We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Wujudkan Polri Responsif Melayani Masyarakat, As SDM Kapolri Buka TOT Instruktur Polisi Sadar Berkarakter

BANDUNG || jejakindonesia.id - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen. Pol. Anwar resmi membuka acara Peningkatan Kemampuan Training Of Trainers (TOT) Instruktur Polisi Sadar Berkarakter. Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan Reformasi Kepolisian dan mewujudkan Polri yang responsif dalam melayani masyarakat.

Upacara pembukaan kegiatan digelar di Markas Bataliyon B Resimen IV Pelopor Brimob, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis, 27 November 2025.

Pembukaan acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, dan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein. Turut hadir pula Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, Ketua DPRD Purwakarta Sri Puji Utami, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Inf Ardha Cairova Pariputra, serta Ketua MUI Purwakarta KH. John Dien, bersama Para Pejabat Utama (PJU) Polres Purwakarta dan tamu undangan lainnya.

Irjen. Pol. Anwar menjelaskan bahwa kegiatan TOT ini merupakan langkah cepat dan sistematis Polri dalam melaksanakan implementasi Reformasi Kepolisian.

“Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama 15 hari dan diikuti 50 peserta dari seluruh Polda,” jelasnya

Ia menyebut, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan karakter dan watak Polri yang memiliki sikap melayani masyarakat dengan mengedepankan sisi-sisi humanis.

Lebih lanjut, As SDM Polri menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian kecil dari langkah nyata untuk memperbaiki diri dengan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, profesional, dan berkarakter Bhayangkara Indonesia, yang ditopang oleh pilar spiritual, intelektual, dan kultural.

“Nantinya, para peserta yang mengikuti kegiatan TOT Instruktur Polisi Sadar Berkarakter ini, akan menjadi pelatih lagi di wilayahnya masing-masing. Ini merupakan kegiatan dari internal kepolisian untuk menyikapi dalam mengimplementasikan Polisi Sadar Berkarakter,” ungkapnya.

Irjen. Pol. Anwar berharap kegiatan ini dapat meningkatkan karakter kepolisian dalam pelayanan masyarakat, membangun komitmen kolektif, dan pada akhirnya, mewujudkan Polri yang responsif, berkarakter kuat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi.

Polresta Banyuwangi Perkuat Peran Pokdar Kamtibmas Lewat Pembinaan Humanis dan Kolaboratif

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Polresta Banyuwangi melalui Satuan Binmas kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Pokdar Kamtibmas, yang digelar pada Kamis (27/11/2025) di Rupatama Polresta Banyuwangi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Teguh Priyo Sasono, S.I.K., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya hubungan yang hangat antara kepolisian dan masyarakat.

"Keamanan tidak hanya menjadi tugas polisi. Setiap warga memiliki peran, dan kehadiran Pokdar Kamtibmas adalah wujud nyata semangat gotong royong kita. Ketika kita saling menjaga, Banyuwangi menjadi rumah yang aman dan membanggakan bagi semua," ujarnya dengan penuh keakraban.

Materi pembinaan diberikan secara komprehensif oleh empat narasumber, dengan fokus pada keamanan dan pengembangan pariwisata sebagai sektor unggulan Banyuwangi.

Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., menutup rangkaian penyampaian materi dengan penegasan bahwa PAM Swakarsa merupakan mitra strategis kepolisian.

Kasat Binmas juga menjelaskan batasan kewenangan Pamswakarsa sebagai fungsi kepolisian terbatas non-yustisial serta pentingnya literasi terhadap regulasi seperti Perpol Nomor 4 Tahun 2020.

Dalam sesi tanya jawab, peserta dari berbagai komunitas memberikan masukan yang beragam dan sangat relevan.

Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai tugas, kewenangan, dan peran strategis Pokdar Kamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan. Terbangunnya suasana dialog yang terbuka dan humanis juga memperkuat kerja sama antara kepolisian, masyarakat, dan pelaku pariwisata. (***)

Respon Cepat Polsek Pesanggaran Gerebek Arena Sabung Ayam

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Aparat Polsek Pesanggaran Polresta Banyuwangi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik sabung ayam yang menggunakan uang sebagai taruhan di Dusun Rejoagung, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.Kamis siang (27/11/2025)

Kanit Reskrim Polsek Pesanggaran bersama sejumlah personel mendatangi lokasi yang berada di halaman belakang salah satu rumah warga. Setibanya di TKP, petugas mendapati tanda-tanda kuat adanya aktivitas sabung ayam, namun para pelaku telah membubarkan diri begitu mengetahui kedatangan polisi.

Di lokasi, petugas menemukan sejumlah sarana yang digunakan dalam perjudian sabung ayam tersebut. Beberapa barang bukti seperti arena sabung, karpet dasar, dan tujuh sangkar ayam langsung dimusnahkan di tempat.

Selain itu, polisi juga mengamankan lampu beserta kabel, jam dinding, serta buku tulis yang diduga berkaitan dengan aktivitas perjudian.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., melalui Kapolsek Pesanggaran AKP Maskur, S.H. mengatakan bahwa penindakan ini merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap aduan masyarakat.

“Setiap laporan dari masyarakat kami tindak lanjuti dengan cepat. Kegiatan sabung ayam ini meresahkan warga dan berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan,” tegasnya.

