Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Polri

Polda Jambi Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H, Pastikan Keamanan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

JAMBI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polda Jambi menggelar Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M pada Jumat, (20/02/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan hitam Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B.Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kasi Ops Korem 042/Gapu Kolonel Inf. Wahyu Alfian Arisandi, Ketua FKPT Dr. H. Abd. Rahman, Ketua PW GP Ansor Jambi H. Habibi, serta para peserta apel siaga.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H kepada seluruh personel dan masyarakat Jambi. Ia berharap momentum bulan suci ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan integritas dan kualitas pengabdian dalam pelaksanaan tugas.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan dan aktivitas sosial. Apel siaga ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita dalam menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat Provinsi Jambi,” tegas Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk memantau pergerakan kelompok-kelompok yang berpotensi memicu intoleransi. Personel diminta menjadi mata dan telinga negara yang peka terhadap dinamika di lapangan.

Selain aspek keamanan, perhatian juga diarahkan pada stabilitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan. Kapolda menginstruksikan agar jalur distribusi bahan pokok dipastikan berjalan lancar guna mencegah gejolak harga di pasar. Ia menegaskan tidak boleh ada distributor maupun spekulan yang mencoba mengambil keuntungan dengan memanfaatkan kebutuhan masyarakat.
Dalam pengamanan, personel diminta untuk ditempatkan pada titik-titik blind spot dengan fokus penguatan pada waktu-waktu rawan, seperti saat ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, dan waktu sahur.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan secara maksimal guna memastikan situasi Kamtibmas selama Ramadhan tetap aman dan kondusif.

“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur apabila diperlukan. Sinergitas dengan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan akan terus diperkuat, karena keamanan tidak bisa diwujudkan oleh satu instansi saja,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa di lapangan seluruh unsur adalah satu kekuatan yang solid demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Dengan digelarnya Apel Siaga ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan 1447 H di Provinsi Jambi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Kapolda Sulsel Bersama Gubernur Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Terong Makassar

MAKASAR || Jejak-indonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (20/02/26).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulselbar, serta Wali Kota Makassar. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel dan Gubernur Sulsel menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli. Mereka menanyakan perkembangan harga sejumlah komoditas, seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, serta kebutuhan pokok lainnya, sekaligus menyerap aspirasi terkait kendala distribusi maupun pasokan di lapangan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bahwa inspeksi pasar ini penting untuk memastikan kondisi harga tetap terkendali. Menurutnya, pemantauan secara langsung menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan komitmen Polda Sulsel untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengawasi distribusi bahan pokok. Pihak kepolisian akan melakukan pengawasan guna mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemerintah dan aparat keamanan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan bersama.

Mantapkan Program Asta Cita Presiden, Kapolda Sumsel Siapkan Apel Ojol Kamtibmas dan Gandeng Serikat Buruh

PALEMBANG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin rapat pemantapan Program Asta Cita Presiden RI di Ruang Vicon, Gedung Presisi Polda Sumsel, Jumat (20/2/2026). Selain penguatan program strategis nasional, rapat ini juga membahas kesiapan Apel Ojol Kamtibmas dan agenda kolaborasi bersama serikat buruh.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini turut dihadiri oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel.

Dalam arahannya, Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa jajaran Polda Sumsel wajib memberikan dukungan penuh terhadap implementasi Program Asta Cita. Hal ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal program prioritas Presiden demi kemajuan bangsa.

"Polda Sumsel harus menjadi garda terdepan dalam memastikan program strategis nasional berjalan selaras dengan pemeliharaan keamanan di wilayah Sumatera Selatan," tegas Kapolda.

Terkait aspek keamanan partisipatif, Kapolda Sumsel memberikan instruksi khusus mengenai persiapan Apel Ojol Kamtibmas. Agenda ini dirancang untuk memperkuat sinergitas antara kepolisian dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan di lapangan.

Selain itu, Kapolda juga menyoroti rencana kegiatan bersama kelompok buruh. Program ini bertujuan untuk mempererat jalur komunikasi dan membangun kolaborasi yang harmonis demi memastikan iklim industri dan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap kondusif.

