Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 60

Berita

IMG-20260703-WA0058

Polri untuk Masyarakat: Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sulteng Diwarnai Aksi Sosial

PALU || Jejak-indonesia.id - Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Sulawesi Tengah (Sulteng) tidak hanya diisi dengan pelaksanaan upacara, tetapi juga menjadi momentum berbagi kepedulian dan memberikan apresiasi kepada masyarakat serta personel Polri yang telah berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian.

Usai pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Rabu 01/07/2026 pagi, Gubernur Sulteng Anwar Hafid, didampingi Kapolda Irjen Pol Nasri bersama para pejabat dilingkungan Pemprov Sulteng menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada perwakilan pengemudi Gojek, buruh, pemulung, penyandang disabilitas, dan mahasiswa.

Penyerahan bantuan sosial itu diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolda didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ny. Linawati Nasri sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara.

Kapolda bersama Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng kemudian menyerahkan potongan tumpeng kepada personel Polri tertua dan termuda sebagai simbol penghormatan atas dedikasi serta semangat regenerasi di lingkungan Polri.

Personel tertua yang menerima tumpeng yakni AKP Triyono, NRP 68080565, yang menjabat sebagai Kasubdit Pamtah Dittahti Polda Sulawesi Tengah.

Sementara personel termuda yakni Bripda Hajarul Aswadita, NRP 07070052, Bintara Ditsamapta Polda Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian.

Penghargaan pertama diberikan kepada Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yang diwakili Wakil Bupati Morowali, Iriane Ilyas.

Penghargaan tersebut diberikan atas dukungan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, penguatan sarana dan prasarana kepolisian, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Selanjutnya, penghargaan juga diberikan kepada Direktur PT Panca Jaya Anugrah Kabupaten Sigi, Teguh Imansyah, atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta penguatan sarana dan prasarana Kepolisian.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Polri kepada pemerintah daerah, dunia usaha, maupun masyarakat yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan mendukung peningkatan pelayanan Kepolisian.

“Penghargaan ini merupakan wujud terima kasih Polri kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan tugas kepolisian. Demikian pula bantuan sosial yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Menurutnya, semangat Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kabid Humas juga berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polri maupun para mitra Kepolisian untuk terus bersinergi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Sulawesi Tengah.

“Kami juga berharap bantuan sosial yang diserahkan hari ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima serta semakin memperkuat kepercayaan dan kedekatan masyarakat terhadap Polri. Ke depan, sinergi yang telah terjalin baik ini akan terus dipertahankan demi mewujudkan pelayanan Polri yang semakin profesional, humanis, dan Presisi,” tutupnya.

IMG-20260703-WA0041

Bupati Ipuk Minta Warga Banyuwangi Waspada Travel Umrah Fiktif, Pastikan Biro Berizin Resmi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghimbau kepada warga Banyuwangi agar lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umroh agar terhindar dari penipuan. Himbauan ini disampaikan Ipuk sebagai bentuk komitmen Pemkab Banyuwangi bersama Kepolisian Resort Banyuwangi (Polresta) agar warga terhindar dari pihak travel fiktif yang merugikan.

Diketahui di Banyuwangi telah terjadi kasus biro travel umroh fiktif yang menyebabkan belasan jamaahnya gagal berangkat umroh meski sudah membayar penuh. Polresta Banyuwangi telah menangani kasus ini.

“Kami turut prihatin atas adanya jamaah umroh yang tidak bisa berangkat beribadah umroh padahal sudah membayar. Karena itu saya mengimbau agar warga bisa memastikan travel yang dipilih sudah memiliki Izin resmi dari Kementrian Haji dan Umroh,” kata Bupati Ipuk, Kamis (2/7/2026).

Bupati Ipuk mengatakan, masyarakat harus teliti sebelum mempercayakan keberangkatan ibadah umroh kepada pihak travel. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tawaran harga murah yang tidak masuk akal.

“Harga yang terlalu rendah patut dicurigai. Pilihlah biro perjalanan yang jelas rekam jejaknya dan memiliki reomendasi resmi dari kementrian Haji dan Umroh,” imbuhnya.

Selain itu warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat berwenang jika menemukan indikasi penipuan atau travel yang mencurigakan.

“Pemerintah daerah bersama apparat hukum berkomitem untuk menindak tegas pihak-pihak yang merugikan jamaah,” ungkap Ipuk.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, dari hasil penelusuran pihak kepolisian, saat ini terdapat 44 biro travel umroh dan haji di Banyuwangi. Namun hanya sembilan diantaranya yang terdaftar resmi di Kementrian Haji dan Umroh Banyuwangi.

“Calon jamaah umroh harus mengecek terlebih dulu nama agen travel apakah sudah terdaftar atau belum di website Kementrian Haji dan Umroh atau datang langung ke kantor Kementrian haji dan Umroh Banyuwangi. Jangan asal percaya terhadap oknum meskipun orang yang sudah dikenal,” ujarnya.

Selain mengecek legalitas biro travel, warga juga diminta agar tidak melakukan pembayaran ke rekening pribadi agen atau perorangan. Namun hanya melakukan pembayaran ke rekening resmi perusaaan travel. Ia juga mengingatkan agar jamaah selalu menyimpan bukti transaksi.

“Jangan pernah mentransfer pembayaran biaya ibadah umroh ke rekening oknum, lakukan pembayaran hanya ke rekening perusahaan resmi, terjamin pertanggungjawabannya,” pungkasnya. (*)

IMG-20260703-WA0015

Kapolres Padang Lawas Pimpin Kenal Pamit Pejabat Utama, Tegaskan Semangat Pengabdian dan Regenerasi Organisasi

PADANG LAWAS || Jejak-indonesia.id - Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, SIK.memimpin kegiatan kenal pamit pejabat utama Kompol Sugianto, S.Pd, Jabatan Lama Wakapolres Padang Lawas, Jabatan Baru yang dipercaya menjabat sebagai Kanit 1 Bag Wassidik Ditressaiber Polda Sumut. Dan Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, jabatan Lama Kasikorwas Polsus Subdit Binsatpam/Polsus Dit Binmas Polda Sumut. Jabatan Baru dipercaya menjabat Sebagai Wakapolres Padang Lawas. di Mapolres Padang Lawas, Kamis (02/07/2026). pukul 11.30 wib hingga selesai. Kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan sebagai bagian dari proses regenerasi organisasi di lingkungan Polri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto S.IK, Waka Polres Kompol Sugianto S.Pd, Ketua Bhayangkari Cabang Padang Lawas Ny Ella Dodik Yuliyanto, Kabag SDM Kompol Charles Panjaitan SH, Kabag OPS AKP Aman Putra Bangunsyah, Kabag Log AKP Sugiono, Kasat Lantas AKP Andrea Nasution SH, Kasat Samapta AKP G Harahap, Kasat intelkam AKP Agung, Kasat Reskrim AKP Irwansyah Sitorus SH, Kasat Lantas AKP Andrea Nasution SH, Kasat Narkoba AKP M Taufik Siregar SH, Kasat Binmas Iptu Arwin, Kasi Propam Iptu H Salim Saragih SH, Kapolsek Sosa AKP Eko Adi, Kapolsek Barumun AKP AKP Golfrit Siregar SH, Kapolsek Barumun Tengah AKP Rahmad Saleh Nainggolan SH, Kasiwas, Para Perwira dan Asn Polres Padang Lawas, Personil Polres Padang Lawas , dan Pengurus Bhayangkari Cabang Padang Lawas.

Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. menyampaikan, Terkait mutasi adalah hal biasa dalam institusi polri untuk penyegaran dan jabatan.

Semoga diberikan Kesuksesan di tempat yang baru semua itu ada hikmahnya. Terima kasih banyak kepada pejabat yang lama dengan ibu Bayangkari nya selama dinas di polres Padang lawas

"Selamat bergabung dengan pejabat yang baru segera menyesuaikan dengan tugas di Polres Padang Lawas. Mutasi jabatan semua pasti merasakan baik Sebagai Pimpinan maupun Personil untuk Penyegaran". Pungkas Kapolres.

Kemudian Perkenalan Diri Waka Polres Padang Lawas yang baru, Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, SH, mengatakan Kami tetap berupaya memberikan yang terbaik semaksimal mungkin dalam pelaksanaan tugas di polres Padang lawas. Katanya.

Sementara Kesan dan pesan dari Waka polres yang lama. Kompol Sugianto, S.Pd menuturkan Saya Bertugas di polres Padang lawas 2 tahun 11 bulan. Selama saya bertugas dalam pekerjaan, maupun perbuatan yang kurang berkenan kami sekeluarga mohon maaf.

"Pesan Untuk Personil Hubungan silaturahmi dan kekeluargaan kita jalin dengan baik serta setiap permasalahan di selesaikan dengan baik. Saya mohon doa restu dari rekan-rekan agar saya bisa melaksanakan tugas dengan baik di tempat yang Baru". Ujarnya.

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian pejabat lama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dan Pemberian hadiah juara dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-80,
Serta foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol eratnya ikatan kekeluargaan sekaligus semangat kebersamaan dalam menjaga soliditas organisasi.

Melalui kegiatan kenal pamit ini, Polres Padang Lawas menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesinambungan kepemimpinan, memperkuat soliditas internal, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Padang Lawas. (Humas Polres Padang Lawas)

IMG-20260703-WA0012

Sinergi Tiga Pilar, Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Danramil dan Wakil Camat Kalideres Beri Kejutan di Polsek

JAKARTA BARAT || Jejak-indonesia.id – Suasana penuh keakraban dan kekompakan menyelimuti Mapolsek Kalideres pada Rabu sore, (1/7/2026). Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Danramil 06 Kalideres bersama Wakil Camat Kalideres hadir menyambangi Mako Polsek Kalideres untuk memberikan ucapan selamat secara langsung.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB ini menjadi bukti nyata solidnya sinergi "Tiga Pilar" di wilayah Kecamatan Kalideres.

Perkuat Komitmen "Polri untuk Masyarakat" Rombongan yang dipimpin oleh Danramil 06 Kalideres, Mayor Inf. Muhlisin, dan Wakil Camat Kalideres, Danur Sasono, disambut hangat oleh Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold, S.Kom., S.I.K., M.H., beserta jajaran perwira dan anggota Polsek Kalideres.

Dalam sambutannya, Wakil Camat Kalideres menyampaikan apresiasi atas dedikasi Polri, khususnya Polsek Kalideres, dalam menjaga keamanan wilayah. Beliau juga menegaskan dukungan terhadap tema besar Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, yaitu "Polri untuk Masyarakat".

"Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara yang ke-80. Harapan kami, semoga Polri semakin dicintai oleh masyarakat dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kalideres," ujar Danur Sasono.

Simbol Solidaritas dan Kebersamaan
Menanggapi kunjungan tersebut, Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kunjungan dari pihak Koramil, Kecamatan, hingga Lurah dan Babinsa. Ia menekankan bahwa sinergi ini adalah kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kalideres.

"Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua, Momen ini semakin menguatkan komitmen kita untuk terus bersinergi, kompak, dan solid dalam menjalankan tugas menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Kalideres," tutur Kapolsek Kalideres.

Sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun secara bersama-sama, Kehangatan semakin terasa saat seluruh tamu undangan, termasuk para Lurah dan Babinsa yang hadir, duduk bersama menikmati hidangan sembari berbincang santai.

Kunjungan ini menjadi potret harmonisnya hubungan antar-instansi di tingkat kewilayahan, yang diharapkan terus terjaga demi melayani dan melindungi masyarakat Jakarta Barat dengan lebih baik.

IMG-20260702-WA0090

Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Ipuk Ajak Seluruh Stakeholder Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah, pemangku kesehatan daerah diharapkan bisa berkolaborasi mendukung program prioritas kesehatan hingga menyelesaikan problem kesehatan yang paling penting dan paling mendesak di Banyuwangi.

"Saya sudah bertemu dengan stakeholder daerah. Saya minta untuk saling memperkuat konsolidasi dan kolaborasi untuk memastikan semua sumber daya yang ada fokus pada problem kesehatan yang paling penting dan paling mendesak,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (2/7/2026).

Ipuk menyampaikan kolaborasi ini diperlukan mengingat kapasitas fiskal pemerintah, baik pusat maupun daerah, sangat terbatas. Di satu sisi, masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, berkualitas, mudah diakses.

“Maka kita semua harus saling kolaborasi, saling terhubung untuk memudahkan masyarakat mengakses layanan kesehatan,” kata Ipuk.

Sebelumnya, Bupati Ipuk telah bertemu ratusan stakeholder kesehatan daerah. Seperti kepala puskesmas, direktur rumah sakit daerah dan swasta, pimpinan klinik, rektor perguruan tinggi kesehatan, hingga organisasi kesehatan serta unsur BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Ditambahkan Ipuk, saat ini fokus program kesehatan Banyuwangi adalah peningkatan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit tidak menular, pengendalian tuberkulosis dan HIV, penguatan pelayanan primer, kesehatan jiwa remaja, serta perlindungan kelompok rentan.

"Kami berharap semua pihak bisa mendukung pada program prioritas kesehatan daerah tersebut dalam program kegiatan masing-masing," ujarnya.

Kepada pimpinan Rumah Sakit daerah dan swasta, Ipuk meminta agar memperkuat komitmen Zero Penolakan Pasien Gawat Darurat. Rumah Sakit juga bisa terintegrasi dengan Puskesmas agar sistem rujukan terbangun dengan baik.

"Sehingga ada koneksi antara puskesmas dan rumah sakit supaya ketika pasien perlu dirujuk bisa cepat dan efisien. Karena hampir semua rumah sakit dan klinik telah menyediakan layanan BPJS Kesehatan," ujarnya.

Pada perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan, Ipuk mengajak untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dengan berperan menjaga kompetensi dan etika profesi dan menjadi motor penggerak edukasi kesehatan, peningkatan mutu pelayanan, dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan.

"Kami berharap kampus bisa memperkuat kolaborasi melalui riset, inovasi, pengabdian masyarakat, dan pendampingan program kesehatan," ujarnya.

Ipuk juga meminta kepada para kepala puskesmas menjadikan puskesmas garda terdepan sistem kesehatan. Serta memperkuat pelayanan promotif dan preventif. Salah satunya dengan manfaatkan Posyandu menjadi pusat deteksi dini masalah kesehatan masyarakat. Saat ini Banyuwangi memiliki lebih dari 2.300 Posyandu dan lebih dari 13.000 kader kesehatan.

"Kunjungan rumah harus diperkuat. Ibu hamil risiko tinggi, bayi, balita, lansia, penderita TB, HIV, hipertensi, dan diabetes harus dipantau secara aktif," ujar Ipuk.

"Saya juga minta Camat aktif menggerakkan desa, kelurahan, Posyandu, PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, untuk mendukung agenda kesehatan," imbuhnya.

Ditambahkan Sekda Banyuwangi Suyanto Waspotondo Tondo dukungan semua stakeholder kesehatan sangat penting untuk kesuksesan program prioritas daerah.

"Kami berterima kasih atas semua kontribusi yang telah diberikan oleh pemangku kesehatan daerah," ujar Yayan sapaannya.

"Pemkab berharap tahun 2026 adalah tahun konsolidasi pelayanan kesehatan Banyuwangi. Tahun ketika kita bekerja lebih fokus, lebih efisien, lebih kolaboratif," pungkas Suyanto. (*)

error: Content is protected !!