Selain mengamankan lokasi dan barang bukti, petugas juga melakukan pendataan saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polsek Pesanggaran mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun praktik perjudian yang meresahkan.

Banjir Besar Lumpuhkan Pidie Jaya, Warga Terjebak Tanpa Logistik Dua Hari

BANDA ACEH || jejakindonesia.id - Banjir besar yang melanda Kabupaten Pidie Jaya sejak Rabu, 26 hingga 27 November 2025, membuat daerah berjuluk Negeri Japakeh itu lumpuh total. Aktivitas warga terhenti, jalanan berubah menjadi arus deras, dan hampir seluruh kecamatan terdampak parah. Banjir kali ini disebut sebagai salah satu yang paling melumpuhkan dalam beberapa tahun terakhir.

Jembatan jalan lintas Banda Aceh–Medan di Meunasah Krueng Baroh, Meureudu, ambruk diterjang derasnya banjir. Arus transportasi nasional terputus total selama berjam-jam, memaksa ratusan bus antarkota, truk logistik, dan kendaraan pribadi tertahan di Meureudu. Baru pada Kamis sore sebagian angkutan dapat lewat dengan menempuh jalur alternatif yang kondisinya juga rawan.

Di tengah kepungan banjir, warga Pidie Jaya mulai kehabisan logistik. Aktivitas ekonomi terhenti karena pasar tidak beroperasi, barang-barang kebutuhan pokok habis, dan bantuan pemerintah tak kunjung tiba. “Kami sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat. Sudah dua hari warga menderita, belum tersentuh bantuan apa pun,” ujar Fauzi Yusuf, warga Pidie Jaya.

Situasi kian memprihatinkan ketika pendopo Wakil Bupati Pidie Jaya di Kota Meureudu ikut terendam, memperlihatkan betapa aktivitas pemerintahan daerah lumpuh total. Warga Blang Awe bahkan mengaku terpaksa bertahan di atas atap seng untuk menghindari genangan yang terus naik. “Bantuan tidak ada, mau belanja ke pasar barang habis semua. Pemerintah daerah lumpuh, kami benar-benar butuh pertolongan,” keluh salah seorang warga.

Tragedi juga terjadi di Gampong Blang Awe, Meureudu, di mana seorang lansia wanita dilaporkan meninggal dunia saat banjir melanda. Warga menyebut kondisi evakuasi minim, sementara akses menuju gampong masih sulit dijangkau. Hingga kini belum terlihat tanda-tanda bantuan logistik dari pemerintah.

Di Gampong Deah Pangwa, kondisi tak kalah genting. Rumah hingga jalan-jalan dipenuhi lumpur, aktivitas warga berhenti sama sekali, dan logistik belum menyentuh wilayah tersebut. Warga bertahan seadanya di rumah-rumah yang rusak, menunggu bantuan yang tak kunjung datang. Ketiadaan dapur umum semakin memperburuk keadaan.

Kondisi serupa melanda Kecamatan Meurah Dua, terutama di Gampong Pante Beureune, Dayah Usen, dan Meunasah Mancang yang dilaporkan rusak parah. Gampong Kota Meureudu dan Mesjid Tuha juga terendam berat tanpa satupun bantuan logistik. Hampir seluruh gampong terdampak banjir di Pidie Jaya mengaku belum mendapat perhatian pemerintah Aceh, memperlihatkan betapa buruknya koordinasi penanganan darurat di tengah bencana besar ini. (**)

Jelang Syukuran Kantor, Fitri Datau dan Agus Flores Doakan Keberkahan untuk FRN Counter Polri

BEKASI || jejakindonesia.id – Fitri Datau, istri Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, melakukan kunjungan ke Kantor FRN Counter Polri, Kamis (27/11/2025).

Dalam kunjungannya, ia menyampaikan pesan kepada seluruh jajaran FRN terkait pelaksanaan syukuran kantor FRN Counter Polri yang akan digelar pada Jumat besok, dengan kegiatan pengajian, zikir, dan tahlil.

Fitri mengungkapkan bahwa acara syukuran tersebut akan dihadiri ustad dan anak-anak yatim piatu yang diundang khusus untuk bersama-sama memanjatkan doa. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kelancaran aktivitas FRN sekaligus memohon perlindungan serta keberkahan ke depan.

“Dengan mengadakan selamatan dan berdoa, kami berharap FRN dan seluruh jajaran selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan kelancaran dalam segala urusannya,” ujar Fitri.

Ia juga menyampaikan doa dan harapannya agar ke depan jajaran FRN diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah umroh sebagai bentuk peningkatan spiritual dan rasa syukur.

Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan (PW) Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Flores, mengapresiasi diadakannya kegiatan religius ini. Ia berharap pengajian dan syukuran tersebut membawa manfaat besar bagi keluarga besar FRN.

“Semoga pengajian besok berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menjadi momentum penguat kebersamaan kita. Kami juga berdoa agar seluruh jajaran FRN dapat diberi kesempatan melaksanakan umroh bersama,” ujar Agus Flores.

Acara syukuran dan pengajian ini akan digelar di Kantor FRN Counter Polri dan akan dihadiri jajaran pengurus, tamu undangan, serta anak-anak yatim piatu.

error: Content is protected !!