Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Penangkapan Terduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu di Panipahan

PANIPAHAN || Jejak-indonesia.id - Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu, yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.(17/4/2026) Jum'at sore

Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang diterima oleh tim gabungan pada sekitar pukul 15.12 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Aparat Intel Kodim 0321/Rohil segera berkoordinasi dengan Polres Rokan Hilir untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sekitar 30 menit setelah laporan diterima, tim gabungan langsung bergerak dan melakukan penggerebekan di sebuah rumah yang berlokasi di Panipahan Darat, RT 02/RW 010, Dusun 05, Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Penggerebekan dilakukan pada pukul 16.23 WIB. Saat proses penggeledahan berlangsung, petugas sempat mengalami kesulitan dalam menemukan barang bukti.

Namun, berkat kejelian dan kewaspadaan tim, petugas melihat adanya upaya pembuangan barang dari jendela rumah oleh terduga.

Tim kemudian segera melakukan pencarian di sekitar lokasi dan berhasil menemukan diduga narkotika jenis sabu di area rerumputan di sekitar rumah tersebut.

Selanjutnya, sekitar 15 menit kemudian, petugas kembali menemukan dua paket diduga sabu-sabu yang tersimpan di dalam sebuah tas hitam di dalam rumah.

Dalam interogasi awal di tempat kejadian, terduga yang diketahui berinisial HS mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya. Proses ini turut disaksikan oleh Ketua RT setempat.

Operasi penangkapan ini melibatkan personel dari Intel Kodim 0321/Rohil yang dipimpin oleh Letda Inf Nurahmad bersama anggota, serta tim Satres Narkoba Polres Rokan Hilir yang dipimpin oleh Kasat Res Narkoba AKP Dicky dan Kanit Res Narkoba Ipda Arief Siregar beserta anggota.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, laporan awal berasal dari masyarakat yang merasa resah terhadap dugaan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Komandan Kodim 0321/Rohil Letkol Inf. Diki Apriyadi, S.Hub.Int dan Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas TNI-Polri dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan dan pengembangan lebih lanjut oleh Satres Narkoba Polres Rokan Hilir bersama aparat terkait, termasuk Polsek Panipahan.

Buka Rakernis Bidpropam 2026, Kapolda Sulteng Minta Personel Propam Jadi Teladan dan Optimalkan Layanan QR Code

PALU || Jejak-indonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, menghadiri sekaligus membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulteng Tahun Anggaran 2026, Kamis 16/04/2026 pagi, di Aula Rupatama Polda Sulteng.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Propam Polri Dalam Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Tahun 2026” ini dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, di antaranya Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, Kabidpropam Kombes Pol Roy Satya Putra, Karoops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, Dirreskrimsus Kombes Pol Suratno, Dirintelkam Kombes Pol Andi Aditya Sakti, para PJU lainnya, serta seluruh Kasi Propam Polres jajaran.

Rakernis tersebut juga menghadirkan pemateri dari internal maupun eksternal, yakni dari Ombudsman RI Perwakilan Sulteng, Pomdam XXIII/Palaka Wira, serta dari Itwasda Polda Sulteng.

Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng menyoroti perkembangan lingkungan strategis yang semakin kompleks, ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan keterbukaan ruang publik yang berdampak pada meningkatnya pengawasan masyarakat terhadap kinerja aparat negara, termasuk Polri.

Menurutnya, dalam kondisi tersebut, setiap sikap, tindakan, dan keputusan anggota Polri tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap hukum positif, tetapi juga dari dimensi etika, moral, integritas, serta rasa keadilan.“Hal ini secara langsung berimplikasi pada tingkat kepercayaan publik dan legitimasi institusi Polri.

Oleh karena itu, penguatan pengawasan internal merupakan instrumen strategis dalam menjaga marwah, integritas, dan akuntabilitas Polri di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi,” ujar Kapolda.

Ia berharap momentum Rakernis ini dapat menjadi wadah untuk bersinergi dan berdiskusi terkait berbagai persoalan yang dihadapi, sekaligus merumuskan program dan kegiatan Bidpropam Polda Sulteng, baik dari sisi perencanaan, pengorganisasian, hingga pelaksanaan program secara efektif dan efisien.

Selain itu, Rakernis ini juga diharapkan menjadi entry point dalam melakukan reformasi sistem pengawasan dan penegakan hukum internal, termasuk penelitian dan rehabilitasi personel, serta peningkatan fungsi pelayanan dan pengaduan masyarakat terhadap perilaku menyimpang anggota Polri.

Kapolda juga menekankan pentingnya membangun kerja sama, soliditas, dan sinergitas internal dengan seluruh satuan kerja dan satuan kewilayahan guna meningkatkan kualitas pelayanan (Quality Improvement) serta sistem kerja yang mampu mencegah terjadinya pelanggaran (Risk Management).

Sebelum mengakhiri sambutannya, Kapolda memberikan sejumlah penekanan kepada jajaran Bidpropam, di antaranya menjaga integritas sebagai personel Propam dan menjadi teladan bagi anggota lainnya, meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan layanan pengaduan masyarakat melalui sistem Yan Dumas Propam Polri berbasis barcode (QR Code).

Selain itu, personel juga diingatkan untuk memberikan pelayanan yang mudah, responsif, dan penuh empati dengan mengedepankan prinsip 5S, yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam menerima aduan masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menegaskan bahwa Rakernis Bidpropam ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi pengawasan internal Polri, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di era keterbukaan informasi saat ini.

“Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh personel Propam semakin profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ungkap Kabid Humas.

