Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 63

Berita

IMG-20260630-WA0031

Kalapas Kelas IIA Banyuwangi Solichin Hadiri PW Fast Respon Bersholawat dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menghadiri kegiatan PW Fast Respon Bersholawat yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Acara tersebut berlangsung pada Minggu (28/6/2026) di Lapangan Lukjag, Desa Pengantigan, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon ini berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Banyuwangi.

Kehadiran Kalapas Kelas IIA Banyuwangi Solichin menjadi bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai religius, persatuan, serta sinergi antara aparat penegak hukum, media, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Ketua Umum PW Fast Respon, Agus Flores, menyampaikan bahwa kegiatan bersholawat ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama untuk memperingati HUT Bhayangkara ke-80. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga momentum ini menjadi ajang memperkuat kebersamaan seluruh elemen bangsa.

"Kami berharap melalui kegiatan bersholawat ini terjalin hubungan yang semakin harmonis antara insan pers, aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat. Semoga Polri semakin Presisi, profesional, serta selalu mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugasnya," ujar Agus Flores.

Suasana acara berlangsung meriah namun tetap khusyuk. Ribuan jamaah yang memadati Lapangan Lukjag mengikuti lantunan sholawat dan doa bersama yang dipimpin para ulama. Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarinstansi dan masyarakat.

Kalapas Kelas IIA Banyuwangi Solichin mengapresiasi penyelenggaraan PW Fast Respon Bersholawat yang dinilai mampu menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara lembaga pemasyarakatan, kepolisian, insan pers, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat semakin erat dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif, khususnya di Kabupaten Banyuwangi.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, kolaborasi, dan kebersamaan dalam menjaga persatuan bangsa melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

IMG-20260630-WA0028

Kasus Mesin Truk SPN Belanting Masih Diselidiki, Polda NTB Sebut Perkara “Agak-agak Gelap”

MATARAM || Jejak-indonesia.id – Penanganan kasus dugaan penggelapan mesin truk milik SPN Polda NTB Belanting hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB menyatakan proses pengungkapan perkara belum menemui titik terang karena minimnya petunjuk awal dan keterangan saksi.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Catur Erwin Setiawan, menjelaskan penyidik masih terus mengumpulkan informasi dan meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui keberadaan maupun riwayat mesin tersebut.

"Kasusnya masih lidik, kami masih mencari saksi yang mengetahui, karena saat mesinnya ditaruh pun nggak ada yang tahu," ujar AKBP Catur kepada wartawan usai konferensi pers pengungkapan kasus 3C di Lapangan Bhara Daksa Polda NTB, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, penyelidikan menghadapi tantangan karena terbatasnya bukti awal yang dapat dijadikan pijakan dalam mengungkap peristiwa tersebut.

"Kasusnya agak-agak gelap," katanya.

Di sisi lain, Owner Bengkel Light Auto, Frienky Wijaya, mengungkapkan bahwa dirinya pernah melaporkan dugaan pencurian mesin truk tersebut ke pihak kepolisian. Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STPP) tertanggal 9 November 2023, laporan itu berkaitan dengan dugaan pencurian mesin mobil ELF Isuzu milik SPN Belanting beserta sejumlah peralatan bengkel, dengan nilai kerugian yang disebut mencapai sekitar Rp150 juta.

Namun, menurut Frienky, setelah laporan tersebut berjalan, dirinya justru kemudian dilaporkan oleh pihak SPN Polda NTB Belanting atas dugaan penggelapan mesin yang sama, sehingga kini berstatus sebagai terlapor dalam perkara berbeda.

Frienky juga menyampaikan bahwa laporan dugaan pencurian yang ia buat belum menunjukkan perkembangan berarti. Ia mengaku salah satu kendala dalam proses penyelidikan adalah belum tersedianya nomor identitas mesin, yang menurutnya telah beberapa kali diminta kepada pihak SPN Belanting namun belum diperoleh.

"Saya menduga ada indikasi lain, kenapa saya sebagai rekanan justru dilaporkan dengan dugaan penggelapan. Persoalan ini juga sudah kami sampaikan melalui dumas ke Divisi Propam Polri," ujar Frienky.

