PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Adi Wibowo resmi melantik Lucky Danardono, A.P., M.M. sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pasuruan dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat, Senin (11/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan birokrasi dan percepatan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan.
Acara yang digelar dengan nuansa formal dan penuh wibawa itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Daerah, Staf Ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga pejabat struktural lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan besarnya harapan terhadap lahirnya tata kelola pemerintahan yang lebih solid, responsif, dan progresif.
Dalam sambutannya, Adi Wibowo menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif, melainkan pusat kendali utama birokrasi pemerintahan daerah. Ia menuntut adanya perubahan ritme kerja yang lebih cepat, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.
“Jabatan Sekretaris Daerah adalah pusat kendali birokrasi. Saya ingin tidak ada lagi pola kerja lambat, sektoral, atau saling menunggu. Semua OPD harus bergerak cepat, solid, dan fokus pada pelayanan masyarakat. Kota Pasuruan tidak boleh tertinggal hanya karena birokrasi berjalan lamban,” tegas Adi Wibowo.

Ia juga menyoroti pentingnya reformasi budaya kerja di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, birokrasi modern harus meninggalkan pola kerja administratif yang berbelit dan mulai mengedepankan pelayanan publik yang cepat, bersih, serta responsif terhadap kebutuhan warga.
“Saya ingin birokrasi bekerja dengan ukuran hasil, bukan sekadar rutinitas. Jangan sampai masyarakat dipersulit hanya karena urusan meja dan prosedur. Pemerintah harus hadir dengan pelayanan yang cepat, bersih, dan responsif,” tandasnya.
Sementara itu, Lucky Danardono menyatakan kesiapannya mengemban amanah besar tersebut dengan penuh tanggung jawab. Usai pelantikan, ia menegaskan akan segera melakukan konsolidasi internal demi menjaga stabilitas ritme birokrasi sekaligus mempercepat realisasi program prioritas daerah.
“Ini amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya akan langsung bergerak melakukan konsolidasi internal agar ritme birokrasi tetap berjalan baik dan seluruh program prioritas pemerintah daerah dapat dipercepat,” ujar Lucky.
Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Pasuruan untuk mempertegas arah reformasi birokrasi yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Di tengah tantangan pembangunan yang semakin dinamis, kepemimpinan baru di kursi Sekda diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya pemerintahan yang efektif, harmonis, dan berdaya saing tinggi.
(RED)