Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Jalan Nasional Banyuwangi – Jember, Sepeda Motor Tabrak Truk Tangki di Selatan RS Fatimah

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Banyuwangi-Jember, tepatnya di wilayah selatan RSIA Fatimah, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (18/04/2026) sekira pukul 17.00 WIB. Insiden yang melibatkan sepeda motor dan truk tangki ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi P-5721-QAK yang dikendarai GDW (23), mahasiswa asal Kecamatan Cluring, berboncengan dengan ANR (24), mahasiswa asal Kecamatan Rogojampi. Kendaraan lain yang terlibat adalah truk tangki merek UD Trucks bernomor polisi N-9997-UH yang dikemudikan ACS (35), sopir asal Kecamatan Srono, dengan penumpang AS (44) asal Kecamatan Kalipuro.

Menurut keterangan saksi mata berinisial S (43) yang berada di lokasi, awalnya sepeda motor melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di TKP, pengendara motor tidak menyadari keberadaan gerobak sampah yang sedang didorong di depannya, sehingga terkejut dan berusaha menghindar ke kanan. Di sisi kanan motor, melaju truk tangki dari arah yang sama, dan akhirnya terjadi tabrakan antara motor dengan bagian kiri truk tangki.

Akibat kejadian itu, ANR mengalami luka parah di kepala dan dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke RSIA Fatimah. Sementara pengendara motor GDW hanya mengalami luka lecet ringan, sedangkan pengemudi dan penumpang truk tangki tidak mengalami luka berarti. Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp1.000.000.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, IPDA Pepri, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi yang diperoleh dari hasil olah TKP dan keterangan saksi.

“Berdasarkan data yang kami himpun, kecelakaan bermula saat pengendara motor tidak melihat adanya gerobak sampah di depannya, sehingga bereaksi menghindar ke kanan dan menabrak truk tangki yang melaju searah di sisi kanannya. Korban penumpang motor mengalami luka berat di kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas IPDA Pepri.

Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat serta memeriksa saksi mata untuk proses penyelidikan lebih lanjut. “Kami terus mendalami kasus ini guna menentukan faktor penyebab utama dan memprosesnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

IPDA Pepri juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan fokus saat berkendara, terutama di ruas jalan yang padat dan banyak aktivitas di sisi jalan. “Pengendara disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi jalan di depan dan sekitarnya, serta tidak melakukan manuver mendadak yang bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

(***)

Polres Pasuruan Perketat Patroli Jalur Prigen Antisipasi Kejahatan Jalanan

PASURUAN || Jejak-indonesia.id — Jajaran Polres Pasuruan meningkatkan patroli dan penjagaan di jalur rawan wilayah Kecamatan Prigen menyusul maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan penjambretan dalam beberapa hari terakhir.

Patroli dan penyisiran dilakukan pada Sabtu (18/4) dini hari mulai pukul 01.00 hingga 03.00 WIB dengan melibatkan satu regu berisi 10 personel di pimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pasuruan AKP Rudi Santosa . Kegiatan difokuskan pada titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kejahatan jalanan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas.

“Patroli ini kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap maraknya kejahatan jalanan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, khususnya di jalur rawan seperti wilayah Prigen,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.

“Apabila petugas menemukan pelaku tindak kriminal, akan kami tindak tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, mengatakan penyisiran difokuskan pada pelaku kejahatan seperti begal, penjambretan, serta pencurian dengan pemberatan.

“Penyisiran dilakukan di lokasi-lokasi rawan, khususnya di wilayah Prigen yang memiliki potensi kerawanan cukup tinggi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir sejumlah jalur, di antaranya arah Pandaan–Kasri, Kesiman, hingga pertigaan Seno dan turun menuju Pandaan.

Langkah peningkatan patroli ini dilakukan setelah dalam tiga hari berturut-turut terjadi sejumlah kasus kriminal di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin setiap hari, dengan intensitas lebih tinggi pada malam akhir pekan. Khusus malam Sabtu dan Minggu, patroli akan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta.

PLOT TWIST! Sempat “Hilang” dari Radar The Next Leader Banyuwangi 2029, Pak Nurmansyah Lagi Asyik di Kandang Sapi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Dunia persilatan politik Bumi Blambangan lagi heboh, nih! Belum juga tahun 2029 tiba, bursa The Next Leader Banyuwangi sudah kasih kita drama ala-ala film thriller yang berakhir jadi komedi situasi.19/04/26

​Dari awalnya ada 15 kandidat jagoan yang digadang-gadang bakal war tiket bupati, tiba-tiba netizen (dan pengamat politik) dibikin garuk-garuk kepala karena 2 nama hilang secara misterius dari peredaran. Hilang ke mana? Diculik alien? Atau pindah ke Mars?

​Ketemu! Tapi di Kandang Sapi. ​Salah satu "target" politik yang sempat raib itu akhirnya ditemukan, Gaes! Namanya Pak Nurmansyah. Alih-alih ditemukan lagi rapat tertutup di hotel bintang lima atau lagi bagi-bagi sembako, beliau ditemukan dalam kondisi super happy, glowing, dan tanpa beban.

