We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Pemulihan Pascabanjir Tapsel Dipercepat, Personel Brimob Fokus Bersihkan Rumah dan Fasilitas Pendidikan

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id – Upaya pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan terus digencarkan oleh Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Operasi Aman Nusa II. Hingga saat ini, 9 Desember 2025, personel dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan material lumpur, menyalurkan bantuan, mengatur arus lalu lintas, hingga membantu percepatan normalisasi fasilitas publik dan rumah-rumah warga.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari di sepanjang Jalan Lintas Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan. Personel berada di lapangan dengan komando langsung Danki Satgas AKP Tahi Parulian Hutagalung serta Wadanki IPTU Horas Batubara. Kegiatan ini juga dipantau langsung Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han.

Dalam pelaksanaannya, pasukan dibagi ke tiga peleton di bawah kendali masing-masing perwira agar proses pemulihan lebih cepat dan tepat sasaran.

Peleton 1, dipimpin IPDA Rudy Darmawan dengan 22 personel, melakukan pembersihan pada pemukiman warga terdampak. Pembersihan meliputi rumah Alex Purnaluga Simbolon (90%), Ratno Siregar (70%), Rayo Uli Silalahi (80%).

Proses pembersihan dilakukan menggunakan cangkul, sekop, dan angkong untuk mengangkat material lumpur yang menumpuk dan merusak bagian dalam rumah warga.

Peleton 2, dipimpin IPDA Nanang Lubis, S.H., turut menuntaskan pembersihan tiga rumah lainnya, yakni Santos Silalahi (90%), Sahyul Tampubolon (50%), Mirwana (30%).

Fokus pembersihan lebih diarahkan pada bagian interior rumah yang penuh lumpur serta saluran air rumah warga yang sebelumnya tersumbat.

Sementara Peleton 3, di bawah kendali AIPTU Robert J. Aritonang, S.H., bergerak cepat melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, yakni SD Negeri 100704 Huta Godang yang terdampak lumpur tebal. Sekitar 80 persen area kelas, halaman, dan ruang belajar berhasil dibersihkan.

Selain pembersihan lokasi, personel Brimob juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawalan alat berat yang diturunkan untuk membuka akses jalan yang tertimbun lumpur. Kehadiran alat berat turut mempercepat pemulihan aliran jalan utama yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., turun langsung meninjau proses pembersihan serta pengawalan alat berat. Ia menekankan bahwa kehadiran personel Brimob bukan hanya dalam rangka operasi penanganan bencana, namun juga bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Brimob hadir bukan sekadar untuk mengevakuasi atau membersihkan lokasi, tetapi memastikan masyarakat kembali memiliki akses hunian yang bersih, fasilitas pendidikan yang dapat dipergunakan kembali, serta jalur transportasi terbuka dengan baik,” ungkapnya saat peninjauan.

Sejumlah warga yang rumahnya dibersihkan menyampaikan rasa terima kasih kepada personel Brimob. Dukungan personel gabungan TNI-Polri dinilai sangat membantu pemulihan cepat pascabencana.

Upaya pemulihan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen Polri melalui Operasi Aman Nusa II dalam memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kondisi sosial masyarakat kembali pulih.

Nakes Polri Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir di Aceh Tamiang

Kualasimpang || jejakindonesia.id — Tenaga kesehatan (nakes) Polri dari Biddokkes Polda Aceh terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan membuka layanan kesehatan gratis di Posko Tanggap Darurat yang berlokasi di depan Polres Aceh Tamiang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan bahwa pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak bencana mendapatkan penanganan medis secara cepat dan tepat, terutama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi banjir.

“Tenaga kesehatan Polri hadir memberikan layanan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga pemantauan kondisi warga rentan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan masyarakat tetap sehat di tengah situasi darurat,” ujar Joko dalam rilis resminya, Selasa, 9 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa layanan kesehatan menjadi sangat penting di tengah situasi darurat, mengingat cuaca lembap dan lingkungan yang tergenang air dapat memicu berbagai penyakit, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, hingga diare.

Karena itu, keberadaan nakes Polri di posko sangat membantu warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan.

“Polri tidak hanya hadir dalam bentuk pengamanan dan distribusi bantuan, tetapi juga memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan mendapatkan perhatian penuh dalam masa pemulihan ini,” tambah Joko.

Polri Lakukan Groundbreaking 6 SPPG Baru di Papua, Wakapolri: “Ini Investasi Pelayanan untuk Rakyat

JAYAPURA || jejakindonesia.id — Polri terus memperluas pembangunan Satuan Pendidikan Pelayanan Gedung (SPPG) sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik dan percepatan layanan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Pada Selasa (9/12), Polri resmi melakukan groundbreaking 6 SPPG baru di wilayah Papua.

Enam titik SPPG yang memasuki tahap groundbreaking tersebut meliputi:

- SPPG Polres Keerom — 1.500 penerima manfaat

- SPPG Polres Biak Numfor — 1.000 penerima manfaat

- SPPG Polres Merauke Distrik Semangga — 1.500 penerima manfaat

- SPPG Polres Merauke Distrik Kurik — 1.500 penerima manfaat

- SPPG Polres Merauke Distrik Ulilin — 1.500 penerima manfaat

- SPPG Polres Merauke Jl. Johar Merauke, Kelapa Lima, Merauke, Papua Selatan - 3.230 penerima manfaat

Sebelumnya, dua SPPG di Papua telah beroperasi dan memberikan layanan optimal kepada masyarakat, yakni:

- SPPG Polda Papua — 1.880 penerima manfaat

- SPPG Polres Jayapura Kota — 2.783 penerima manfaat

Secara nasional, Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG, di mana 1.099 unit telah terealisasi pada berbagai tahapan, mulai dari operasional, persiapan operasional, pembangunan hingga groundbreaking.

