Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Polri

Polres Pasuruan Bantu Evakuasi Rumah Warga Cowek yang Rusak Akibat Petir

PASURUAN || jejakindonesia.id – Sebuah rumah milik warga Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, rusak parah setelah tersambar petir pada Kamis (11/12/2025).

Beruntung insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun bagian atap serta dinding rumah mengalami kerusakan cukup serius.

Kapolsek Purwodadi, Iptu Sugiardi Prianto bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi warga serta melakukan pengecekan kerusakan. Kepala Desa Cowek bersama perangkat desa dan warga sekitar turut membantu proses evakuasi dan pembersihan material rumah yang terdampak.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kerusakan terjadi pada atap dan sebagian dinding rumah. Diduga petir menyambar antena televisi lalu menjalar ke bangunan,” ujar Iptu Sugiardi Prianto.

Ia juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan dan sambaran petir meningkat. Kapolsek meminta warga bergotong royong membantu pemilik rumah memberikan penutup sementara, meski hanya menggunakan terpal.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem.“Kami minta warga selalu waspada dan segera melapor bila ada kejadian serupa agar bisa cepat ditangani,” ujarnya.

HUT Reserse ke-78 Polres Malang Gelar Santunan Anak Yatim dan Baksos

MALANG || jejakindonesia.id – Satreskrim Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Ulang Tahun Reserse ke-78.

Acara tersebut dimulai dari doa bersama, santunan anak yatim, hingga pembagian paket sembako kepada masyarakat dilanjutkan bakti sosial di Jl. Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kepanjen.

Puluhan anak yatim dari Ponpes Al Fitriyah hadir dalam doa bersama dan menerima santunan dari Satreskrim.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur mengatakan peringatan HUT Reserse tahun ini tidak hanya menjadi momentum syukur, tetapi juga ajang mempererat kepedulian sosial.

“Kami ingin HUT Reserse tidak hanya dirayakan secara seremonial, tapi diisi kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yatim,” ujar AKP Nur, Kamis (11/12).

Selain santunan kepada 30 anak yatim, Satreskrim Polres Malang Polda Jatim juga menyalurkan 30 paket sembako kepada penyandang disabilitas dan komunitas becak kayuh di Kepanjen.

“Bakti sosial ini bentuk komitmen kami untuk terus dekat dengan masyarakat. Harapannya, apa yang diberikan hari ini bisa meringankan kebutuhan mereka,” tambahnya.

AKP Nur menegaskan bahwa kegiatan sosial akan terus menjadi bagian dari program Satreskrim Polres Malang, tidak hanya saat momentum peringatan ulang tahun.

“Tidak hanya penegakan hukum, tapi juga kegiatan kemanusiaan. Ini yang akan terus kami rawat,” pungkasnya. (*)

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin Terima Kunjungan Silaturahmi Pangkoarmada I

BATAM || jejakindonesia.id – Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Haris Bima Bayuseto, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla. Kegiatan berlangsung pada hari Kamis (11/12/2025) di Ruang Kerja Kapolda Kepri pada pukul 09.00 WIB.

Kehadiran Pangkoarmada I didampingi Asrena Kolonel Laut (P) Dr. Rully Riomo, M.Tr.Opsla., Asops Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia, S.Sos., serta Koorsmin Thomas Aquinas Dhamang Suprayogi, S.E., M.Sc. Sementara itu, dari Polda Kepri hadir Wakapolda Kepri dan Pejabat Utama Polda Kepri.

Dalam pertemuan tersebut, Pangkoarmada I menyampaikan situasi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang saat ini berada dalam kondisi sangat parah, terutama di wilayah Aceh yang terdampak paling berat.

