Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Polri

Korlantas Polri Kerahkan Drone Presisi, Akhiri Ruang Abu-Abu Penegakan Hukum Lalu Lintas

JAKARTA || jejakindonesia.id – Korlantas Polri resmi mengoperasikan teknologi patroli presisi berbasis drone sebagai langkah tegas memutus ruang abu-abu dalam penegakan hukum lalu lintas. Sistem berbasis teknologi ini mulai dijalankan sejak Jumat, 9 Januari 2026, dengan uji operasional perdana di kawasan Jalan Raya Cibubur.

Drone patroli presisi difungsikan untuk memantau arus kendaraan sekaligus merekam pelanggaran lalu lintas di titik-titik rawan yang selama ini sulit dijangkau petugas secara konvensional. Setiap pelanggaran terekam secara akurat dan dapat langsung dijadikan dasar penindakan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Surya Nugroho, menegaskan bahwa penggunaan drone ini menjadi simbol komitmen Polri menghadirkan penegakan hukum yang objektif, profesional, dan bebas dari praktik menyimpang.

“Penegakan hukum harus berbasis data dan bukti yang valid, bukan persepsi. Drone ini kami hadirkan untuk memastikan setiap pelanggaran ditindak secara adil dan transparan, dengan minim interaksi,” tegas Irjen Pol. Agus Surya Nugroho saat mengikuti kegiatan melalui Zoom dari Jakarta.

Menurutnya, patroli presisi udara menjadi instrumen penting untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang selama ini luput dari pengawasan. Selain sebagai alat penindakan, teknologi ini juga berfungsi sebagai langkah preventif guna membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Patroli presisi ini kami gunakan untuk menjangkau titik-titik rawan pelanggaran yang sudah terpetakan, sekaligus mendorong kesadaran dan disiplin masyarakat agar tertib di jalan,” ujarnya.

Dengan sistem ini, setiap pelanggaran ditindak berdasarkan rekaman dan data yang tervalidasi, sehingga menutup peluang penyimpangan dalam proses penegakan hukum di lapangan. Langkah ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap transformasi Polri menuju institusi yang modern dan berintegritas.

Penerapan drone patroli presisi dinilai sebagai terobosan baru dalam penegakan hukum lalu lintas di Indonesia, yang menegaskan bahwa hukum ditegakkan secara tegas, terukur, dan tanpa kompromi.

Kepedulian Brimob Jaga Asa Pendidikan Anak-anak Terdampak Bencana di Garoga

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id — Kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob. Pada Kamis pagi (15/1/2025), personel Posko Utama Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, melaksanakan kegiatan penjemputan dan pengantaran anak-anak sekolah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dilakukan sebagai respons atas kendala transportasi yang dialami warga, khususnya para pelajar, akibat tidak beroperasinya angkutan umum pascabencana. Sebanyak empat personel Brimob turun langsung ke lapangan untuk memastikan anak-anak dapat tiba di sekolah masing-masing dengan aman dan tepat waktu.

Dipimpin oleh Brigpol Syukri Harahap, personel Posko Utama Garoga berupaya memberikan rasa aman sekaligus dukungan moril bagi para siswa dan orang tua. Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumut Kompol Zaenal Muhlisin menyampaikan Kehadiran aparat di tengah keterbatasan akses ini menjadi bukti nyata bahwa negara tetap hadir dalam situasi sulit, terutama untuk menjamin hak anak-anak dalam memperoleh pendidikan.
“Di tengah kondisi pascabencana, kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah. Pendidikan tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan sarana,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri, khususnya Korps Brimob, dalam menjalankan tugas kemanusiaan serta memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Brimob Hadir Dukung Pemulihan Rumah dan Aktivitas Ibadah Pascabencana Batang Toru

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id — Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus melanjutkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Kamis pagi (15/1/2026), personel Brimob kembali diterjunkan untuk melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak material pasir, kayu, dan batu, sekaligus pembangunan fasilitas MCK di rumah ibadah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Huta Godang dan Desa Garoga, dengan sasaran dua unit rumah warga serta pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah. Rumah warga yang menjadi fokus pembersihan yakni milik Bapak Elwin Telambanua dan Bapak Boyke Siregar, yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang.

Dipimpin oleh Danton Penugasan Iptu Deny Lius Tarigan, S.H., personel Brimob bekerja secara bertahap dengan mengerahkan peralatan manual dan mesin, mulai dari cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw, guna mempercepat proses pembersihan dan perbaikan.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat bangkit pascabencana. Tidak hanya rumah warga, fasilitas ibadah juga menjadi perhatian agar aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan dengan nyaman,” ujar IPTU Deny Lius Tarigan.

Hingga siang hari, progres pembersihan rumah Bapak Elwin Telambanua telah mencapai sekitar 70 persen, sementara rumah Bapak Boyke Siregar mencapai 60 persen. Pada rumah Bapak Boyke, personel juga melakukan pembongkaran bagian bangunan yang rusak berat dan penimbunan tanah agar lahan siap untuk proses pembangunan ulang. Adapun pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan segera rampung.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh personel Brimob. Kehadiran aparat di tengah proses pemulihan ini dinilai sangat membantu, tidak hanya secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk kembali menata kehidupan mereka.

Kapolda Jabar Beri Hadiah Umroh Untuk Polisi Serta Satpam Pada Kegiatan “Ngariung Bareng Sauyunan Jaga Lembur” HUT Satpam ke-45

BANDUNG || jejakindonesia.id - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45 Tahun 2025, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan membuka secara resmi kegiatan Ngariung Bareng Kapolda Jawa Barat Sauyunan Jaga Lembur yang digelar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Jalan Ir. H. Juanda No. 99, Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Kamis (15/1/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Polri, khususnya Polda Jawa Barat, dengan para Satpam sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di lingkungan kerja dan pemukiman.

Acara tersebut diikuti oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Jawa Barat, di antaranya Karo Log, Dir Binmas, Kabid Humas, Kabid Propam, serta Kapolresta Bandung. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen Polda Jabar dalam mendukung peran Satpam sebagai bagian dari sistem pengamanan swakarsa.

Kapolda Jawa Barat menyampaikan pesan penting kepada seluruh Satpam agar senantiasa menjaga amanah dalam menjalankan tugas. Kapolda menegaskan bahwa profesi Satpam merupakan profesi yang mulia dan memiliki kontribusi besar dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Satpam harus bangga terhadap profesinya dan terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas.

Kapolda Jabar juga menekankan bahwa pengguna jasa atau user memiliki tanggung jawab untuk memberikan kesejahteraan yang layak bagi para Satpam, sebagai bentuk apresiasi atas peran dan dedikasi mereka dalam menjaga keamanan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar memberikan apresiasi untuk anggota Ditbinmas Polda Jabar dan anggota Satpam dengan memberikan kesempatan menunaikan ibadah umroh.

Dari anggota Ditbinmas Polda Jabar , tercatat nama Aipda Kankan Ariana, Brigadir Rima Gusnita, dan Brigadir Yulianti Rahmawati. Sementara dari unsur Satpam, penerima apresiasi umroh tersebut adalah Artika dari PT Agra Dipa Raharja (Red Guard Security), Ogi Sugianto dari Satpam PT Yosuderu Indonesia, serta Alfin Januar Prasetya yang bertugas sebagai Satpam di Pegadaian Pasar Kordon.

Kegiatan Ngariung Bareng Kapolda Jawa Barat Sauyunan Jaga Lembur ini diharapkan dapat semakin mempererat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat peran Satpam sebagai garda terdepan dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.

Gerak Cepat Polresta Banyuwangi Tangani Penemuan Bayi di Desa Olehsari

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan seorang bayi laki-laki di teras rumah warga Dusun Krajan, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/1/2026)

Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at, S.H. menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 22.00 WIB di rumah milik Sutikno (70), seorang pensiunan anggota Polri. Bayi ditemukan berada di dalam sebuah kardus Indomie yang diletakkan di lantai teras rumah.

Kronologis kejadian bermula saat saksi Ferdy Tri Ananta (18) pulang ke rumah dan melihat sebuah kardus di teras. Awalnya tidak dicurigai, namun saat saksi duduk di teras untuk mengerjakan tugas sekolah, terdengar suara tangisan bayi dari dalam kardus. Mengetahui hal tersebut, saksi segera memberitahukan kepada orang tuanya.

Pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah. Sekira pukul 22.08 WIB, petugas Polsek Glagah bersama bidan dari Klinik Amanah Desa Olehsari mendatangi lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, ditemukan seorang bayi laki-laki dengan berat badan sekitar 3,2 kilogram, lengkap dengan perlengkapan bayi serta secarik surat wasiat.

Untuk mendapatkan penanganan medis, bayi tersebut segera dibawa ke Klinik Amanah Desa Olehsari dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Saat ini bayi dalam kondisi sehat dan masih menjalani perawatan medis.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas respons cepat jajaran Polsek Glagah serta kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut.

“Polri hadir untuk memberikan perlindungan, khususnya terhadap anak sebagai kelompok rentan. Kami memastikan bayi tersebut mendapatkan penanganan medis yang layak dan aman, serta menjamin proses hukum berjalan secara profesional dan humanis,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

Lebih lanjut, Kapolresta Banyuwangi menambahkan bahwa pihaknya telah memerintahkan Satreskrim Polresta Banyuwangi untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.

“Kami akan mendalami kasus ini, termasuk menelusuri identitas orang tua bayi serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan perlindungan dan masa depan bayi tersebut,” imbuhnya.

Saat ini penanganan perkara dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Glagah bersama Satreskrim Polresta Banyuwangi. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau menemukan kejadian serupa demi keselamatan dan perlindungan anak.(***)

error: Content is protected !!