Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Arsip untuk Redaksi » Halaman 6

Redaksi

IMG-20260814-WA0081

Sambut HUT ke-81 RI, Kapolda Kalteng Anjangsana dan Salurkan Bansos ke Panti Asuhan

PALANGKA RAYA || Jejak-indonesia.id – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyalurkan bantuan sosial ke sejumlah panti asuhan di Palangka Raya dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut menyasar empat panti asuhan, yakni Panti Asuhan Berkah di Jalan G Obos Induk, Panti Asuhan Al Mim di Jalan Semeru, Panti Asuhan Maria Innes di Jalan Rajawali, serta Panti Asuhan Mutiara Bunda di Jalan DA Tawa, Kota Palangka Raya.

Kapolda Kalteng secara langsung mengunjungi Panti Asuhan Berkah didampingi Karo SDM dan Dirbinmas Polda Kalteng, sementara penyaluran bantuan di panti asuhan lainnya dilakukan Wakapolda Kalteng bersama sejumlah pejabat utama Polda Kalteng.

"Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di panti asuhan," kata Irjen Pol Iwan Kurniawan.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni panti asuhan.

Bantuan tersebut terdiri atas beras, gula, dan minyak yang diserahkan kepada pengelola panti asuhan untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Kapolda mengatakan momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang perjuangan bangsa, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap sesama.

"Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan panti asuhan serta anak-anak yang ada di dalamnya," ujarnya.

IMG-20260814-WA0069

LBH Watoniah Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Letjen TNI Mohammad Fadjar, Panglima Kostrad

JEMBER || Jejak-indonesia.id — Keluarga besar Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Watoniah menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Letjen TNI Mohammad Fadjar, M.PICT., Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), yang diperingati pada 14 Agustus 2026.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian Letjen TNI Mohammad Fadjar dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai salah satu pemimpin strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Melalui pesan yang disampaikan dalam ucapan resmi tersebut, keluarga besar LBH Watoniah mendoakan agar Letjen TNI Mohammad Fadjar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keteguhan dan hikmat dalam menjalankan setiap amanah kepemimpinan.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kekuatan, kesehatan prima dan hikmat dalam setiap langkah kepemimpinan serta terus menjadi payung pelindung bagi bangsa dan negara dalam menjalankan setiap tugasnya.”

 

Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar diketahui aktif menekankan pentingnya profesionalisme, soliditas dan kesiapan prajurit dalam menghadapi dinamika tugas. Dalam sejumlah kegiatan Kostrad sepanjang 2026, ia juga mendorong prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjaga jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Kostrad sendiri pada 2026 memperingati HUT ke-65 dengan semangat “Kostrad Prima Mengabdi Untuk Indonesia Maju”, yang menegaskan nilai Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif (PRIMA) dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Pembina Umum LBH Watoniah, Selamet Solichin (Mbah Semar), bersama seluruh keluarga besar LBH Watoniah turut menyampaikan doa dan harapan agar bertambahnya usia menjadi momentum untuk semakin memperkuat pengabdian, kepemimpinan dan kontribusi bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Selamat ulang tahun Letjen TNI Mohammad Fadjar. Semoga senantiasa diberikan umur panjang, kesehatan, kekuatan serta kelancaran dalam mengemban amanah dan menjaga kehormatan bangsa dan negara,” demikian pesan keluarga besar LBH Watoniah.

IMG-20260814-WA0068

Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu yang Diselipkan di Karet Celana Pengunjung Wanita

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas, Kamis (13/8). Seorang pengunjung wanita berinisial DAT ditangkap setelah nekat menyembunyikan paket diduga sabu seberat lima gram di dalam lipatan karet celananya.

Keberhasilan ini berkat kejelian, kewaspadaan, serta ketelitian petugas penggeledahan badan di pos pemeriksaan kunjungan wanita. DAT diketahui datang ke lapas dengan tujuan menjenguk kerabatnya, seorang warga binaan berinisial MKA yang sedang menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari prosedur pemeriksaan rutin terhadap setiap pengunjung yang hendak masuk ke area kunjungan.

"Sesuai aturan yang berlaku, petugas kami memeriksa dengan ketat dan teliti setiap barang bawaan maupun badan pengunjung. Saat menggeledah bagian celana DAT, petugas meraba adanya benda keras yang mencurigakan di area karet pinggang," ujar Solichin.

Selain mendapati keanehan fisik pada celana yang dikenakan, petugas juga melihat gelagat mencurigakan dan gestur gugup dari DAT. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam di ruang khusus, petugas menemukan bungkusan plastik hitam memanjang yang diselipkan rapi di balik lipatan karet celana tersebut.

“Gelagat dari DAT menambah kecurigaan petugas, setelah diperiksa lebih lanjut, benar saja terdapat plastik hitam pada bagian kareta celana DAT,” ungkap Solichin.

Petugas langsung mengamankan DAT untuk dimintai keterangan. Tanpa bisa mengelak, DAT mengakui bahwa barang terlarang tersebut dibawa atas pesanan MKA. Petugas kemudian menjemput MKA dari blok hunian dan membuka bungkusan tersebut di hadapan kedua pelaku.

Saat dibuka, bungkusan tersebut berisi serbuk kristal putih diduga kuat narkotika jenis sabu seberat sekitar 5 gram yang dikemas dalam plastik bening. Baik DAT maupun MKA akhirnya tak mampu membantah dan mengakui peran masing-masing dalam rencana penyelundupan tersebut.

