigadir Nuryanto melakukan peliputan sekaligus pengamanan pergeseran logistik bantuan.

Bantuan dikirim melalui metode airdrop langsung ke titik penerima bantuan di Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah dan sebagian diarahkan menuju Bandara Ferdinand Lumban Tobing.

Adapun logistik yang dikirim yakni 289 kilogram bantuan, terdiri dari biskuit, mie instan, serta kebutuhan makanan siap konsumsi MTP yang juga diperuntukkan bagi pendukung operasi di lapangan.

Bantuan itu menjadi bagian dari respons cepat Polda Sumut terhadap kondisi darurat masyarakat terdampak bencana. Berdasarkan pemantauan udara dalam misi tersebut, masih ditemukan sejumlah kerusakan infrastruktur di wilayah Ps Sipirok, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kondisi ini menyebabkan distribusi jalur darat belum sepenuhnya dapat dilakukan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa seluruh jajaran Polda Sumut terus bekerja maksimal dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Polda Sumut berkomitmen menjangkau wilayah yang terisolir. Cara yang paling efektif saat ini adalah melalui jalur udara. Bantuan ini segera kita distribusikan agar masyarakat tidak kekurangan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa operasi kemanusiaan tersebut masih berlangsung dan akan terus diperkuat dengan dukungan personel, sarana udara, serta pasokan logistik tambahan sesuai kebutuhan.

“Bapak Kapolda Sumut juga telah menginstruksikan agar seluruh jajaran bergerak responsif, memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan, tanpa terkendala kondisi medan,” lanjutnya.

Pelaksanaan penyaluran bantuan melalui udara berjalan dengan aman, lancar, dan terkoordinasi. Polda Sumut memastikan dokumentasi, pengawasan, serta pendataan penerima bantuan dilakukan secara cermat agar setiap dukungan logistik benar-benar tepat sasaran.

Upaya ini menunjukkan bahwa Polri melalui Polda Sumut hadir secara konkret dalam mendukung pemulihan cepat masyarakat terdampak bencana serta memastikan stabilitas situasi kemanusiaan tetap terjaga. Dengan metode distribusi udara, masyarakat yang terisolir tetap mendapatkan hak atas bantuan, meski akses darat masih terbatas.

Akpol 90 “Dhira Brata” Kirim Bantuan 25 Ton Beras dan Ribuan Logistik, Polda Sumut Fasilitasi Penyaluran ke Aceh Tamiang

SUMUT || jejakindonesia.id - Gerakan kepedulian kembali hadir untuk membantu warga yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Tamiang. Kali ini bantuan berasal dari Akpol 90 “Dhira Brata” yang mengirimkan logistik dalam jumlah besar, dan difasilitasi penyalurannya oleh Polda Sumatera Utara melalui pengamanan, pengawalan, serta koordinasi distribusi hingga ke wilayah tujuan.

Sebanyak 25 ton beras kemasan 5 kilogram merk IR64, 200 kotak susu kaleng, dan 3.000 dus mie instan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan enam unit truk colt diesel dari Gudang Logistik Polda Sumut di area Bandara Internasional Kualanamu.

Polda Sumut memastikan proses distribusi berjalan terencana dan aman dengan menurunkan personel Dit Lantas dan Brimob untuk mengawal perjalanan konvoi kendaraan hingga ke titik pendistribusian akhir.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa dukungan Polda Sumut merupakan bentuk komitmen untuk mempercepat dan memastikan bantuan sosial dari Akpol 90 tersebut tersalurkan dengan baik kepada masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini berasal dari alumni Akpol 90 ‘Dhira Brata’. Polda Sumut hadir untuk memfasilitasi pengiriman, memastikan keamanan perjalanan, dan mengawal distribusinya agar sampai tepat sasaran di wilayah terdampak bencana Aceh Tamiang,” ujar Kombes Pol Ferry.

Ia menegaskan bahwa pendampingan penuh dilakukan sejak keberangkatan, perjalanan konvoi hingga titik penyerahan di lapangan.

