Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

mbah semar

Personel Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Binmas Dikawasan Wisata Green Watu Dodol

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Personel Satpolairud Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur meningkatkan kegiatan patroli dan binmas keselamatan dikawasan wisata pantai dan sekitarnya. Sabtu, (9/8/2025).

Kegiatan patroli dilaksanakan dalam rangka meningkatkan keamanan, ketertiban dan pemahaman kepada pengelola wisata dan wisatawan akan pentingnya menjaga situasi harkamtibmas dikawasan wisata.

Pada kesempatan tersebut, Kajaga Regu 2 Bripka I Nyoman Suma mengatakan giat patroli yang dilaksanakan bersama personil Gakkum Aipda Ida Bagus Permadi, S.H. dan personil jaga Bripda Marvelino dalam rangka memberikan sosialisasi dan edukasi kepada wisatawan dan pemandu wisata yang akan pergi snorkeling untuk selalu mengutamakan dan mengenakan alat keselamatan snorkeling.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan menciptakan situasi yang kondusif kepada pengelola tempat wisata dan wisatawan yang berada dikawasan wisata Green Watu Dodol dan sekitarnya," ucap Bripka I Nyoman Suma.

Selain melakukan patroli dan sosialisasi, pada kesempatan tersebut personel Polairud menyampaikan himbuan kepada wisatawan khususnya mereka yang membawa anak kecil untuk selalu diawasi pada saat bermain air.

Dalam kegiatan patroli yang dilaksanakan dalam untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung yang datang ke tempat wisata. “Tujuannya tak lain untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban di area wisata,” tandasnya.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan. (red)

Menteri Imipas Tegaskan ke Jajaran: Kalau Tidak Mampu Berprestasi, Jangan Berbuat Masalah!

Jakarta, Jejak - Indonesia.id | Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Jenderal Pol. (Purn) Dra. Agus Andrianto S.H., M.H., menegaskan soal sanksi pemecatan hingga proses hukum sesuai bagi pegawainya yang melakukan pidana. Menurutnya, pegawai yang melakukan pidana berarti sudah tidak niat untuk bekerja.

"Proses hukum kalau kejahatannya banyak. Sudah nanti kita pecat saja yang begitu, sudah nggak niat jadi pegawai," kata Menteri Imipas dalam unggahan video di akun Instagram agusandrianto.id, Jumat (8/8/2025).

Menteri Imipas Agus Andrianto mengungkapkan jika para pegawai tidak bisa menunjukkan performa maksimal atau prestasi, minimal jangan membuat masalah. Ia pun menekankan Kementerian Imipas adalah institusi milik bersama yang harus dijaga.

"Saya minta tolong untuk institusi yang rekan-rekan miliki, saya minta tolong kalau tidak mampu berprestasi, ingatkan pada seluruh anggota, jangan buat masalah," tegas Menteri Imipas.

Menteri Imipas Agus Andrianto menyampaikan tidak akan bosan-bosan untuk mengingatkan hal ini kepada pada pegawai di Kementerian Imipas dan jajaran.

"Saya tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada rekan2," tuturnya.

Dalam kolom keterangan, tertulis ucapan itu disampaikan oleh Agus saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornis) Dukungan Manajemen Semester I Tahun 2025, Senin (4/8). Dia juga mengaku telah memerintahkan pihak imigrasi melakukan evaluasi.

"Saya menyoroti tantangan penyalahgunaan visa oleh WNA, serta kasus-kasus pelanggaran hukum oleh petugas imigrasi. Saya memerintahkan evaluasi menyeluruh dan penegakan hukum tanpa pandang bulu," ujar dia.

Dia selanjutnya juga menyinggung kendala di permasyarakatan. Oleh sebab itu dia meminta pengawasan lapas diperkuat, dan sanksi tegas untuk petugas yang melanggar aturan.

