Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Polres Taput Bangun Sumur Bor, Hadirkan Air Bersih bagi Warga Lobu Pining Pascabencana Longsor

Tapanuli Utara || jejakindonesia - Sebagai wujud kepedulian dan respons cepat Polri terhadap masyarakat terdampak bencana alam, Polda Sumatera Utara melalui Polres Tapanuli Utara membangun bantuan sumur bor air bersih di Dusun Lobu Pining I, Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara. Bantuan kemanusiaan ini diberikan menyusul bencana tanah longsor yang sempat mengganggu akses dan ketersediaan air bersih bagi warga setempat.

Kegiatan pembuatan sumur bor dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Sejak pagi hari, peralatan pengeboran telah tiba di lokasi dan pekerjaan langsung dimulai. Dalam waktu singkat, sumur bor berhasil diselesaikan dengan kedalaman 20 meter, sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan air bersih sehari-hari.

Pembuatan sumur bor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Ernis Sihotang, didampingi Kapolsek Adiankoting IPTU Herbert Situmeang, S.H., serta Kepala Desa Dolok Nauli, Jones Aritonang. Turut hadir pula Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Hutabarat, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas langkah cepat Polres Taput dalam membantu warga.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Ernis Sihotang menyampaikan bahwa bantuan sumur bor ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
“Pascabencana longsor, kami melihat kebutuhan mendesak warga adalah air bersih. Oleh karena itu, Polres Tapanuli Utara berinisiatif membangun sumur bor ini agar dapat langsung dimanfaatkan masyarakat dan membantu pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujar AKBP Ernis.

Ia menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu dan meringankan beban masyarakat. Bantuan tersebut juga sejalan dengan arahan dan perhatian Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, agar seluruh jajaran Polri responsif terhadap kebutuhan masyarakat pascabencana.

Masyarakat Dusun Lobu Pining I menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Warga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tapanuli Utara beserta jajaran yang telah membantu menyediakan sarana air bersih, yang sangat dibutuhkan setelah bencana longsor melanda wilayah mereka.

Dengan terbangunnya sumur bor ini, diharapkan ketersediaan air bersih bagi masyarakat Dusun Lobu Pining I dapat terjamin, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara melalui Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Berbagi Kehidupan! 50 Personel dan Bhayangkari Polres Simalungun Donor Darah Jelang Natal, Wujud Nyata Polri Melayani untuk Indonesia Maju

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Natal makin bermakna dengan berbagi kehidupan! Sebanyak 50 personel dan Bhayangkari Polres Simalungun antri untuk mendonorkan darah mereka dalam rangka bakti sosial bagi masyarakat menjelang Perayaan Hari Natal 2025. Sabtu pagi, 13 Desember 2025, Aula Kantor SATPAS Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun di Jalan Asahan KM 6 berubah jadi tempat berbagi kehidupan yang penuh makna. Dari Kabag sampai Brigadir, semua rela lengannya ditusuk jarum demi menyelamatkan nyawa sesama. Ini bukan sekadar donor darah biasa, ini adalah wujud nyata motto "Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri Melayani Masyarakat Untuk Indonesia Maju"!

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekira pukul 18.40 WIB menjelaskan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan tradisi tahunan Polres Simalungun menjelang Natal. "Personel Polres Simalungun melaksanakan donor darah dalam rangka bakti sosial bagi masyarakat menjelang Perayaan Hari Natal 2025 yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di Aula Kantor SATPAS Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun," ujar Verry Purba.

Yang bikin kegiatan ini spesial adalah tema yang diusung: "Sukacita Kelahiran Yesus Kristus Memotivasi Polri Melayani Masyarakat Untuk Indonesia Maju". "Tema ini sangat powerful! Kami menghubungkan semangat kasih dalam Natal dengan pelayanan Polri kepada masyarakat. Donor darah adalah salah satu bentuk kasih dan pelayanan yang paling nyata karena kita berbagi kehidupan," ungkap Verry Purba dengan penuh semangat.

