We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Polres Pasuruan Salurkan Bantuan Sosial kepada Keluarga Korban Longsor Tlogosari

PASURUAN || jejakindonesia – Polres Pasuruan memberikan bantuan sosial kepada keluarga korban tanah longsor di Dusun Tlogosari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB dan dipimpin Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, mewakili Kapolres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.“Polri hadir untuk membantu dan meringankan beban keluarga korban. Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat,” ungkap Kapolres.

Bantuan sosial diberikan kepada keluarga almarhum Sueb (46), warga Dusun Tlogosari RT 2 RW 1, yang meninggal dunia setelah rumah dan kandang sapinya tertimbun material longsor pada Jumat (5/12/2025) akibat hujan deras.

Sejumlah unsur pemerintah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
- Hendi Candra Wijaya, S.Km., M.Kes. (Camat Tutur/Nongkojajar)
- AKP Budi Luhur Sedjati (Kapolsek Nongkojajar)
- Prayitno (Kepala Desa Tlogosari)
- Personel TAGANA Kabupaten Pasuruan
- PMI Kabupaten Pasuruan
- 8 personel Polsek Nongkojajar

Dalam kegiatan kemanusiaan itu, Polres Pasuruan menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan makanan untuk keluarga korban. Kapolres menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri menjaga solidaritas dan empati terhadap warga.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit membantu keluarga korban dalam masa sulit ini,” ujar Kapolres.

Kegiatan berlangsung lancar dan merupakan salah satu rangkaian respons cepat Polri terhadap bencana alam di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Syukuran HUT ke-25 Provinsi Gorontalo: Kapolda dan Forkopimda Hadiri Peluncuran Buku Sejarah Nani Wartabone

Gorontalo || jejakindonesia.id - Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., menghadiri undangan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam rangka Syukuran Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Gorontalo Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Launching Buku “Indonesia Merdeka di Gorontalo; Nani Wartabone 23 Januari 1942 & Keindonesiaan”. Acara berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo dengan penuh khidmat, Jumat (05/12/2025).

Kegiatan syukuran ini dihadiri oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo, para tokoh masyarakat, akademisi, serta undangan lainnya. Kehadiran Kapolda bersama jajaran Forkopimda mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan institusi keamanan dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di Provinsi Gorontalo.

Dalam rangkaian acara tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi meluncurkan buku yang mengangkat sejarah peristiwa heroik 23 Januari 1942 oleh Pahlawan Nasional Nani Wartabone, sekaligus menegaskan kembali kontribusi Gorontalo dalam perjalanan keindonesiaan. Peluncuran buku ini diharapkan menjadi warisan intelektual yang memperkaya pemahaman masyarakat terhadap sejarah perjuangan daerah.

Syukuran HUT ke-25 Provinsi Gorontalo ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan capaian pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Gorontalo yang semakin maju, aman, dan sejahtera. Kapolda Gorontalo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan dukungan Polda Gorontalo dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif demi kelangsungan pembangunan daerah.

Mengusung Tema Sinergitas, Wakapolda Hadiri Paripurna HUT ke-25 Provinsi Gorontalo

Gorontalo || jejakindonesia.id - Wakapolda Gorontalo Brigjen pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M. Si., menghadiri undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo dalam Rapat Paripurna memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 Provinsi Gorontalo. Kegiatan berlangsung khidmat di ruang sidang utama DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (06/12/2025).

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Gorontalo, pejabat pemerintah daerah, serta para tokoh masyarakat. Kehadiran Wakapolda dan unsur Forkopimda lainnya menunjukkan sinergi serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, DPRD menyampaikan refleksi perjalanan 25 tahun pembentukan Provinsi Gorontalo sekaligus apresiasi terhadap kontribusi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, pertumbuhan pembangunan, dan keharmonisan daerah.

Momentum peringatan ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Gorontalo.

Wakapolda Gorontalo berharap sinergitas yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga Provinsi Gorontalo semakin maju, aman, dan kondusif di usianya yang ke-25.

Polres Batu Bara Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Alam

Batu Bara || jejakindonesia.id – Polres Batu Bara menunjukkan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam. Acara pelepasan bantuan dilaksanakan di Lapangan Polres Batu Bara pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan, S.H.,M.H, Wakapolres Batu Bara, Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H, Ketua Bhayangkari Cabang Batu Bara, Ny. Stephanie Doly, serta para pejabat utama Polres Batu Bara dan pengurus Bhayangkari Cabang Batu Bara.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Polres Batu Bara berupa:
– Beras: 300 zak
– Gula: 200 kg
– Minyak goreng: 200 liter
– Mie instan: 300 kotak

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan, S.H.,M.H, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Batu Bara terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.

Kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan ini selesai dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk selanjutnya didistribusikan kepada para korban bencana alam.

Aceh Tamiang Lumpuh Total Diterjang Banjir, Kapolda Aceh Ajak Fokus Penanganan Darurat

Banda Aceh || jejakindonesia.is — Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, memaparkan kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Sedikitnya 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda, di mana Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah paling parah dan dinilai dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

“Sebanyak 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir. Namun, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan wilayah yang paling parah dan sangat memprihatinkan kondisinya,” ujar Kapolda saat memimpin apel pagi di Mapolda Aceh, Sabtu, 6 Desember 2025.

Kapolda menjelaskan, di Aceh Tamiang seluruh aktivitas pemerintahan terhenti akibat bencana. Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara korban jiwa juga dilaporkan jatuh. “Situasinya betul-betul memprihatinkan. Pemerintah daerah tidak dapat beraktivitas karena seluruh sumber daya difokuskan pada penanganan darurat,” ungkapnya.

Sementara itu, aktivitas pemerintahan di 17 kabupaten lainnya yang turut dilanda banjir telah kembali berjalan meskipun masih dalam tahap pemulihan.

Di hadapan seluruh personel Polda Aceh, termasuk Irwasda dan para Pejabat Utama, Kapolda mengimbau agar jajaran kepolisian menunjukkan empati dan kepedulian terhadap daerah yang masih terdampak, khususnya Aceh Tamiang yang membutuhkan perhatian ekstra.

Kapolda menegaskan bahwa Polda Aceh terus memantau perkembangan situasi daerah -daerah yang terdampak Bencana Banjir, serta memastikan bantuan logistik dari Mabes Polri, Polda Aceh dan Polda -Polda lain tersalurkan dan akan terus kita salurkan secara rutin dan berkelanjutan, jelas Kapolda Aceh.

Kemudian perbantuan Personel Polda Aceh sudah di tugaskan ke beberapa Kabupaten di wilayah Timur yang dampak banjirnya sangat parah, dan untuk ke depan, Personel Polda Aceh akan bertugas secara bergantian, sehingga daerah-daerah yang tertimpa musibah banjir tetap ada Polisi, baik dalam membantu masyarakat maupun untuk percepatan pemulihan dari dampak bencana banjir, kata Kapolda Aceh Mengakhiri Amanatnya.

error: Content is protected !!