"Sementara pada sektor pemasyarakatan, saya menekankan pemberantasan narkoba dan praktik ilegal dari dalam lapas, serta memperkuat pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran disiplin oleh petugas maupun WBP (warga binaan permasyarakatan)," lanjut Menteri Imipas Agus Andrianto.  ,(red)

Kenaikan Pajak Akan Menjadi Hari Duka Di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Aktivis Banyuwangi, Raden Teguh Firmansyah memberi kritik keras soal pajak di Indonesia yang menurutnya tidak dimanfaatkan secara beradab.

Raden menuding bahwa pajak di Indonesia tidak lagi digunakan untuk memperbaiki peradaban, namun justru dipersiapkan untuk korupsi dalam rangka memodali jabatan tiga periode.

Pernyataan Raden dihadapan para awak media saat berdiskusi membuat semua terkejut dan tertawa-tawa "Siap-Siap Saja! penari badut jalanan dan pengemis, bahkan panti asuhan, Juga Dipajaki," kata Raden pada Sabtu, 9 Agustus 2025.

Namun Raden aktivis Filsafat logika berfikir ini menilai bahwa adanya kenaikan pajak 200% akan membuat bupati Banyuwangi dan antek anteknya tidak akan menolaknya, karena itu akan menjadi kebebasannya untuk menggantikan para pemodal kemanangannya saat pemilu.

"Kenaikan pajak ini tidak akan membuat Bupati Banyuwangi dan antek-anteknya untuk menolaknya, karena itu akan menggantikan pengeluarannya saat pemilu dari pemodal pemodal gelap, karena pemimpin kan bebas pajak, logikanya disitu,"ugkap Raden.

Awalnya, Raden menyinggung bahwa pajak adalah hukum yang paling cepat berubah karena disesuaikan dengan perkembangan ekonomi serta daya beli dan daya hidup masyarakat.

“Tapi sekaligus, pajak itu semacam cara biadab untuk mempertahankan peradaban. Karena kita dirampok oleh negara kan,” ujar Raden.

Akan tetapi, Raden mengatakan bahwa masyarakat mengizinkan ‘perampokan’ itu demi membiayai peradaban.

“Tapi musti dibuktikan bahwa peradabannya tumbuh. Ini peradaban gak tumbuh. Masyarakat terbelah, disparitas naik tinggi, gini ratio kita memburuk segala macam, utang bertumpuk-tumpuk, tax ratio tinggal gak jelas persennya,” tuturnya.

Raden juga mensoalkan hari kemerdekaan yang ke-80 adalah juga hari kemerdekaan para koruptor dan pemodal pejabat dalam pemilu tahun lalu.

"Seharusnya hari kemerdekaan ini kita berduka bukan bersenang untuk merayakan, karena ini bukan hari kemerdekaan Republik Indonesia, tapi bulan ini dan tahun ini kemerdekaan para koruptor dan pemodal pemilu tahun lalu. Pemodalnya akan bebas pajak karena pemimpin yang terpilih penguasa bebas pajak,"ucap Raden dalam kritikan kerasnya. (red)

Rapat Koordinasi Penentuan Lokasi TMMD Ke-126 Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG, Jejak - Indonesia.id | 8 Agustus 2025. Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, dilaksanakan Rapat Koordinasi Rencana Sasaran/Penentuan Lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-126 Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, S.I.P. (Dandim 0601/Pandeglang) beserta jajaran, Drs. H. Doni Hermawan selaku Asisten Daerah I (Pemkesra) Kabupaten Pandeglang, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pandeglang.

Dalam sambutannya, Dandim 0601/Pandeglang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, para camat, kepala desa, serta seluruh OPD yang telah hadir pada rapat koordinasi tersebut.

> “Kegiatan TMMD Ke-126 Tahun Anggaran 2025 merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah pedesaan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik,” tegas Dandim.

Beliau menjelaskan, pada tahap pelaksanaan TMMD nantinya, sasaran kegiatan akan dibagi menjadi dua kategori, yakni Sasaran Fisik Utama dan Sasaran Fisik Tambahan. Selain itu, TMMD juga akan memprioritaskan sasaran non fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dandim 0601/Pandeglang menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar program ini dapat berjalan dengan baik.

