We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Brimob Polda Sumut Intensifkan Misi Kemanusiaan di Wilayah Terdampak Bencana, Pulihkan Rumah dan Fasilitas Warga

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus memperkuat misi kemanusiaan pasca terjadinya banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, Jumat (05/12/2025).

Sejak pagi hingga malam hari, seluruh personel dikerahkan pada beberapa titik terdampak untuk membantu percepatan pemulihan dan memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Di Posko 1 Batalyon C Desa Aek Ngadol, personel Brimob bekerja bersama relawan dan masyarakat membersihkan rumah warga yang terendam lumpur. Dipimpin Danton II Kompi 2 IPDA Andrico Sembiring, S.H., kegiatan berlangsung lancar dengan penggunaan cangkul, sekop hingga angkong. Sejumlah rumah yang sebelumnya tertutup material banjir kini sudah dapat ditempati kembali.

Pada saat bersamaan, personel Batalyon B melaksanakan quick response SAR ke wilayah Desa Persingkaman, Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara. Dipimpin AKP Achmad Fachri, tim turun langsung membersihkan rumah-rumah warga, menyemprot lumpur bertekanan tinggi serta membantu menguras air genangan. Warga juga ikut terlibat dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Brimob.

Selain itu, 1 SSK personel Sat Brimob Polda Sumut yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II turut melakukan pembersihan di berbagai lokasi. Mulai dari pemukiman warga, fasilitas umum hingga sekolah, termasuk SMK Negeri 1 Batang Toru. Upaya dilakukan secara bertahap dengan pengaturan peleton dan regu sesuai titik sasaran.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., yang turun langsung melakukan pengecekan di lapangan menyampaikan bahwa Brimob hadir bukan hanya sebagai kekuatan penanganan darurat, tetapi juga motor pemulihan bagi masyarakat.

“Personel Brimob kami kerahkan total di titik-titik terdampak untuk memastikan warga tidak sendiri dalam masa pemulihan. Pembersihan rumah, fasilitas umum, hingga pengamanan alat berat menjadi fokus kami agar masyarakat segera bisa kembali beraktivitas,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa personelnya tetap bersiaga untuk tugas lanjutan. “Kami akan terus membantu sampai kondisi benar-benar stabil. Ini bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang harus kami utamakan,” ujarnya.

Hingga sore hari, sejumlah rumah masyarakat, fasilitas ibadah dan akses jalan utama sudah dapat digunakan kembali. Arus lalu lintas pun dilaporkan kembali lancar. Keberadaan Brimob dinilai sangat membantu dan memberikan harapan baru bagi warga yang terdampak bencana.

Alumni Akpol 1991 Kirim Bantuan Logistik Lewat Pesawat Khusus untuk Korban Bencana di Sumut

DELI SERDANG || jejakindonesia.id – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera Utara terus berdatangan. Sabtu (6/12/2025) sekira pukul 01.00 WIB, bantuan logistik dari Alumni Akpol 1991 tiba melalui pesawat Black Stone Airlines dan langsung dilakukan serah terima di Terminal Cargo Lini 1 Bandara Kualanamu.

Bantuan tersebut diterima oleh Wadir Polairud Polda Sumut, AKBP Rocky Hasuhunan Marpaung, S.H., S.I.K., M.H., untuk selanjutnya digeser dan disimpan sementara di Mapolda Sumut sebelum disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah titik.

Adapun jenis bantuan logistik yang diterima meliputi:
- Pop Mie sebanyak 300 dus
- Makanan cepat saji Bamboee 32 dus
- Makanan cepat saji merk Gajah 20 dus
- Lampu emergency 45 kotak
- Pampers dalam karung sebanyak 21 karung
- Pampers 15 kotak
- Selimut 3 karung
- Handuk 4 karung
Total keseluruhan bantuan mencapai tonase 2.195 kg.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan sinergi yang ditunjukkan oleh Alumni Akpol 1991 dalam upaya meringankan beban warga yang saat ini masih terdampak bencana.

“Seluruh bantuan yang tiba melalui pesawat charter ini merupakan wujud solidaritas dan empati dari Alumni Akpol 1991. Polri memastikan pendistribusiannya dilakukan secara terencana dan tepat sasaran,” tegas Kabid Humas.

Beliau menambahkan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan ke daerah-daerah yang saat ini masih membutuhkan dukungan logistik akibat akses dan aktivitas yang terganggu pascabencana.

“Polda Sumut terus bekerja, baik dalam pendistribusian bantuan, pemulihan kondisi masyarakat, maupun upaya penanganan lanjutan di wilayah terdampak,” ujarnya.

