Opening soon Opens today at 9:00 am

Polri

Perkuat Sinergi Media dan Polri, PW-FRN Banyuwangi Silaturahmi Strategis dengan Kapolresta

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Upaya memperkuat sinergi antara awak media dan institusi kepolisian terus dilakukan Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) DPC Banyuwangi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda silaturahmi strategis dengan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., yang berlangsung pada Rabu (28/1/2026) siang di ruang kerja Kapolresta.

Kunjungan yang dikemas dalam suasana akrab dan dialogis ini dipimpin langsung oleh Ketua PW-FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji. Pertemuan tersebut menjadi forum komunikasi kelembagaan untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus menyamakan persepsi mengenai peran strategis media dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya kolaborasi yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab antara media dan kepolisian guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Banyuwangi.

Agus Samiaji menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan sambutan hangat Kapolresta Banyuwangi. Ia menegaskan bahwa PW-FRN DPC Banyuwangi, dengan slogan “Counter Berita Polri”, siap menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyajikan informasi yang edukatif, berimbang, serta menyejukkan ruang publik.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan jembatan komunikasi untuk membangun kepercayaan dan kolaborasi. Tujuannya jelas, yakni menciptakan situasi Banyuwangi yang aman, kondusif, dan harmonis,” tegas Agus Samiaji.

Senada dengan itu, Sekretaris PW-FRN DPC Banyuwangi, Marta Yofi Winatha, menekankan bahwa sinergi media dan Polri harus dilandasi profesionalisme, etika jurnalistik, serta tanggung jawab sosial.

“Media memiliki peran strategis sebagai penghubung informasi antara Polri dan masyarakat. PW-FRN berkomitmen mendukung Polresta Banyuwangi melalui pemberitaan yang objektif, beretika, dan mampu mendorong kesadaran hukum di tengah masyarakat,” ujar Marta.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan menyambut positif kunjungan jajaran PW-FRN DPC Banyuwangi. Ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja secara optimal tanpa dukungan masyarakat dan media sebagai mitra strategis.

Menurutnya, kemitraan yang solid dengan insan pers dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Sinergitas seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” ujar Kapolresta.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam memperkokoh kemitraan strategis antara PW-FRN DPC Banyuwangi dan Polresta Banyuwangi, demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkesinambungan di Bumi Blambangan.

(rag)

Transparansi : Polres Situbondo Pasang QR Aduan Propam Polri di Kendaraan Dinas

SITUBONDO || Jejak-indonesia.id – Sebagai upaya meningkatkan transparansi dan pengawasan terhadap kinerja personel, Polres Situbondo Polda Jatim meluncurkan inovasi layanan aduan online melalui Barcode Yanduan Cepat Propam Polri.

Uniknya, barcode ini ditempelkan langsung pada kendaraan dinas operasional agar lebih mudah dijangkau dan diakses oleh masyarakat.

Pemasangan stiker barcode tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc.

Ia memastikan seluruh unit kendaraan dinas, baik yang digunakan untuk operasional lapangan maupun pelayanan public di Polres dan Polsek Jajaran, telah terpasang stiker Yanduan secara jelas dan mudah dipindai oleh kamera ponsel.

“Cukup scan QR Code, upload bukti, dan biarkan Propam yang turun tangan. Identitas pelapor dijamin aman," tegas AKBP Bayu Anuwar, Rabu (28/1/26).

Kapolres Situbondo menerangkan, kanal pengaduan ini sebagai langkah proaktif mewujudkan transparansi, profesionalitas, dan integritas Polri yang semakin Presisi.

Melalui sistem ini, warga yang merasa dirugikan oleh tindakan oknum anggota Polri atau melihat perilaku yang mencoreng institusi dapat melapor secara instan.

Tidak hanya untuk melaporkan pelanggaran, kanal tersebut juga dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan apresiasi atas pelayanan prima yang diberikan anggota di lapangan.

