BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Program Ekonomi Produktif Tahun 2025 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui jalur aspirasi Bapak Sonny T. Danaparamita kembali menyentuh masyarakat pesisir Kabupaten Banyuwangi. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, berlokasi di kawasan Pantai Pulau Merah dan Pantai Mustika.
Bantuan tersebut disalurkan kepada dua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang selama ini aktif berperan dalam menjaga kelestarian laut sekaligus mengembangkan potensi ekonomi berbasis pesisir.
Penerima manfaat pertama yakni Kelompok Pokmaswas Pulau Merah Bahari yang diketuai oleh Poniran. Kelompok ini menerima bantuan berupa life jacket dan peralatan scuba diving untuk menunjang keselamatan serta efektivitas pengawasan wilayah perairan Pulau Merah.
Sementara itu, penerima manfaat kedua adalah Kelompok Pokmaswas Gua Pitu Bedil, yang diketuai oleh Budi Wahyono. Kelompok ini memperoleh bantuan life jacket, alat snorkel, serta baju adat Gandrung sebagai dukungan terhadap penguatan ekonomi produktif berbasis wisata bahari dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Banyuwangi, serta didampingi oleh penyuluh perikanan, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan masyarakat pesisir.
Dihubungi terpisah, Sonny T. Danaparamita menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan ini dapat semakin memotivasi Pokmaswas penerima manfaat, tidak hanya dalam konteks pengembangan ekonomi produktif, tetapi juga dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam pesisir.
Sonny menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakilinya, khususnya masyarakat pesisir yang memiliki peran strategis dalam menjaga ekosistem kelautan. Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian alam.
Ia juga menyadari bahwa aktivitasnya yang cukup padat di Jakarta terkadang membuat masyarakat membutuhkan waktu untuk dapat bertemu secara langsung. Untuk menjawab hal tersebut, Sonny hingga saat ini telah membentuk empat (4) Rumah Aspirasi di daerah pemilihannya, yang berfungsi sebagai wadah terbuka untuk menampung ide, gagasan, serta aspirasi dari seluruh konstituennya.
Melalui program ini, diharapkan kelompok Pokmaswas di Banyuwangi semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan, pengelolaan, serta pengembangan ekonomi produktif berbasis kelautan dan pariwisata secara berkelanjutan.