Sorry, we're closed Opens Kamis at 9:00 am

Redaksi

Mas ZAR Jadi Mentor TikTok Jalin Nusantara Bersama Kemenparekraf di 3 Kota Dorong UMKM Go Digital

MALANG || jejakindonesia.id - Dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di era ekonomi digital, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bersama TikTok menghadirkan program nasional TikTok Jalin Nusantara. Program ini bertujuan memberikan edukasi pemasaran digital dan penguatan ekonomi kreatif kepada UMKM di berbagai daerah Indonesia.

Mas ZAR (Zarnuzi Fustatul), sebagai Dosen Sosial Media dan praktisi media kolaborasi, menjadi salah satu mentor terpilih yang dipercaya mengisi pelatihan di 3 kota, yaitu Balikpapan, Yogyakarta, dan Malang pada tahun 2023.

Di Kota Malang, pelatihan diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) pusat inkubasi ekonomi kreatif setempat bekerja sama dengan Disperindag dan Indiekraf Indonesia, sebuah media dan komunitas yang berfokus pada perkembangan industri kreatif.

Materi yang diberikan Mas ZAR meliputi strategi konten kreatif, peluang FYP, fitur TikTok Shop, hingga pemanfaatan data analitik untuk peningkatan omzet penjualan UMKM.

“TikTok bukan hanya platform hiburan. Ia adalah ruang ekonomi baru yang bisa mempercepat pertumbuhan usaha lokal,” ujar Mas ZAR saat sesi pelatihan.

Antusias peserta terlihat dengan banyaknya interaksi langsung dan praktik di lokasi. Para pelaku usaha dibimbing agar mampu mengemas produk lokal menjadi lebih menarik di ranah digital.

“Transformasi digital UMKM harus terus didorong agar produk Nusantara mampu bersaing di pasar nasional hingga global,” tambahnya.

Lewat TikTok Jalin Nusantara, pemerintah terus mendorong inovasi pemasaran berbasis teknologi demi memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

(Redho)

Polres Sumenep Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Pinggirpapas

SUMENEP || jejakindonesia.id - Tanggap keluhan warga terkait sulitnya air bersih di Dusun Kauman, Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Polres Sumenep Polda Jatim segera memberikan bantuan melalui Polsek Kalianget.

"Sesuai petunjuk dan arahan dari Bapak Kapolres Sumenep sudah kami salurkan bantuan air bersih untuk warga setempat," ujar Kapolsek Kalianget, Iptu Doni Widodo, Minggu (30/11).

Kegiatan penyaluran dimulai pukul 09.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Kalianget Iptu Doni Widodo, S.H., dengan didampingi Tiga personel Polsek.

Satu unit mobil tangki berisi air bersih dikerahkan ke lokasi dan langsung mengisi dua tandon penampungan yang berada di RT 6 dan RT 7 RW 002 Dusun Kauman.

Di lokasi terpisah, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda S.I.K mengatakan, bantuan air bersih untuk warga Kalianget itu sebagai langkah cepat merespons kebutuhan masyarakat.

Meskipun aliran PDAM di sebagian wilayah Pinggirpapas mulai menunjukkan perbaikan, kondisi tersebut belum maksimal dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk kembali normal.

"Kepolisian akan terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi yang berkaitan dengan kebutuhan dasar," ujarnya.

Kapolres Sumenep menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berkewajiban memberikan pelayanan dan kepedulian nyata kepada masyarakat.

"Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumenep untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan,”tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa Polres Sumenep Polda Jatim siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, terutama dalam kondisi darurat atau sedang mengalami keterbatasan layanan publik.

Warga Dusun Kauman menyambut baik bantuan tersebut dan berharap suplai air dari PDAM segera kembali normal. (*)

Polresta Banyuwangi Sinergi dengan Komunitas Bentengi Ruang Digital

BANYUWANGI || jejakindonesia – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra memberikan dukungan penuh kepada Komunitas Banyuwangi Positive untuk terus berkomitmen menjadi pelopor dalam membangun ruang digital yang sehat dan positif di Bumi Blambangan.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Kombes Pol Rama saat menghadiri acara Media Gathering Banyuwangi Positif, yang mengusung tema "Bersama Jaga dan Bangun Banyuwangi".

Acara tersebut digelar di Raka Cafe & Resto, Kecamatan Purwoharjo, pada Sabtu (29/11/2025).

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas media di tengah derasnya arus informasi digital.

"Menjaga kondusivitas media itu penting di era digital, karena kita ketahui bersama sejak 2016 muncul fenomena pascakebenaran atau post truth," kata Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Ancaman Post Truth dan Peran Komunitas
Komunitas Banyuwangi Positive dikenal sebagai komunitas perintis di Indonesia yang berhasil menyatukan jurnalis profesional dan pegiat media sosial (Sosmed) dalam satu semangat turut serta membangun daerah dengan menyajikan informasi yang positif.

Kolaborasi ini mencakup wartawan lintas organisasi seperti Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta organisasi pegiat medsos terbesar di Banyuwangi, yakni Banyuwangi Social Media Network (BSMN).

Sinergi ini juga melibatkan instansi pemerintahan, aparat TNI-Polri, pegawai BUMN, hingga pelaku investasi dan pengusaha.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa fenomena pascakebenaran di ruang digital sering ditandai dengan penyamaran dan manipulasi informasi, yang menjadi ancaman serius terhadap kondusivitas daerah.