“Kami pastikan seluruh proses pengiriman berjalan lancar, aman, serta terkoordinasi. Harapan kami bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara di Aceh Tamiang dan membantu pemulihan kondisi di sana,” tambah Kabid Humas.

Bantuan berskala besar ini menjadi bentuk nyata solidaritas sosial alumni Akpol 90 kepada masyarakat yang tengah berada dalam situasi sulit. Kehadiran Polda Sumut memberikan nilai tambah dengan memastikan pendistribusian berjalan tertib, efektif, dan sesuai prioritas kebutuhan di wilayah terdampak.

Dengan pemberangkatan ini, diharapkan proses penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat Aceh Tamiang segera dapat bangkit serta kembali menjalankan aktivitas dengan normal.

Polres Simalungun Tingkatkan Kesiagaan Hadapi Akhir Tahun, Kapolres: “Polri untuk Masyarakat Harus Jadi Aksi Nyata!”

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Suasana pagi yang cerah menyambut apel rutin personel Polres Simalungun, Senin (8/12/2025) pukul 08.00 WIB di Lapangan Apel Mako Polres Simalungun, Jalan Jon Horailam Saragih No 110, Pematang Raya. Dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., apel pagi kali ini sarat dengan pesan penting terkait kesiagaan menghadapi situasi akhir tahun dan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi usai apel sekira pukul 10.00 WIB, Kapolres Marganda Aritonang menegaskan pentingnya responsivitas polisi terhadap dinamika masyarakat. "Yang terutama dan paling utama, kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan. Hari ini saya ingin menekankan bahwa 'Polri untuk Masyarakat' bukan sekadar slogan, tapi harus menjadi aksi nyata," ujar Kapolres dengan tegas.

Apel pagi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Simalungun ini berlangsung dengan tertib. Hadir dalam apel tersebut antara lain Wakapolres Simalungun KOMPOL Edi Sukamto, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar Butar, S.H., Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, S.H., Kasat Samapta AKP Rudi Handoko, S.H., M.H., serta seluruh Kasatfung, Kasie, dan para perwira hingga brigadir Polres Simalungun.

Apel dimulai dengan laporan komandan pasukan, dilanjutkan penghormatan, doa, pengucapan Tribrata dan Catur Prasetya, hingga arahan dari pimpinan apel. Dalam arahannya, Kapolres Marganda menyoroti beberapa isu strategis yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh personel.

"Saat ini Indonesia sedang berduka. Bencana alam melanda tiga provinsi: Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Di Sumut sendiri, 20 dari 29 polres terdampak. Ini menjadi momen pengabdian kita kepada masyarakat," ungkap Kapolres dengan nada prihatin.

Ia menambahkan, meski Simalungun relatif aman dengan hanya banjir ringan di beberapa titik, kewaspadaan tetap harus dijaga. "Rekan-rekan kita masih ada yang BKO dari Polda dan Brimob untuk aksi kemanusiaan. Kita patut bersyukur tidak mengalami bencana hebat, dan personel kita di lapangan sudah bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak banjir ringan," jelasnya.

Kapolres juga mengingatkan bahwa Simalungun termasuk daerah rawan bencana. "Kita harus tetap waspada dan terus memonitor kegiatan masyarakat. Pelaksanaan tugas harus dilakukan dengan baik dan sungguh-sungguh," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres mengevaluasi pelaksanaan kegiatan strong point di berbagai titik wilayah. "Dicek kembali, beberapa titik masih membutuhkan personel. Kegiatan ini harus dilaksanakan sungguh-sungguh. Tanamkan dalam diri bahwa setiap tugas harus bermakna dan berdampak positif. Mari berdampingan langsung dengan masyarakat," ucapnya.

