Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

mbah semar

Polda Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah, Bantu Penuhi Kebutuhan Warga

Palangka Raya, Jejak - Indonesia.id |  Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Car Free Night Huma Betang, Bundaran Besar Talawang Palangka Raya, Sabtu (9/8) malam.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Dirbinmas, Kombes Pol Budhi Rochmat, S.I.K., menjelaskan bahwa GPM tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan Perum Bulog Kanwil Kalteng sehingga dapat menyediakan bahan pangan pokok seperti beras dan minyak goreng dengan harga di bawah pasaran.

“Kami menyiapkan beras kemasan 5 kilogram seharga Rp60.000 dan minyak goreng kemasan 1 liter dengan harga Rp15.700,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga. Antusiasme terlihat dari banyaknya masyarakat yang mendatangi stan GPM untuk mendapatkan bahan kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga pangan di pasaran. Dengan adanya GPM, warga bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tanpa mengurangi kualitas,” tambah Budhi Rochmat.

Ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polda Kalteng terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di daerah.

Selain itu, GPM yang digelar di kawasan Car Free Night Huma Betang ini juga diharapkan dapat menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui interaksi langsung yang lebih santai.

“Ke depan, kami berencana menggelar kegiatan serupa di berbagai lokasi strategis lainnya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (,red)

Polsek Kabat Polresta Banyuwangi Gandeng Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 1 Ton Beras SPHP untuk Warga

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | 10 Agustus 2025. Polsek Kabat Polresta Banyuwangi bersama Perum Bulog Banyuwangi menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Minggu (10/8/2025). Kegiatan ini menghadirkan bazar beras murah yang mendapat sambutan hangat dari warga.

Sebanyak 1 ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) kemasan 5 kg dijual seharga Rp60.000 atau Rp12.000/kg, jauh lebih murah dari harga pasar. Bazar dimulai pukul 07.00 WIB dan langsung dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan harga terjangkau.

Kegiatan ini dihadiri Kapolsek Kabat AKP Kusmin, SH, Kepala Desa Dadapan Moh. Jajuli, Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Kabat Ny. Derry Kusmin, anggota Polsek Kabat, Bhayangkari, serta masyarakat setempat.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini membuktikan bahwa program stabilisasi harga pangan sangat dibutuhkan di tengah fluktuasi harga beras,” ujar AKP Kusmin.

Bazar beras murah tersebut berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga berakhir pada pukul 07.50 WIB.

Sumber: Polsek kabat Polresta Banyuwangi.

(red)

Pengunjung Jazz Gunung Series di Tera Kota Gandrung Banyuwangi, Tetap Antusias Meski Diiringi Hujan Gerimis

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Hujan gerimis menambah kesan pegunungan kian kental di tengah penampilan sejumlah musisi jazz dalam gelaran Jazz Gunung Ijen 2025 di Taman Gandrung Terakota, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada Sabtu (9/8/2025) malam.

Sebagai pembuka, para penonton asyik menikmati sajian jazz dari Dua Empat yakni Alvin Ghazalie dan Misi Lesar. Duo gitaris ini tampil menakjubkan bersama tujuh rekannya. Membawakan beberapa lagu di album terbarunya bertajuk Dua Empat.

Tampilan mereka menyedot animo luar biasa. Beberapa lagu yang ditampilkan yakni Would you be Mine, My Funny Guy, Isn’t It Romantic?, From Friendship to Lovers, dan lainnya. Beberapa trek yang dibawakan merupakan lagu album baru mereka.

Alvin Ghazalie dan Misi Lesar, mengaku sangat antusias tampil pertama kali di Gunung Ijen, Banyuwangi. Pasangan suami istri ini mengaku sangat takjub dengan pemandangan dan udara yang luar biasa. Sangat berbeda di tempat mereka tinggal.

"Kita selalu amaze dengan venuenya, kayak experience yang berbeda. Memadukan alam dengan musik jazz. Kayaknya itu menjadi experience tersendiri," ujarnya.

Ia berharap Jazz Gunung selalu ada tiap tahun. Jika bisa di semua gunung Indonesia. Karena Jazz Gunung ini dinilainya menjadi tempat dan wadah buat para musisi untuk selalu bisa mengekspresikan musik khususnya jazz.

"Semoga jazz gunung nemuin balancenya untuk terus konsisten," ujarnya.

Tampilan The Aartsen ft Adam Zagorski juga luar biasa dengan latar patung-patung Gandrung di panggung Jazz Gunung Ijen 2025.

Band jazz keluarga ini berhasil memukau para penonton. Tak satu pun penonton dari berbagai wilayah beranjak saat mereka tampil.

Penampilan ketiga yakni Irsa Destiwi Trio asal Bali. Tampil di tengah gerimis hujan tak menyurutkan antusiasme penonton.

Masyarakat dari berbagai wilayah bahkan membawa jas hujan untuk menyaksikan penampilan pianis dan komposer yang dikenal lewat karya jazz berpadu dengan musik klasik itu.

Penampil yang tak kalah ditunggu yakni Trumpetist asal Perancis, Fabien Mary bersama Kevin Yosua. Mereka membawakan Close Your Eyes sebagai pembuka penampilan.

Sebagai penutup ada artis kondang Banyuwangi, Suliyana. Ia membawakan beberapa lagu bersama Glam Orchestra. Sebagai penampil pamungkas, Suliyana and Glam Orchestra tampil memukau, sehingga membuat tetap semangat dan antusias meski hujan gerimis tetap mengiringi alunan musik.

Pada momentum Jazz Gunung tahun ini, ada satu panggung lain yang berada di venue depan. Ada Jazz Patrol Kawitan dan Surabaya Pahlawan Jazz yang tampil menghibur para penonton.

Menurut Sigit Pramono, Penggagas Jazz Gunung, BRI Jazz Gunung series ini secara konsep tiap tahunnya tak jauh berbeda. Karena selama ini pihaknya mengusung pagelaran jazz di ruang terbuka dengan selalu memasukkan jazz etnik.

"Komposisinya selalu ada pemain lokal. Seperti jazz patrol, Surabaya pahlawan jazz," ungkapnya.

Gelaran Jazz Gunung Ijen 2025 yang merupakan Series 3 di even Jazz Gunung 2025 ini juga menyuguhkan pameran seni visual bekerjasama dengan ISI Yogyakarta. Kemudian, pameran batik bersama maestro batik dari Pekalongan, Dudung Alisyahbana.

Turut hadir menyaksikan ada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama sang suami Abdullah Azwar Anas dan beberapa pejabat Forkopimda menyaksikan sajian jazz hingga akhir. (tfq)

Pemkab Banyuwangi Kembali Raih Kabupaten Layak Anak dari Kementerian PPPA 

Banyuwangi , Jejak - Indonesia.id | Kabupaten Banyuwangi kembali mempertahankan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Banyuwangi berhasil mempertahankan Kategori Nindya selama dua tahun berturut-turut.

Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian PPPA atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

“Kita bersyukur upaya kita menciptakan ruang yang nyaman bagi tumbuh kembang diberikan apresiasi. Upaya ini adalah komitmen kita semua untuk menjadikan Banyuwangi semakin ramah anak,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (8/8/2025).

Ipuk menegaskan penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif semua pihak dan menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi anak-anak Banyuwangi.

"Ini adalah hasil kerja keras kita semua mulai dari jajaran pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, termasuk TNI Polri hingga para orang tua yang berperan aktif menjaga dan mendukung hak-hak anak," ujar Ipuk.

Lebih lanjut, Ipuk menyebutkan pihaknya terus menghadirkan berbagai program yang berpihak pada anak, di antaranya penyediaan fasilitas publik ramah anak, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan. Serta, pengembangan ruang kreatif sebagai media partisipasi anak.

"Kami juga aktif memberikan ruang dan membuka konsultasi bagi anak dan remaja, sebagai upaya menjaga kesehatan mental mereka. Selain itu, kami juga rutin menggelar musrenbang anak. Kami mendengarkan aspirasi mereka dan mengupayakan program yang menjadi rekomendasi mereka," kata Ipuk.

Ipuk lalu mengajak seluruh elemen masyarakat aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak.

"Ini adalah tanggung jawab bersama. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. Kita semua harus punya peran untuk menciptakan daetah yang ramah anak," kata Ipuk.

Penghargaan tersebut diberikan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BPNT) Komjen Pol Eddy Hartono dan diterima Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, Henik Setyorini, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta pada Jumat malam (8/8/2025).

(RED)

Ranpur Prajurit Pasmar 1 Diserbu Masyarakat Batujajar

Batujajar, Jejak - Indonesia.id |  Ratusan masyarakat yang tinggal di sekitaran Batujajar menyerbu Kendaraan Tempur (Ranpur) milik para Prajurit Petarung Pasmar 1 yang sedang terparkir di Daerah Persiapan Operasi Darat Gabungan (Opsratgab) dalam rangka Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, di Batujajar, Bandung Barat, Sabtu (09/08/2025).

Masyarakat tersebut ingin melihat secara langsung Alutsista andalan milik Korps Marinir tersebut diantaranya Tank BMP-3F, BVP-2 dan Aligator yang sedang menjadi background pada Upacara di Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, Sabtu (09/08/2025). Mereka juga mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama material tempur itu, menaiki Ranpur dan juga berswafoto bersama para Prajurit Petarung Pasmar 1.

Para prajurit pun dengan sikap humanisnya melayani permintaan masyarakat tersebut dengan sesekali juga .menjelaskan karakteristik Ranpur itu sesuai dengan yang ditanyakan oleh masyarakat. Suasana terlihat tampak sangat cair yang mencerminkan bahwa TNI akan selalu kuat bersama rakyat.

Lebih lanjut, Komandan Pasmar 1 (Danpasmar 1) Brigjen TNI (Mar) Ena Sulaksana, S.E., yang juga ada di lokasi juga terlihat sangat menikmati momen para prajuritnya bercengkrama dan bersenda gurau dengan masyarakat Batujajar.

Di tengah sibuk dan padatnya kegiatan menjelang pelaksanaan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, momen ini merupakan sarana rekreasi bagi para prajurit untuk berinteraksi langsung bersama masyarakat, jelas Danpasmar 1.

Selanjutnya, masyarakat juga diizinkan untuk menaiki Ranpur yang akan bergerak menuju area parkir yang tak jauh dari lokasi tersebut

Sumber: Dispen Kormar, Pasmar 1

error: Content is protected !!