Pesantren Darun Najah Tukangkayu Banyuwangi Kukuhkan 234 Hafidz dalam Wisuda Tahfidz Al-Qur’an 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Yayasan Pendidikan dan Sosial (YPS) Darun Najah Banyuwangi menyelenggarakan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Tahun 2026 yang berlangsung di El Royal Hotel Banyuwangi, Kamis (14/05/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 234 siswa dari jenjang MI dan MTs yang telah menyelesaikan capaian hafalan Al-Qur’an sesuai ketentuan program tahfidz di lingkungan yayasan.

Acara berlangsung khidmat dan tertib, serta dihadiri oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, pengawas madrasah, tokoh pendidikan, dewan guru, komite sekolah, serta para wali murid. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan generasi Qur’ani di lingkungan pendidikan Darun Najah.

Program tahfidz Al-Qur’an yang dilaksanakan Darun Najah merupakan program unggulan yayasan yang bertujuan membentuk karakter peserta didik yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an sejak dini. Program ini juga menjadi bagian dari implementasi pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman yang berkelanjutan.

Peserta wisuda terdiri atas 37 siswa MI Darun Najah 1, 159 siswa MI Darun Najah 2, serta 40 siswa MTs Darun Najah. Para peserta diwisuda berdasarkan capaian hafalan yang telah berhasil mereka selesaikan selama proses pembelajaran tahfidz.

Adapun capaian hafalan yang diraih para peserta meliputi 97 siswa telah menyelesaikan Juz 30, 90 siswa Juz 1, 37 siswa Juz 2, tiga siswa Juz 3, empat siswa Juz 4, serta satu siswa yang berhasil mencapai hafalan hingga Juz 6.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. H. Chaironi Hidayat, S.Ag., M.M., dalam sambutan yang disampaikan secara virtual memberikan apresiasi atas konsistensi Darun Najah dalam membina generasi penghafal Al-Qur’an. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta menjadi penunjang dalam penguasaan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darun Najah, KH. Latif Harun, menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat yang Allah SWT mudahkan untuk dihafal oleh umat Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan pentingnya tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi wisuda turut diisi dengan penampilan para wisudawan dalam sesi makro’ yang menampilkan hafalan Al-Qur’an secara berkelompok sesuai capaian masing-masing. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan mendapat perhatian dari para tamu undangan.

Selain itu, acara juga menghadirkan sesi ikhtibar sambung ayat yang melibatkan orang tua siswa. Dalam sesi tersebut, wali murid memberikan potongan ayat yang kemudian dilanjutkan oleh para wisudawan secara langsung sebagai bentuk pengujian kemampuan hafalan.

Setelah dinyatakan lulus munaqasyah dan berhak menerima syahadah tahfidz, para peserta memperoleh penghargaan dan apresiasi dari pihak yayasan serta para donatur sebagai bentuk motivasi atas prestasi yang telah diraih.

Suasana haru ketika para wisudawan bersimpuh di hadapan orang tua masing-masing sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas doa serta dukungan yang telah mengiringi perjalanan mereka dalam menghafal Al-Qur’an.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *