Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Bersama Aparat Gabungan, Polda Sumut Terus Fokuskan Pemulihan Nyata di Batang Toru

Tapanuli Selatan || jejak-indonesia.id — Upaya pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan terus dilakukan secara berkelanjutan. Hingga Jumat (23/1/2026), Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob dalam Operasi Aman Nusa II terus mengerahkan personel untuk membantu penanganan dampak bencana di Desa Napa dan Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 74 personel Brimob yang dipimpin langsung oleh Danki Satgas AKP Tahi Parulian Hutagalung diterjunkan bersama personel gabungan TNI dan Polri. Kegiatan difokuskan pada pembersihan lingkungan, pendampingan warga menuju hunian sementara, serta persiapan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

Di Desa Batu Hula, Peleton 1 yang dipimpin oleh Ipda Hotlin Purba, S.H. melaksanakan perbantuan kepada warga yang akan menempati tenda hunian sementara (HUNTARA). Personel Brimob berkoordinasi langsung dengan relawan dan tokoh masyarakat setempat guna memastikan proses penempatan warga.

Sementara itu, di Desa Napa, Peleton 3 di bawah pimpinan AIPTU Pramudian melaksanakan kegiatan pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP). Kegiatan meliputi pemindahan dan penataan tanah, serta pembangunan gudang penyimpanan bahan dan alat bangunan sebagai bagian dari persiapan pembangunan permukiman permanen. Pekerjaan tersebut didukung dengan penggunaan alat berat berupa ekskavator, loader, dan dump truck.

AKP Tahi Parulian Hutagalung menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob dalam kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan penanganan yang layak dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya fokus pada pembersihan pascabencana, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam proses transisi menuju hunian sementara dan menyiapkan hunian tetap. Harapannya, warga dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal,” ujar AKP Tahi Parulian.

Perkuat Silaturahmi, Kapolresta Banyuwangi Kunjungi Ponpes Mabadiul Ihsan dan Ponpes Darussalam Blokagung

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat sinergi antara Polri dan tokoh agama, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. melaksanakan kunjungan ke Pondok Pesantren Mabadiul Ihsan Tegalsari dan Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (22/1/2026).

Kunjungan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polresta Banyuwangi. Kehadiran Kapolresta dan rombongan disambut hangat oleh para pengasuh dan pengurus pondok pesantren sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan antara kepolisian dengan lingkungan pesantren.

Di Ponpes Mabadiul Ihsan, Kapolresta Banyuwangi bersilaturahmi langsung dengan KH. Maskur Wardi selaku pimpinan pengasuh, bersama para kiai dan pengurus pondok. Suasana pertemuan berlangsung penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan dan saling menghormati.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan kunjungan ke Ponpes Darussalam Blokagung dan disambut oleh KH. Ahmad Hisyam Syafaat beserta jajaran pengasuh.

Kapolresta Banyuwangi bersama rombongan melaksanakan salat Ashar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dan dialog santai bersama para kiai dan pengurus pondok pesantren.

Kapolresta Banyuwangi menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan, membangun karakter generasi muda, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang harmonis dan sinergis antara Polri dan kalangan pesantren dalam menjaga persatuan serta keamanan wilayah Banyuwangi.

Polresta Banyuwangi berkomitmen untuk terus menjalin kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pondok pesantren, sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang humanis dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(***)

Polresta Banyuwangi Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H; Perkuat Spiritual dan kepedulian sosial

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Polresta Banyuwangi menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sebagai momentum refleksi spiritual untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta kepedulian humanis seluruh personel. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Roudlotul Jannah Polresta Banyuwangi, Kamis (22/1/2026).

Peringatan Isra Mi’raj ini mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga pada pelayanan yang berlandaskan nilai kemanusiaan.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., para Pejabat Utama, personel Polresta Banyuwangi, serta Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banyuwangi beserta pengurus.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan sarana membangun karakter personel Polri yang beriman, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Isra Mi’raj mengajarkan nilai kedisiplinan, keikhlasan, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolresta.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan oleh Ustaz Andi Hidayat yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai wujud ikhtiar spiritual memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan bagi seluruh personel Polresta Banyuwangi dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj ini mendapat respons positif dari seluruh peserta. Kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan ketenangan batin sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi personel untuk melaksanakan tugas secara profesional, tulus, dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Polresta Banyuwangi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara profesionalisme tugas dan pembinaan spiritual, sebagai pondasi mewujudkan Polri Presisi yang berintegritas dan humanis.

Kapolresta Malang Kota Tegaskan Komitmen Pendampingan Bagi Keluarga Korban Kanjuruhan

MALANG || jejak-indonesia.id – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Putu Kholis Aryana didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang Ny. Uthe Putu Kholis, bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Malang Kota Polda Jatim silaturahmi dengan keluarga korban Kanjuruhan yang berdomisili di Kota Malang, (Rabu, 21/01/2026).

Silaturahmi yang bertempat di Ballroom Sanika Satya Wada Polresta Malang Kota itu diikuti sekitar 32 keluarga korban.

Hal ini menjadi wujud komitmen Kombes Pol. Putu Kholis sejak menjabat sebagai Kapolres Malang hingga kini memimpin Polresta Malang Kota untuk terus mendampingi dan menjaga hubungan emosional dengan keluarga korban insiden Kanjuruhan.

Selain sebagai ajang mempererat komunikasi, kegitan silaturahmi itu menjadi ruang dialog aspirasi, harapan keluarga korban dan institusi Kepolisian agar lebih baik lagi kedepannya.

