Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Berita » Halaman 267

Berita

IMG-20250811-WA0080

Kanit PJR Polda Jatim V Banyuwangi Ajak Tukang Ojek Tanamkan Jiwa Nasionalisme dan Jaga Keamanan Bangsa

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI,Satuan Polisi Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim V Banyuwangi membagikan bendera merah putih kepada pengemudi ojek,pangkalan -pangkalan ojek,Selain membagikan bendera anggota PJR banyuwnagi
yang langsung di pimpin kanit PJR, AKP. Roni faslah memberikan sosialisasi tentang lalu lintas,Dengan suasana kekeluargaan menggambarkan polisi ada di hati masyarakat,Senin (11/8/25).

Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana,S,H melalui Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim V Banyuwangi
AKP Roni Faslah ,memimpin langsung kegiatan pembagian bendera dan sosialisasi lalulintas,Puluhan bendera merah putih, dibagikan untuk dipasang pada kendaraan para pengemudi ojek.

“Kegiatan ini bertujuan membangkitkan cinta tanah air, serta semangat nasionalisme di wilayah kabupaten banyuwangi ,” katanya. Menurutnya, hal ini juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat di banyuwangi.

Ia menegaskan, pembagian bendera bukan hanya simbolis, tetapi sebagai pengingat nilai-nilai luhur kebangsaan. Kegiatan ini mencerminkan kehadiran negara secara nyata di wilayah banyuwangi.

Aksi ini menjadi bagian peringatan kemerdekaan, sekaligus mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat setempat. Polri ingin semangat kemerdekaan terasa hingga pelosok, termasuk di pangkalan - pangkalan ojek yang terpencil .

“Gerakan kecil ini menjadi wujud kecintaan terhadap NKRI dan penguatan identitas kebangsaan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap, semangat persatuan dan nasionalisme terus tumbuh di wilayah timur ujung pulau Jawa ini.

Selain itu AKP.Roni Faslah mengajak komunitas ojek,untuk mendukung tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kabupaten Banyuwangi, Pengemudi ojek memiliki peran strategis dalam layanan transportasi dan interaksi masyarakat di wilayah-wilayah pelosok desa."mari bersama-sama mendukung tugas Polri untuk mencegah kejahatan ,Termasuk penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, dan aktivitas ilegal yang mengancam stabilitas kawasan perbatasan," ucapnya mengakhiri. (red)

IMG-20250811-WA0037

Gelar Apel Pagi Bersama Aparat Penegak Hukum & Pemberian Penghargaan, Hasil Sinergi yang Baik Antar APH

Surabaya, Jejak - Indonesia.id | Halaman Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya pagi ini menjadi saksi kegiatan Apel Pagi Bersama, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, selaku Pembina Apel. Senin (11/8)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat Struktural Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Komandan Batalyon A Satbrimob Polda Jawa Timur, jajaran petugas Rutan Kelas I Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya, serta personel Satuan Brimob Polda Jawa Timur.

Apel pagi kali ini terasa istimewa karena dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pegawai berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dan ekstasi melalui pengunjung Warga Binaan di Rutan Kelas I Surabaya.

Keberhasilan ini tidak terjadi secara kebetulan. Koordinasi cepat, kejelian intelijen, dan sinergi kuat antar Aparat Penegak Hukum menjadi kunci utama dalam penggagalan upaya tersebut. Petugas mampu mengidentifikasi modus penyelundupan yang terselubung dalam barang bawaan pengunjung dan bertindak sigap mengamankan barang bukti serta pelaku, sehingga rencana peredaran gelap narkotika di dalam rutan berhasil dipatahkan.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur menegaskan komitmen terhadap pemberantasan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

“Ini adalah bukti bahwa kerja sama lintas instansi bukan hanya slogan. Saat aparat bersatu, ruang gerak para pelaku kejahatan menjadi sempit. Kami tidak akan memberi celah sedikit pun bagi narkotika masuk ke dalam lingkungan Lapas, Rutan, maupun LPKA di Wilayah Jawa Timur.”

