We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Ketum DPP PW-FRN Agus Flores Dukung Bareskrim Polri Berantas Mafia Migas, BBM, dan LPG Bersubsidi

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Ketua Umum DPP PW-FRN Fast Respon Nusantara, Agus Flores, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Bareskrim Polri dalam memberantas mafia migas, Penyalahgunaan BBM, dan LPG bersubsidi yang merugikan negara serta menyengsarakan rakyat kecil.

Menurut Agus Flores, praktik mafia migas telah menjadi persoalan serius di Indonesia karena bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat distribusi energi subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat.

"menegaskan bahwa pemberantasan mafia migas harus menjadi prioritas bersama, Ujarya Agus Flores,"

Wakil Kepala Bareskrim Polri, Nunung Syaifuddin, menegaskan komitmen Polri dengan kebijakan zero tolerance terhadap para pelaku penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi. Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi bagi para mafia migas.

Irjen Pol. Nunung Syaifuddin juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku agar segera menghentikan aktivitas ilegal mereka. Menurutnya, setiap bentuk penyalahgunaan distribusi subsidi energi akan ditindak tegas tanpa pandang bulu demi melindungi kepentingan rakyat.

Didampingi Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Mohammad Irhamni, penegakan hukum terhadap mafia BBM dan LPG subsidi disebut sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional serta mencegah kebocoran subsidi negara.

Brigjen Pol. Dr. Mohammad Irhamni, S.H., M.H. menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi kejahatan mafia migas karena dampaknya sangat besar terhadap masyarakat kecil yang bergantung pada BBM dan LPG bersubsidi untuk kebutuhan sehari-hari.

Agus Flores menegaskan bahwa PW-FRN siap berada di garis depan untuk mendukung Bareskrim Polri dalam mengawal, mengawasi, dan melaporkan dugaan praktik mafia migas di berbagai daerah. Menurutnya,

Peran masyarakat dan organisasi sosial kontrol sangat penting dalam membantu aparat menutup ruang gerak pelaku.

Langkah tegas Kepolisian Negara Republik Indonesia ini dinilai sejalan dengan program Prabowo Subianto dan Listyo Sigit Prabowo dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta memastikan subsidi pemerintah tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan sinergi antara Bareskrim Polri dan DPP PW-FRN Fast Respon Nusantara, Agus Flores optimistis pemberantasan mafia migas, BBM, dan LPG bersubsidi dapat berjalan maksimal hingga ke akar-akarnya, demi menjaga Stabilitas energi nasional, kepentingan rakyat, dan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.Pukans,"

(Tim Redaksi)

Hardiknas 2026, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Serukan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, Kepolisian Resor Simalungun Polda Sumatera Utara turut mengambil bagian dalam momentum bersejarah tersebut dengan menyampaikan ucapan dan pesan bermakna kepada seluruh masyarakat. Langkah ini mencerminkan komitmen institusi Polri dalam membangun hubungan yang humanis dan berintegritas bersama masyarakat, tidak hanya dalam tugas penegakan hukum, tetapi juga dalam kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan, Sabtu (02/05/2026).

Saat dikonfirmasi pada Sabtu, 02 Mei 2026, sekira pukul 17.50 WIB, Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kegiatan penyampaian ucapan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 ini merupakan bagian dari bentuk nyata Polri untuk masyarakat.

"Ini adalah wujud nyata Polres Simalungun dalam menjalankan peran sebagai institusi yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat. Kami ingin hadir bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam setiap momentum penting kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional," ujar AKP Verry Purba.

Ucapan selamat Hardiknas tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., beserta seluruh staf dan jajaran Bhayangkari Polres Simalungun, termasuk istri Kapolres, Ny. Nanik M. Aritonang.

Dalam pesannya, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter.

"Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ucap AKBP Marganda Aritonang.

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa tema Hardiknas tahun ini, yakni "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua", seyogianya menjadi semangat bersama bagi seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali, termasuk institusi Polri.

"Melalui semangat Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua, saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kolaborasi dan kepedulian bersama, guna menghadirkan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ungkap AKBP Marganda Aritonang dengan penuh semangat.

Pernyataan tersebut mencerminkan kesadaran mendalam Polres Simalungun bahwa kemajuan bangsa tidak bisa lepas dari kualitas pendidikan yang diterima oleh setiap anak bangsa, dari Sabang sampai Merauke. Pendidikan yang inklusif dan merata dinilai sebagai kunci dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menuju cita-cita besar di tahun 2045.

AKP Verry Purba menambahkan bahwa kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari program Polri yang berorientasi pada pendekatan humanis kepada masyarakat. Dengan turut berpartisipasi dalam setiap peringatan hari besar nasional, Polres Simalungun ingin mempererat tali silaturahmi dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 ini diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga masyarakat umum, untuk bersama-sama bergandengan tangan demi terwujudnya sistem pendidikan yang berkualitas, adil, dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia, sebagai bekal menuju.

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten, Potensi Kerugian Negara Rp6,7 Miliar Dicegah

KLATEN || Jejak-indonesia.id - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menetapkan dua orang tersangka dan menyita ribuan tabung gas.

Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifudin, menegaskan bahwa penyalahgunaan barang bersubsidi adalah kejahatan serius yang langsung berdampak pada masyarakat kecil.

"Praktik penyalahgunaan barang bersubsidi, baik LPG maupun BBM, bukan hanya pengkhianatan terhadap negara, tetapi juga mengkhianati masyarakat kecil yang seharusnya berhak menerima subsidi ini," ujar Irjen Pol Nunung dalam konferensi pers di Klaten, Sabtu (2/5/2026).

Kronologi Pengungkapan

Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mohammad Irhamni, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat pada 15 April 2026. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, tim bergerak melakukan penindakan pada Selasa (28/4/2026) dini hari.

Petugas menggerebek sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Pakis–Daleman, Dukuh Klancingan, Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Klaten. Lokasi tersebut diketahui menjadi pusat aktivitas "penyuntikan" gas subsidi.

Modus Operandi dan Barang Bukti

Dua tersangka yang diamankan adalah KA (40), yang bertugas melakukan penyuntikan dan penimbangan gas, serta ARP (26) yang berperan sebagai sopir pengangkut.

Modus yang digunakan pelaku adalah memindahkan isi gas dari tabung subsidi 3 kilogram ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kilogram dan 50 kilogram. Tabung hasil oplosan tersebut kemudian dijual dengan harga komersial untuk meraup keuntungan pribadi yang besar.

"Gas dipindahkan dengan teknik tertentu, lalu dijual kembali dengan harga non-subsidi," ungkap Brigjen Pol Irhamni.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa:

* 1.465 tabung LPG berbagai ukuran.

* Sejumlah peralatan penyuntikan (regulator dan selang).

* Enam unit kendaraan operasional.

Kerugian Negara

Brigjen Pol Irhamni menegaskan bahwa dengan terbongkarnya praktik ini, Polri berhasil mencegah potensi kerugian negara mencapai Rp6,7 miliar. Ia pun memastikan bahwa pengembangan kasus akan terus dilakukan.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Penegakan hukum akan terus dilakukan hingga menyasar ke pemodal maupun jaringan luas di belakangnya,” pungkasnya.

Polres Labusel Ungkap Kasus Pencurian Ternak, Kapolres Apresiasi Peran Aktif Masyarakat

LABUHANBATU || Jejak-indonesia.id - Polres Labuhanbatu Selatan menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian hewan ternak pada Jumat (1/5/2026) di halaman Mapolres Labuhanbatu Selatan. Dalam kegiatan tersebut, enam orang tersangka berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti, termasuk satu ekor lembu milik korban yang ditemukan dalam keadaan hidup.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, S.I.K., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat jajaran Satreskrim bersama Polsek Kampung Rakyat, serta dukungan informasi dari masyarakat.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang peduli terhadap situasi kamtibmas di lingkungannya. Kami mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan sehingga kasus ini dapat segera diungkap,” ujar Kapolres.

Adapun enam tersangka yang diamankan masing-masing berinisial EMP alias Eka (29), AS alias Argo (33), AZS alias Amat (36), MLY alias Kepleh (56), DS alias Dedek (36), dan EA alias Bagong (29), yang berasal dari sejumlah wilayah di Labuhanbatu Selatan dan Rokan Hilir.

Barang bukti yang turut diamankan antara lain dua unit mobil Carry (warna hitam dan putih), satu unit sepeda motor Honda Beat Street, serta satu ekor lembu milik korban yang sebelumnya dicuri di Dusun Sosopan Kumbar, Desa Perkebunan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap berbagai bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan menindak tegas pelaku kejahatan. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminal melalui layanan call center 110, dan layanan tersebut gratis dan kami akan merespon dengan cepat aduan masyarakat ". tambahnya.

Di sisi lain, rasa haru dan syukur disampaikan oleh perwakilan korban, Rosmiani Ritonga, warga Pekan Tolan. Ia mengaku sangat berterima kasih atas kerja keras pihak kepolisian yang telah menemukan kembali hewan ternaknya.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu Selatan, bapak Kapolsek Kampung Rakyat dan seluruh jajaran yang sudah membantu menemukan pelaku pencuri hewan ternak kami. Ini sangat berarti bagi kami karena lembu tersebut adalah milik masyarakat yang hendak merayakan hari raya Haji,” ungkap Rosmiani dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan press release berakhir dalam situasi aman dan tertib, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Labuhanbatu Selatan.

Forkopimda Kota Binjai Kompak Hadiri Upacara Hardiknas Di Smpn 9, Pakaian Adat Jadi Simbol Kebhinekaan

BINJAI || Jejak-indonesia.id - Kapolres Binjai bersama unsur Forkopimda Kota Binjai menghadiri Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di SMP Negeri 9 Kota Binjai, pada Sabtu pagi, 02/05/‘26

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Seluruh peserta upacara, mulai dari pelajar, guru hingga tamu undangan, mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Nuansa kebhinekaan tampak begitu kental sebagai wujud penghormatan terhadap keberagaman budaya Nusantara serta semangat persatuan dalam dunia pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Binjai selaku Pembina Upacara menyampaikan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. Kehadiran Forkopimda menunjukkan sinergi dan dukungan bersama terhadap kemajuan pendidikan di Kota Binjai.

Upacara ditutup dengan rangkaian penampilan seni budaya dari para siswa perwakilan semua kecamatan di kota Binjai yang menampilkan tarian daerah, pembacaan puisi, serta pertunjukan musik tradisional yang semakin menambah semarak peringatan Hardiknas tahun ini.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan, mencerminkan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan yang lebih maju dan berkualitas

error: Content is protected !!