> “Kami berharap sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, OPD terkait, camat, kepala desa, serta masyarakat, agar pelaksanaan TMMD Ke-126 dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Pandeglang. TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan mempererat hubungan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan sasaran TMMD Ke-126 tepat guna, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Sumber: 0601 Pandeglang

Panglima TNI dan Menhan RI Tinjau Geladi Bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer

Bandung Barat, Jejak - Indonesia.id | Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan para Kepala Staf Angkatan meninjau langsung pelaksanaan geladi bersih Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Udara Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (8/8/2025).

Geladi bersih yang digelar hari ini menampilkan kolaborasi solid prajurit dari tiga matra TNI, Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Berbagai alutsista modern digelar dalam formasi terpadu, mencerminkan kesiapan operasional dan sinergi antarsatuan. Geladi bersih ini juga menjadi momentum finalisasi seluruh aspek teknis, taktis, dan seremonial sebelum upacara puncak yang akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu, 10 Agustus 2025.

Dalam konferensi pers setelah geladi bersih, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi bersama para Kadispen Angkatan dan koordinator lapangan menjelaskan bahwa geladi bersih ini menjadi bagian dari persiapan akhir menuju upacara puncak. “Pada hari ini dilaksanakan geladi bersih upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer. Rencana pelaksanaan adalah hari Minggu tanggal 10 Agustus 2025 yang akan dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, diikuti oleh 27.384 orang terdiri atas pasukan upacara dan pendukung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan bahwa gelar kekuatan alutsista akan melibatkan seluruh matra TNI dalam demonstrasi terpadu. “Gelar Alutsista Rantis yang ditampilkan 152 unit diawaki oleh 388 orang, dan alutsista yang terlibat dalam demo sejumlah 124 unit dengan rincian 34 unit TNI AD, 24 unit TNI AL, dan 66 unit TNI AU,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Lapangan Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan perwujudan nyata dari visi Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam memperkuat postur pertahanan negara. “Ini dilakukan dengan maksud sebagai manifestasi konkret perwujudan Asta Cita Bapak Presiden RI yang menegaskan kembali tentang komitmen untuk memperkuat postur pertahanan negara dengan mengutamakan kemandirian, keunggulan operasional, dan teknologi pertahanan serta kesiapsiagaan,” tegasnya.

Upacara ini juga akan menjadi saksi penganugerahan tanda pangkat Jenderal Kehormatan, penyematan tanda jabatan Wakil Panglima TNI, dan penyerahan piagam penghargaan Bintang Sakti kepada prajurit berintegritas tinggi. Selain itu, Presiden RI dijadwalkan memberikan pengarahan khusus kepada 1.966 komandan satuan setingkat Danyon ke atas dari seluruh matra, termasuk Dansat, Dandim Tipe A, Danlemdik, dan Pangkotama.

Dalam kesempatan tersebut juga akan diresmikan dan dikukuhkan sejumlah satuan baru TNI. Di antaranya peningkatan kepangkatan Danjen Kopassus menjadi Pangkopassus beserta pembentukan enam grup Kopassus, pembentukan enam Kodam baru, 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, dan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di TNI AD; peningkatan kepangkatan Dankormar menjadi Pangkormar serta peresmian 14 Komando Daerah TNI AL dan lima Batalyon Infanteri Marinir di TNI AL; serta peningkatan kepangkatan Dankopasgat menjadi Pangkopasgat, peresmian Kohanudnas, Koopsau, dan Kodau I hingga III, serta pembentukan dua Batalyon Parako Pasgat, dua Batalyon Arhanud Pasgat, dan Denmatra 3 Pasgat di TNI AU.

Rangkaian upacara akan dimeriahkan atraksi militer spektakuler, mulai dari aksi paratrike dan paramotor dengan Flying Inflatable Boat, flypass pesawat tempur, bela diri taktis, operasi serbuan gedung, operasi lintas udara dan gabungan, hingga victory jump dan high speed pass.

#tniprima
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat

Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

error: Content is protected !!