Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 46

Berita

IMG-20260713-WA0071

Polda Banten Hadiri Pelantikan DPW BAMAGNAS Provinsi Banten, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

SERANG || Jejak-indonesia.id - Polda Banten menghadiri kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Wilayah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Provinsi Banten bertempat di Pendopo Gubernur Provinsi Banten pada Senin (13/07).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Banten Dr. H.R. Achmad Dimyati Natakusumah, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea Ketua Umum DPP BAMAG Nasional Dr. Japarlin Marbun, Pengurus DPP BAMAG Nasional, serta Pengurus DPW BAMAG Nasional Provinsi Banten.

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan bahwa Polda Banten menyambut baik pelantikan kepengurusan DPW BAMAGNAS Provinsi Banten sebagai wadah yang dapat mempererat persaudaraan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.

"Kami mengucapkan selamat kepada pengurus DPW BAMAGNAS Provinsi Banten yang telah dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi jembatan dalam memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis," katanya.

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dengan tokoh agama dan organisasi keagamaan merupakan salah satu kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

"Sinergi yang baik antara kepolisian, tokoh agama, dan organisasi keagamaan, situasi kamtibmas di wilayah Banten akan tetap aman, damai, dan kondusif. Peran para tokoh agama sangat penting dalam menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat," ujarnya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea berharap kolaborasi yang telah terjalin antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat.

"Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, kita dapat bersama-sama menjaga Provinsi Banten tetap aman, damai, dan sejuk," tutupnya.

IMG-20260713-WA0068

Kapolsek Cengkareng Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Polisi dan Warga Ciptakan Lingkungan Yang Aman

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Pagi hingga malam, keamanan sebuah wilayah tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga lahir dari kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Semangat itulah yang dibangun Kapolsek Cengkareng AKP H. Rahis Fadhilillah, S.Tr.K., S.I.K., M.H. saat menghadiri Rapat Forum RW Kelurahan Kapuk yang dirangkai dengan Silaturahmi Lintas Wilayah di Jalan Karya Bakti RT 08/RW 16, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (12/7/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kapuk M. Arif Budiman, Sekretaris Kelurahan Habib Hariri, jajaran Tiga Pilar, pengurus RW se-Kelurahan Kapuk, LMK, FKDM, tokoh agama, tokoh masyarakat, Satlinmas, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan itu, AKP Rahis Fadhilillah yang baru sekitar dua pekan menjabat sebagai Kapolsek Cengkareng memperkenalkan diri sekaligus membuka ruang komunikasi yang hangat dengan seluruh peserta.

Ia menegaskan bahwa pengurus RW, aparatur wilayah, dan masyarakat merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah wilayah Cengkareng yang luas dan memiliki dinamika cukup tinggi.

Menurutnya, keterbatasan jumlah personel kepolisian tidak menjadi hambatan apabila dibarengi dengan sinergi dan kepedulian masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus RW untuk aktif menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kriminal lainnya agar dapat segera ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibmas maupun jajaran Polsek Cengkareng.

"Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat untuk berkomunikasi, memberikan masukan, maupun melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan dapat dicegah sejak dini," ujar AKP Rahis Fadhilillah di hadapan para peserta.

Kapolsek juga memastikan bahwa jajarannya akan terus mengintensifkan patroli di wilayah Cengkareng sebagai langkah preventif guna mencegah aksi tawuran, kejahatan jalanan, maupun gangguan keamanan lainnya.

Namun demikian, keberhasilan menjaga situasi tetap aman dan kondusif membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Berbagai aspirasi, masukan, dan informasi dari para pengurus RW menjadi bekal penting bagi Polsek Cengkareng dalam menyusun langkah-langkah pemeliharaan keamanan yang lebih tepat sasaran.

IMG-20260713-WA0054

Unair Terjunkan 210 Mahasiswa KKN, Dukung Pembangunan dan Pemberdayaan Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Universitas Airlangga (Unair) kembali menggelar Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) di Banyuwangi dengan menerjunkan 210 mahasiswa.