Kegiatan yang dikelola oleh PMI Kabupaten Simalungun dengan petugas Wawan Pasaribu, Amd.Kep, Tri Ridya, Amd.Kes, dan Vina, Amd.Kes ini didampingi oleh Sie Dokkes Polres Simalungun untuk memastikan proses donor berjalan sesuai standar medis.

"PMI Kabupaten Simalungun mengirimkan tim profesional mereka untuk memastikan proses donor darah berjalan dengan aman dan sesuai prosedur. Sie Dokkes Polres Simalungun juga stand by untuk memberikan pendampingan medis," ujar Verry Purba.

Yang paling bikin haru adalah antusiasme personel dari berbagai satuan yang rela meluangkan waktu untuk donor darah. Dimulai dari pejabat tinggi Kabag Log Kompol Pandapotan Butar Butar yang memberikan contoh dengan donor darah pertama!

"Kabag Log Kompol Pandapotan Butar Butar memberi contoh dengan donor darah lebih dulu. Ini adalah leadership by example yang luar biasa! Ketika pimpinan turun langsung, personel di bawah makin semangat untuk ikut berpartisipasi," ungkap Verry Purba mengapresiasi sikap pimpinan.

Diikuti oleh Kanit Propam Ipda Hendrawan Sembiring, Kasie Keu Ipda Fery D. Siregar, dan puluhan personel lainnya dari berbagai satuan seperti Sat Lantas, Sat Tahti, Logistik, Sat Intelkam, Siwas, hingga SDM. "Yang luar biasa adalah partisipasi lintas satuan. Dari Lantas, Tahti, Intelkam, Logistik, SDM, semua ikut donor. Ini menunjukkan solidaritas dan kebersamaan yang tinggi di tubuh Polres Simalungun," ujar Verry Purba.

Yang bikin makin special, Bhayangkari juga nggak ketinggalan ikut donor darah! Salah satunya adalah Hotmaida Sirait dari Bhayangkari Polsek Purba. "Ibu-ibu Bhayangkari juga ikut donor darah! Ini luar biasa. Mereka menunjukkan bahwa berbagi kehidupan bukan cuma tugas bapak-bapak, tapi juga ibu-ibu. Salut untuk para istri personel yang ikut berkontribusi," ungkap Verry Purba.

Suasana di lokasi donor sangat hangat dan penuh kekeluargaan. Ada yang santai sambil becanda sebelum donor, ada yang deg-degan karena baru pertama kali, ada juga yang sudah langganan donor sampai berkali-kali.

"Suasana sangat kekeluargaan. Para personel saling menyemangati. Yang sudah biasa donor darah memberikan tips kepada yang baru pertama kali. Ada juga yang becanda untuk mengurangi ketegangan. Ini adalah moment bonding yang sangat baik," ujar Verry Purba.

Brigadir Susilo Gultom, SH, M.Psi dari Logistik yang ikut donor mengaku bangga bisa berkontribusi menyelamatkan nyawa. "Mas Susilo bilang dia merasa sangat bahagia bisa donor darah. Baginya, ini adalah cara paling mudah untuk berbagi kehidupan dan menyelamatkan orang lain. Dia berharap darahnya bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan," ungkap Verry Purba menyampaikan testimoni salah satu pendonor.

Tim PMI yang bertugas juga mengapresiasi antusiasme personel Polres Simalungun. "Tim PMI bilang mereka sangat terbantu dengan donor darah dari Polres Simalungun. Stok darah di PMI selalu menipis menjelang Natal dan Tahun Baru karena banyak kecelakaan dan kebutuhan transfusi meningkat. Donor dari Polres sangat membantu," ujar Verry Purba.

Kegiatan yang berlangsung aman dan lancar ini berhasil mengumpulkan 50 kantong darah dari 50 personel dan Bhayangkari yang berpartisipasi. "Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman dan lancar. Kami berhasil mengumpulkan 50 kantong darah yang akan sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah," ujar Verry Purba.

