Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

mbah semar

Perkokoh tali asih Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 521/DY Pembinaan teritorial di Distrik Benawa

Benawa, Jejak - Indonesia.id | Pererat tali asih" dalam konteks Satgas Yonif 521/DY di Papua upaya untuk memperkuat hubungan baik dan persaudaraan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan masyarakat Papua. Ini melibatkan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk membangun kepercayaan, kebersamaan, dan saling pengertian antara TNI dan warga Papua. (7/8/2025).

Sejak bertugas sampai dengan saat ini Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 521/DY terus menerus melaksanakan giat Binter dalam mengatasi kesulitan masyarakat di daerah Distrik Benawa Kab. Yalimo Provinsi Papua Pegunungan, hal ini diterima dengan baik oleh sejumlah tokoh dan masyarakat Distrik Benawa.

Dansatgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E,M.I.P, Mengatakan, Binter sebagai fungsi utama dalam mendukung tugas pokok Satgas selama bertugas di wilayah Pedalaman untuk merebut hati dan pikiran masyarakat, sehingga dengan Binter dapat Satgas Yonif 521/DY berharap dapat menciptakan suasana yang kondusif dan harmonis dengan *"Pererat tali asih"* bukan hanya tentang pemberian bantuan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang didasari oleh rasa saling percaya, hormat, dan pengertian serta memperkuat rasa persaudaraan antara TNI dan masyarakat di Papua,

"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)

KAPAL KLINIK TERAPUNG DITPOLAIRUD POLDA JAMBI SANDAR DI PASIR KOTA JAMBI, WARGA PESISIR TERIMA LAYANAN KESEHATAN GRATIS

Jambi, Jejak - Indonesia.id |  7 Agustus 2025 – Dalam rangka mendukung Program Unggulan Baharkam Polri, Direktorat Polairud Polda Jambi melalui personel Marnit Agso Duo melaksanakan kegiatan Kapal Klinik Terapung dengan memanfaatkan sarana KP. XXVI-2005 (LCT), yang kali ini bersandar di Pelabuhan Pasir Kota Jambi.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.30 WIB ini menyasar masyarakat pesisir Sungai Batanghari, kali ini warga Kelurahan Kasang Jaya. Sebanyak 15 orang warga mengikuti pemeriksaan dan konsultasi kesehatan dengan tim tenaga kesehatan dari Klinik Azimah Kasang.

Kegiatan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ditpolairud Polda Jambi atas perhatian dan pelayanan yang diberikan.

Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol Agus Tri Waluyo mengatakan "Kapal Klinik Terapung ini menjadi bukti nyata hadirnya Polri khususnya Polairud di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah pesisir yang sulit mengakses fasilitas kesehatan" Ujarnya

Selain layanan kesehatan, masyarakat juga menerima bingkisan berupa minyak goreng sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. (red)

Bawa 3 Kilo Narkoba, Polresta Palu Tangkap Kurir Sabu Asal Aceh

PALU, Jejak - Indonesia.id |  Jajaran Satresnarkoba Polresta Palu berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dalam jumlah besar di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, Selasa (5/8) sekitar pukul 18.20 WITA. Seorang pria berinisial MF (20), warga Banda Aceh, ditangkap sesaat setelah turun dari pesawat Lion Air JT 0780 dengan nomor kursi B.09.

Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams menyampaikan bahwa Penangkapan berawal dari informasi intelijen yang diterima Polresta Palu dari Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Riau melalui Kabag Ops Kompol I Dewa Gede Meiriawan. Informasi menyebutkan bahwa seorang kurir asal Aceh membawa sabu menuju Palu lewat jalur udara.

"Tim opsnal langsung melakukan penyergapan di area kedatangan Bandara. Saat digeledah, petugas menemukan enam bungkus besar sabu yang disembunyikan dalam koper berlapis plastik hitam di antara pakaian pelaku, seberat 3,5 Kilogram.Selain itu, diamankan pula dua unit handphone sebagai alat komunikasi pelaku,"jelasnya, Kamis (7/8).

Kapolresta mengatakan bahwa tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang yang tidak dikenal di Pekanbaru. "Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Atas perbuatannya, MF dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Polresta Palu menegaskan komitmennya memberantas jaringan narkoba lintas provinsi dan mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan. (red)

Satpolairud Polresta Banyuwangi Giat Pemantauan Bongkar Muat Dikawasan Dermaga Pelabuhan Muncar

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan terjaga. Polresta Banyuwangi melalui Satpolairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan giat patroli dan pemantauan aktivitas bongkar muat dikawasan dermaga pelabuhan Muncar Banyuwangi. Kamis, (7/8/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapos Satpolairud unit Muncar Bripka I Wayan Wedhana mengingatkan giat patroli dan pemantauan yang dilaksanakan dalam rangka untuk memastikan kawasan dermaga dalam keadaan aman dan kondusif.

Patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur dalam menjaga situasi dermaga dan sekitarnya tetap aman, tertib, dan bebas dari aktivitas mencurigakan. Kami juga mengajak crew kapal, nelayan, masyarakat pesisir dan tenaga kerja bongkar muat untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif,” imbuhnya.

Dalam patroli tersebut, situasi dermaga Muncar terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan yang signifikan, namun patroli dan pemantauan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah antisipatif.