Sorot khusus diberikan pada maraknya kasus pencurian. "Setiap hari laporan polisi yang banyak diterima adalah kasus pencurian. Untuk itu, para Kasatfung yang membidangi preventif harus memperbaiki pola patroli," tegas Kapolres.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antar fungsi. "Intel harus berbagi informasi tentang wilayah rawan pencurian dengan Samapta yang melaksanakan patroli. Kita harus bekerja bersama, bukan sendiri-sendiri," jelasnya.

Memasuki akhir tahun, Kapolres mengingatkan akan banyaknya kegiatan masyarakat yang perlu diantisipasi. "Kita memasuki akhir tahun dengan berbagai kegiatan masyarakat. Mari deteksi kegiatan-kegiatan yang berpotensi berdampak pada keamanan," ujarnya.

Kapolres Marganda menutup arahannya dengan pesan penuh semangat. "Bekerja secara profesional dan berikan kontribusi lebih dalam pelaksanaan tugas. Ingat selalu, 'Polri untuk Masyarakat' adalah aksi nyata, bukan sekadar kalimat!" pungkasnya sembari mengajak seluruh personel menyerukan yel-yel Polres Simalungun: "Salam Presisi!"

Apel pagi ditutup dengan penghormatan kepada pimpinan apel dan pembubaran pasukan. Komitmen Polres Simalungun untuk terus responsif dan profesional dalam mengayomi masyarakat semakin ditegaskan melalui arahan-arahan strategis ini, khususnya di tengah dinamika akhir tahun yang penuh tantangan.

Polri Apelkan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti untuk Tanggap Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

DEPOK || jejakindonesia.id – Dalam upaya memperkuat penanggulangan bencana dan memastikan masyarakat segera mendapatkan bantuan yang memadai—selaras dengan isu Optimalisasi Tanggap Bencana, Polri—Polri melaksanakan Pemberangkatan Pasukan dan Kendaraan Lintas Ganti di Lapangan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada Senin (8/12), yang dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa penguatan pasukan dan sarana pendukung harus segera dilakukan karena personel yang berada di lapangan telah bertugas lebih dari 12 hari dan mengalami kelelahan fisik, mental, serta kesehatan yang cukup ekstrem.

Ia menekankan bahwa rotasi pasukan sangat penting untuk mem-fresh-kan kondisi personel, sehingga Polri menyiapkan pasukan terlatih dari Kelapa Dua lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung.

Evaluasi bersama Dankor Brimob dan tim menunjukkan perlunya penambahan dukungan logistik dan desain manajemen bencana yang lebih komprehensif di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk mendukung pergeseran pasukan dan peralatan, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui pemanfaatan fasilitas ASDP sebagai sarana angkut pasukan, kendaraan, alat SAR, perlengkapan medis dan DVI, dapur lapangan, water treatment, ambulans, serta 10.000 potong pakaian.

Penguatan ini diprioritaskan ke wilayah Aceh yang saat ini paling membutuhkan tambahan personel dan peralatan akibat beratnya operasi serta kerusakan infrastruktur. Dankor Brimob juga diperintahkan bertugas sebagai Kasatgas Jembatan guna mempercepat perbaikan infrastruktur vital bersama tenaga ahli Polri dari berbagai fungsi.

Pasukan lintas ganti yang diberangkatkan terdiri dari kekuatan SAR Brimob sebanyak 8 tim dengan total 361 personel, SAR Sabhara sebanyak 200 personel, serta 12 ambulans yang mengangkut 48 personel gabungan dokter dan perawat. Selain itu, dikerahkan pula 19 ekor anjing K9 dengan dukungan 29 personel yang terdiri dari handler dan tenaga veteriner.

Perlengkapan yang dibawa mencakup 15 unit kendaraan dapur lapangan, 12 unit water treatment, serta perlengkapan SAR perorangan untuk memperkuat operasi kemanusiaan dan penyelamatan di tiga provinsi terdampak.

Dengan penguatan lintas ganti ini, Polri memastikan bahwa operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dapat berjalan lebih cepat, lebih aman, dan lebih efektif, sehingga masyarakat segera mendapatkan bantuan yang paling mereka butuhkan.

error: Content is protected !!