​Bukannya lagi nyusun strategi kampanye di hotel bintang lima atau lagi bagi-bagi kaos, Pak Nurmansyah ditemukan dalam kondisi Bahagia Maksimal di tempat yang sungguh di luar prediksi BMKG (Badan Meteorologi Kegalauan Geopolitik).

​"Walah mas, saat ini saya lagi fokus ngasih makan sapi-sapi saya, makanya nama saya tiba - tiba hilang dari daftar," ujar Pak Nurmansyah sambil senyum ramah

Kejadian ini membuktikan bahwa di tahun 2029 nanti, standar "pemimpin idaman" mungkin bergeser. Bukan lagi yang paling jago orasi, tapi yang paling telaten ngurus aset rakyat (atau aset kandang sendiri).

​Reporter : Rio

Tanggapan dan Pandangan Secara Politik Eko Sukartono Selaku Tim Pemenangan Ipuk–Muji Mengenai Surat Edaran yang Sedang Viral di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Viral beredarnya sebuah Surat Edaran (SE) di tengah masyarakat Banyuwangi memicu beragam reaksi, termasuk dari kalangan Team Pemenangan pasangan IPUK - MUJI.

Eko Sukartono, selaku bagian dari tim pemenangan, menyampaikan pandangan politiknya terkait polemik yang berkembang tersebut.

Menurut Eko Sukartono, secara politik SE iku adalah edaran yang tergesa gesa tercium aroma pembusukan oleh oknum yang sengaja menurunkan kredibilitas Bu IPUK yang selama ini telah maksimal dan berhasil membawa nama baik Banyuwangi ke kancah nasional maupun internasional.

"Saya sebagai Team Pemenangan itu amat sangat menyayangkan tindakan seperti itu, mohon untuk seluruh relawan IPUK - MUJI mengcounter pemberitaan2 sumbang terkait apapun yng beredar di Banyuwangi. Kita harus tetap solid mengawal Bu IPUK sampai Ahir masa jabatannya, MERDEKA"ujarnya.

Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan tanpa memahami konteks dan isi secara menyeluruh.

“Dalam situasi seperti ini, kita harus mengedepankan klarifikasi dan tabayun. Jangan sampai informasi yang belum tentu benar justru menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.

Eko juga menilai bahwa dinamika seperti ini merupakan hal yang lumrah terjadi dalam momentum politik. Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap menjaga kondusivitas daerah serta tidak memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan yang dapat memecah belah masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tim pemenangan Ipuk–Muji berkomitmen untuk menjalankan proses politik yang sehat, transparan, dan menjunjung tinggi etika demokrasi. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap fokus pada substansi pembangunan dan program kerja yang ditawarkan kepada publik.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Banyuwangi tetap aman, damai, dan kondusif, agar tidak muncul Polemik Hukum dengan Lahirnya Surat Edaran ( SE ) itu, maka permintaan saya SE itu SEGERA DI CABUT dan DI KAJI ULANG.

Kami usulkan untuk di PERDA kan agar punya kekuatan Payung Hukum yang Kuat. Perbedaan pandangan itu hal biasa, tapi persatuan harus tetap diutamakan,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan resmi guna meluruskan informasi yang beredar, sehingga tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

Dengan adanya klarifikasi yang transparan, diharapkan polemik terkait Surat Edaran tersebut dapat segera mereda dan tidak mengganggu stabilitas sosial maupun proses demokrasi di Banyuwangi.

Melalui Mimbar Jumat, Kapolsek Syamtalira Bayu Salurkan Sampaikan Imbauan Kamtibmas dan Santuni Anak Yatim

ACEH || Jejak-indonesia.id – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan jajaran Polres Lhokseumawe melalui kegiatan sosial dan pendekatan humanis. Salah satunya dengan pelaksanaan imbauan kamtibmas melalui mimbar Jumat yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, Jumat (17/4/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Ansar, Gampong Dayah Seupeng, Kecamatan Geurudong Pase, Kabupaten Aceh Utara ini dilaksanakan oleh Kapolsek Syamtalira Bayu mewakili Kapolres Lhokseumawe, mulai pukul 12.45 WIB hingga 14.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Syamtalira Bayu bersama personel, Kasubsektor Geurudong Pase, para imam masjid, imum mukim, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah salat Jumat di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolsek Syamtalira Bayu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat melalui mimbar Jumat.

Imbauan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif.

Usai penyampaian imbauan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada anak yatim sebanyak 36 paket sebagai bentuk kepedulian sosial dari Kapolres Lhokseumawe kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Geurudong Pase.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.I.K., M.S.M., M.H melalui Kapolsek Syamtalira Bayu IPTU Hendra Jamiswar., S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aspek sosial kemasyarakatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kapolres Lhokseumawe atas perhatian dan kepedulian terhadap anak yatim serta masyarakat di wilayah Geurudong Pase.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat serta mewujudkan semangat Polri untuk Masyarakat.