Pangkoarmada I menjelaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan dukungan berupa vitamin dan layanan kesehatan karena banyaknya warga yang mengalami gangguan kesehatan pascabencana. Beliau juga menuturkan bahwa KNKT telah mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem sehingga seluruh jajaran diminta meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu, Pangkoarmada I menyampaikan penjelasan terkait wilayah kerja Koarmada I serta perkembangan struktur organisasi TNI AL, termasuk rencana peningkatan status Koarmada I menjadi Kawasan dan perubahan kedudukan Kodaeral yang kini berada langsung di bawah Armada RI.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa kondisi logistik di Aceh saat ini sangat terbatas sehingga banyak kebutuhan pokok didatangkan dari Medan. Polda Kepri sebelumnya telah melakukan pengadaan sembako dari Medan untuk dikirimkan langsung sebagai bantuan.

Selain itu, Kapolda Kepri menginformasikan bahwa pada hari Minggu mendatang Polda Kepri akan melaksanakan kegiatan charity sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Polda Kepri berkomitmen untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana,” ujar Kapolda.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan plakat antara Kapolda Kepri dan Pangkoarmada I sebagai simbol sinergitas dan keharmonisan TNI–Polri dalam menjaga keamanan wilayah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

Akselerasi Layanan Penyidikan, Polri : Pastikan Standarisasi Kompetensi berbasis Sertifikasi dan Regulasi Nasional

JAKARTA || jejakindonesia.id - Polri kembali melangkah maju dalam meningkatkan mutu pelayanan publik bidang penyidikan dengan meresmikan Gedung Sertifikasi Jarak Jauh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polri dan melaksanakan Kick-Off Perdana Sertifikasi Jarak Jauh bagi Penyidik dan Penyidik Pembantu Polri.

Program ini menjadi bagian penting dari percepatan Transformasi Polri, yang diarahkan untuk memperkuat profesionalisme penyidik sekaligus menjawab tuntutan masyarakat atas layanan penegakan hukum yang lebih akuntabel dan adaptif.

Acara ini turut dihadiri mitra strategis Polri dari kementerian/lembaga, yakni Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Ir. Afriansyah Noor, M.Si.; Kepala BNSP RI Syamsi Hari, S.E., M.M.; dan Asesor Lisensi BNSP Ade Syaekudin, S.H., M.M.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa peningkatan kompetensi penyidik merupakan agenda penting negara dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI menekankan bahwa sertifikasi kompetensi bagi penyidik merupakan amanat regulasi sekaligus instrumen penting dalam menjamin kualitas kinerja aparatur penegak hukum.

Ia menjelaskan bahwa Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) adalah inovasi strategis yang mampu menjangkau personel di berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil, dengan tetap memastikan asesmen dilakukan secara valid, andal, adil, dan berbasis bukti sesuai standar BNSP.

Wamenaker menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi, penguatan asesor, serta perencanaan pengembangan SDM secara berkelanjutan adalah kunci keberhasilan program ini.

Sementara itu, Kepala BNSP RI menjelaskan bahwa pelaksanaan SJJ berlandaskan Keputusan Ketua BNSP Nomor KEP.2759/BNSP/XI/2025.

Sertifikasi mencakup sembilan skema, mulai dari tindak pidana umum, pencucian uang, siber, korupsi, narkotika, hingga kompetensi pendidik Polri.

Meski dilakukan secara daring, proses asesmen tetap dijaga integritasnya melalui pengawasan berlapis dan sistem digital yang aman.

Ia menegaskan bahwa asesmen berbasis portofolio ini selaras dengan praktik internasional dan menjadi bagian dari upaya nasional meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang tahun ini telah mencatat capaian signifikan.

Pada kesempatan tersebut, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan sertifikasi ini merupakan jawaban Polri terhadap ekspektasi publik yang semakin tinggi terhadap kualitas penanganan perkara.

“Sertifikasi Jarak Jauh ini bukan hanya program internal Polri, tetapi kebutuhan mendesak untuk memastikan setiap penyidik memiliki standar kompetensi yang sama, modern, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan hukum yang cepat, tepat, dan profesional — dan Polri menjawabnya melalui standardisasi kompetensi yang lebih kuat berbasis regulasi nasional,”kata Brigjen Trunoyudo.

Ia menambahkan bahwa Polri kini memasuki fase penting dengan segera diberlakukannya KUHAP dan KUHP baru, yang menuntut penyidik semakin memahami standar pembuktian, prosedur modern, serta memanfaatkan teknologi dalam setiap tahapan penyidikan.

Menurutnya, penerapan SJJ memungkinkan sertifikasi dilakukan secara masif tanpa mengganggu operasional harian di lapangan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Dalam laporannya, Karorenmin Bareskrim Polri Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., memaparkan bahwa pembangunan gedung ini berangkat dari kebutuhan strategis peningkatan kapasitas penyidik dan percepatan digitalisasi proses pembinaan SDM Polri.

Gedung baru ini dilengkapi fasilitas uji berbasis komputer, command center terintegrasi, ruang asesor sesuai standar BNSP, ruang telekonferensi multimode, serta pusat data dengan sistem cadangan harian.

Sertifikasi perdana melalui SJJ telah diikuti enam Polda wilayah timur, mulai dari Papua hingga Maluku Utara, yang terhubung secara real-time dengan asesor LSP Polri.

Peresmian gedung serta pelaksanaan SJJ ini menandai tonggak penting dalam komitmen Polri menghadirkan layanan penegakan hukum yang lebih modern, transparan, dan terpercaya.

Melalui sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP, Polri memastikan bahwa peningkatan profesionalisme penyidik bukan hanya kebutuhan organisasi, tetapi kepentingan publik yang harus segera diwujudkan. (*)

Tinjau Pengungsian di Aceh Tengah, Kapolri Tekankan Percepatan Perbaikan Akses hingga Distribusi Bantuan

ACEH || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana alam di Masjid Besar Al-Abrar, Takengon Aceh Tengah. Dalam kunjungannya, Sigit menekankan percepatan untuk melakukan perbaikan akses atau jalur darat hingga pendistribusian bantuan untuk masyarakat terdampak.

Sigit mengungkapkan, percepatan perbaikan akses dan distribusi bantuan hasil dari koordinasi dengan pemerintah setempat dan menyerap aspirasi dari masyarakat atau korban bencana alam.

"Untuk jangka pendek dibutuhkan alat angkut logistik. Berikutnya membangun jalur akses, baik itu jembatan maupun akses jalan yang terputus," kata Sigit kepada wartawan usai melakukan peninjauan, Kamis (11/12/2025).

Selain itu, Sigit menyebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi soal rumah atau hunian rusak parah akibat terjadinya bencana alam tersebut. Menurut Sigit, hal itu sedang didata secara serius oleh Pemerintah serta pihak terkait.

"Saat ini tentunya sedang didata pemerintah gabungan antara Kepolisian, TNI, BNPB untuk kemudian nanti mana yang masuk Huntara, mana yang masuk hunian tetap. Dan tentunya kita semua akan terlibat disitu," ujar Sigit.

Sigit juga menegaskan, Polri dan stakeholder terkait lainnya komitmen untuk terus memperbaiki akses darat guna mempercepat masuknya bantuan untuk masyarakat. Sementara ini, logistik dikirimkan melalui udara atau Airdrop.

"Tentunya akan terus ditingkatkan dan masalah lain bisa segera selesai. Namun untuk situasi kedaruratan sementara ini cara yang dilakukan menggunakan bantuan Airdrop dan juga melalui jalur darat yang dilakukan oleh para kepala desa dan tentunya ada TNI, Polri juga masyarakat bersama-sama," ucap Sigit.

Untuk diketahui, di lokasi pengungsian ini, Polri telah menyediakan layanan, yakni dapur lapangan, dengan kapasitas 250 porsi untuk 1 kali masak. Posko Layanan Kesehatan, yang melibatkan lima tenaga kesehatan.

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan, yaitu 300 paket sembako, 300 pcs selimut, delapan dus obat-obatan, dan 150 pcs mainan anak.

error: Content is protected !!