We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Owner Mediasuarabangsa.com Mendukung Sepenuhnya Institusi Polri Tetap Berada Di Bawah Naungan Presiden

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Pemilik dan pendiri Mediasuarabangsa.com, sebuah platform berita terkemuka di Indonesia, menyatakan dukungannya secara penuh terhadap kebijakan yang menegaskan bahwa institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus tetap berada di bawah naungan Presiden Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar hari ini di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, pemilik Mediasuarabangsa.com menegaskan bahwa keberadaan Polri sebagai bagian integral dari eksekutif merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan nasional.

"Polri memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, dan seharusnya tetap berada di bawah kontrol eksekutif yang dipimpin oleh Presiden sebagai kepala negara," ujar pemilik Mediasuarabangsa.com.

Menurutnya, pengaturan ini akan memastikan agar Polri dapat bekerja secara profesional dan bebas dari intervensi politik yang dapat mengganggu kinerja mereka.

"Keamanan adalah hak dasar setiap warga negara. Oleh karena itu, Polri harus dapat bekerja tanpa ada tekanan politik apapun, dan tetap beroperasi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dalam sistem hukum negara kita," tambahnya.

Dukungan ini juga bertepatan dengan beberapa polemik yang muncul terkait dengan wacana perubahan struktur organisasi Polri. Sejumlah pihak sempat mengusulkan agar Polri memiliki otonomi lebih besar dalam menjalankan tugasnya, namun menurut pemilik Mediasuarabangsa.com, usulan tersebut justru berpotensi menciptakan ketidakstabilan dan ketidakjelasan dalam tatanan pemerintahan.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa institusi Polri, sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban sosial, harus terus bekerja dengan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat. Sebagai media yang bertanggung jawab, Mediasuarabangsa.com juga menegaskan komitmennya untuk terus menyuarakan pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan demi terciptanya Indonesia yang lebih maju dan damai.

Di akhir konferensi pers, pemilik Mediasuarabangsa.com juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung institusi Polri dalam menjalankan tugasnya, dengan tetap menjaga keseimbangan antara kebebasan sipil dan tanggung jawab dalam penegakan hukum.

Kapolresta Banyuwangi Terima Sun Rise of Java Award 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima penghargaan Sun Rise of Java Award 2026 dari Jawa Pos Radar Banyuwangi. Penganugerahan tersebut berlangsung di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi, Rabu (28/1/2026).

Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Syamsudin Adlawi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan Sun Rise of Java Award 2026 diberikan kepada tokoh dan institusi terpilih dari ratusan nominasi yang masuk.

Setelah melalui proses penelitian dan penilaian oleh beberapa panel independen, ditetapkan 35 nominasi yang dinilai layak menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan dedikasi Kapolresta Banyuwangi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian melalui berbagai inovasi, salah satunya Program Mayur Kamtibmas dengan membagikan sayur mayur dan kebutuhan pokok setiap hari jumat secara gratis kepada masyrakat di Banyuwangi.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Dan menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh personel Polresta Banyuwangi, serta dukungan dan kepercayaan masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas guna mewujudkan Polri yang Presisi.

Kegiatan penganugerahan Sun Rise of Java Award 2026 ini turut dihadiri unsur Forkopimda Banyuwangi, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya, dan berlangsung dengan penuh khidmat. (***)

Wujud Kepedulian, Polresta Bandung Salurkan 7 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Longsor Cisarua

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Polresta Bandung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bantuan tersebut dikirim sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri dan Kapolda Jawa Barat agar jajaran Polri hadir langsung membantu masyarakat yang mengalami bencana.

“Polri untuk masyarakat. Tentunya ini menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jawa Barat. Hari ini kami dari Polresta Bandung bersama Polsek jajaran serta berkolaborasi dengan masyarakat memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Kombes Pol. Aldi di Mapolresta Bandung, Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, total bantuan yang dikirimkan mencapai hampir 7 ton. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari yang dibutuhkan para korban bencana.

“Bantuan yang kami kirimkan hari ini kurang lebih hampir 7 ton, baik bahan makanan maupun barang-barang kebutuhan sehari-hari seperti pakaian, selimut, handuk, seprai, dan sarung,” katanya.

Selain itu, bantuan juga meliputi bahan pangan dan minuman sehat, seperti telur, minyak goreng, serta kebutuhan lainnya yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak longsor di Kecamatan Cisarua.

Tidak hanya untuk korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Polresta Bandung juga menyalurkan bantuan ke wilayah lain yang mengalami musibah. Salah satunya ke Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, yang dilaporkan terjadi kebakaran yang menghanguskan empat rumah warga.

“Hari ini ada dua tujuan pendistribusian bantuan, satu ke Kecamatan Cisarua untuk korban longsor dan satu lagi ke Kecamatan Pacet karena kami mendapat informasi ada kebakaran empat rumah,” jelasnya.

