Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Bunda Rifa Hadir Meriahkan CFD Ahmad Yani, Dampingi Wakil Bupati Banyuwangi dalam Pengundian Pajak Daerah Tahap II

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Suasana Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Banyuwangi, pada Minggu pagi, 14 Desember 2025, berlangsung semarak dengan kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi sekaligus Ketua Komisi I dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Marifatul Kamila, S.H., yang akrab disapa “Bunda Rifa”. Kehadirannya di tengah masyarakat menambah semangat kebersamaan dan memperkuat nuansa kebugaran serta hiburan yang menjadi ciri khas kegiatan CFD setiap akhir pekan.

Sejak pagi hari, Bunda Rifa tampak berbaur dengan masyarakat sambil berolahraga ringan, menyusuri area CFD yang dipadati warga dari berbagai kalangan. Tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga, Bunda Rifa juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah dengan mendampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., dalam kegiatan pengundian pajak daerah tahap II yang digelar di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Kegiatan pengundian pajak daerah tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangka memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang telah taat memenuhi kewajibannya. Kehadiran Bunda Rifa dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan legislatif terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui kepatuhan membayar pajak.

Di sela-sela kegiatan resmi, Bunda Rifa juga menyempatkan diri menyapa para pengunjung CFD. Dengan sikap ramah dan penuh kehangatan, ia berdialog langsung dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta memberikan semangat kepada masyarakat yang tengah menikmati suasana pagi. Interaksi tersebut disambut antusias oleh pengunjung CFD, yang merasa dekat dengan wakil rakyatnya.

Tak hanya itu, Bunda Rifa turut menikmati berbagai pertunjukan seni yang ditampilkan di area CFD. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan tari-tarian tradisional yang dibawakan oleh anak-anak siswa-siswi sekolah dasar. Dengan penuh apresiasi, Bunda Rifa menyaksikan pertunjukan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni budaya sejak usia dini.

Melalui kehadirannya di CFD Ahmad Yani, Bunda Rifa menunjukkan peran aktif anggota DPRD yang tidak hanya hadir dalam ruang-ruang formal, tetapi juga dekat dan menyatu dengan masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya Banyuwangi yang sehat, berbudaya, dan partisipatif.

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Banjir Langkat, Fokus Pemulihan Warga

Langkat || jejakindonesia.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung korban banjir yang masih mengungsi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Langkat, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Kehadiran Presiden Prabowo dan Mendagri Tito bersama sejumlah menteri disambut antusias para pengungsi yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan secara langsung berbagai keluhan dan aspirasi, terutama terkait kelanjutan penghidupan pascabencana banjir.

Dalam dialog bersama warga, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan bertindak cepat dan terkoordinasi dalam menindaklanjuti berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat terdampak. Persoalan tersebut meliputi keterbatasan air bersih dan air minum, hingga kebutuhan perbaikan tanggul yang jebol.

“Saya akan kerahkan semua kekuatan. Alhamdulillah, kondisi Sumatera Utara sudah lebih baik,” kata Presiden Prabowo di Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (13/12/2025).

Presiden Prabowo juga menyampaikan akan mengerahkan personel TNI Angkatan Darat dan Polri untuk membantu percepatan penanganan wilayah yang masih terendam banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat. Selain itu, ia memastikan pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi pengungsi dari hari ke hari hingga aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara bertahap.

Presiden meminta masyarakat tetap tegar menghadapi situasi sulit pascabencana serta menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak berpangku tangan dalam membantu warga terdampak.

“Kami akan membantu semua warga yang mengalami musibah. Saudara-Saudara adalah bagian dari keluarga kami. Kami tidak akan membiarkan Saudara-Saudara sendiri. Terima kasih kepada seluruh relawan yang telah bekerja keras selama berhari-hari di sini,” ujar Presiden Prabowo.

Sementara itu, salah seorang pengungsi, Nurul Akmal, mengaku kehadiran Presiden Prabowo dan Mendagri Tito bersama sejumlah menteri di lokasi pengungsian menghadirkan secercah harapan bagi warga korban banjir. Ia berharap bantuan segera tersalurkan, khususnya kebutuhan bahan pokok dan pakaian, serta percepatan perbaikan tanggul yang jebol.