Setelah donor, para personel diberikan makanan dan minuman bergizi untuk recovery. "Setelah donor, para personel kami berikan makanan dan minuman bergizi untuk membantu pemulihan kondisi tubuh mereka. Kami juga minta mereka untuk istirahat cukup dan tidak langsung melakukan aktivitas berat," ungkap Verry Purba.

Donor darah menjelang Natal ini bukan yang pertama kali dilakukan Polres Simalungun. "Ini sudah menjadi tradisi kami. Setiap menjelang Natal, kami selalu mengadakan donor darah sebagai wujud bakti sosial kepada masyarakat. Ini adalah cara kami merayakan Natal dengan berbagi kehidupan," ujar Verry Purba.

"Donor darah adalah salah satu bentuk pelayanan Polri yang paling nyata kepada masyarakat. Dengan mendonorkan darah, kami berbagi kehidupan dan berpotensi menyelamatkan nyawa sesama. Kami mengajak seluruh masyarakat yang sehat untuk ikut donor darah secara rutin. Mari bersama-sama kita jaga ketersediaan stok darah di PMI untuk membantu sesama yang membutuhkan. Selamat Hari Natal bagi umat Kristiani, semoga semangat kasih dan berbagi terus menginspirasi kita semua untuk melayani sesama!" pungkas Verry Purba dengan penuh kehangatan, bikin semua yang mendengar ikut terharu dan termotivasi untuk donor darah menyelamatkan nyawa sesama!

Kasdim Banyuwangi Hadiri Festival “Kita Bisa”, Panggung Inklusivitas yang Menegaskan Negara Tak Tinggalkan Disabilitas

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto menghadiri pembukaan Festival Kita Bisa dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Banyuwangi Park, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, sejak pukul 07.35 hingga 08.40 WIB tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta, terdiri dari pelajar, tenaga pendidik, serta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran unsur TNI dalam acara ini menegaskan dukungan lintas sektor terhadap penguatan pendidikan inklusif dan berkeadilan.

Pembukaan festival turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, Kapolresta Banyuwangi, Danlanal Banyuwangi, pimpinan OPD, serta perwakilan guru dan siswa SD–SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Rangkaian acara diawali santunan anak yatim piatu, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Tari Jejer Gandrung, pembacaan ayat suci Alquran, serta doa bersama. Suasana khidmat berpadu dengan semangat kebersamaan yang merefleksikan nilai inklusivitas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, menegaskan Festival Kita Bisa merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang yang setara bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas. Melalui festival ini, peserta didik diberi kesempatan untuk menumbuhkan kepercayaan diri, menyalurkan potensi, serta menunjukkan prestasi. “Perbedaan adalah kekuatan, dan pendidikan Banyuwangi harus benar-benar menjadi pendidikan untuk semua,” ujarnya, disela penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan tidak ada perbedaan nilai, martabat, maupun hak setiap warga untuk tumbuh dan berkontribusi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dan menghadirkan lingkungan yang inklusif serta penuh empati. Hingga kegiatan berakhir, pembukaan Festival Kita Bisa berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus mempertegas sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun Banyuwangi yang ramah disabilitas dan berkeadilan.

Samapta Action! Tim Polres Simalungun Bantu Evakuasi Barang Korban Puting Beliung di Parbalogan, Gotong Royong Bersama Warga

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Polri hadir saat rakyat susah! Tim Samapta Polres Simalungun langsung tancap gas ke lokasi bencana angin puting beliung di Huta II Andarasi, Nagori Parbalogan untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang dari rumah yang rusak. Sabtu, 13 Desember 2025 pukul 10.00 WIB, personel Samapta nggak cuma patroli lewat doang, tapi ikut gotong royong bersama warga angkat-angkat lemari, kasur, kulkas, dan barang berharga lainnya dari rumah yang atapnya jebol kena amukan puting beliung. Keringat mengucur, tapi senyum tetap mengembang karena bisa membantu sesama!