Guna penanganan hukum lebih lanjut, pihak Lapas Banyuwangi langsung berkoordinasi dan menyerahkan barang bukti beserta DAT kepada Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Banyuwangi. Sementara itu, warga binaan MKA kini dijebloskan ke sel pengasingan (strafcell) untuk memudahkan proses penyidikan.

Solichin menegaskan, pihaknya tidak akan pernah membiarkan barang haram masuk ke lingkungan lapas dan siap menindak tegas siapa saja yang bermain-main dengan narkoba.

"Kami tidak akan memberikan celah sedikit pun kepada siapa pun yang mencoba terlibat dalam peredaran gelap narkoba di dalam lapas. Siapa pun yang terbukti, baik pengunjung maupun warga binaan, pasti kami proses tuntas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

IMG-20260814-WA0067

Pasi Ops Kodim 0825/Banyuwangi Hadiri Festival Pawai Lampion Kebangsaan, Semarak HUT ke-81 RI di Banyuwangi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Pasi Ops Kodim 0825/Banyuwangi Kapten Arm Fredy Abram menghadiri Festival Pawai Lampion Kebangsaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026) malam. Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut berlangsung mulai pukul 19.20 hingga 23.00 WIB, dengan titik awal di depan Kantor Bupati Banyuwangi dan berakhir di RTH Taman Blambangan.

Festival tersebut diikuti sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari pelajar SD/MI sebanyak 8 gugus, SMP/MTs 12 gugus, serta SMA/MA/SMK 4 gugus. Kegiatan turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Sekda Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Kepala OJK Jember Aris Budiman, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, budayawan, kepala sekolah, guru, orang tua, serta para peserta pawai. Rangkaian acara diawali santunan anak yatim piatu yang diberikan Bupati Banyuwangi, dilanjutkan lantunan sholawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tari tradisional Babat Gayuh dari SMA Negeri 1 Rogojampi, doa, serta sambutan.

Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pelepasan peserta Festival Pawai Lampion Kebangsaan 2026 oleh Bupati Banyuwangi yang didampingi unsur Forkopimda. Kehadiran Pasi Ops Kodim 0825/Banyuwangi menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap kegiatan masyarakat dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga selesai.

IMG-20260814-WA0066

Gesah Bareng Ambi Bupati, Cara Bupati Ipuk agar Warganya Bisa Sampaikan Langsung Persoalannya

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani membuka ruang dialog langsung dengan warganya melalui program “Gesah Bareng Ambi Bupati”. Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sekaligus mencari solusi bersama pemerintah.

Program tersebut digelar secara rutin setiap dua pekan sekali. Warga datang dan menyampaikan persoalannya secara langsung kepada Bupati Ipuk, tanpa harus melalui prosedur yang panjang.

Bupati Banyuwangi mengatakan, forum ini sengaja dibuat untuk lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemkab ingin mendengar langsung persoalan warga, sekaligus memastikan setiap aspirasinya mendapatkan solusi dari pemkab.

“Lewat Gesah Bareng Ambi Bupati, kami ingin warga bisa menyampaikan langsung apa yang menjadi persoalannya. Jadi tidak hanya mendengar dari laporan, tetapi kami bisa berdiskusi langsung dan mencari jalan keluarnya bersama,” ujar Bupati.

Menurutnya, dialog langsung juga penting agar kebijakan pemerintah semakin pas dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Setiap persoalan yang disampaikan warga akan dipetakan dan dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

“Jadi tidak hanya menampung persoalan warga, namun forum ini juga sarana bagi kami untuk mendapatkan masukan dari warga agar kebijakan kami lebih pas dengan kebutuhan warga,” kata Ipuk.

“Harapannya, warga pulang dari forum ini tidak hanya membawa jawaban, tetapi juga kepastian siapa yang akan menindaklanjuti dan bagaimana prosesnya. Pemerintah juga mendapatkan masukan langsung untuk memperbaiki pelayanan,” imbuhnya.

Pada pelaksanaan perdana, Gesah Bareng Ambi Bupati mengangkat tema pertanian. Sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan, mulai dari kebutuhan sarana produksi pertanian, irigasi, akses pupuk, hingga pemasaran produk horti.

Bagi masyarakat, forum ini memberikan sejumlah manfaat, seperti yang diungkapkan Fitri warga Kampung Melayu. Menurutnya, program dialog tersebut mendekatkan langsung pemimpin dengan rakyat.

“Saya kira, masyarakat ini perlu didengar. Apa yang menjadi keluh kesahnya bisa diketahui oleh pemimpinnya. Saya yakin Ibu Bupati pasti akan mencarikan solusi yang terbaik,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sodiq dari Kalibaru. Ia sengaja datang untuk menyampaikan aspirasi petani kopi. “Alhamdulillah, kami bisa menyampaikan secara langsung aspirasi kami. Ditanggapi dengan baik. Semoga segera dapat diwujudkan,” jelasnya.

Pemkab Banyuwangi akan terus menggelar Gesah Bareng Ambi Bupati secara berkala dengan mengangkat berbagai tema yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Silakan datang dan sampaikan apa yang menjadi masalah. Kita gesah bareng, kita cari solusinya bareng-bareng,” kata Wakil Bupati Mujiono. (*)

error: Content is protected !!