Kapolres Situbondo AKBP Bayu menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen institusinya dalam memperkuat pembinaan internal serta penegakan disiplin personel agar tetap profesional dan akuntabel.

Inovasi ini diharapkan menjadi sarana kontrol publik yang efektif guna membangun budaya kerja Polri yang lebih responsif dan berintegritas.

“Dengan adanya stiker barcode ini, kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berperan aktif mengawasi kinerja anggota Polri, baik itu laporan terkait pelanggaran maupun apresiasi terhadap kinerja anggota bisa disampaikan langsung melalui kanal aduan yang telah kami siapkan,” pungkasnya. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Otak Pembunuhan di Wonokusumo

TANJUNG PERAK || Jejak-indonesia.id - Teka-teki meninggalnya, UF (32), warga Kenjeran, yang jasadnya ditemukan di Jalan Wonokusumo Jaya, Kecamatan Semampir, akhirnya menemui titik terang.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berhasil meringkus satu terduga pelaku kunci di balik insiden berdarah tersebut.

Teduga pelaku yang diamankan adalah HD (40), warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura.

HD diringkus oleh Tim Opsnal Satreskrim di kediamannya pada Sabtu (24/1/2026) dini.

KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Meldy, menjelaskan bahwa motif utama di balik aksi pengeroyokan ini adalah masalah utang piutang.

Berdasarkan pengakuan tersangka, korban memiliki pinjaman senilai Rp 40 juta yang tak kunjung dilunasi.

"Tersangka HD merasa sakit hati karena saat ditagih, korban UF selalu menghilang," ujar Ipda Meldy dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2026).

Kemarahan tersangka semakin memuncak saat nomor ponsel tersangka diblokir oleh korban, yang kemudian memicu emosi tersangka untuk merencanakan tindakan penjemputan paksa.

"Aksi ini telah direncanakan dengan matang. Pada Sabtu (17/1) sore, tersangka HD menghubungi JD (rekan korban ) untuk memancing UF keluar," terang Ipda Meldy.

HD kemudian mengajak rekannya, HS (DPO), serta sejumlah orang lainnya berangkat dari Sampang menuju Surabaya menggunakan mobil Innova.

Skenario eksekusi terjadi pada Minggu (18/1) dini hari sekitar pukul 04.12 WIB. JD memancing korban untuk bertemu di kawasan Wonokusumo Jaya.

Saat korban melintas di TKP mengendarai motor Yamaha Filano, HD langsung menyergap korban hingga terjatuh.

Pelaku awalnya berniat menculik korban ke Madura, namun korban memberontak keras.

Saat terjadi perlawanan keduanya, HS (DPO) turun dari mobil dan menghujamkan senjata tajam ke arah dada kiri korban.

Usai melihat korban ambruk bersimbah darah, para pelaku langsung melarikan diri ke Madura.

Korban sempat berusaha merangkak sejauh 100 meter untuk meminta pertolongan sebelum akhirnya meregang nyawa di lokasi kejadian.

"Hasil otopsi tim medis korban mengalami luka tusuk di bagian dada kiri hingga menembus jantung," jelas Ipda Meldy.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran secara intensif terhadap pelaku lainnya, termasuk eksekutor penusukan.

"Identitas pelaku utama yang melakukan penusukan (HS) sudah kami kantongi. Kami tegaskan kepada para pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri, karena tim kami tidak akan berhenti melakukan pengejaran," tegas Ipda Meldy. (*)

Kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah: Gandeng STIK Polri Beri Akses Belajar Mandiri bagi Anak Aceh

ACEH || Jejak-indonesia.id — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menerima program bantuan sebanyak 1,2 juta PIN e-learning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri untuk mendukung pembelajaran mandiri siswa korban bencana di Aceh.

Program e-learning ini merupakan sumbangsih ILMCI Group melalui STIK Lemdiklat Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Serah terima tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto serta CEO Yayasan Anak Bangsa Indonesia–ILMCI Group Dr. Sofian Tjandra, Ph.D.

Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah mengatakan bahwa program bantuan ini dirancang untuk menjangkau siswa korban bencana mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Sebanyak 1,2 juta PIN e-learning tersebut memungkinkan siswa mengakses pembelajaran elektronik secara mandiri dengan dukungan jaringan internet. Melalui sistem ini, siswa dapat belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di mana saja sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.

“Program e-learning ini menjadi solusi strategis untuk memastikan anak-anak Aceh, khususnya yang terdampak bencana, tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Dengan sistem pembelajaran mandiri berbasis digital, siswa dapat terus belajar meski dalam kondisi keterbatasan,” ujar Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah.

Abituren Akabri 1991 itu berharap kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan metode pembelajaran mandiri yang adaptif, terutama bagi siswa di daerah terdampak bencana yang mengalami keterbatasan sarana pendidikan konvensional.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan STIK Polri dan para mitra yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di bidang pendidikan.

“Kami mengapresiasi dukungan STIK Polri dan seluruh mitra, termasuk ILMCI Group, yang telah berkolaborasi dalam program ini. Sinergi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, jenderal bintang dua asal Tangse tersebut turut memaparkan berbagai capaian penanganan hingga pemulihan bencana yang telah dilakukan Polda Aceh di wilayah terdampak. Upaya tersebut meliputi penyediaan air bersih melalui treatment water, pembersihan fasilitas sekolah, hingga pembangunan sumur bor bagi masyarakat.

“Selain penanganan darurat, Polda Aceh juga fokus pada pemulihan jangka menengah dan panjang, mulai dari penyediaan air bersih, pembersihan sekolah, hingga pembangunan sumur bor. Semua kami lakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” pungkas Irjen Pol. Marzuki.

Kapolda Bali Terima Audiensi BPK RI Perwakilan Bali, Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Negara

DENPASAR || Jejak-indonesia.id – Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si menerima audiensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Bali di Ruang Tamu Kapolda Bali, Rabu, (28/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Bali didampingi oleh Irwasda Polda Bali Kombes. Pol. Asep Ahdiatna, S.I.K., M.H. serta Kabid Keu Polda Bali Kombes. Pol. Zatil Usna, S.I.K. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bentuk silaturahmi serta upaya memperkuat sinergi antarlembaga.

Rombongan BPK RI Perwakilan Bali dipimpin langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira, S.E., M.M., Ak, CA, CSFA, GRCP, GRCA, ERMAP, CFrA., yang hadir bersama Rombongan.

Dalam penyampaiannya, Kepala BPK RI Perwakilan Bali menyampaikan apresiasi atas kesediaan Kapolda Bali menerima audiensi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus mempererat hubungan kerja yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap sinergi antara BPK RI Perwakilan Bali dan Polda Bali dapat terus ditingkatkan. Sinergi ini sangat penting, khususnya dalam mendukung kepentingan negara di bidang pengelolaan dan pengawasan keuangan,” ungkap I Gusti Ngurah Satria Perwira.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran BPK RI Perwakilan Bali di Mapolda Bali serta menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilaksanakan.

“Kami menyambut baik audiensi ini dan tentunya sangat terbuka untuk menjalin silaturahmi serta kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BPK RI Perwakilan Bali, demi kepentingan negara,” ujar Kapolda Bali.

Kapolda Bali juga menegaskan bahwa sinergi yang telah terbangun selama ini harus terus dijaga dan ditingkatkan agar pelaksanaan tugas masing-masing institusi dapat berjalan optimal, khususnya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Semoga ke depan, hubungan baik dan kerja sama ini dapat terus terjalin dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga dan meningkatkan sinergi antara Polda Bali dan BPK RI Perwakilan Bali. Diharapkan, melalui komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan, kerja sama antarlembaga ini dapat terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan, akuntabel, serta berintegritas di wilayah Provinsi Bali.

error: Content is protected !!