Penghargaan yang diberikan hari ini merupakan bentuk apresiasi atas integritas, dedikasi, dan keberanian petugas. Diharapkan penghargaan ini menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga profesionalitas, meningkatkan kewaspadaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Melalui konferensi pers yang digelar seusai apel, Pemasyarakatan bersama seluruh mitra penegak hukum menyampaikan pesan tegas kepada masyarakat: Peredaran gelap narkotika adalah musuh bersama. Dengan persatuan dan sinergi, kita akan terus menutup rapat setiap pintu masuk narkotika, baik di luar maupun di dalam. (red)

IMG-20250811-WA0048

MERIAHKAN HUT RI KE-80, RUTAN BATAM IKUTI PAWAI PEMBANGUNAN TINGKAT KOTA BATAM

Batam, Jejak - Indonesia.id | Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam turut serta meriahkan Pawai Kendaraan Hias dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Kota Batam. Acara ini berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian Masyarakat kota batam.
Kendaraan hias milik Rutan Batam tampil mencolok dengan tema "ketahanan Pangan Nasional,Tumbuh Harapan Dari Balik Jeruji" yang menampilkan ornamen hasil karya tangan warga binaan seperti kerajinan tangan, lukisan, dan hasil kebun Rutan Batam .

Kepala Rutan Batam, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud nyata keterlibatan Rutan Batam dalam membangun citra positif pemasyarakatan di mata masyarakat kota Batam.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok Rutan, para warga binaan terus berkarya dan diberdayakan melalui berbagai program pembinaan. Pawai ini menjadi ajang kami untuk menampilkan hasil karya mereka kepada masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya sekedar mengikuti pawai, Rutan Batam juga membagikan hasil kebun seperti kangkung dan bayam secara gratis kepada masyarakat yang hadir.Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyak warga yang tertarik dan memberikan apresiasi atas kualitas produk yang dibagikan. (red)

IMG-20250810-WA0169

HUT Ke 53 dan Sekaligus Menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80 Petrokimia Gresik Gelar Jalan Sehat

Gresik, Jejak - Indonesia.id |  Ribuan warga memadati area Gunungsari dan Babat untuk mengikuti jalan sehat yang digelar Petrokimia Gresik dalam rangka HUT ke-53 perusahaan sekaligus menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80.

Acara dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap masyarakat sekitar instalasi pengolahan air. “Kami melihat inilah kesempatan untuk menjalin kebersamaan sambil memperhatikan kesehatan warga,” ujarnya.

Selain jalan sehat, sorotan utama acara adalah program lingkungan yang dijalankan bersama Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur. Pj. Kepala DLH Jatim, Dr. Nurkholis, S.Sos., M.Si., M.Han., CIPA, CIHCM, turut hadir dalam penanaman bibit pohon di area pengolahan air Gunungsari dan penyerahan ribuan bibit untuk penghijauan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas .

Menurut Nurkholis, “Penghijauan DAS Brantas adalah investasi lingkungan jangka panjang. Partisipasi korporasi seperti Petrokimia Gresik membuktikan bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian alam bisa berjalan berdampingan".

Petrokimia Gresik juga mendukung konservasi di Taman Keanekaragaman Hayati, Desa Wedani, dengan fokus pada flora langka seperti Sawo Kecil, Kesambi, Kepel, Ki Sampang, dan Bunga Kantil. Program ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan pelestarian keanekaragaman hayati bagi generasi muda.

Adityo menambahkan, “Setiap langkah kita, termasuk perayaan ulang tahun, harus meninggalkan dampak positif bagi lingkungan. Semakin hijau bumi kita, semakin terjaga masa depan".

