We're open Closes at 5:00 pm

mbah semar

Dandim 0825/Banyuwangi Tinjau Progres Pengerjaan Sumur Bor TMMD di Kecamatan Siliragung

Siliragung, Jejak-Indonesia.id |  Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., meninjau secara langsung progres pengerjaan sumur bor yang menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi kualitas konstruksi maupun ketepatan waktu pelaksanaan. Sumur bor tersebut dibangun guna menjawab kebutuhan akan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim didampingi oleh jajaran Satgas TMMD serta sejumlah personel TNI yang terlibat dalam pengerjaan. Ia menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh para prajurit bersama masyarakat dan tukang bangunan yang terlibat di lapangan.

“Kami pastikan pembangunan ini tidak hanya sekadar memenuhi target fisik, tetapi juga benar-benar bermanfaat bagi warga. Akses air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus kita perjuangkan bersama,” ujar Letkol Joko Sukoyo kepada awak media di sela kegiatan.

TMMD ke-125 tahun ini mengusung semangat percepatan pembangunan infrastruktur di desa-desa terpencil. Dengan adanya program ini, TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga turut serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui pembangunan sarana dasar seperti sumur bor, jalan desa, hingga rumah layak huni. (red)

Pembangunan Jembatan Terus Berlanjut, Satgas TMMD Ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi Semakin Giat di Lapangan

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam lanjutan pembangunan jembatan pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 Kodim 0825/Banyuwangi yang digelar hari ini, Senin (04/8/2025).

Bertempat di Dusun Silirsari, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu melaksanakan pengangkutan material dan penguatan struktur jembatan yang kini memasuki tahap lanjutan pembangunan. Terlihat sejumlah prajurit dan warga saling membantu memindahkan tanah urug di sekitar area konstruksi.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi, yang bertujuan untuk memperlancar akses transportasi warga antar dusun dan membuka keterisolasian wilayah.

“Kami terus bekerja keras menyelesaikan pembangunan jembatan ini agar segera dapat digunakan oleh masyarakat. Alhamdulillah, semangat personel dan antusiasme warga sangat luar biasa,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi kegiatan.

Kehadiran TMMD di wilayah Siliragung tidak hanya membawa dampak pembangunan secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Program ini menjadi contoh nyata sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dengan progres yang terus menunjukkan peningkatan setiap harinya, diharapkan pembangunan jembatan ini dapat rampung tepat waktu dan menjadi sarana vital yang memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar. (red)

Satgas TMMD 125 Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Penyuluhan Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Siliragung

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id | Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan kegiatan penyuluhan pengolahan sampah rumah tangga di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin (04/08/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah secara mandiri dan ramah lingkungan.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mewujudkan desa yang bersih dan sehat. “Penyuluhan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana mengelola sampah rumah tangga agar tidak mencemari lingkungan dan dapat bernilai ekonomis jika dikelola dengan benar,” ujarnya.

Sertu Bambang Darmawan, Babinsa Desa Kesilir yang juga merupakan anggota Posramil 0825/24 Siliragung, dalam penyuluhannya menjelaskan metode pengelolaan sampah organik dan anorganik, termasuk pembuatan kompos dari limbah rumah tangga. Ia juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari rumah guna mempermudah proses daur ulang.

Antusiasme warga sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Diharapkan melalui penyuluhan ini, masyarakat Desa Kesilir dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan mampu mengelola sampah dengan lebih bijak, sehingga mendukung terciptanya desa yang bersih, sehat, dan mandiri. (red)

TMMD Tak Hanya Membangun Fisik, Anggota Satgas Gelar Tahlil di Rumah Warga Silirsari

Banyuwangi, Jejak-Indonesia.id |  Suasana kebersamaan dan religius menyelimuti kediaman Bapak Abdul Rohim di RT 03 / RW 02, Dusun Kesilir, Desa Silirsari, Kecamatan Siliragung. Anggota Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sedang bertugas di wilayah tersebut menyempatkan diri untuk melaksanakan kegiatan Pembinaan Mental (Bintal) dengan menggelar tahlil dan doa bersama warga setempat, Minggu (03/08/2025)malam.

Kegiatan yang merupakan bagian dari sasaran non-fisik program TMMD ini menunjukkan bahwa tugas para prajurit tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun ikatan spiritual dan sosial dengan masyarakat. Dipimpin oleh petugas Bintal, para anggota Satgas bersama warga sekitar dengan khusyuk melantunkan dzikir dan doa.

Komandan Satgas TMMD setempat menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk memupuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Program TMMD memiliki dua sasaran, yakni fisik dan non-fisik. Pembangunan jalan dan fasilitas lainnya adalah sasaran fisik. Namun, yang tidak kalah penting adalah menyentuh hati masyarakat melalui kegiatan seperti tahlilan ini. Ini adalah wujud nyata bahwa TNI adalah bagian dari rakyat," ujarnya.

Bapak Abdul Rohim, selaku tuan rumah, mengaku sangat senang dan terharu dengan kehadiran para anggota TNI di rumahnya. "Kami sangat berterima kasih atas kehadiran bapak-bapak TNI. Ini bukan hanya tentang doa bersama, tetapi tentang kepedulian dan kebersamaan yang mereka tunjukkan. Kami merasa lebih dekat dan semakin yakin bahwa TMMD ini benar-benar untuk kami," ungkapnya dengan tulus.

Melalui kegiatan Bintal semacam ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan religiusitas dapat terus tumbuh subur, seiring dengan pembangunan fisik yang sedang digalakkan. Ini menjadi bukti bahwa program TMMD berhasil membangun desa secara utuh, baik dari segi infrastruktur maupun mental dan spiritual warganya. (red)

Pelayanan Kesehatan Bergerak Satgas Yonif 521/DY di Kampung Muaranawa

Jayapura, Jejak-Indonesia.id | Pelayanan kesehatan bergerak yang dilakukan oleh TNI di Papua merupakan upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Satgas Yonif 521/DY secara rutin menggelar pelayanan kesehatan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pengobatan bagi warga Papua. (4 Agustus 2025)

Danpos Muaranawa Satgas Yonif 521/DY Letda Inf Andik Prasetyo Wibowo, Pelayanan kesehatan rutin di lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan warga dan Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat merupakan salah satu tugas mulia, Kita memiliki tim kesehatan, Obat-Obatan, dan kehadiranya untuk memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.

Masyarakat Papua umumnya menyambut baik dan antusias terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Satgas Yonif 521/DY, Mereka merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, gratis dan ramah.

Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P Dansatgas Yonif 521/DY, Menyelenggarakan Pelayanan kesehatan bergerak dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, termasuk pemeriksaan tekanan darah, pengobatan ringan, dan pemberian vitamin kepada ibu dan anak di daerah terpencil, dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga di kampung-kampung, Medan yang sulit dan jarak yang jauh menjadi tantangan dalam menjangkau lokasi sasaran, ini Membantu meringankan beban masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan dan Mewujudkan masyarakat Papua yang lebih sehat dan sejahtera.

Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)

error: Content is protected !!