Hal ini terjadi karena objektivitas bukan lagi syarat utama pembentukan opini publik.

"Bahkan, di era digital opini publik dibentuk tanpa didasari fakta dan ada kecenderungan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menambah konten sebagai upaya mempengaruhi persepsi masyarakat," lanjutnya.

Atas dasar tantangan tersebut, Kombes Pol Rama mengaku sangat mengapresiasi semangat dan niatan Komunitas Banyuwangi Positive dalam membangun ekosistem digital yang positif.

"Saya mengapresiasi kegiatan tersebut, karena semua pihak semakin dewasa dalam bermedia, dan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun media yang positif,"tambahnya.

Menurut Kombes Pol Rama Samtama Putra peran media dan pegiat medsos dalam membangun ruang digital yang positif sangat berpengaruh pada kondusivitas daerah. Terutama dalam upaya menjaga iklim investasi.

Hal ini menjadi penting mengingat Banyuwangi adalah daerah primadona bagi para pelaku investasi.

Terbukti, sejumlah perusahaan besar bercokol di Banyuwangi, di antaranya PT Inka, Pabrik Gula Glenmore, dan tambang emas PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Untuk itu, Kombes Pol Rama Samtama Putra berpesan agar seluruh elemen masyarakat Banyuwangi perlu menjaga ekosistem informasi yang sehat.

Ekosistem ini krusial agar aktivitas sosial berjalan lancar dan roda ekonomi di Banyuwangi terus bergerak maju.

"Dan sebaliknya, apabila ada konten negatif dan informasi tidak benar atau hoaks. Kami berharap Komunitas Banyuwangi Positive untuk tetap komitmen menghadirkan narasi positif," tuturnya.

Kegiatan Media Gathering Banyuwangi Positif dengan tema "Bersama Jaga dan Bangun Banyuwangi" ini terselenggara berkat dukungan penuh dari berbagai pihak. (*)

Polres Malang Bagikan Masker ke Pengendara di Perbatasan Lumajang Dampak Erupsi Semeru

MALANG || jejakindonesia – Satlantas Polres Malang Polda Jatim turut peduli pada keselamatan warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025, petugas membagikan masker kepada pengguna jalan di area Jembatan Gladak Perak sisi Ampelgading, perbatasan Kabupaten Malang–Lumajang.

Seperti diketahui, status tanggap darurat erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang resmi diperpanjang hingga 2 Desember 2025.

Kondisi pascaerupsi tersebut menimbulkan debu vulkanik yang berpotensi mengganggu aktivitas warga, termasuk para pengendara yang melintas.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan dan keselamatan pengguna jalan di tengah kondisi lingkungan yang masih terdampak aktivitas vulkanik.

“Masker ini kami bagikan untuk melindungi pengendara dari paparan debu vulkanik. Apalagi banyak warga yang tetap harus beraktivitas melewati jalur perbatasan,” kata AKP Alif Chelvin, Sabtu (29/11).

Petugas juga memberikan imbauan agar pengendara tetap berhati-hati dan selalu siap menghadapi potensi risiko lanjutan akibat Semeru.

“Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama yang berkendara di kawasan dekat lokasi terdampak. Keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas,” tambahnya.

Selain menjaga kesehatan, pembagian masker ini juga bagian dari edukasi Operasi Zebra, mengingat helm tertutup dan masker bisa membantu menjaga jarak pandang dari gangguan debu saat melintas.

“Operasi Zebra bukan hanya tentang penindakan pelanggaran lalu lintas. Kami hadir untuk melindungi masyarakat dalam kondisi apa pun,” tegasnya. (*)

Wamendagri Bima Arya: ASN Harus Rendah Hati dan Jaga Silaturahmi dengan Masyarakat

BALIKPAPAN || jejakindonesia.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kemampuan menjaga silaturahmi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi fondasi yang mampu membawa ASN meraih kesuksesan sekaligus mempertahankan posisi strategisnya dalam melayani masyarakat.

“Dari silaturahmi yang dibangun, [ada tangan-tangan] yang mengangkat seseorang ke puncak, tapi ada juga tangan dan doa [orang lain] untuk mencegah seseorang jatuh ke jurang,” katanya kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (29/11/2025).

Dalam acara yang merupakan bagian dari peringatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tersebut, Bima menjelaskan bahwa perjalanan karier ASN tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh kekuatan karakter. Ia mencontohkan sosok Profesor Purnomo Yusgiantoro, akademisi sekaligus politikus yang dinilainya memiliki rekam jejak yang baik dan layak menjadi panutan ASN saat ini.

“Ini adalah contoh ASN yang stay on top dalam waktu lama. Mengalami enam presiden. Mengabdi bekerja melayani enam presiden,” ujarnya.

Selain membangun karakter, Bima mengajak ASN untuk selalu menjaga pikiran positif. Ia menilai, energi positif akan memengaruhi kualitas kerja dan hubungan sosial.

Bima juga menyoroti pentingnya kemampuan ASN dalam menciptakan momentum. Menurutnya, ASN yang mampu membaca peluang dan meningkatkan kapasitas diri secara konsisten akan memberikan kontribusi positif bagi organisasi.

“Momentum adalah sesuatu yang bisa bergerak dengan cepat, menjemput semua peluang serta selalu menambah kualitas dan kapasitas diri. Itu momentum. Momentum itu tidak ditunggu, tapi diciptakan dan direbut,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

error: Content is protected !!