Acara ditutup dengan senang hati dan kebersamaan: jalan sehat, senam pagi, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pengundian doorprize dan grand prize menarik, menjadikan perayaan kemerdekaan tak hanya meriah, tapi juga bermakna untuk masa depan lingkungan.
(Redho)

IMG-20250810-WA0166

Saat Lagu Daerah Dibawakan dengan Aransemen Berkelas di Jazz Gunung Ijen Banyuwangi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id |  Jazz Gunung Ijen 2025, konser musik yang memadukan musik jazz berbalut keindahan alam Gunung Ijen, menyuguhkan penampilan berkelas bagi pecinta musik, di Taman Gandrung Terakota, Banyuwangi, Sabtu (9/8/2025) malam.

Di Series Ketiga Jazz Gunung itu, penyanyi Banyuwangi, Suliyana, membawakan lagu-lagu daerah yang familiar di telinga publik, dengan aransemen jazz bersama 13 personel Glam Orchestra.

Lagu-lagu daerah berbahasa Jawa seperti Cundamani, Kanggo Riko, Layang Sworo, dan lainnya dibawakan dengan nuansa jazz berkelas, mampu membius para penonton yang membuat mereka tak beranjak dari tempatnya meski malam itu diguyur gerimis.

"Suliyana mampu menyulap lagu-lagu daerah itu berkelas dunia. Jadi terasa mewah mendengarnya,” ungkap salah satu pengunjung, Aditya Purnama.

Founder Jazz Gunung, Sigit Pramono, mengatakan apa yang dilakukan Suliyana dan Glam Orchestra, sebagai upaya melahirkan cita rasa musik yang mendunia.

“Jazz terbukti mamu menjadi medium untuk merebranding sesuatu menjadi lebih berkelas,” terangnya.

Acara yang bertajuk BRI Jazz Gunung Series 3 Ijen ini, merupakan rangkaian pagelaran musik jazz, yang dua series sebelumnya diselenggarakan di Gunung Bromo. Beberapa gunung lain di Indonesia juga bakal dihelat series tersebut. “Kita juga bakal menggelarnya di Gunung Golo Mori di Labuan Bajo,” sebut penghobi fotografi itu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut menyaksikan Jazz Gunung Ijen, mengapresiasi pagelaran yang telah berlangsung secara konsisten sejak 2013 itu. Menurutnya, hal tersebut memperkaya segmentasi pariwisata di Bumi Blambangan.

“Ini merupakan bagian dari Banyuwangi Festival yang rutin diselenggarakan. Kami menghadirkan perhelatan seni, dari yang bersifat etnik hingga modern. Dari yang kolosal hingga yang segmented,” ungkap Ipuk.

"Kami juga mengapresiasi penyelanggara Jazz Gunung, yang menggandeng musisi lokal Banyuwangi, dan bisa membuktikan musik daerah bisa dipadu apik dengan balutan jazz," tambah Ipuk.

Jazz Gunung Series 3 Ijen 2025 mengangkat konsep “jazz n beyond” mengusung konsep pemberdayaan ekonomi. Gerai-gerai UMKM lokal menjadi sajian utama di lokasi acara.

Para pengunjung dapat berbelanja dari warung-warung yang dikurasi dari sekitar Taman Gandrung Terakota. “Festival tak sekadar festival. Tapi, harus mengusung upaya pemberdayaan ekonomi lokal,” tambah Ipuk.

Selain Suliyana, di konser ini juga menghadirkan grup musik lokal, Jazz Patrol Kawitan, Temenggungan. Berbagi panggung dengan para musisi jazz kenamaan lainnya. Seperti The Aartsen ft. Adam Zagorski, Irsa Destiwi Trio, Dua Empat, Kevin Yosua Trio ft. Fabien Mary, hingga Surabaya Pahlawan Jazz.

Tak hanya itu, pada event jazz gunung tahun ini juga menggandeng ISI Yogyakarta yang menampilkan pameran seni visual bertajuk "Fora Fauna", dan pameran batik bertemakan "Beta Jamur". (red)

error: Content is protected !!