“Kalau tidak segera diperbaiki, kalau hujan lagi rumah kami akan kebanjiran lagi,” ujarnya.

Selain itu, Nurul juga menyampaikan aspirasi kepada Mendagri Muhammad Tito Karnavian terkait rencana penghapusan biaya pengurusan dokumen penting bagi korban bencana.

“Banyak korban di sini tidak sempat menyelamatkan ijazah dan sertifikat tanah saat banjir. Kami sangat berharap kebijakan pengurusan dokumen gratis ini bisa segera dilaksanakan,” kata Nurul.

Aspirasi serupa disampaikan Laila Hayati, warga Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Ia menilai kehadiran Presiden Prabowo yang didampingi Mendagri Tito telah meredakan kegelisahan warga yang hingga kini belum dapat kembali ke rumah karena wilayah permukiman mereka masih terendam banjir.

Selain meminta percepatan perbaikan tanggul, Laila juga berharap kebutuhan sembako, pakaian, serta pemulihan dokumen kependudukan dapat segera direalisasikan.

“Kalau bisa, Pak Mendagri yang katanya mau menggratiskan pengurusan dokumen untuk korban banjir, [agar] disegerakan,” ujar Laila.

Sebelumnya, dalam rapat koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) terkait antisipasi bencana hidrometeorologi dan kesiapan menghadapi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Mendagri menekankan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat harus menjadi perhatian serius seluruh Pemda.

"Kita tahu bahwa prediksi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) curah hujan akan tinggi di beberapa daerah, di samping juga rob naik, pasang naik," kata Mendagri.

Mendagri juga menegaskan pentingnya solidaritas antar-Pemda, mengingat sejumlah daerah terdampak memiliki keterbatasan anggaran dalam penanganan bencana. Ia mengapresiasi sejumlah daerah yang telah menyalurkan bantuan ke daerah terdampak bencana. "Itu sangat-sangat bermanfaat untuk mereka (daerah terdampak bencana)," ujarnya.

Menurut Mendagri, masyarakat di tiga wilayah terdampak banjir tersebut sangat membutuhkan bantuan dari berbagai pihak, terutama kebutuhan pribadi seperti pakaian, pakaian dalam, keperluan perempuan, serta kebutuhan anak-anak.

“Kita bayangkan banyak sekali saudara-saudara kita yang enggak memiliki pakaian luar maupun pakaian dalam, bayi yang tidak memiliki popok, ibu-ibu wanita untuk peralatan perempuan. Banyak sekali kebutuhan-kebutuhan yang kecil-kecil yang mereka sangat perlukan,” kata Mendagri.

Dalam kunjungan Presiden tersebut, turut hadir di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, serta Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Puspen Kemendagri

Polres Tapteng Bagikan Bantuan Pakaian untuk Korban Banjir

Tapanuli Tengah || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali melaksanakan aksi kemanusiaan berupa pemberian bantuan pakaian dan selimut kepada warga yang menjadi korban pascabencana alam di wilayah Kecamatan Tukka. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025, ini bertujuan meringankan beban warga yang kehilangan harta benda akibat banjir dan tanah longsor.

Penyaluran bantuan ini dilakukan di beberapa lokasi, mencakup Lingkungan IV dan Lingkungan II Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, SIK, M.Si, melalui kegiatan yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol M. Iskad, S.H, M.M, didampingi perwira lainnya, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.

"Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana mendapatkan kebutuhan dasar yang mendesak. Pakaian dan selimut ini kami harapkan dapat memberikan kehangatan dan kenyamanan, ibarat selimut sehangat kasih ibu, di tengah masa sulit ini," ujar Waka Polres

Adapun bantuan logistik yang disalurkan meliputi Pakaian Anak, Pakaian Balita, Pakaian Wanita, Pakaian Pria dan Selimut

Bantuan tersebut disambut dengan penuh haru oleh warga penerima. Salah satunya adalah ama Tasya Zebua, warga Kampung Baru Pondok Bambu, Kecamatan Tukka. Ama Tasya mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam karena bantuan pakaian ini datang tepat pada waktunya.

"Kami sangat berterima kasih sekali atas bantuan pakaian ini. Ini sangat membantu kami, karena anak saya sudah tidak punya baju lagi. Semua sudah hilang terbawa banjir dan tanah longsor," tutur Ama Tasya Zebua.