Mengingatkan kepadanelayan untuk selalu melengkapi alat keselamatan pelayaran, mengecek kondisi kapal, memantau situasi cuaca terkini dan selalu melakukan pengecekan dokumen pelayaran sebelum melakukan aktivitas melaut.

Segera laporkan kepada pihak keamanan atau menghubungi Call Center 110 atau bisa menghubungi call center Satpolairud di nomer telepon 08113448222 jika ada hal mencurigakan atau tindak kejahatan.

Kegiatan patroli berjalan aman dan lancar tanpa ditemukan kejadian menonjol, dan masyarakat menyambut baik kehadiran Polairud sebagai bentuk perhatian dan perlindungan dari pihak kepolisian.

Diharapkan dengan kehadiran personel Polri khususnya Satpolairud Polresta Banyuwangi di tengah-tengah masyarakat pesisir mampu meningkatkan rasa aman dan memperkuat kerja sama dalam menjaga kamtibmas. (GP)

Polisi Berjiwa Intelektual : IPTU Iswan Brandes Bukukan Sejarah dengan 14 Gelar dan Menuju Gelar ke-15

Gorontalo, Jejak - Indonesia.id |  Di balik seragam dan tugas mulianya sebagai Perwira Kepolisian, terdapat sosok luar biasa yang menginspirasi banyak kalangan.

Dialah IPTU Dr. Iswan Brandes, S.Pd.I., M.Si., M.M., M.K.M., CPHR., CBA., CPM., C.PS., C.GMC., C.TMP., C.HL., C.MTr., CGHR., satu-satunya perwira Polri asal Gorontalo yang kini tercatat mengantongi 14 Gelar Akademik dan Profesional, dan sedang dalam proses meraih Gelar Ke-15.

Brandes adalah bukti hidup bahwa semangat menuntut ilmu tidak mengenal batas. Sejak bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia tahun 2004, ia telah melintasi beragam penugasan penting, mulai dari 14 Tahun di Korps Brimob, menjadi Ajudan 4 Kapolda ternama, hingga pendampingan sebagai ajudan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.

Tak hanya itu, ia juga tercatat pernah menjalankan tugas khusus di Papua, lokasi Bencana Tsunami di Sulawesi Tengah, serta misi internasional di Mekah dan Mesir.

Namun, di balik karier yang padat, Brandes tetap konsisten memperjuangkan pendidikan. Ia menyelesaikan dua program studi tingkat lanjut secara bersamaan, yakni Magister Manajemen di Universitas Gorontalo dan Doktor Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo dan keduanya ia tempuh dengan Predikat CUMLAUDE.

“Gelar hanyalah bonus, yang terpenting adalah proses dan nilai dari setiap ilmu yang kita peroleh,” ungkap Brandes dengan rendah hati.

Meski terlihat mustahil, ia membuktikan bahwa dengan manajemen waktu yang disiplin, dedikasi, dan pengorbanan, menjalankan tugas sebagai perwira polisi sekaligus sebagai mahasiswa aktif bisa dilakukan.

Hari libur Sabtu dan Minggu bukan untuk bersantai, tetapi ia dedikasikan untuk berkonsultasi dengan Dosen dan menyelesaikan tugas akademik.

"Kuncinya ada pada perencanaan. Tugas utama sebagai anggota Polri tetap nomor satu, tapi waktu-waktu senggang saya manfaatkan maksimal untuk kuliah dan belajar. Jika jadwal kuliah berbenturan dengan dinas, saya tetap berusaha hadir meskipun hanya sebentar, agar tetap tersambung dengan proses belajar," jelasnya.

Gelar-gelar Akademik dan Profesi yang dimilikinya antara lain:

1. Dr. = Doktor Administrasi Publik

2. S.Pd.I = Sarjana Pendidikan Islam

3. M.Si = Magister Sains

4. M.M = Magister Manajemen

5. M.K.M = Magister Kesehatan Masyarakat

6. CPHR = Certified Professional Human Resources

7. CBA = Certified Behavior Analyst

8. CPM = Certified Professional Mediator

9. C.PS = Certified Public Speaking

10. C.GMC = Certified Growth Mindset Coach atau Pelatih Pertumbuhan Mental

11. C.TMP = Certified Training Management Professional

12. C.HL = Certified Human Leadership

13. C.MTr = Certified Material Test Report atau Laporan Pengujian Material,

14. CGHR = Certified Green Human Resource

Kini, Brandes sedang menempuh gelar ke-15, yaitu Magister Filsafat, sebuah bidang yang memperkaya cara berpikir kritis dan reflektif.

“Saya hanya ingin membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil jika kita mau berjuang. Pendidikan adalah jembatan menuju kualitas hidup yang lebih baik, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk memberi contoh positif kepada lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Dengan capaian yang luar biasa ini, IPTU Iswan Brandes diyakini sebagai salah satu, bahkan mungkin satu-satunya anggota Polri di Indonesia — bahkan dunia — yang memiliki kombinasi gelar dan pengalaman seperti ini.

Sebuah teladan langka dari Gorontalo yang membuktikan bahwa tugas negara dan ilmu pengetahuan bisa berjalan seiring sejalan. (red)

error: Content is protected !!