Selain menyampaikan pengaduan kepada Divisi Propam Polri, Frienky mengatakan seluruh dokumen pendukung, bukti-bukti, serta kronologi perkara juga telah diserahkan kepada Tim Audit Kinerja Itwil IV Itwasum Polri saat pelaksanaan audit di Mataram. Ia berharap dokumen tersebut dapat menjadi bahan pendalaman dalam proses audit maupun evaluasi penanganan perkara.

Sebelumnya, Auditor Itwasum Polri, Kombes Pol. Subchan, menegaskan bahwa setiap pengaduan masyarakat yang masuk menjadi bagian dari objek pemeriksaan dalam Audit Kinerja Itwasum Polri di lingkungan Polda NTB beserta jajarannya.

"Makanya ini kita akan cek sejauh mana tingkat penanganannya, ini akan kita cek semua. Jadi pengaduan-pengaduan yang masuk dari masyarakat NTB ini mau kita cek, sejauh mana tingkat perkembangannya dan penanganannya," ujar Kombes Subchan.

Ia menjelaskan, Audit Kinerja Itwasum Polri berlangsung pada 18–29 Juni 2026 dengan ruang lingkup pemeriksaan meliputi aspek perencanaan, pengendalian, pelaksanaan tugas, pengelolaan PNBP, hingga evaluasi terhadap perkembangan setiap pengaduan masyarakat yang diterima.

"Jadi audit kinerja ini kita lakukan mulai dari perencanaan, pengendalian hingga pelaksanaan, termasuk pengaduan-pengaduan itu tadi," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses penyelidikan oleh Ditreskrimum Polda NTB masih berlangsung dan belum ada penetapan tersangka dalam perkara dugaan penggelapan mesin truk tersebut. Semua pihak yang terkait tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sambil menunggu hasil penyelidikan dan proses hukum yang berjalan.

IMG-20260630-WA0023

HUT ke-41 Yonif 509/BY Kostrad, CEO PT ELANG BALI GROUP Apresiasi Letkol Inf Juni Fitriyan

Jember, Jejak - Indonesia.id ||  Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Yonif 509/BY Kostrad menjadi momen penuh makna untuk memberikan penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian para prajurit TNI yang selama ini berdiri di garis terdepan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di usia pengabdian yang ke-41, Yonif 509/BY Kostrad dinilai telah membuktikan eksistensinya sebagai satuan tempur yang tangguh, profesional, dan selalu siap mengemban setiap amanah negara.

Ucapan selamat dan doa pun mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan insan pers. Salah satunya disampaikan oleh Nyoman Sariana, yang akrab disapa Dede, selaku CEO PT ELANG BALI GROUP. Dalam keterangannya, Dede menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 509/BY Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., beserta seluruh prajurit atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Menurut Dede, usia ke-41 bukan sekadar angka, melainkan simbol kematangan, pengalaman, dan konsistensi Yonif 509/BY Kostrad dalam menjalankan berbagai tugas negara. Selama puluhan tahun, satuan tersebut telah menunjukkan profesionalisme tinggi dalam berbagai operasi militer, tugas pengamanan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar PT ELANG BALI GROUP, kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-41 Yonif 509/BY Kostrad. Kami juga menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Juni Fitriyan beserta seluruh prajurit yang tanpa lelah mengabdikan diri demi menjaga keutuhan NKRI. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, umur panjang, kelancaran dalam bertugas, serta selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Dede, Selasa (30/6/2026).

Ia menilai kepemimpinan Letkol Inf Juni Fitriyan telah membawa semangat baru bagi Yonif 509/BY Kostrad. Sosok pemimpin yang humanis, tegas, disiplin, dan berintegritas dinilai mampu membangun soliditas internal satuan sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kepemimpinan seperti inilah, menurut Dede, yang menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi TNI.

Dede juga menyampaikan bahwa keberadaan Yonif 509/BY Kostrad memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Tantangan yang dihadapi bangsa ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan prajurit yang profesional, adaptif, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, Dede menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara insan pers dan institusi TNI. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, objektif, dan edukatif kepada masyarakat, sementara TNI merupakan benteng utama dalam menjaga keamanan, kedaulatan, serta keutuhan wilayah Indonesia.

"Hubungan baik antara media dan TNI harus terus diperkuat. Sinergi yang harmonis akan melahirkan informasi yang berkualitas, membangun semangat nasionalisme, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Kami di PT ELANG BALI GROUP siap mendukung terciptanya kolaborasi yang positif demi kepentingan bangsa dan negara," tegasnya.