Selain itu, tujuh SPPG tambahan di wilayah 3T (terluar, terjauh, dan terpencil) Papua saat ini sedang dalam proses pembangunan sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan Polri di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa pembangunan SPPG di Papua merupakan langkah strategis dalam pemerataan pelayanan kepolisian, khususnya di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang.

“SPPG ini bukan sekadar bangunan. Ini investasi besar untuk mempercepat pelayanan kepolisian di Papua. Semakin cepat kita bangun, semakin cepat masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujar Wakapolri.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolri turut mengajak Kasatgas MBG Polri, Irjen Pol Nurworo Danang, untuk turun langsung meninjau dan memastikan progres pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar dan sesuai target, terutama untuk wilayah 3T yang prioritas percepatan layanan.

“Saya meminta Kasatgas MBG Irjen Nurworo Danang untuk turun langsung memastikan pembangunan SPPG di Papua berjalan lancar. Wilayah 3T harus menjadi prioritas agar masyarakat di daerah terpencil bisa merasakan layanan Polri yang sama dengan wilayah lainnya,” tegas Komjen Dedi.

Wakapolri menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat layanan di wilayah timur melalui penambahan SPPG dan inovasi digital layanan kepolisian.

“Papua adalah prioritas. Dengan adanya SPPG baru dan proyek yang sedang berjalan, kami ingin masyarakat mendapatkan layanan yang layak, modern, dan mudah dijangkau,” ungkapnya.

Groundbreaking ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polri dalam mendukung transformasi layanan digital serta memastikan kehadiran negara semakin nyata hingga ke pelosok Papua.

Wakapolri Tinjau UMKM, Bakes, dan Pembagian Perlengkapan Sekolah Usai Apel Mitra Kamtibmas di Papua

JAYAPURA || jejakindonesia.id — Usai menghadiri Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Papua, Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo bersama Kapolda Papua melanjutkan agenda dengan meninjau sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat yang digelar di area kegiatan. Rangkaian ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pemberdayaan ekonomi lokal di Tanah Papua, Selasa (9/12).

Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah pameran UMKM Papua, yang menampilkan berbagai produk unggulan mulai dari kerajinan tangan khas Papua, olahan pangan lokal, hingga karya-karya kreatif dari para pelaku UMKM dan Bhayangkari.

“Produk UMKM Papua ini luar biasa. Polri akan terus mendukung penguatan ekonomi masyarakat lokal karena keamanan itu juga lahir dari kesejahteraan,” ujar Wakapolri saat meninjau stan UMKM.

Selain pameran UMKM, rombongan juga memantau pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Layanan kesehatan gratis, pembagian bantuan kebutuhan pokok, hingga fasilitas konsultasi kesehatan tersedia untuk warga yang hadir.

Tidak hanya itu, Polri juga memberikan perlengkapan sekolah bagi anak-anak sebagai upaya mendorong semangat belajar generasi muda Papua. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakapolri, disambut antusias oleh para orang tua dan siswa yang hadir.

“Anak-anak Papua adalah masa depan. Kita ingin memastikan mereka mendapatkan dukungan, baik dalam pendidikan maupun kesehatan. Ini bagian dari tanggung jawab moral Polri untuk hadir di tengah masyarakat,” ucap Komjen Dedi.

Wakapolri menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti UMKM, baksos, dan bantuan pendidikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di Papua.

“Kamtibmas itu bukan hanya patroli dan penegakan hukum. Kamtibmas juga tentang menyentuh hati masyarakat, membangun kepercayaan, dan hadir dalam kehidupan mereka. Itulah yang sedang kita lakukan di Papua,” tutupnya.

Pererat Sinergi, Kapolres Metro Jakarta Barat Sambangi Tokoh Agama dan Masyarakat di Kembangan Utara

JABAR || jejakindonesia.id – Dalam rangka mempererat sinergi serta membangun komunikasi yang harmonis dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos, S.I.K., M.H, melakukan kunjungan silaturahmi ke wilayah RW 002 Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (08/12/2025).

Kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban, dimulai pukul 14.00 WIB di Jl. H. Mading RT 006/002, dengan dihadiri sejumlah pejabat Polres, Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik Iksan dan Polsek Kembangan, perangkat kelurahan, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat sebagai kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Sejalan dengan Program Presisi Kapolri, Kapolres mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus aktif dalam menjaga kondusivitas lingkungan, menangkal potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat budaya gotong royong.

“Keamanan wilayah tidak dapat terwujud tanpa peran serta masyarakat. Silaturahmi seperti ini menjadi jembatan untuk saling bertukar informasi, menyamakan persepsi, dan memperkuat kebersamaan dalam menjaga Jakarta Barat tetap aman dan damai,” ujar Kombes Pol Twedi.

Kapolres juga memberikan pesan kamtibmas, di antaranya pentingnya kewaspadaan lingkungan, menjaga kerukunan antarwarga, serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun provokasi yang dapat memicu keresahan.

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat menyambut baik kedatangan Kapolres.

Mereka menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri hadir di tengah masyarakat, serta siap mendukung upaya pencegahan konflik sosial dan menjaga keamanan di wilayah RW 002.

Kegiatan silaturahmi kemudian ditutup dengan dialog terbuka, berbagi informasi, serta harapan bersama agar hubungan Polri dan masyarakat semakin solid dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!