Kapolresta Bandung memastikan bantuan akan disalurkan langsung kepada pihak yang bertanggung jawab agar tepat sasaran. Ia bersama beberapa personel akan mengantar bantuan tersebut secara langsung ke lokasi.

“Nanti saya akan langsung membawa bantuan ke lokasi dan menyerahkannya kepada Kapolres Cimahi atau pihak yang bertanggung jawab di sana, sehingga benar-benar bisa dialokasikan untuk masyarakat yang membutuhkan akibat dampak bencana alam ini,” ungkapnya.

Sinergi Lawan Narkoba, Kapolda Jateng dan Kepala BNNP Perkuat Kolaborasi P4GN

SEMARANG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah yang baru, Brigjen Pol. Toton Rasyid, di Mapolda Jateng pada Rabu (28/1). Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi dalam memutus rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Jawa Tengah.

Audiensi ini sekaligus bertujuan mendukung misi Asta Cita Presiden dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mendukung langkah BNNP karena menilai kejahatan narkoba sebagai ancaman nyata bagi stabilitas keamanan dan masa depan bangsa.

“Kolaborasi adalah kunci utama. Polda Jawa Tengah siap memberikan dukungan penuh, baik dalam aspek penegakan hukum yang tegas maupun upaya pencegahan dini dan edukasi kepada masyarakat. Kita harus berjalan bersama untuk membangun daya tangkal di masyarakat,” tegas Irjen Pol. Ribut.

Kapolda juga menekankan bahwa sinergi antara BNN dan Polri tidak hanya penting dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam pencegahan dini serta edukasi kepada masyarakat agar memiliki daya tangkal terhadap bahaya narkoba.

Senada dengan Kapolda, Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol. Toton Rasyid memaparkan bahwa tren penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah saat ini kian mengkhawatirkan. Ia menekankan bahwa pemberantasan barang haram tersebut mustahil dilakukan tanpa kerja sama antarinstansi yang solid.

“Dibutuhkan kerja bersama yang berkesinambungan dan saling menguatkan. Ego sektoral harus ditinggalkan demi mewujudkan Jawa Tengah Bersinar (Bersih Narkoba),” ujar Toton Rasyid usai.

Langkah strategis yang akan ditempuh kedua instansi ke depan meliputi penguatan pencegahan berbasis keluarga, optimalisasi layanan rehabilitasi, hingga peningkatan sinergi penegakan hukum guna memutus jaringan pengedar yang semakin terorganisasi.

Langkah strategis yang akan ditempuh kedua instansi ke depan meliputi penguatan pencegahan berbasis keluarga, optimalisasi layanan rehabilitasi, hingga peningkatan sinergi penegakan hukum guna memutus jaringan pengedar yang semakin terorganisasi.

Melalui penyatuan visi ini, diharapkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi ketahanan generasi muda di Jawa Tengah.

BNN dan Pemprov Bangka Belitung Perkuat Sinergi Pencegahan Narkoba di Lingkungan Pendidikan

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menerima kunjungan audiensi dari jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ruang Sudirman, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (27/1). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan kerja sama pencegahan penyalahgunaan narkotika, khususnya melalui integrasi kurikulum di lingkungan sekolah.

Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menyambut hangat kehadiran Pemprov Bangka Belitung. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa wilayah Bangka Belitung memiliki tantangan geografis yang khas karena berada di jalur lintas Sumatera dan Jawa, yang berpotensi menjadi titik masuk penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

"Tren penyalahgunaan narkotika secara global terus meningkat. Saat ini, ancaman nyata bukan hanya dari zat alami, tetapi juga narkotika sintetis yang menyasar usia produktif antara 15 hingga 35 tahun," ujar Kepala BNN RI.

Beliau juga menyoroti fenomena narkotika yang mulai masuk ke wilayah pedesaan melalui berbagai modus operandi. Oleh karenanya, sebagai langkah konkret, BNN mendorong program "Sekolah Bersinar" (Bersih Narkoba) dan integrasi modul kurikulum anti-narkoba mulai dari tingkat PAUD hingga SMA. Hal ini bertujuan agar siswa, guru, dan orang tua memiliki ketahanan yang kuat terhadap ancaman narkotika.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, SE., menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam memerangi narkotika. Kehadiran jajaran lengkap, mulai dari Sekda, Kepala Dinas Pendidikan, hingga perwakilan kepala sekolah dan guru BK menunjukkan keseriusan Bangka Belitung dalam melindungi generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pula penyerahan secara simbolis buku perangkat integrasi kurikulum anti-narkoba yang akan diterapkan di sekolah-sekolah di Bangka Belitung, dengan SMA Negeri 4 Pangkalpinang sebagai salah satu garda terdepan dalam implementasinya.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan Bangka Belitung sebagai wilayah yang tangguh dan bersih dari peredaran gelap narkotika melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan.

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN

error: Content is protected !!