Kepala Satuan Samapta Polres Simalungun, AKP Rudi Handoko, SH, MH saat dikonfirmasi pada Sabtu, 13 Desember 2025 sekira pukul 20.00 WIB menjelaskan bahwa tim Samapta langsung bergerak begitu dapat informasi tentang bencana. "Tim Samapta Polres Simalungun membantu masyarakat korban bencana alam dan melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi dalam rangka pengaturan dan pengamanan kegiatan masyarakat untuk mencegah gangguan kamtibmas," ujar Kasat Samapta.

Tim yang dipimpin oleh Kanit Patroli Samapta ini terdiri dari personel-personel tangguh yang siap bekerja keras. "Personel yang terlibat adalah Aiptu Oktarius Tarigan, Bripda Ipandion Silalahi, Bripda Jhon Epenri Damanik, dan Bripda Patriot Situmorang. Mereka langsung berangkat dengan menggunakan 1 unit mobil DMax Sat Samapta menuju lokasi bencana," ungkap Kasat Samapta.

Perjalanan dimulai dengan patroli di Jalan Tanah Jawa untuk memastikan situasi kamtibmas kondusif sebelum akhirnya tiba di lokasi bencana angin puting beliung di Huta II Andarasi, Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa. "Kami patroli dulu untuk memastikan situasi aman, baru kemudian fokus ke lokasi bencana untuk membantu warga," ujar Kasat Samapta.

Setibanya di lokasi, pemandangan yang mereka saksikan bikin hati terenyuh. Beberapa rumah warga rusak parah dengan atap yang terlepas, dinding yang roboh, dan barang-barang berserakan. Warga terlihat kebingungan dan butuh bantuan segera untuk menyelamatkan barang-barang mereka.

"Begitu tiba di lokasi, personel langsung assess situasi dan langsung action membantu warga. Nggak ada aba-aba formal, semua langsung gerak spontan karena melihat kondisi warga yang sangat membutuhkan bantuan," ungkap Kasat Samapta.

Yang bikin warga terharu adalah personel Samapta nggak sungkan-sungkan angkat barang berat bersama mereka. Lemari yang berat diangkat rame-rame, kasur yang basah dipindahkan ke tempat aman, kulkas yang besar digotong bareng-bareng. "Personel kami bekerja sama dengan warga melakukan evakuasi barang dari rumah yang terdampak bencana. Mereka nggak pilih-pilih, barang apapun yang perlu diselamatkan, mereka bantu angkat. Ini adalah wujud nyata gotong royong," ujar Kasat Samapta dengan bangga.

Bripda Patriot Situmorang yang namanya sangat patriotik itu memang benar-benar menunjukkan jiwa patriotnya dengan bekerja keras membantu warga. "Bripda Patriot kerja sangat keras. Dia yang paling semangat angkat barang-barang berat. Warga sampai salut dan bilang, 'Namanya cocok, beneran patriot!'" ungkap Kasat Samapta.

Selain membantu evakuasi barang, personel Samapta juga memberikan pesan kamtibmas kepada masyarakat. "Kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mengantisipasi adanya banjir dan tanah longsor yang disebabkan perubahan cuaca ekstrim saat ini. Cuaca sedang nggak menentu, jadi harus extra hati-hati," ujar Kasat Samapta.

Warga yang dibantu sangat berterima kasih kepada personel Samapta yang rela berkeringat membantu mereka. "Warga sangat mengapresiasi kehadiran kami. Mereka bilang, 'Terima kasih Pak Polisi sudah mau bantu kami. Kami nggak tahu harus gimana kalau nggak ada bantuan Bapak-bapak.' Ini adalah penghargaan terbesar bagi kami," ungkap Kasat Samapta dengan terharu.