Pengiriman bantuan menggunakan pesawat khusus tersebut menjadi bukti nyata bahwa dukungan bagi masyarakat terdampak bencana masih terus mengalir, dan Polri siap menjadi jembatan penyaluran bantuan agar manfaatnya dapat segera dirasakan korban di lapangan.

Santri Era Digital !!!Teknologi Jadi Jalan Dakwah Pesan Gus Iqdam di Hadapan Zarnuzi Santri GONTOR asal Sidoarjo

BLITAR || jejakindonesia - Perkembangan teknologi mengubah wajah dakwah di Indonesia. Jika dahulu dakwah hanya identik dengan mimbar masjid dan ruang kelas, kini gawai di tangan masyarakat menjadi media paling efektif untuk menyampaikan pesan kebaikan. Hal itu ditegaskan dalam diskusi hangat antara Zarnuzi Fustatul, santri pegiat dakwah digital asal Sidoarjo, dan Gus Iqdam Sabilu Taubah (ST Nyell) di kediamannya pada Jumat, 05 Desember 2025.

Zarnuzi, yang dikenal sebagai pendiri komunitas SantriMenduniaID yang kini berevolusi menjadi SANTRI HUB dengan ikon Peci Kembar, mengungkapkan bahwa dakwah digital merupakan gerakan yang harus diperkuat oleh generasi santri.

“Mengajarkan kebaikan (dakwah) tidak harus selalu di kelas atau atas mimbar. Sekarang semua orang pegang HP. Setiap hari membuka TikTok, Instagram, Facebook, WhatsApp, YouTube. Di situlah medan dakwah terbesar hari ini,” ujar Zarnuzi dalam kesempatan tersebut.

Gus Iqdam turut memberikan dukungan penuh terhadap gerakan dakwah digital. Menurutnya, santri harus hadir sebagai pemberi solusi di tengah derasnya arus konten negatif yang beredar di dunia maya.

“Kita sepakat dakwah di era sekarang harus adaptif. Kalau masyarakat berada di media sosial, maka di sanalah kebaikan harus disebarkan,” tutur Gus Iqdam.

Pada pertemuan tersebut, keduanya berdiskusi tentang strategi kaderisasi santri digital, pentingnya literasi media, hingga cara memaksimalkan platform untuk menyampaikan pesan dakwah yang santun, sejuk, dan menginspirasi.

Zarnuzi yang merupakan santri alumni Gontor menyampaikan tekadnya untuk menjadikan SANTRI HUB sebagai ruang kolaborasi dan pemberdayaan konten kreatif bernilai islami dari santri untuk Indonesia dan dunia.

“Santri harus mendunia tanpa meninggalkan adab dan akhlak. Dunia digital adalah amanah yang harus kita isi dengan kebaikan,” tambahnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal gerakan dakwah kreatif yang lebih luas, menjawab tantangan zaman sekaligus menghadirkan wajah Islam yang penuh kedamaian di media sosial.
(Redho)

Anggota Polsek Nongkojajar dan Warga Evakuasi Korban Longsor di Tlogosari

PASURUAN || jejakindonesia.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tutur mengakibatkan tanah longsor yang menimpa dua dapur rumah warga serta sebuah kandang sapi di Dusun Tlogosari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tutur, pada Jumat (5/12/2025).

Satu warga, Sueb (42), meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, mengatakan bahwa kejadian bermula ketika hujan lebat turun sejak pukul 14.00 WIB. Longsor pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di belakang rumah korban namun belum mengenai bangunan.

“Pemilik kandang sempat mengevakuasi lima ekor sapinya. Saat hendak memindahkan sapi terakhir, longsor susulan terjadi pukul 18.00 WIB dan langsung menimbun korban serta satu ekor sapi,” ujar Kapolsek.

Material longsor memiliki tinggi dan lebar sekitar 20 meter. Upaya pencarian dilakukan anggota Polsek Nongkojajar bersama warga dan perangkat desa. Pada pukul 19.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, sementara sapi yang tertimbun ditemukan masih hidup.

Selain menelan korban jiwa, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan material. Dapur rumah milik Sueb rusak berat bersamaan dengan kandang sapi, dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara dapur rumah milik warga lain, Malikah (50), juga tertimbun longsoran dengan taksiran kerugian Rp10 juta.

Kapolsek menambahkan bahwa keluarga korban menolak dilakukannya autopsi. “Pihak keluarga menyatakan bahwa korban meninggal murni akibat tertimbun material longsor dan langsung dimakamkan,” terang AKP Budi Luhur Sedjati.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengapresiasi gerak cepat jajaran Polsek Nongkojajar dan masyarakat dalam proses evakuasi. “Kami turut berduka dan memastikan penanganan cepat di lokasi. Polres Pasuruan akan terus berkoordinasi dengan pihak desa untuk mengantisipasi longsor susulan,” tegasnya.

error: Content is protected !!