Ia juga berharap hasil dari Rakernis ini dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meminimalisir potensi pelanggaran oleh anggota Polri.

Dengan demikian, lanjut Kabid Humas, Bidpropam Polda Sulteng diharapkan semakin solid dan adaptif dalam mendukung terwujudnya Polri yang Presisi serta mampu menjawab harapan masyarakat di masa mendatang.

Waskat Penggunaan Senjata Api Dinas, Div Propam Polri Gelar Rik Senpi Di Polres Binjai

BINJAI || Jejak-indonesia.id - Antisipasi penyalahgunakan terhadap senjata api organik Polri, team Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri bersama Staf Logistik (Slog) Polri melakukan pemeriksaan senjata api (senpi) organik yang dimiliki oleh Polres Binjai., Selasa (14/4/26).

Dalam sambutannya, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., atas nama pribadi dan keluarga besar Polres Binjai, kami mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim beserta rombongan di Polres Binjai. Kami merasa terhormat dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk pengawasan, pengendalian, serta peningkatan profesionalisme dalam penggunaan senjata api dinas., ucap AKBP Mirzal.

" Kami menyadari bahwa senjata api merupakan alat khusus yang penggunaannya harus memenuhi prinsip legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas. Oleh karena itu, kegiatan pengecekan ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh personel :
• Memenuhi persyaratan administrasi,
• Memahami prosedur penggunaan,
• Menjaga penyimpanan yang aman,
• Serta bertanggung jawab dalam setiap penggunaan senjata api dinas.,

" Kami berharap melalui kegiatan ini, Polres Binjai dapat memperoleh arahan, koreksi, dan evaluasi demi penyempurnaan tata kelola senjata api, sehingga dapat meminimalisir pelanggaran serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri., tegas AKBP Mirzal.

Kesempatan ini, Kapolres Binjai memerintahkan kepada seluruh personel untuk:
1. Mengikuti kegiatan pemeriksaan dengan serius dan penuh tanggung jawab.
2. Menyiapkan seluruh kelengkapan administrasi dan fisik senjata api.
3. Menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan.

Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Tim Propam Mabes Polri dan Slog Polri. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kinerja Polres Binjai. pungkas Kapolres Binjai.

Selaku Ketua Team, BRIGJEN BENY ARJANTO, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini dilaksanakan sesuai dengan perintah bapak Kapolri. Guna menghindari terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan terhadap senjata api organik yang ada di Polres Binjai Polda Sumatera Utara., tegas Brigjen Beny.

Kegiatan pemeriksaan senjata organik ini dimulai pukul 14.00 wib yang dipimpin langsung oleh Ketua TIM, BRIGJEN BENY ARJANTO, didampingi oleh Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., dan dihadiri Pejabat Utama (PJU) serta personil pemegang senpi dinas., pungkas Kapolres Binjai.

humasresbinjai

Patroli Blue Light Ditingkatkan, Polresta Deli Serdang Perkuat Pencegahan Kejahatan Malam Hari

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id - Upaya menjaga stabilitas keamanan terus dilakukan oleh Polresta Deli Serdang bersama Polsek jajaran melalui pelaksanaan Patroli Blue Light yang digelar secara intensif pada malam hingga dini hari di wilayah hukumnya.

Kegiatan patroli ini melibatkan personel dari berbagai fungsi kepolisian yang bergerak secara mobile menyusuri titik-titik rawan. Dengan menyalakan lampu rotator berwarna biru, kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.

Sasaran patroli meliputi kawasan pemukiman penduduk, pusat aktivitas ekonomi, objek vital, hingga ruas jalan yang minim penerangan. Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan pemantauan situasi sekaligus berdialog dengan warga yang ditemui untuk menyerap informasi serta menyampaikan pesan kamtibmas.

Sabtu (18/05/2026), Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli blue light menjadi salah satu strategi utama dalam menekan angka kriminalitas, khususnya pada waktu rawan.

“Kami terus mengoptimalkan patroli blue light sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan perlindungan sekaligus rasa aman kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis, serta tanggap terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas yang muncul.

Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, Polresta Deli Serdang berharap situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa khawatir.

Kapolres Gianyar Hadiri dan Pastikan Pengamanan Pawai Budaya HUT Kota Gianyar ke-255 Berjalan Aman dan Kondusif

GIANYAR || Jejak-indonesia.id – Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menghadiri sekaligus memastikan pengamanan kegiatan Pawai Budaya 7 Kecamatan se-Kabupaten Gianyar dalam rangka Pekan Budaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255, yang digelar di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Prasada Bhakti Ulangun” ini diikuti ribuan peserta dari tujuh kecamatan serta disaksikan kurang lebih 15.000 masyarakat. Pawai budaya tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas daerah.

Dalam pelaksanaannya, Polres Gianyar menerjunkan sebanyak 100 personel guna melakukan pengamanan secara menyeluruh, mulai dari apel kesiapan hingga rangkaian kegiatan berakhir, termasuk pawai ogoh-ogoh yang berlangsung pada malam hari.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Polres Gianyar bersama seluruh jajaran telah melaksanakan pengamanan secara optimal dengan mengedepankan pendekatan humanis serta sinergi dengan instansi terkait. Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif,” ujar AKBP Chandra C. Kesuma.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan budaya seperti ini sangat penting dalam memperkuat kebersamaan dan melestarikan warisan budaya Bali,” tambahnya.

Sementara itu, pawai budaya yang melibatkan duta dari masing-masing kecamatan menampilkan beragam kesenian dan kreativitas khas daerah. Kegiatan dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh yang mengambil rute dari kawasan Balai Budaya Gianyar menuju Taman Kota Gianyar.