Yang bikin makin keren, personel Samapta juga membantu mengamankan barang-barang berharga warga agar tidak dicuri oleh oknum yang nggak bertanggung jawab. "Kami juga mengamankan barang-barang berharga warga dari potensi pencurian. Biasanya di lokasi bencana ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk mencuri. Kami pastikan itu nggak terjadi," ujar Kasat Samapta.

Kegiatan evakuasi dan patroli dialogis ini berlangsung hingga sore. "Kami di lokasi dari pukul 10.00 WIB sampai selesai membantu semua warga yang membutuhkan. Kami nggak pulang sebelum semua warga merasa terbantu," ujar Kasat Samapta.

Pelaksanaan kegiatan di lokasi kejadian bencana alam puting beliung berjalan aman dan baik. "Alhamdulillah, kegiatan berjalan aman dan baik. Kami berhasil membantu warga mengevakuasi barang-barang mereka dan memberikan rasa aman kepada mereka," ungkap Kasat Samapta.

Aksi nyata Samapta Polres Simalungun ini jadi bukti bahwa Polri bukan cuma jago dalam tugas keamanan tapi juga sigap dalam tanggap bencana. "Ini adalah tugas kemanusiaan kami. Polri hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum tapi juga untuk membantu rakyat dalam situasi apapun, termasuk saat bencana," ujar Kasat Samapta.

Kasat Samapta juga mengapresiasi personelnya yang telah bekerja keras. "Saya sangat bangga dengan personel Samapta yang telah bekerja keras membantu warga. Mereka menunjukkan bahwa Polri benar-benar Polri untuk rakyat, bukan cuma slogan tapi tindakan nyata," ungkap Kasat Samapta.

"Kami dari Samapta Polres Simalungun akan selalu siap membantu masyarakat dalam kondisi apapun. Bencana alam, kecelakaan, atau situasi darurat lainnya, kami akan langsung hadir. Kami juga mengajak masyarakat untuk saling tolong-menolong dalam menghadapi bencana. Gotong royong adalah kekuatan kita sebagai bangsa Indonesia. Mari bersama-sama kita bantu saudara-saudara kita yang terkena musibah. Polri akan selalu hadir di tengah rakyat!" pungkas Kasat Samapta dengan penuh semangat, bikin warga makin yakin bahwa Polri adalah sahabat sejati yang selalu hadir saat mereka membutuhkan bantuan!

Satgas Gulbencal Kodam I/BB Pasang Lampu Tenaga Surya di Desa Mardame

Tapanuli Tengah || jejakindonesia.id - Personel 125/SMB bersama Personel Komlekdam I/BB melaksanakan pemasangan lampu solar light dan lampu solar system di sepanjang jalan serta membantu pemasangan lampu di rumah-rumah warga Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (13/12/2025).

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Pertahanan RI sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas penerangan pascabencana di wilayah terdampak.

Untuk dukungan solar light, total tersedia sebanyak 100 unit. Dari jumlah tersebut, 60 unit telah didistribusikan ke Desa Mardame, sementara 40 unit masih standby di Bandara Silangit. Hingga saat ini, 40 unit telah terpasang di Desa Mardame dan pemasangan 20 unit lainnya masih terus dilanjutkan.

Sementara itu, dukungan solar system berjumlah 20 unit. Sebanyak 17 unit telah didistribusikan ke Desa Mardame dan 3 unit masih standby di Bandara Silangit. Seluruh unit solar system yang telah diterima di desa tersebut telah terpasang dan dimanfaatkan oleh warga.

Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menyampaikan bahwa pemasangan lampu tenaga surya ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat serta mendukung pemulihan fasilitas umum dan lingkungan permukiman pascabencana.

“Dengan adanya penerangan berbasis energi surya ini, kami berharap aktivitas dan mobilitas masyarakat pada malam hari dapat berjalan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

(Pendam I/BB)