Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 57

Berita

IMG-20260705-WA0062

IPW Akui, Jendral Naga Sukses Bawa Korlantas Perubahan Positif

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Indonesia Police Watch (IPW) memberikan apresiasi kepada Irjen Pol Agus Suryonugroho (Jendral Naga) atas kinerjanya selama menjabat sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri.

Menjelang serah terima jabatan kepada Irjen Pol Wibowo, IPW menilai berbagai kebijakan dan program yang dijalankan telah membawa perubahan positif dalam pelayanan lalu lintas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyebut, di bawah kepemimpinan Irjen Agus, pelayanan lalu lintas mengalami transformasi signifikan dengan pendekatan yang lebih humanis, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Perubahan tersebut terlihat dari pendekatan yang lebih humanis, modern, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," kata Sugeng dalam siaran persnya yang diterima wartawan, Sabtu (4/7/2026).

Salah satu program yang disorot IPW adalah "Polantas Menyapa dan Melayani". Program itu dinilai berhasil membangun komunikasi yang lebih baik antara polisi lalu lintas dengan masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online.

IPW juga menyoroti transformasi pelayanan berbasis digital. Penerapan ETLE Nasional Presisi beserta layanan digital lainnya disebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan penegakan hukum lalu lintas yang transparan, modern, dan profesional.

Menurut IPW, digitalisasi mengubah pola penindakan di lapangan. Aparat lalu lintas kini diarahkan mengedepankan edukasi dan pelayanan, dibandingkan praktik penindakan yang terkesan menjebak pengguna jalan.

 

IPW menilai langkah-langkah tersebut berkontribusi pada meningkatnya kepuasan publik terhadap Polri. Berdasarkan survei Kompas, tingkat kepuasan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen.

Dari sisi budaya kerja, tagline "Senyum Polantas adalah Marka Utama" disebut berhasil mengubah persepsi masyarakat. "Jika sebelumnya kehadiran petugas lalu lintas kerap dipersepsikan menakutkan, kini masyarakat melihat Polantas sebagai sosok yang hadir untuk memberikan rasa aman, membantu, serta melayani pengguna jalan," terangnya.

Secara operasional, IPW mencatat keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 dan 2026. Meski menghadapi arus mudik dan balik terbesar, operasi dinilai berjalan lancar dan mampu meminimalkan kemacetan.

Keberhasilan serupa terjadi pada Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Angka kecelakaan lalu lintas turun sekitar 7 persen, sementara korban meninggal dunia berkurang hingga 27,12 persen.

IPW berharap inovasi, budaya pelayanan humanis, transformasi digital, dan profesionalisme yang dibangun Irjen Agus dapat diteruskan oleh Kakorlantas baru Irjen Pol Wibowo.

"Keberlanjutan program-program tersebut akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Korps Lalu Lintas, melalui pelayanan yang semakin modern, transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat," pungkas Sugeng.(Ang)

IMG-20260705-WA0044

Tradisi Selapan dan Aqiqah Afnan Zifano, Putra Syaiful Bachri Korlap Umum DPC Sakera Banyuwangi, Berjalan Lancar; Warga Hadiri Doa Bersama di Kediaman Hermanto

PROBOLINGGO || Jejak-indonesisia.id – Suasana penuh khidmat, hangat, dan kekeluargaan menyelimuti pelaksanaan Selapan dan Aqiqah Afnan Zifano, putra dari Syaiful Bachri, Koordinator Lapangan (Korlap) Umum DPC Sakera Banyuwangi. Acara yang digelar di kediaman Bapak Hermanto, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu malam Minggu (4/7/2026) berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan penuh keberkahan.

Ratusan tamu yang terdiri dari keluarga besar, kerabat, tokoh agama, tokoh masyarakat, sahabat, rekan-rekan DPC Sakera Banyuwangi, hingga warga sekitar tampak memadati lokasi acara. Kehadiran mereka menjadi bukti eratnya tali silaturahmi serta tingginya rasa kekeluargaan dalam memberikan doa dan dukungan kepada keluarga yang tengah berbahagia atas kelahiran buah hati mereka, Afnan Zifano.

Di sela-sela acara, Syaiful Bachri menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas nikmat dan amanah yang diberikan Allah SWT kepada keluarganya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan turut mendoakan putranya.

"Alhamdulillah, kami mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas anugerah yang telah diberikan kepada keluarga kami. Terima kasih kepada seluruh keluarga, sahabat, rekan-rekan DPC Sakera Banyuwangi, dan seluruh tamu undangan yang telah hadir serta memberikan doa terbaik untuk putra kami, Afnan Zifano. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT," ujar Syaiful Bachri.

Rangkaian acara dimulai usai Salat Maghrib sekitar pukul 18.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tahlil, doa bersama, serta prosesi aqiqah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Suasana religius begitu terasa ketika seluruh tamu yang hadir bersama-sama memanjatkan doa agar Afnan Zifano diberikan kesehatan, umur yang penuh berkah, menjadi anak yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, serta kelak tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Tradisi selapanan, yang merupakan peringatan usia 35 hari kelahiran dalam budaya Jawa, dipadukan dengan pelaksanaan aqiqah sesuai tuntunan syariat Islam. Perpaduan nilai budaya dan ajaran agama tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menjaga nilai-nilai gotong royong yang masih lestari di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar Bapak Hermanto bersama Syaiful Bachri kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan doa terbaik bagi Afnan Zifano.

"Semoga doa yang dipanjatkan seluruh tamu menjadi keberkahan bagi anak kami dan keluarga. Terima kasih atas kehadiran seluruh saudara, kerabat, sahabat, serta warga yang telah memberikan doa dan dukungannya kepada keluarga kami," ungkap pihak keluarga.

Selain menjadi wujud syukur atas karunia Allah SWT, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan antarsesama. Kehadiran para tamu dari berbagai kalangan, termasuk rekan-rekan DPC Sakera Banyuwangi, mencerminkan kuatnya rasa persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan yang terus terjalin.

Acara berlangsung hingga selesai dengan suasana yang tertib, aman, dan penuh kekhidmatan. Keluarga berharap Afnan Zifano senantiasa memperoleh keberkahan, kesehatan, perlindungan, serta menjadi anak yang saleh dan membanggakan keluarga. Mereka juga berharap tradisi selapanan dan aqiqah terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang selaras dengan nilai-nilai Islam, sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah dan persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.

IMG-20260705-WA0035

Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Jadi Narsum Pada Kegiatan Daerah Gerakan Pramuka Sumut

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri hadir untuk menjadi narasumber pada kegiatan pembentukan dan pengukuhan Garda Pramuka Kesatria Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut, Jumat 03 Juli 2026 sekira pukul berlokasi di Jl. Pramuka Bandar Baru Kec. Sibolangit Kab. Deli Serdang

Turut hadir pada kegiatan tersebut Iptu Shandi Yuda S.H.,MM ( Wakil Bela Negara dan Mental Spiritual ) dan Para Panitia Pengurus Garda Pramuka Kesatria dan peserta garda Pramuka.

Kegiatan pembukaan acara pembentukan dan pengukuhan Garda Pramuka Kesatria di pimpin oleh Iptu Shandi Yuda S.H.,MM dan secara simbolis memberikan perlengkapan Pramuka kepada perwakilan peserta, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Pembekalan Interpersonal skill kepada peserta garda Pramuka Kesatria dan di lanjutkan dengan Sholat Jumat,

Kemudian dari Katim Cegah Satgaswil Sumut IDPDA KUNTO ADI WIBOWO, S.H M.H memberikan Pembekalan tentang cara Pencegahan dan Penyebaran Paham IRET kepada peserta garda Pramuka, dalam pemaparannya Katim Cegah mengatakan bahwa perkembangan Radikalisme saat ini menargetkan kaum Gen - Z dengan menggunakan teknologi canggih ( ITE ) seperti Handphone, melalui permainan game online dan informasi - informasi yang belum valid dan terverifikasi kebenarannya, untuk itu di harapkan kepada adik - adik selaku garda Pramuka Kesatria mari sama - sama cegah agar paham IRET tidak merasuki diri kalian, Dekatkan diri kepada Allah SWT/ Tuhan Yang Maha Esa, pergunakan Handphone kalian dengan baik dan bijaksana, jangan asal, jangan menyendiri, berbaur lah dengan keluarga lingkungan dan teman - teman kalian, harap Tim Cegah.

Kegiatan pembentukan dan pengukuhan Garda Pramuka berlangsung selama 3 ( tiga hari ) ke depan, selama berlangsungnya kegiatan tim Cegah akan terus berada di lokasi dengan tujuan membentuk Duta Cegah penyebaran Paham IRET di kalangan Pramuka dan sebagai bentuk pengawasan kepada generasi muda.

IMG-20260704-WA0099

Komisi III DPR Acungkan Jempol BNN-Polda Jatim Bongkar 3,37 Ton Ganja

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) yang telah bekerja sama dengan Ditjen Bea Cukai serta Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar jaringan narkotika internasional asal Thailand. Habiburokhman mendukung pemberantasan narkotika jenis ganja berton-ton tersebut.

​"Kami di Komisi III DPR RI sangat bangga dan memberikan penghormatan tertinggi atas operasi bersama (joint operation) ini. Menggagalkan penyelundupan 3,37 ton kuncup bunga ganja (cannabis buds) senilai Rp 4,5 triliun bukan sekadar prestasi angka-angka di atas kertas. Ini adalah aksi nyata menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa rakyat Indonesia, terutama generasi muda, dari cengkeraman kehancuran narkoba," kata Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).

​Hal yang cukup mengerikan dan patut diwaspadai, menurut Habiburokhman, adalah kuncup bunga ganja ini rencananya akan diekstrak menjadi liquid atau cairan isi ulang rokok elektrik (vape). Habiburokhman mengacungkan jempol operasi gabungan BNN menggagalkan rencana tersebut.

​"Ini modus yang sangat menyasar anak-anak muda kita lewat tren gaya hidup. Saya acungkan jempol untuk ketajaman intelijen BNN dan Bea Cukai yang mampu membaca serta mendeteksi modus kontainer resmi ini sejak awal di Pelabuhan Tanjung Priok hingga dikejar (controlled delivery) sampai ke gudang penampungannya di Gresik," ujarnya.

​Komisi III DPR mendukung BNN memburu dua orang yang masuk daftar pencarian operasi (DPO) warga negara asing (WNA). Habiburokhman mendorong BNN agar terus mengejar jaringan internasional ini.

​"Komisi III DPR RI mendukung penuh langkah BNN untuk berkoordinasi dengan Interpol, Polis Diraja Malaysia, dan Kepolisian Tiongkok guna memburu dua aktor intelektual dan pengendali utama jaringan ini, yaitu CKF alias L dan ZL alias J. Kejar ke mana pun mereka bersembunyi! Kedaulatan hukum Indonesia tidak boleh diinjak-injak oleh sindikat internasional," ucapnya.

​Habiburokhman menilai keberhasilan besar dengan sumber daya yang ada saat ini membuktikan bahwa BNN bekerja dengan profesionalisme yang tinggi. Habiburokhman akan menguatkan BNN secara kelembagaan serta anggaran.

​"Oleh karena itu, selaku Ketua Komisi III, saya menegaskan komitmen kami untuk terus memperkuat posisi BNN, baik dari segi regulasi, penguatan kelembagaan, maupun dukungan anggaran yang maksimal pada masa sidang mendatang. Perang melawan narkoba membutuhkan persenjataan dan logistik yang kuat," imbuhnya.

​BNN sebelumnya mengamankan sebanyak 3,37 ton narkotika jenis cannabis buds di sebuah gudang kawasan pergudangan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Barang haram asal Thailand itu merupakan jaringan internasional.

​Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan BNN bersama Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan serta Polda Jawa Timur. Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan dilakukan melalui operasi bersama yang berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 di sejumlah wilayah, yakni DKI Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Surabaya, dan Gresik.

​"Pengungkapan ini diawali dari adanya informasi yang didapatkan oleh tim gabungan Bea Cukai berkolaborasi dengan Tim BNN RI pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 yang mencurigai adanya sebuah kontainer berasal dari Thailand dan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok," kata Suyudi saat konferensi pers di Gresik.

IMG-20260704-WA0097

Polda Bali Resmikan Gedung Rumah Sakit Bhayangkara TK II Biddokkes Polda Bali, Perkuat Pelayanan Kesehatan bagi Polri dan Masyarakat

DENPASAR || Jejak-indonesia.id - Polda Bali secara resmi meresmikan Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Biddokkes Polda Bali sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi anggota Polri, keluarga besar Polri, serta masyarakat. Jumat, (3/7/2026).

Peresmian gedung baru tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., yang ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya operasional gedung pelayanan kesehatan yang lebih modern dan representatif.

Dalam sambutannya, Kapolda Bali menyampaikan bahwa seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan, rumah sakit dituntut tidak hanya memberikan pelayanan medis yang profesional, tetapi juga didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

"Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Biddokkes Polda Bali selama ini telah memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada anggota Polri, keluarga besar Polri, maupun masyarakat. Namun, dengan semakin meningkatnya kebutuhan pelayanan, gedung yang ada sudah tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan secara optimal, baik dari aspek luas bangunan, kapasitas ruang pelayanan, jumlah kamar perawatan, maupun kelengkapan fasilitas pendukung," ujar Kapolda Bali.

Atas dasar kebutuhan tersebut, Polda Bali melaksanakan pembangunan Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II yang lebih luas, modern, dan representatif sebagai implementasi Program Prioritas Kapolri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik Polri.

Pada momentum peresmian tersebut, Kapolda Bali juga menetapkan nama gedung baru tersebut sebagai Gedung Dananjaya Aditeja.

Kapolda Bali menjelaskan bahwa nama tersebut memiliki filosofi yang mendalam, yakni "Danjaya" melambangkan keberhasilan dan kemenangan yang mulia, "Adi" bermakna keunggulan, sedangkan "Teja" berarti cahaya, kecemerlangan, dan energi kehidupan. Secara keseluruhan, nama Dananjaya Aditeja mencerminkan harapan agar gedung ini menjadi pusat pelayanan kesehatan unggul yang menghadirkan kesembuhan, harapan, serta manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Gedung baru Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Biddokkes Polda Bali terdiri atas lima lantai dengan luas bangunan hampir 6.000 meter persegi. Pembangunannya dilaksanakan dalam dua tahap selama periode 2024 hingga 2026 dengan dukungan pembiayaan sesuai perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan.

Selain memiliki bangunan yang lebih representatif, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan modern, di antaranya Poliklinik Rawat Jalan, Ruang Operasi, Intensive Care Unit (ICU) modern, Ruang Cathlab, Laboratorium, Radiologi, serta ruang rawat inap VIP dan VVIP beserta berbagai fasilitas penunjang lainnya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara optimal, cepat, dan profesional.

Kapolda Bali menegaskan bahwa peresmian Gedung Rumah Sakit Bhayangkara ini memiliki makna istimewa karena dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

"Saya berharap Gedung Rumah Sakit Bhayangkara ini menjadi tonggak baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperkuat pengabdian Polri kepada masyarakat, serta menjadi salah satu persembahan terbaik Polda Bali dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Semoga Gedung Dananjaya Aditeja benar-benar menjadi cahaya keunggulan yang menghadirkan kesembuhan, menumbuhkan harapan, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi keluarga besar Polri maupun masyarakat Bali," ungkap Kapolda Bali.

Usai prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan seluruh fasilitas Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Biddokkes Polda Bali. Kapolda Bali didampingi Wakapolda Bali beserta para Pejabat Utama Polda Bali meninjau setiap lantai dan berbagai ruang pelayanan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan kesehatan yang prima.

Dengan diresmikannya Gedung Dananjaya Aditeja, Polda Bali berharap Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Biddokkes Polda Bali semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang unggul, humanis, dan profesional, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

error: Content is protected !!