Closing soon Closes at 5:00 pm

Redaksi

Polresta Banyuwangi Perkuat Pembinaan Disiplin dan Antibullying di Kalangan Pelajar

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Polresta Banyuwangi melalui Satuan Binmas melaksanakan pembinaan terkait kenakalan remaja dan pencegahan bullying kepada para pelajar SMP Unggulan Darul Anwar, Desa Padang, Kecamatan Singojuruh, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Banyuwangi, Kompol Toni Irawan, S.H., M.H., dan diikuti oleh Bripka M. Syafaat, Brigadir Putri Anita, serta Bripda Abda Baina.

Dalam arahannya, Kompol Toni Irawan,S.H., M.H., menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta peran pelajar sebagai agen perubahan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Para siswa juga diberi pemahaman mengenai dampak negatif bullying yang dapat memengaruhi perkembangan mental maupun prestasi belajar.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengapresiasi kegiatan pembinaan tersebut dan menegaskan bahwa edukasi sejak dini menjadi langkah strategis dalam meminimalisasi perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

“Pembinaan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter generasi muda. Polresta Banyuwangi berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, bebas dari kekerasan, serta mendorong tumbuhnya pelajar yang berakhlak dan berprestasi,” ujarnya

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samatama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., juga menambahkan bahwa kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan orang tua harus terus diperkuat untuk menciptakan ruang belajar yang sehat serta responsif terhadap persoalan yang dihadapi remaja.

Pembinaan berlangsung aman dan kondusif, diakhiri dengan doa bersama serta pesan motivasi bagi pelajar agar berani melapor jika menjadi korban maupun menyaksikan tindakan bullying.

Pimpin Wisuda Prajurit Taruna, Kapolri Tekankan Sinergitas TNI-Polri untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

JATENG || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memimpin upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan

Bhayangkara taruna akademi Kepolisian di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan soal pentingnya sinergisitas TNI-Polri menjadi kunci utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

"Saya perpesan agar terus memperhatikan sinergisitas dan solidaritas TNI-Polri dalam setiap perjalanan. Sehingga mampu melewati berbagai tantangan bangsa demi mewujudkan visi bersama Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045," kata Sigit dalam amanatnya.

Pada tahun ini terdapat 1.621 taruna, terdiri dari 713 Akmil, 350 AAL, 210 AAU, serta 348 Bhayangkara taruna Akpol, yang menyelesaikan pendidikan dasar integratif taruna akademi TNI dan akademi Kepolisian.

Dalam kesempatan ini, Sigit menyebut bahwa TNI-Polri harus berperan aktif dalam rangka mengawal dan mempercepat pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam Asta Cita.

"Keberhasilan seluruh kebijakan tersebut tentunya merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa termasuk TNI-Polri sebagai garda terdepan yang saling melengkapi dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa melalui tugas pokoknya masing-masing," ujar Sigit.

Terlebih lagi, kata Sigit, pada tahun 2030 sampai 2035, Indonesia diproyeksikan memasuki puncak bonus demografi, dimana jumlah penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Apabila berhasil dimanfaatkan dengan baik, Indonesia akan melakukan lompatan jauh ke depan, setara dengan negara maju lainnya.

Lebih dalam, Sigit menegaskan, tantangan tugas ke depan juga akan semakin kompleks. Disrupsi teknologi dan dinamika geopolitik global akan terus berkembang serta berpotensi mempengaruhi stabilitas keamanan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

"Oleh karena itu, para taruna tentunya harus terus menempa diri sehingga menjadi perwira TNI-Polri yang berkualitas, karena salah satu kunci utama dalam menyambut bonus demografi dan tantangan tugas tersebut adalah dukungan sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ucap Sigit.

Menurut Sigit, pendidikan dasar ini menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai-nilai sinergisitas dan soliditas sejak dini guna memperkuat ikatan emosional para calon perwira TNI dan Polri.

Dengan latar matra dan korps berbeda, Sigit menuturkan bahwa, para taruna telah ditempa bersama dalam suasana kebersamaan, disiplin, dan semangat integrasi, yang akan menjadi bekal berharga untuk mengabdikan kepada masyarakat, serta menjaga keutuhan NKRI.

"Hal ini sejalan dengan penyampaian Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto bahwa, 'TNI dan Polri adalah dua institusi yang merupakan wujud dari kehadiran negara, wujud dari penegakan kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara'," tutur Sigit.

Sigit berharap upacara wisuda prajurit taruna akademi TNI dan Bhayangkara taruna akademi Kepolisian ini dapat menjadi momentum lahirnya generasi unggul calon perwira TNI–Polri yang kelak menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Saya dan Bapak Panglima TNI juga pernah menjalani pendidikan seperti Taruna sekalian, sehingga memahami bahwa menempuh pendidikan sebagai seorang Taruna bukanlah perjuangan yang mudah. Dibutuhkan ketekunan dan pengorbanan selama menempuh pendidikan, sehingga dapat menjadi seorang perwira yang tanggap, tanggon, dan trengginas," tutup Sigit.

Polisi Bersihkan Rumah Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

UMAJANG || jejakindonesia.id - Respon cepat Kepolisian dalam membantu pemulihan pascabencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, terus dilakukan oleh anggota gabungan dari Satuan Brimob dan Ditsamapta Polda Jawa Timur serta Polres Lumajang.

Puluhan personel gabungan dari Polda Jatim dan Polres Lumajang melakukan pembersihan rumah-rumah warga di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jumat (28/11/2025).

Diketahui dampak dari erupsi Gunung Semeru tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga tertutup lumpur dan material awan panas guguran (APG).