Lebih lanjut, Dede menilai Yonif 509/BY Kostrad merupakan salah satu satuan elite kebanggaan Kostrad yang memiliki sejarah panjang dalam berbagai penugasan strategis, baik di dalam maupun luar daerah operasi. Dengan disiplin, loyalitas, dan profesionalisme yang terus dijaga, ia optimistis Yonif 509/BY Kostrad akan semakin mampu menjawab berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

Menutup pernyataannya, Dede kembali memanjatkan doa agar Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han. beserta seluruh keluarga besar Yonif 509/BY Kostrad senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.

"Selamat Hari Ulang Tahun ke-41 Yonif 509/BY Kostrad. Teruslah menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dicintai rakyat, serta senantiasa mengabdi dengan penuh kehormatan. Semoga Yonif 509/BY Kostrad semakin berjaya, semakin solid, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju Indonesia yang aman, kuat, dan bermartabat."

IMG-20260629-WA0095

Taklukkan Juara Asia, Timnas Indonesia Kawinkan Gelar Juara Banyuwangi BMX Supercross 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Banyuwangi BMX Supercross 2026 hari kedua, yang digelar di Sirkuit BMX Banyuwangi, Minggu (28/6/2026), berlangsung sengit. Pembalap tim nasional Indonesia, Rio Akbar, berhasil merebut gelar juara kategori men elite dari juara Asia rider asal Timbas Thailand, Komet Sukprasert.

Keberhasilan Rio membuat Timnas Indonesia berhasil mengawinkan gelar juara setelah di kategori women elite pembalap Timnas lainnya, Amellya Nur Sifa, berhasil mempertahankan gelar juara.

Rio membalas hasil hari pertama yang hanya finis di posisi kelima, Sabtu (27/6/2026). Pada final hari kedua ini, salah satu pembalap senior Indonesia itu tampil konsisten hingga mencatatkan waktu tercepat 43,110 detik, unggul tipis atas Komet Sukprasert yang membukukan waktu 43,304 detik.

Persaingan berlangsung ketat sejak start. Posisi ketiga dan keempat ditempati pembalap Indonesia Firman Chandra Alim serta Yussi Wakhidur Rizal yang turut menguasai papan atas kategori bergengsi tersebut.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa meraih hasil terbaik. Persaingannya sangat ketat karena semua pembalap sangat cepat, terutama Komet yang merupakan juara Asia. Kunci kemenangan hari ini adalah menjaga ritme balapan sejak awal hingga finis," kata Rio.

Menurut Rio, sirkuit BMX Banyuwangi yang menjadi trek terpanjang di dunia ini, menjadi tantangan tersendiri karena tidak hanya membutuhkan teknik, tetapi juga strategi mengatur stamina selama balapan.

"Jadi, strateginya mengatur waktu istirahat setelah moto dan memaksimalkan recovery. Kami juga menjaga asupan karbohidrat agar tenaga tetap terjaga. Trek Banyuwangi sangat panjang dan menantang. Sedikit saja melakukan kesalahan bisa berakibat fatal karena di sini bukan hanya soal skill, tetapi juga bagaimana menyimpan tenaga sampai finis," ujarnya.

Rio mengaku hampir tidak pernah absen mengikuti Banyuwangi BMX Supercross. Ia mengatakan kualitas penyelenggaraan maupun kemampuan para rider nasional terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Dari tahun ke tahun kualitas trek semakin baik dan kemampuan para pembalap Indonesia juga terus berkembang. Semoga adik-adik pembalap tetap semangat berlatih dan terus berproses menjadi lebih baik," ucapnya.

Sementara Komet Sukprasert mengakui gagal mempertahankan gelar setelah mengalami kelelahan menjelang babak final. Meski demikian, juara SEA Games 2025 sekaligus ASEAN BMX Racing Cup 2026 tersebut tetap puas bisa mengakhiri lomba di podium.

"Sedikit kecewa karena kemarin saya menang, tetapi hari ini merasa cukup lelah sebelum final. Meski begitu saya senang masih bisa naik podium. Trek Banyuwangi sangat bagus, panjang, dan menantang. Saya harus berlatih lebih keras lagi agar lebih kuat saat kembali berlomba di sini," kata Komet.

Di kategori women elite, Amellya Nur Sifa menjadi yang tercepat setelah mengungguli rider Thailand, Chutikan Kitwanitsathian. Hasil tersebut menjadi modal sebelum Amellya tampil pada UCI BMX Racing World Championships di Brisbane, Australia.

"Saya senang bisa meraih hasil terbaik di Banyuwangi. Trek ini mengajarkan saya untuk terus belajar mengatur tenaga karena lawan terberat sebenarnya adalah diri sendiri. Setelah ini saya fokus mempersiapkan diri menghadapi UCI BMX Racing World Championships di Brisbane," ujar Amellya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengucapkan selamat kepada para pemenang. Ipuk berharap dengan keberadaan sirkuit yang telah berstandar Olimpiade ini, tidak hanya memperkuat sport tourism, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet balap sepeda Indonesia.

"Kami ingin Banyuwangi BMX Supercross menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi. Dengan hadirnya pembalap dari berbagai negara, atlet Indonesia mendapat pengalaman bertanding di level internasional tanpa harus ke luar negeri. Ini sekaligus memperkuat Banyuwangi sebagai destinasi sport tourism bertaraf dunia," kata Ipuk.

Balapan hari terakhir berlangsung dalam tensi tinggi. Final nomor Men Elite diwarnai insiden crash yang menyebabkan salah seorang pembalap terjatuh, namun perlombaan tetap berlanjut hingga garis finis. (*)

Berikut Hasil Banyuwangi BMX Supercross 2026

Men Elite
1. Rio Akbar (Indonesia)
2. Komet Sukprasert (Thailand)
3. Firman Chandra Alim (Indonesia)
4. Yussi Wakhidur Rizal (Indonesia)
5. Muhammad Fattahillah (Indonesia)

Women Elite
1. Amellya Nur Sifa (Indonesia)
2. Chutikan Kitwanitsathian (Thailand)

Men Junior
1. Muhammad Firmandhika Alhamzah (Indonesia)
2. Muhammad Bagus Refansha (Indonesia)
3. Fernando Van Persie Augusta (Indonesia).

Women Junior
1. Balqis Humairah Aji Khairunnisa (Indonesia)
2. Tara Alayna Weilin Bte Muhammad Khalid (Singapore)
3. Karisya Milda (Indonesia).

IMG-20260629-WA0088

Gabsi FC Juara Turnamen Mini Soccer HUT Bhayangkara ke-80 Polres Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE || Jejak-indonesia.id – Gabsi FC berhasil keluar sebagai juara Turnamen Mini Soccer Internal dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Polres Lhokseumawe setelah menaklukkan Reserse FC pada laga final yang berlangsung di Lapangan Falsenine Mini Soccer, Kota Lhokseumawe, Minggu (28/6/2026).

Turnamen yang dibuka secara resmi oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. pada Jumat (26/6/2026) malam tersebut diikuti 10 tim yang berasal dari satuan fungsi dan jajaran Polsek di lingkungan Polres Lhokseumawe. Kompetisi berlangsung selama tiga hari sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Pada pertandingan final, Gabsi FC tampil solid dan mampu mengungguli Reserse FC hingga memastikan diri sebagai kampiun turnamen. Sepanjang kompetisi, seluruh tim menunjukkan semangat sportivitas, kekompakan, serta kebersamaan yang menjadi nilai utama dalam peringatan Hari Bhayangkara.

Manajer Gabsi FC, Aipda Fakhrurraji, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya meraih gelar juara. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil kerja sama, disiplin, dan semangat juang seluruh pemain selama mengikuti turnamen.

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih. Gelar juara ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain yang selalu menjaga kekompakan, disiplin, dan semangat sportivitas di setiap pertandingan. Terima kasih kepada Kapolres Lhokseumawe dan panitia yang telah menyelenggarakan turnamen ini dengan baik sebagai ajang mempererat silaturahmi antarpersonel," ujar Aipda Fakhrurraji.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama turnamen berlangsung. Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus menjadi sarana memperkuat soliditas, menjaga kebugaran personel, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Lhokseumawe.

Turnamen Mini Soccer Internal HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Polres Lhokseumawe dalam menyambut Hari Bhayangkara, dengan harapan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan jiwa kompetitif yang positif di kalangan personel.

error: Content is protected !!