Rapat koordinasi tersebut berjalan khidmat dan lancar. Diharapkan seluruh satuan kerja dapat segera menindaklanjuti arahan tersebut secara optimal untuk mewujudkan wilayah hukum Polda Sumsel yang aman, damai, dan terkendali.

Diduga Jadi Sarana Distribusi Timah Ilegal, Kapal di Bangka Selatan Diamankan Bareskrim Polri

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terus mendalami kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal ke Malaysia. Dalam pengembangan terbaru, penyidik menyita satu unit kapal berikut mesin tempel yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkutan pasir timah dari wilayah Bangka Selatan.

Penyitaan dilakukan di kawasan Dermaga Kubu, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan. Kapal tersebut diduga berperan sebagai alat angkut awal yang membawa pasir timah dari daratan menuju titik temu di tengah laut, sebelum kemudian dipindahkan ke kapal lain berkapasitas lebih besar untuk diberangkatkan ke Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Pol Irhamni, menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan hasil pengembangan dari perkara penyelundupan pasir timah seberat 7,5 ton yang sebelumnya terungkap.

“Kapal ini merupakan barang bukti baru hasil pengembangan penyidikan. Fungsinya sebagai sarana pengangkut dari darat ke tengah laut, kemudian muatan dipindahkan ke kapal lain untuk diberangkatkan ke Malaysia,” jelas Brigjen Pol Irhamni.

Kasus ini berawal dari pengungkapan penyelundupan pasir timah sebanyak 7,5 ton yang dikirim secara ilegal ke Malaysia pada 13 Oktober 2025. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 11 anak buah kapal (ABK) diamankan oleh otoritas maritim Malaysia karena menggunakan perahu fiberglass tanpa nomor registrasi serta tidak dilengkapi dokumen perjalanan maupun dokumen muatan.

Kesebelas ABK tersebut kemudian dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center pada 29 Januari 2026.

Selain kapal dan mesin tempel, penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk pasir timah seberat 50 kilogram yang sebelumnya disisihkan oleh otoritas Malaysia. Meski demikian, total muatan yang berhasil diselundupkan dalam satu kali pengiriman mencapai 7,5 ton.

“Barang bukti yang disisihkan sebanyak 50 kilogram, namun dalam sekali pengiriman jumlahnya mencapai 7,5 ton,” ujar Brigjen Pol Irhamni.

Penyidik juga menyita sejumlah alat komunikasi yang digunakan para pelaku. Barang bukti tersebut saat ini masih dianalisis guna menelusuri jaringan serta mengungkap aktor utama yang diduga berada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas praktik perdagangan timah ilegal lintas negara dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Ponorogo Pastikan Keamanan dan Ketersediaan Pangan di Gudang Bulog Cukup

PONOROGO || Jejak-indonesia.id – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, turun langsung melakukan pengecekan stok jagung di Gudang Bulog Babadan, Rabu (18/02/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan cadangan pangan di wilayah Kabupaten Ponorogo.

Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Ponorogo Polda Jatim, Kapolres Ponorogo meninjau gudang yang berlokasi di Jalan Ponorogo–Madiun, Desa/Kecamatan Babadan.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Ponorogo memeriksa sejumlah gudang penyimpanan yang berisi komoditas jagung.

Hasilnya, kapasitas gudang yang mencapai 3.000 ton saat ini dinyatakan telah terisi penuh.

“Kami memastikan keamanan dan stok cadangan pangan di Gudang Bulog Babadan dan saat ini sudah penuh dengan kapasitas 3.000 ton dan sudah terisi,” ujar AKBP Andin Wisnu Sudibyo.

Ia menambahkan, untuk penyerapan jagung selanjutnya dari wilayah Ponorogo akan dialihkan ke Gudang Bulog Gulun, Magetan, guna memastikan distribusi dan penyerapan hasil panen petani tetap berjalan.

“Selanjutnya untuk jagung dari wilayah Ponorogo akan disetor ke Gudang Bulog Gulun Magetan,” pungkasnya. (*)