Personel gabungan bekerja bersama masyarakat secara bergotong-royong, menyingkirkan lumpur, membersihkan perabotan, serta membantu mengamankan barang-barang berharga milik warga.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri hadir di tengah masyarakat pada situasi sulit.

Kombes Pol Abast mengatakan, Polda Jawa Timur telah menurunkan personel gabungan untuk membantu percepatan pemulihan di wilayah terdampak.

"Kehadiran Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk meringankan beban masyarakat,” kata Kombes Pol J. Abast.

Kabid Humas Polda Jatim menambahkan, kehadiran Polda Jatim dan jajarannya tersebut menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk mempercepat aktivitas warga kembali normal.

“Kami memastikan bantuan personel akan terus diberikan selama warga masih membutuhkan. Polri akan selalu hadir untuk membantu dan memberikan rasa aman,” tegas Kombes Pol J. Abast.

Warga sekitarpun menyampaikan apresiasi atas kerja cepat dan bantuan yang diberikan aparat kepolisian yang sudah membantu membersihkan rumah hingga lingkungan permukiman.

Dengan adanya dukungan ini, proses pemulihan di Desa Supiturang diharapkan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. (*)

Polisi Berbagi Snack dan Susu untuk Pelajar Terdampak Erupsi Gunung Semeru

LUMAJANG || jejakindonesia.id - Personel Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) bersama Polres Lumajang  membagikan snack dan susu kepada anak-anak sekolah di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Kamis (27/11).

Kegiatan ini menunjukkan kepedulian aparat Kepolisian dalam hal ini Sat Brimob Polda Jawa Timur bersama Polres Lumajang terhadap warga terdampak erupsi Gunung Semeru.

Kehadiran aparat kepolisian di lokasi tidak hanya untuk menjaga keamanan, namun juga memberikan dukungan moral bagi warga, khususnya anak-anak yang masih harus beradaptasi dengan situasi bencana.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi Pidm Si Humas, Ipda Untoro menjelaskan bahwa pembagian snack dan susu ini bertujuan untuk memberikan keceriaan sekaligus memastikan kebutuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi selama masa darurat.

“Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat terjadi bencana. Karena itu, kami berupaya bukan hanya menjaga situasi tetap kondusif, tapi juga memberikan perhatian agar mereka tetap semangat menjalani aktivitas sekolah,” ujar Ipda Untoro.

Ia menambahkan, jajaran Polres Lumajang bersama Brimob Polda Jatim akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan pendampingan selama masa penanganan erupsi Semeru.

“Kami berharap bantuan kecil ini bisa membuat mereka tersenyum dan merasa diperhatikan. Kepolisian akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan warga, terutama anak-anak, dapat terpenuhi,” tambahnya.

Pembagian snack dan susu tersebut mendapat sambutan hangat dari para siswa dan warga sekitar.

Banyak anak terlihat antusias dan gembira saat menerima bingkisan dari petugas.

Dengan kegiatan ini, aparat kepolisian berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Semeru. (*)

Sat Lantas Polresta Banyuwangi Gelar Pengaturan Pagi di Titik Rawan Kecelakaan, Fokus Lindungi Anak Sekolah dalam Rangka Ops Zebra Semeru 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polresta Banyuwangi terus meningkatkan layanan keamanan dan keselamatan masyarakat melalui kegiatan pengaturan pagi di sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama pada jam-jam sibuk ketika anak-anak berangkat ke sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang saat ini sedang berlangsung di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.

Sejak pagi buta, personel Sat Lantas telah disebar di beberapa persimpangan, depan sekolah, serta ruas jalan utama yang kerap dipadati kendaraan. Petugas tidak hanya mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, namun juga membantu memastikan keselamatan para pelajar saat menyeberang jalan menuju sekolah.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., mengatakan bahwa pengaturan pagi merupakan salah satu langkah konkret kepolisian dalam menekan angka kecelakaan, terutama yang melibatkan anak-anak. “Setiap pagi kami menempatkan personel di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan. Fokus kami adalah memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan, terutama adik-adik pelajar yang hendak masuk sekolah,” ujarnya.

Kompol Elang menjelaskan bahwa selama Operasi Zebra Semeru 2025, Sat Lantas Polresta Banyuwangi tidak hanya melakukan penegakan hukum, namun juga menjalankan kegiatan preemtif dan preventif yang mengutamakan edukasi serta pelayanan masyarakat. Termasuk di dalamnya membantu kelancaran arus lalu lintas saat jam masuk sekolah dan menunjang ketertiban berlalu lintas.

“Melalui kegiatan pengaturan pagi ini, kami berharap dapat meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kedisiplinan pengendara. Keselamatan anak-anak sekolah menjadi prioritas kami,” tambahnya.

Di beberapa lokasi, petugas terlihat aktif memberikan imbauan kepada para orang tua yang mengantar anaknya agar mematuhi aturan, seperti tidak berhenti sembarangan dan selalu memastikan helm terpasang dengan benar. Para siswa pun tampak terbantu dengan adanya petugas yang mengarahkan dan menyeberangkan mereka secara aman.

Pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada pagi hari ini akan terus dilakukan selama masa Operasi Zebra Semeru 2025 dan berlanjut sebagai kegiatan rutin Sat Lantas Polresta Banyuwangi. Diharapkan melalui upaya ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan tertib berlalu lintas di jalan raya.

Dengan semakin padatnya aktivitas masyarakat pada pagi hari, kehadiran personel Sat Lantas di lapangan menjadi wujud nyata komitmen Polresta Banyuwangi dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat—khususnya generasi muda yang setiap hari menempuh perjalanan menuju sekolah.

error: Content is protected !!