Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Redaksi

Polres Pohuwato Amankan Alat Berat di Lokasi Tambang Emas Ilegal Desa Hulawa

POHUWATO || Jejak-indinesia.id -  Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato kembali menindak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dengan mengamankan satu unit alat berat merek Hyundai di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Minggu (19/4/2026).

Penyitaan ini dilakukan setelah adanya dugaan kuat bahwa alat berat tersebut dioperasikan untuk menunjang kegiatan tambang ilegal di wilayah tersebut. Saat ini, barang bukti telah dievakuasi dan dipasang garis polisi di Mapolres Pohuwato guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan keterangan mendalam mengenai kronologi penangkapan maupun pemilik dari alat berat tersebut. Humas Polres Pohuwato, Bripka Aqim, menyatakan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pendalaman.

"Proses pemeriksaan masih berlangsung. Informasi detail belum dapat kami publikasikan secara luas hingga pemeriksaan resmi selesai dilakukan," ujar Bripka Aqim saat dikonfirmasi.

Penindakan ini merupakan bagian dari upaya tegas kepolisian dalam menertibkan aktivitas tambang yang merusak lingkungan dan tidak memiliki izin resmi di wilayah hukum Kabupaten Pohuwato.

Terbongkar! Dugaan Setoran “Atensi” Bulanan hingga Rp 5 Juta, Nama Oknum Ipda Polda Bali Terseret dalam Kasus Rokok Ilegal

BALI || Jejak-indonesia.id - Praktik dugaan “atensi” bulanan yang menyeret nama oknum aparat kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, sorotan tajam mengarah kepada seorang oknum anggota Polda Bali, Ipda Haris Budiono, yang disebut-sebut menerima aliran dana rutin terkait penanganan kasus rokok ilegal.

Informasi yang dihimpun awak media dari sumber bernama Ajik mengungkap adanya peran seorang perantara, Arik Wisnawa alias Jony. Arik diduga menjadi penghubung dalam upaya membantu penanganan kasus yang menjerat Haji Ab di Ditreskrimsus Polda Bali. Dalam proses tersebut, Haji Ab disebut telah menyerahkan uang sebesar Rp 300 juta kepada Arik untuk “mengurus” perkara yang tengah dihadapinya.

Namun, alur uang tersebut tidak berjalan mulus. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Arik mengaku bahwa dari total Rp 300 juta yang diterima, dirinya telah mengembalikan Rp 250 juta kepada Haji Ab. Sementara Rp 50 juta disebut sebagai biaya operasional. Arik justru mengklaim dirinya juga menjadi korban dalam pusaran kasus ini.

Menurut pengakuannya, uang tersebut sempat diserahkan kepada seseorang bernama Ketut Sudana yang mengaku memiliki akses ke pejabat di Polda Bali dan sanggup membantu penyelesaian perkara. Namun kenyataannya, dari dana yang diserahkan, hanya Rp 150 juta yang dikembalikan. Merasa dirugikan, Arik berupaya menutupi kekurangan dengan mengusahakan tambahan Rp 100 juta agar bisa mengembalikan total Rp 250 juta kepada Haji Ab.

Lebih jauh, Arik juga mengungkap dugaan adanya setoran rutin atau “atensi” yang diberikan oleh Haji Ab kepada Ipda Haris Budiono, dengan nilai sekitar Rp 5 juta per bulan.

Investigasi yang dilakukan awak media pada Kamis, 16 April 2026, di wilayah Gerokgak, Buleleng, memperkuat dugaan tersebut. Haji Ab, yang kini berstatus tersangka dalam kasus rokok ilegal, mengakui bahwa dirinya memang memberikan atensi bulanan, tidak hanya kepada oknum polisi, tetapi juga kepada seorang oknum wartawan berinisial DW.

Pengakuan Haji Ab semakin mengejutkan ketika ia menyebut bahwa saat dirinya resmi menjadi tersangka, sosok yang sebelumnya disebut menerima atensi justru tidak mampu memberikan bantuan. Bahkan, menurutnya, sempat ada saran agar dirinya melarikan diri untuk menghindari proses hukum. Namun, Haji Ab memilih tetap memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada seorang perwira menengah (pamen) yang namanya sempat disebut dalam perkara ini. Namun yang bersangkutan membantah mengenal Haji Ab dan menegaskan bahwa Ipda Haris Budiono sudah dimutasi ke Yanma Polda Bali serta tidak lagi memiliki kaitan dengan penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, ketika awak media mencoba meminta klarifikasi langsung kepada Ipda Haris Budiono melalui pesan WhatsApp, nomor wartawan justru telah diblokir, sehingga upaya konfirmasi tidak mendapatkan respons.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik “atensi” dan permainan perkara yang mencederai kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Transparansi dan ketegasan aparat berwenang sangat dinantikan untuk mengusut tuntas persoalan ini tanpa tebang pilih.

Media ini tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang disebutkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Komitmen Nyata Dukung SDM Unggul, Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Pelajar

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id -  Dalam rangka mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sekaligus selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Rumkit Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng terus menggencarkan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi para pelajar di wilayah Kota Palangka Raya, Senin (20/4/2026).

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Sekolah MA Muslimat NU Palangka Raya sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda sejak dini, sekaligus upaya deteksi awal terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan prestasi belajar siswa. Adapun jenis pemeriksaan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, tinggi dan berat badan, kesehatan gigi dan mata, serta konsultasi kesehatan dasar yang dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, M.A.R.S., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami ingin memastikan para pelajar berada dalam kondisi prima sehingga mampu mengikuti proses belajar dengan optimal. Ini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan SDM unggul di masa depan,” ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat, seperti menjaga kebersihan diri, konsumsi makanan bergizi, serta rutin berolahraga. Edukasi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Para pelajar dan pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak usia dini.

Ke depan, Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya SDM unggul di Provinsi Kalimantan Tengah serta implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. (Har/adji)

Wujud Penghargaan Institusi: Kapolda Sumsel Bekali 216 Personel Menuju Masa Purna Tugas yang Produktif

PALEMBANG || Jejak-indonesia.id - Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmen strategis dalam pembinaan sumber daya manusia melalui pelaksanaan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Senin 20 April 2026, dengan diikuti sebanyak 216 personel Polri dan PNS yang akan memasuki masa purna tugas.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari implementasi program Presisi Polri yang menempatkan kesejahteraan dan kesiapan personel sebagai prioritas utama, tidak hanya selama masa dinas tetapi juga dalam menghadapi fase kehidupan setelah purna tugas.

Hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama Polda Sumsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan H. Indra Bangsawan, Pimpinan PT Asabri Cabang Palembang Mukhtiaryanto, Regional Business Leader Bank SMBC Cabang Palembang Pujanga Pradana Putra, serta Regional Head BRI Palembang Elvin Kamaludin. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi lintas sektor dalam memberikan pembekalan yang komprehensif, mencakup aspek mental, keterampilan, hingga kesiapan finansial.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan santunan tewas secara simbolis kepada keluarga personel Polri dari Polres Lahat yang gugur dalam pelaksanaan tugas, didampingi pihak PT Asabri.

Selain itu, Kapolda juga memberikan plakat penghargaan kepada para narasumber dan mitra sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam kegiatan Latram 2026. Materi pelatihan disusun secara terstruktur dan aplikatif.

Peserta mendapatkan pembekalan terkait jaminan sosial, pengelolaan keuangan, serta strategi menjalani masa pensiun yang produktif. Salah satu sesi inspiratif disampaikan oleh Ipda Dodi Permana, S.H., M.M., penerima penghargaan Kalpataru tahun 2022, yang memberikan motivasi kepada peserta bahwa masa dinas dapat menjadi fondasi kesuksesan di masa depan.

Dalam amanatnya, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam menghadapi masa purna tugas, baik secara mental, finansial, maupun keterampilan.

“Kerja keras adalah wujud rasa syukur, namun harus diimbangi dengan kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Pensiun bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari fase kehidupan baru yang harus dipersiapkan dengan baik,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kapolda juga menyampaikan refleksi bahwa setiap personel Polri pada waktunya akan memasuki masa purna tugas, sehingga diperlukan kesiapan sejak dini agar dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang, produktif, dan bermakna.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi terhadap kesejahteraan personel secara berkelanjutan.

“Polda Sumsel memastikan setiap personel yang telah mengabdi mendapatkan bekal yang cukup untuk menghadapi masa purna tugas. Latram ini adalah wujud penghargaan institusi sekaligus investasi masa depan bagi para personel,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Pelaksanaan Pelatihan Keterampilan 2026 ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia Polri yang tidak hanya profesional saat berdinas, tetapi juga siap dan mandiri dalam menjalani kehidupan setelah purna tugas. Polda Sumsel menegaskan bahwa program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan personel yang humanis dan berorientasi masa depan.

Hari Bahagia Irjen Pol Widodo, Ketua Umum Agus Flores dan PW FRN Sampaikan Ucapan Penuh Doa

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN), Agus Flores, bersama keluarga besar PW FRN menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-56 kepada Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., disertai doa dan harapan terbaik untuk keberlanjutan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara.

Dalam momentum penuh makna tersebut, Agus Flores menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Irjen Pol Widodo dalam pengabdian di institusi Polri, sekaligus mendoakan agar senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta keberkahan dalam setiap langkah tugas dan pengabdiannya.

"Selamat ulang tahun Jenderal. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara," ujar Agus Flores dalam pernyataannya, Senin (20/4/2026).

Ucapan ini menjadi bentuk penghormatan dari keluarga besar PW FRN kepada sosok Irjen Pol Widodo yang dinilai memiliki komitmen, loyalitas, serta dedikasi dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai insan Bhayangkara.

Momentum ulang tahun ini juga menjadi refleksi atas perjalanan pengabdian panjang Irjen Pol Widodo dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Keluarga besar PW FRN berharap di usia ke-56, Irjen Pol Widodo semakin sukses, terus menginspirasi, dan tetap menjadi teladan dalam pengabdian untuk institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Ucapan tersebut turut digaungkan dengan semangat dukungan terhadap Polri Presisi melalui tagar

#PolriUntukMasyarakat, #Layanan110, #PoldaGorontalo, dan #2026PWFRNyata sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap pelayanan kepolisian yang humanis dan profesional.