‎Buntut Di Backup Oknum, IMA Madina Stain Madina Adakan Aksi Tuntut Aliran Upeti Di Buka

MANDALING NATAL || Jejak-indonesia.id – Aktivitas illegal minning ataupun di Madina lebih sering disebut PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) menggunakan Alat Berat Escavator menguak indikasi baru, dimana adanya temuan yang mengarah kepada keterlibatan Oknum Aparat J dan B di jajaran Kodim 0212/Tapsel dibawah Komando Letkol Inf Dedi Harnoto

‎Hal ini mengarah berdasarkan adanya beberapa ungkapan Bos Tambang, Foto dokumentasi lapangan dan keterangan masyarakat terkait aktifitas Upeti ataupun stabil keamanan bulanan yang dijalankan Oknum J dan B sebagai juru kutip

‎Menanggapi hal ini Organisasi Mahasiswa yang tergabung pada IMA Madina Stain Mandailing Natal akan melaksanakan Aksi Demo untuk mengungkap mafia-mafia perusak lingkungan di Madina

‎Hasnul habib rangkuti selaku ketua IMA Madina Stain Mandailing Natal menyebutkan bahwa kegiatan ilegal ini kenapa susah di tertibkan sebab adanya beberapa temuan yang mengindikasikan keterlibatan oknum-oknum aparat dalam kegiatan tersebut

‎”Ya, temuan dilapangan terindikasi Oknum Koramil 16 Batang Natal J dan B menjadi play maker sekaligus juru kutip Upeti PETI Batang Natal”

‎”dari data dan temuan lapangan kegiatan Back up PETI ini diduga kuat terstruktur dan massif, karna setiap petinggi-petinggi satuan mereka yang dicoba untuk dikonfirmasi bungkam dan tidak mau menjawab, termasuk Dandim 0212/Tapsel”

‎”Maka dari itu kami mengadakan aksi bertujuan untuk melihat apakah fungsi DPRD Madina sudah mandul seperti yang di isu kan ditengah-tengah masyarakat, dan melihat tanggapan POM militer di Madina yang selama beberapa tahun ini juga diduga tahu kegiatan tersebut tapi tidak menjalankan Tupoksinya dan terkesan ikut menikmati” ungkap Hasbi

‎Pada intinya kami meminta dengan tegas kepada Bupati Madina yang kepalanya di injak-injak pengusaha dan para mafia PETI di daerahnya sendiri dan meminta pengusutan aliran Uang Upeti Ataupun istilah mereka Uang Payung Siapa saja yang makan dan kemana saja, karna tidak mungkin anggota berani bergerak tanpa diketahui Atasannya” Tegas Hasbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *