We're open Closes at 5:00 pm

Polri

Polda Bali Musnahkan BB Narkoba Bernilai Capai 23,5 Miliar Rupiah

BALI || Jejak-indonesia.id - Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya S.H., S.I.K., M.Si., pimpin pemusnahan barang bukti sitaan Polda Bali dengan nilai jual mencapai harga 23,5 Miliar Rupiah, bertempat di depan loby Ditnarkoba, rabu 4/3/2026.

Turut hadir mendampingi Irwasda, Dirresnarkoba, Kabid Humas, Kabid Propam, Kabidkum dan Dirtahti Polda Bali, serta undangan / perwakilan dari Kajati Bali, KBNNP, Kanwil DJBC, Beacukai Bandara, Kadiskes Provinsi Bali, BPOM, Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Denpasar Badung dan Jembrana, serta MDA Provinsi Bali dan perwakilan dari Mahasiswa.

Dalam sambutannya Kapolda Bali menyampaikan hadirin yang saya hormati pemusnahan barang bukti Narkotika sebagaimana yang diamanatkan oleh undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Bahaya dari Narkoba sudah sering kita sosialisasikan kepada masyarakat baik melalui penyuluhan kemasyarakat maupun ke sekolah-sekolah, penyebaran brosur-brosur, hingga dengan cara interaktif dimedia elektronik, juga rutin melalui media sosial.

Karena kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sangat berdampak buruk, bukan saja membahayakan bagi orang tersebut, tetapi secara global sangat membahayakan kelangsungan kehidupan bangsa dan negara Indonesia.

kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika dan psikotropika dilakukan Polda Bali secara terprogram setiap tahun dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif untuk mencegah atau membasmi peredaran gelap narkotika, serta menghindari hilang, berkurang maupun berubahnya barang bukti.

Adapun jenis dan berat barang bukti Narkoba yang akan dimusnahkan pada kesempatan ini adalah sebagai berikut :
*Shabu / methamphetamine : 5.661,86 gram netto
*Ekstasi : 4.932 butir/2.453,92 gram netto
*Kokain : 1.186,75 gram netto
*Ganja : 10,58 gram netto
*Hasish : 2,32 gram netto
*THC : 35,96 gram netto
*Psilosina : 2 gram netto

Dari total barang bukti tersebut ditaksir harganya mencapai Rp. 23.440.749.600 (dua puluh tiga miliar empat ratus empat puluh juta tujuh ratus empat puluh sembilan ribu enam ratus rupiah), dan berhasil menyelamatkan 39.256 jiwa generasi anak bangsa.

Sebelum mengakhiri sambutan saya ucapan terima kasih kepada seluruh undangan stakeholder terkait yang telah hadir dan terimakasih atas kontribusinya dalam pengungkapan peredaran gelap Narkoba di Bali yang kita cinati ini, kita semua menyadari akan dampak buruk dari penyalahgunaan Narkoba.
Melalui momen ini saya menghimbau dan mengajak kita semua, serta seluruh lapisan masyarakat berkomitmen untuk memerangi dan menjauhkan diri dari ancaman bahaya Narkoba, serta kedepan harapan kita menjadikan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, tutup Kapolda Bali.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti dan diakhiri dengan pemusnahan barang bukti Narkoba dengan cara di blader dan di bakar oleh Kapolda Bali dan diikuti seluruh perwakilan instansi yang hadir.

Rakernis Propam 2026, Kapolda Kalteng: Fungsi Propam Sebagai Garda Terdepan Jaga Kehormatan Profesi

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) tahun 2026, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (4/3/2026) pagi.

Dalam Rakernis yang mengangkat tema 'Penguatan Propam Polri dalam Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026' tersebut, dibuka langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si.

Hadir dalam kegiatan, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, dan sejumlah pejabat utama Polda serta turut diikuti para Kasipropam Polres dan para Kanit Paminal, Provos Polsek jajaran.

Dalam sambutan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan kepada seluruh personel yang mengemban fungsi propam, agar selalu menguatkan pengawasan terhadap kinerja personel Polri.

"Peran Propam Polri sangatlah vital terutama menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan profesi, sekaligus mitra strategis pimpinan untuk mengawal rencana kerja Polri dan pemerintah," ungkap Kapolda.

Irjen Iwan juga menekankan kepada seluruh pengemban fungsi Propam agar selalu memperkuat langkah-langkah kongkret dan terukur guna mencegah dan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran internal.

"Saya berharap melalui Rakernis ini, bisa menjadi ajang memperkuat komitmen dan menyamakan visi, persepsi, interprestasi dalam pelaksanaan tugas maupun peran Propam Polri," demikian Kapolda.

Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat, menambahkan bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut ialah menghasilkan rumusan serta menetapkan kebijakan maupun program kegiatan yang adaptif terhadap peningkatan kinerja.

"Semoga kedepannya Propam Polri bisa lebih profesional, khususnya dalam menghadapi dinamika tantangan tugas dalam mendukung pelayanan yang optimal serta bersih dari pelanggaran anggota Polri," tutup Kabidhumas. (adji)

Polres Klungkung Gelar Simulasi PLB dan Alarm Stelling, Uji Kesiapsiagaan Personel

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Polres Klungkung menggelar simulasi pelaksanaan Panggilan Luar Biasa (PLB) dan Alarm Stelling sebagai bentuk kesiapsiagaan pengamanan Markas Komando (Mako) Polres Klungkung. Kegiatan ini dimonitor langsung oleh Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H., serta diikuti para Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, dan ASN Polres Klungkung, (3/3).

Dalam simulasi tersebut, seluruh personel menempati ploting pengamanan sesuai tugas dan fungsi masing-masing. PNS Polri melaksanakan pengamanan arsip di tiap Bag, Sat, Unit, dan Seksi. Unit Dalmas, staf Sabhara, serta SPKT menempati posisi di depan Polres Klungkung, mulai Simpang Tiga Kartini hingga Gang Meok sebelah barat.

Sat Lantas melakukan pengamanan di sebelah barat Mako, sepanjang gang sebelah barat asrama hingga depan SPKT. Staf Bag Ops, Bag SDM, Bag Log, Bag Ren, dan fungsi Intelkam menempati area sebelah utara asrama Polres. Sementara itu, staf Binmas, Sat Tahti, Sat Pam Obvit, Sat Narkoba, Sium, Si Keu, Unit Patroli, dan Sat Reskrim melakukan pengamanan di sepanjang jalan timur Polres hingga depan Rumah Jabatan Kapolres Klungkung.

Setelah pelaksanaan simulasi, kegiatan dilanjutkan dengan konsolidasi di Lapangan Apel Polres Klungkung guna evaluasi dan pengecekan kesiapan personel.

Dalam arahannya, Kabag Ops Polres Klungkung Kompol I Nyoman Budiasa, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh personel dalam pelaksanaan PLB dan Alarm Stelling.

“Terima kasih atas kesiapsiagaan seluruh personel dalam merespon Panggilan Luar Biasa dan Alarm Stelling di Mako Polres Klungkung. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi situasi darurat, termasuk potensi penyerangan oleh massa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa melalui latihan ini, setiap personel diharapkan memahami posisi dan tugasnya masing-masing, sehingga apabila terjadi situasi kontinjensi, seluruh unsur dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Simulasi ini menjadi bagian dari komitmen Polres Klungkung dalam menjaga keamanan Mako serta memastikan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.

Hari Keempat Ops Cipkon Agung-2026, Dirsamapta Polda Bali Tekankan Maksimalisasi Kinerja

BALI || Jejak-indonesia.id - Memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung-2026, Polda Bali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H.

Direktur Samapta Polda Bali, Kombes Pol. Ronny Lumban Gaol, S.I.K. selaku Kaopsda Cipkon Agung-2026 secara tegas meminta seluruh personel yang terlibat dalam operasi untuk memaksimalkan pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan efek deterent yang nyata sehingga masyarakat merasakan langsung dampak positif dari kegiatan kepolisian.

“Operasi Cipkon ini harus dilaksanakan secara maksimal. Kehadiran personel di lapangan bukan sekedar formalitas, tetapi harus benar-benar mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas Kombes Pol. Ronny Lumban Gaol, S.I.K. saat memimpin apel Ops Cipkon di halaman depan Mapolda Bali, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, Operasi Cipkon Agung-2026 merupakan operasi pendukung sebelum digelarnya Operasi Ketupat yang berskala lebih besar dan dilaksanakan secara terpusat. Karena itu, operasi ini menjadi momentum penting untuk menguji kesiapan personel maupun materiil.

“Selain mewujudkan Harkamtibmas, Operasi Cipkon ini juga untuk menguji kesiapan personel dan materiil. Apakah personel dan peralatan yang saat ini layak untuk nanti dilibatkan dalam Operasi Ketupat yang akan dilaksanakan terpusat,” jelasnya.

Ia juga membuka ruang evaluasi dengan meminta seluruh satuan tugas (Satgas) menyampaikan saran dan masukan apabila ditemukan kendala di lapangan. Pelaksanaan operasi, lanjutnya, harus menyesuaikan dinamika situasi sehingga dapat menghasilkan capaian yang signifikan.

“Mari laksanakan tugas operasi ini dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab demi terwujudnya Bali yang aman, nyaman, dan kondusif menjelang hari raya besar keagamaan,” tegasnya kembali.

Dengan penguatan pengawasan dan optimalisasi peran personel di lapangan, Polda Bali memastikan seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berjalan terukur dan profesional, guna menjaga stabilitas keamanan wilayah menjelang dua momentum besar keagamaan tersebut.

Kapolda Banten Cek Kesiapan Jalur di Pelabuhan KBS dan Merak Jelang Ops Ketupat Maung 2026

CILEGON || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan pengecekan langsung kesiapan jalur Operasi Ketupat Maung 2026 di daerah hukum Polres Cilegon dengan rute Pelabuhan KBS hingga Merak pada Rabu (04/03).

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan serta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten. Pengecekan difokuskan pada kesiapan jalur utama menuju pelabuhan, titik-titik rawan kepadatan, serta kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, khususnya dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran di wilayah hukum Polda Banten.

Dalam keterangannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa secara umum kesiapan sudah berjalan baik dan saat ini tinggal tahap perapian sebelum pelaksanaan gelar pasukan. “Hari ini kami melakukan pengecekan langsung di empat pelabuhan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi dengan seluruh stakeholder. Secara umum sudah siap, tinggal perapian-perapian dan kami pastikan sebelum gelar pasukan tanggal 12 semuanya optimal,” ujar Kapolda Banten.

Kapolda menjelaskan bahwa Polda Banten telah menyiapkan pos pengamanan (Pospam), pos pelayanan (Posyan), serta pos terpadu yang melibatkan unsur TNI-Polri, SAR, BPBD, Dinas Kesehatan, Damkar, Polairud, Brimob, hingga instansi terkait lainnya.
“Kami juga menyiapkan pos terpadu penanggulangan bencana untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, laka laut, maupun kondisi darurat lainnya. Walaupun kita berharap tidak terjadi, namun kesiapsiagaan harus tetap maksimal,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi antrean panjang akibat cuaca atau tingginya gelombang, Polda Banten telah menyiapkan sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik seperti KM 43, KM 68, Indah Kiat, Wilmar, serta kawasan Bojonegara dan Jalur Lingkar Selatan (JLS).

Diakhir, Kapolda Banten mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di Polda, Polres, maupun Polsek jajaran dengan membawa fotokopi STNK.
“Kami membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang mudik. Cukup membawa fotokopi STNK, kendaraan akan kami amankan dan diberikan tanda terima. Layanan ini sudah bisa dimanfaatkan mulai sekarang,” pungkasnya.

Dengan pengecekan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 di wilayah Polda Banten dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif. (Bidhumas).