Pengakuan Ama Tasya Zebua menyoroti urgensi bantuan pakaian, terutama bagi anak-anak, yang sering kali menjadi prioritas terlupakan pasca-bencana besar.

Sumber : Humas Polres Tapteng

Pemberian Bantuan dan Trauma Healing bagi Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sibolga

SIBOLGA || jejakindonesia.id – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam banjir dan tanah longsor, Polres Sibolga menggelar kegiatan *Pemberian Bantuan dan Trauma Healing* pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Polres Sibolga.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh PS. Kabagops AKP Agus Adhitama, S.E., PS. Kabag SDM AKP Syawalludin H, S.H., Kasatbinmas AKP Martua Sinaga, Kasatpolairud AKP Syahrizal, PS. Kapolsek Sibolga Selatan Iptu Pasma Pasaribu, S.E., M.M., Plt. Kasipropam Ipda Chandra Purba, S.H., serta jajaran anggota Bag SDM, Bripka Armady Faisal dan Briptu Edward Christian Sitohang, S.H.

Sasaran kegiatan ini adalah pekerja kebersihan dari Dinas PKPLH yang terdampak bencana. Dalam pelaksanaannya, kegiatan bertujuan untuk membantu korban bencana alam dalam memenuhi kebutuhan dasar, mengurangi gejala trauma psikologis, memberikan dukungan emosional dan psikologis, serta meningkatkan rasa aman bagi para korban.

Kapolres Sibolga AKBP Eddy Inganta menekankan bahwa kehadiran pihak kepolisian tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga hadir secara emosional untuk memulihkan kondisi psikologis masyarakat yang terdampak bencana. Kegiatan trauma healing ini dilakukan melalui pendekatan komunikasi, konseling ringan, serta pemberian motivasi agar korban dapat lebih tenang dan optimis menghadapi masa pemulihan pasca-bencana.

Kegiatan *Pemberian Bantuan dan Trauma Healing* ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata kepedulian Polres Sibolga terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga dalam situasi sulit. Dengan bantuan dan dukungan yang diberikan, diharapkan para korban dapat lebih cepat bangkit dan kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.

(Sumber Humas Polres Sibolga).

Polres Sibolga Salurkan Bantuan Sosial Bagi Korban Terdampak Banjir Dan Longsor Di Kota Sibolga

SIBOLGA || jejakindonesia.id – Polres Sibolga melaksanakan pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kepolisian Republik Indonesia, khususnya atas arahan *Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.*, dan *Ibu Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo*, serta dukungan dari *Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H.*, dan *Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Sumut Ny. Mona Whisnu*.

Kegiatan ini digelar pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Dr. Ferdinand Lumbantobing, tepat di depan Polres Sibolga, Kelurahan Kota Baringin, Kecamatan Sibolga Kota.

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sibolga, Ny. Laura Eddy Inganta, dan didampingi oleh jajaran pejabat utama Polres Sibolga, antara lain Kabagops AKP Agus Adhitama, S.E., Kabag SDM AKP Syawalludin Husin, S.H., Kasat Binmas AKP Martua Sinaga, Kasat Polair AKP Syahrizal, Ps. Kapolsek Sibolga Selatan IPTU Pasma Pasaribu, S.E., M.M., serta Plt. Kasi Propam IPDA Chandra Purba, S.H.

Sasaran kegiatan ini adalah warga masyarakat korban terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Sibolga, khususnya petugas kebersihan Dinas KPLH Kota Sibolga, sebanyak 44 orang. Bantuan sosial yang diberikan berupa 44 karung beras @5 kg, 44 dus Pop Mie, dan 4 dus roti kering.

Tujuan dari pendistribusian bantuan ini adalah untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar, mengurangi trauma psikologis akibat bencana, memberikan dukungan emosional, serta menumbuhkan rasa aman bagi korban bencana alam.

Selain pemberian bantuan, Tim Trauma Healing Polres Sibolga juga hadir untuk memberikan pendampingan pemulihan emosional dan psikologis bagi warga terdampak bencana, sehingga mereka dapat kembali merasa tenang dan tidak cemas.

Kegiatan pendistribusian Bantuan Sosial ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kapolres Sibolga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat Kota Sibolga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, serta komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apapun.

(Sumber Humas Polres Sibolga).