Ratusan mahasiswa tersebut dilepas di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Senin (13/7/2026), untuk melaksanakan pengabdian di empat kecamatan di Banyuwangi.

Sebanyak 210 mahasiswa dari berbagai fakultas didampingi sebelas dosen pembimbing dan dibagi dalam 42 kelompok yang tersebar di 22 desa.

Mereka akan menjalankan program pengabdian selama 28 hari di Kecamatan Tegalsari, Bangorejo, Siliragung, dan Pesanggaran dengan potensi wilayah yang beragam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi, M Yanuar Bramuda, mengapresiasi kontribusi Universitas Airlangga dalam mendukung pembangunan daerah.

"Kami bersyukur Unair terus memberikan kontribusi nyata kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan masyarakat Banyuwangi," kata Bram usai melepas mahasiswa KKN Unair.

Sebelumnya Unair telah bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi untuk pengembangan Rumah Sakit Blambangan dan Genteng sebagai laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa kesehatan.

"Kami ingin Rumah Sakit Blambangan dan Rumah Sakit Genteng menjadi rumah sakit rujukan terbaik di wilayah Sekar Kijang. Alat kami siapkan, tetapi tenaga masih kurang," ujarnya.

Bram juga meminta mahasiswa mengeksplorasi berbagai potensi daerah selama menjalani pengabdian, mulai dari pondok pesantren, pertanian, perkebunan, hingga destinasi wisata.

"Silakan gali dan kembangkan potensi yang kita miliki. Seperti di Tegalsari misalnya, daerah ini memiliki banyak pondok pesantren yang bisa menjadi mitra kolaborasi teman-teman. Bangorejo unggul dengan sektor pertanian dan buah naga, sementara Siliragung dan Pesanggaran menyimpan potensi pertanian dan pariwisata yang luar biasa," kata Bram.

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi, Dr. Rahadian Indarto Susilo, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang belajar langsung bagi mahasiswa.

"Kegiatan ini bukan sekadar latihan, tetapi interaksi nyata dengan masyarakat untuk memecahkan persoalan dari berbagai sudut pandang keilmuan dan menghadirkan solusi," ujar Rahadian.

Ia juga mengingatkan mahasiswa menjaga etika selama berada di tengah masyarakat dan bijak menggunakan media sosial karena Banyuwangi memiliki tingkat literasi digital yang tinggi. (*)

PhotoGrid_Site_1783909563502

Ribuan Warga Padati Taman Harmoni dalam Rangkaian Peringatan HKG PKK, HUT Dekranasda, dan Hari Koperasi Kota Pasuruan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Ribuan warga Kota Pasuruan memadati kawasan Taman Harmoni pada Minggu, 12 Juli 2026, untuk mengikuti kegiatan Jalan Sehat yang menjadi puncak peringatan tiga momen penting sekaligus: Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda ke-46, serta Hari Koperasi Nasional.

Berlangsung sejak pukul 05.30 WIB, kegiatan ini menjadi bukti nyata penguatan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), koperasi, serta seluruh lapisan masyarakat. Mengusung tema besar “Kolaborasi Mewujudkan Keluarga Berdaya, UMKM Berkarya, Koperasi Berjaya untuk Kota Pasuruan Anugrah”, rangkaian acara tidak hanya diisi jalan sehat, namun juga senam bersama, bazar produk unggulan UMKM, pasar murah, layanan pemeriksaan kesehatan cuma-cuma, nonton bareng ajang Piala Dunia, penampilan grup musik, serta pembagian hadiah utama berupa sepeda listrik dan beragam peralatan rumah tangga.

Wali Kota Pasuruan, Dr. Adi Wibowo, S.TP., M.Si., menyampaikan bahwa penyatuan tiga peringatan ini merupakan langkah strategis sekaligus bentuk efisiensi dan semangat bekerja sama.

