Danrem 083/Baladika Jaya: Kepedulian Sosial Adalah Jalan Keberkahan dan Kekuatan Bangsa

PASURUAN || Jejakindonesia.id – Kegiatan bakti sosial dan santunan anak yatim yang digelar di Desa Prodo, Dusun Gendol, Kecamatan Winogan Pasuruan, pada Jum’at malam (9/1/2026), berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Danrem 083/Baladika Jaya beserta jajaran, unsur Forkopimka, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim penerima santunan

Dalam sambutannya, Danrem 083/Baladika Jaya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan tersebut. Ia menegaskan bahwa hujan rintik yang turun sejak siang hingga malam hari bukan sekadar fenomena alam, melainkan pertanda rahmat dan keberkahan dari Allah SWT atas niat baik yang dilakukan bersama.

“Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi wujud kepedulian dan ikhtiar bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim,” ujarnya.

Danrem juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya akibat padatnya agenda tugas sejak pagi hari, termasuk kegiatan di Kodam V/Brawijaya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung capaian strategis TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang membuahkan hasil signifikan, di mana Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan lebih cepat dari target nasional.

Lebih menyentuh, Danrem mengungkapkan kisah pribadinya sebagai anak yatim sejak usia sebelas tahun. Pengalaman hidup tersebut, menurutnya, menjadi pelajaran berharga tentang kesabaran, keteguhan, dan semangat pantang menyerah.

“Saya ingin adik-adik semua tahu, kalian tidak sendiri. Teruslah belajar, berdoa, dan berjuang. Masa depan yang baik akan selalu terbuka bagi mereka yang tidak menyerah,” pesannya penuh haru.

Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan, sebagai bentuk komitmen pribadi dan institusi untuk terus menebar manfaat. Tidak harus besar atau mewah, menurutnya, kepedulian sekecil apa pun memiliki arti yang sangat besar bagi sesama.

“Sebagaimana pesan luhur yang selalu kita dengar, sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, selaku tuan rumah, Gus Khoirun Nidhom menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Danrem 083/Baladika Jaya beserta jajaran, Dandim 0819/Pasuruan, unsur kepolisian, pemerintah desa, serta para ulama dan tokoh masyarakat.

Ia menilai kegiatan bakti sosial dan santunan anak yatim tersebut sebagai momentum bersejarah bagi warga Desa Prodo, karena untuk pertama kalinya kegiatan sosial berskala besar dan penuh kebersamaan dilaksanakan di wilayah tersebut.

“Ini bukan sekadar kegiatan santunan, tetapi momentum kebersamaan, kepedulian, dan kasih sayang yang insyaAllah menjadi wasilah turunnya rahmat Allah SWT bagi desa kami,” ungkapnya.

Gus Khoirun Nidhom juga mengisahkan awal mula terselenggaranya kegiatan tersebut, yang bermula dari silaturahmi dengan Danrem 083/Baladika Jaya.

Meski memiliki agenda penting, Danrem berkenan meluangkan waktu untuk mendengarkan aspirasi dan niat menghadirkan kegiatan sosial bagi anak-anak yatim di desa tersebut.

“Sikap rendah hati dan ketulusan beliau sangat menyentuh kami. Ini menunjukkan bahwa kepedulian kepada anak yatim benar-benar lahir dari hati, bukan sekadar program,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu momentum saja, melainkan menjadi awal dari tradisi kebaikan yang berkelanjutan dan menginspirasi banyak pihak untuk turut berbagi.

“Semoga apa yang diberikan malam ini dicatat sebagai amal ibadah, dan anak-anak yatim yang hadir kelak tumbuh menjadi generasi yang saleh, sukses, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” tutupnya.

 

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *