PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Dukungan terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi bagian dari komitmen BRI Pasuruan dalam mendorong pelaku usaha untuk berkembang dan naik kelas. Salah satunya dirasakan Ullumudin, pelaku usaha toko kasur yang berhasil mengembangkan usahanya dari skala eceran hingga mampu melayani pasar grosir.
Perjalanan usaha Ullumudin bermula dari usaha toko kasur sederhana yang dirintis menggunakan modal pribadi sekitar Rp100 juta. Pada awal menjalankan usaha, jumlah persediaan masih terbatas sekitar 50 hingga 100 unit kasur dan pemasaran difokuskan untuk melayani konsumen eceran.
Seiring meningkatnya permintaan, Ullumudin melihat peluang untuk memperbesar skala usahanya. Namun, keterbatasan modal menjadi salah satu tantangan untuk menambah persediaan sekaligus memperluas kegiatan usaha.
Dukungan kemudian diperoleh melalui pembiayaan BRI sebesar Rp300 juta. Tambahan modal tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat stok, menambah pilihan produk kasur busa, serta membuka gudang produksi yang lebih besar.
Langkah tersebut membawa perkembangan signifikan bagi usahanya. Dari yang sebelumnya berfokus pada penjualan eceran, kini usaha Ullumudin juga mampu melayani penjualan grosir kepada pengecer lainnya.
Jangkauan pemasaran pun semakin luas. Usaha kasur Ullumudin kini melayani pelanggan di wilayah Prigen, Gempol, Sidoarjo, Pasuruan, Mojokerto, dan sekitarnya. Selain melayani konsumen yang datang langsung ke toko, pemasaran juga dilakukan melalui kanal online.
Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, Ullumudin menyediakan layanan pengantaran langsung ke rumah menggunakan armada pickup milik toko. Dalam satu bulan, rata-rata pengiriman telah mencapai sekitar 200 hingga 300 unit kasur dengan berbagai jenis dan ukuran.
Menurut Ullumudin, dukungan pembiayaan dari BRI memberikan ruang bagi dirinya untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.
“Selama menjadi nasabah BRI saya merasa sangat terbantu. Proses pengajuan KUR/UMKM berjalan cepat, transparan, dan petugas BRI sangat ramah serta komunikatif. Dengan adanya pinjaman dari BRI, toko kasur saya bisa menambah stok dan memperluas usaha sehingga penjualan semakin meningkat,” ujar Ullumudin.
Ia berharap dukungan terhadap pelaku UMKM dapat terus diperkuat, termasuk melalui pembinaan yang membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
“Semoga BRI terus konsisten mendukung UMKM. Saya berharap program pinjaman tetap mudah, bunga tetap ringan, dan ada pembinaan usaha agar kami bisa terus berkembang dan menyerap tenaga kerja. Terima kasih BRI sudah menjadi mitra usaha saya,” tambah Ullumudin.
Sementara itu, Branch Office Head BRI Pasuruan Agus Setiyono mengatakan bahwa perkembangan usaha Ullumudin menunjukkan pentingnya akses pembiayaan yang diikuti dengan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan modal secara produktif.
“BRI Pasuruan terus berkomitmen hadir sebagai mitra pertumbuhan UMKM. Kami berharap akses pembiayaan yang diberikan dapat menjadi pengungkit bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas, memperluas jangkauan pemasaran, dan pada akhirnya mendorong UMKM untuk semakin tumbuh dan naik kelas,” ujar Agus.
Menurut Agus, transformasi usaha Ullumudin dari penjualan eceran hingga mampu melayani pasar grosir menunjukkan potensi UMKM untuk terus berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat.
“Perjalanan usaha Pak Ullumudin menjadi contoh bagaimana pelaku UMKM mampu menangkap peluang dan mengembangkan usahanya secara bertahap. Kini produknya tidak hanya dipasarkan melalui toko, tetapi juga secara online, memiliki jangkauan pengiriman lintas wilayah, dan mampu melayani pengecer lainnya. Kami berharap perkembangan seperti ini dapat memberikan inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya,” tambah Agus.
BRI Pasuruan akan terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan UMKM melalui akses layanan perbankan dan pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Dengan dukungan tersebut, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang mampu memperbesar kapasitas, memperluas pasar, menciptakan peluang kerja, serta tumbuh secara berkelanjutan.