Kombes Pol. Putu Kholis menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan panggilan moral institusi dan pribadi untuk terus hadir di tengah keluarga korban.

Ia menegaskan bahwa Polresta Malang Kota Polda Jatim ingin menjadi rumah yang menaungi serta mendampingi keluarga korban.

“Kami mengundang keluarga korban, khususnya yang berdomisili di Kota Malang, agar menjadikan Polresta Malang Kota menjadi rumah yang bisa menaungi, membersamai, dan selalu hadir bagi keluarga korban Kanjuruhan,” ungkap Kombes Pol. Putu Kholis.

Silaturahmi penuh haru ini, mengingatkan kembali kedekatan Kombes Pol. Putu Kholis dengan keluarga korban, hingga saat ini terus dipupuk dengan baik, ini sebagai komitmen dan kelanjutan dari nilai-nilai kepemimpinan sebelumnya.

“Kami meyakini Bapak dan Ibu pernah berinteraksi dengan jajaran Polresta Malang Kota pada masa kepemimpinan Kombes Pol. Budi Hermanto. Nilai-nilai itulah yang terus kami lanjutkan agar pasca tragedi Kanjuruhan, kami bertugas dengan pendekatan yang lebih humanis dan membersamai keluarga korban,” ungkapnya.

Pertemuan yang mengedepankan sisi kepedulian dan kemanusiaan ini, juga dihadiri pengamat kepolisian Bambang Rukminto, para PJU Polresta Malang Kota, serta keluarga hingga perwakilan keluarga korban Kanjuruhan.

Menurut Kombes Putu Kholis, pertemuannya menjadi bentuk tanggung jawab moral yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari PJU, Kapolsek, hingga Bhayangkari, agar memiliki empati dan nuansa kebatinan yang sama dalam mendukung keluarga korban.

“Silaturahmi ini sebagai dorongan dan kewajiban moral bagi kami, baik secara pribadi maupun sebagai institusi, Kami mengajak para pejabat utama memiliki kesamaan niat, empati, dan kepedulian dalam membersamai keluarga korban Kanjuruhan,” tegas Kombes Putu Kholis.

Sementara disesi interaksi, Kapolresta Malang Kota memberikan kesempatan kepada perwakilan keluarga korban untuk menyampaikan uneg-uneg, harapan, masukan, serta keluhannya.

Jajaran Polresta Malang Kota Polda Jatim siap memfasilitasi kebutuhan yang masih dalam kewenangan kepolisian maupun menjembatani dengan instansi terkait.

“Kami siap mendukung dan memfasilitasi, mulai dari pendampingan bagi putra-putri keluarga korban yang berminat mengikuti seleksi anggota Polri, dukungan layanan kesehatan, penjajakan beasiswa pendidikan, hingga fasilitasi penyampaian aspirasi kepada Pemerintah Kota Malang dan OPD terkait,”pungkas Kombes Putu Kholis.

Selain itu, Polresta Malang Kota Polda Jatim juga memberikan kemudahan layanan administrasi kepolisian seperti SIM melalui Satlantas, SKCK melalui Intelkam, serta dukungan kewilayahan melalui para Kapolsek untuk membantu kebutuhan sosial kemasyarakatan keluarga korban di masing-masing wilayah.

Dengan penuh rasa hormat Kombes Pol Putu Kholis menyampaikan, bagi keluarga korban yang belum sempat hadir karena keterbatasan pekerjaan atau kondisi tertentu, ia akan menitipkan ke Kapolsek jajaran untuk silaturahmi langsung ke rumah serta menyampaikan tali asih dari Polresta Malang Kota sebagai bentuk kepedulian.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama untuk para almarhum dan almarhumah korban Tragedi Kanjuruhan agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi penguat batin bagi keluarga yang ditinggalkan.

Melalui kegiatan ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim menegaskan komitmen untuk terus menjaga soliditas, memperkuat pendekatan kemanusiaan, serta membangun hubungan baik dengan keluarga korban Kanjuruhan.

Dengan demikian kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat. (*)

Polda Jatim Peringati Isra’ Mi’raj Pertebal Iman dan Taqwa

SURABAYA || jejak-indonesia.id – Polda Jawa Timur menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M di masjid Polda Jatim, Kamis (22/1/2026).

Dalam peringatan kali ini, Polda Jatim mengambil tema “Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si dalam sambutannya yang diwakilkan Karo SDM Kombes Pol Sih Harno, S.H, M.H mengatakan, peringatan Isra' Mi'raj menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, serta pembinaan mental dan spiritual anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Isra' Mi'raj bukan sekadar peristiwa sejarah, namun sarat nilai dan hikmah yang harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai insan Bhayangkara maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Kombes Sih Harno.

Kombes Sih Harno mengatakan semangat Isra Mi'raj tetap relevan dalam mendukung transformasi Polri menuju Polri yang Presisi.

Menurutnya, nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu membentuk karakter personel Polri yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kegiatan keagamaan seperti ini bertujuan untuk mempertebal iman dan takwa sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri agar mampu memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Kombes Sih Harno.

Ia juga mengajak seluruh personel Polda Jatim menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Peringatan Isra Miraj tersebut diisi dengan tausiah oleh Ir. K.H. Misbahul Huda, MBA, Pengasuh Yayasan Mambaul Huda Surabaya, yang mengulas hikmah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW serta relevansinya dalam kehidupan dan pengabdian aparat negara. (*)

error: Content is protected !!