“Kegiatan hari ini menggabungkan HKG PKK ke-54, HUT Dekranasda ke-46, dan Hari Koperasi menjadi satu kesatuan. Sederhananya, ini adalah paket hemat, namun justru dari keterbatasan itulah lahir kolaborasi yang luar biasa indahnya,” ujar Mas Adi saat secara resmi melepas ribuan peserta jalan sehat.

Pimpinan tertinggi di lingkungan Pemkot Pasuruan ini turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara, mulai dari jajaran Tim Penggerak PKK, pengurus Dekranasda, pengelola koperasi, kepala Organisasi Perangkat Daerah, camat, lurah, mitra sponsor, pelaku UMKM, hingga unsur TNI dan Polri yang turut mendukung kelancaran kegiatan.

Lebih lanjut, Adi Wibowo menegaskan bahwa keterbatasan anggaran bukan alasan untuk berhenti menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

“Seringkali di tengah keterbatasan, ide-ide brilian justru bermunculan. Inilah yang saya sebut sebagai the power of kepepet. Terima kasih sebesar-besarnya atas kerja sama seluruh pihak sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik dan penuh kehangatan,” tandasnya.

Setelah rangkaian jalan sehat selesai, warga dimanjakan dengan beragam aktivitas yang bermanfaat. Puluhan stan bazar menampilkan berbagai karya dan produk unggulan warga setempat, sementara pasar murah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau. Tak ketinggalan, layanan pemeriksaan kesehatan gratis juga dimanfaatkan secara antusias oleh peserta yang hadir.

 

(RED)

IMG-20260713-WA0026

Sinergi TNI dan Warga, Babinsa Kedunggebang Gotong Royong Monitor Perbaikan Jalan Desa

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Akses infrastruktur yang layak menjadi kunci utama perputaran roda ekonomi masyarakat desa. Guna memastikan pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0825/09 Tegaldlimo turun langsung memonitor sekaligus membantu warga dalam kegiatan perbaikan jalan di wilayah Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (13/07/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kedunggebang Abdul Rohman, Babinsa Desa Kedunggebang Kopka Agus Kusyanto, jajaran Kepala Dusun (Kasun) se-Desa Kedunggebang, serta puluhan warga masyarakat setempat yang antusias bergotong royong.

Kepala Desa Kedunggebang, Abdul Rohman, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas keterlibatan semua pihak, khususnya Babinsa yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. "Perbaikan jalan ini merupakan urat nadi bagi aktivitas harian warga, baik untuk kelancaran transportasi maupun distribusi hasil pertanian. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa dan seluruh warga yang sejak pagi sudah meluangkan waktu untuk bergotong royong. Sinergi seperti ini yang membuat pembangunan di desa kami bisa berjalan lebih cepat dan kompak," ujar Abdul Rohman.

Di sisi lain, Babinsa Desa Kedunggebang, Kopka Agus Kusyanto, menegaskan bahwa pemantauan dan pendampingan ini sudah menjadi kewajiban TNI untuk memastikan program pembinaan teritorial (binter) berjalan menyentuh kebutuhan masyarakat. "Kehadiran kami di sini bukan hanya sekadar monitoring, tetapi juga untuk memberikan motivasi dan memelihara budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa kita. Jika jalannya bagus, aktivitas warga lancar, maka kesejahteraan masyarakat Desa Kedunggebang dengan sendirinya akan meningkat. Kami siap mengawal setiap kegiatan positif di desa ini sampai tuntas," tegas Kopka Agus Kusyanto.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kebersamaan yang erat. Para warga bersama perangkat dusun bahu-membahu meratakan material jalan di bawah arahan teknis dari pemerintah desa. Kehadiran Babinsa di lapangan terbukti mampu membakar semangat warga, sehingga pekerjaan fisik perbaikan jalan ini dapat diselesaikan dengan aman, lancar, dan kondusif.

error: Content is protected !!