We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2025

109 Personel Naik Pangkat, Polresta Banyuwangi Gelar Upacara Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Purna Bhakti

BANYUWANGI || jejakindonesia.d — Polresta Banyuwangi menggelar upacara kenaikan pangkat bagi personel Polri periode 1 Januari 2026 sekaligus pelepasan personel yang memasuki masa purna bhakti. Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Mapolresta Banyuwangi, Rabu (31/12/2025).

Sebanyak 109 personel Polresta Banyuwangi dinyatakan memenuhi syarat dan layak menerima kenaikan pangkat setelah melalui penilaian menyeluruh terhadap kinerja, disiplin, serta dedikasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan merupakan hak yang diberikan secara otomatis, melainkan bentuk penghargaan institusi atas loyalitas, integritas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama bertugas.

“Kenaikan pangkat ini hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan etos kerja, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pangkat adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Polresta Banyuwangi juga melepas 9 personel yang memasuki masa purna bhakti. Pelepasan dilakukan melalui tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi institusi atas pengabdian para personel kepada Polri, bangsa, dan negara.

“Purna bhakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal pengabdian dalam bentuk yang berbeda di tengah masyarakat. Jasa dan keteladanan para senior akan selalu menjadi bagian dari sejarah Polresta Banyuwangi,” ujar Kapolresta.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari pimpinan dan rekan sejawat. Sebagai wujud rasa syukur, acara ditutup dengan prosesi penyiraman air menggunakan mobil water cannon sebagai simbol semangat baru dan kesiapan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

Suasana hangat, penuh kebersamaan, dan rasa haru mewarnai seluruh rangkaian kegiatan, mencerminkan soliditas serta kekompakan keluarga besar Polresta Banyuwangi dalam mengabdi kepada masyarakat. (***)

Polres Pasuruan Imbau Warga Tak Nyalakan Kembang Api dan Hindari Euforia Berlebihan di Malam Tahun Baru

PASURUAN || jejakindonesia.id — Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan menggelar rilis akhir tahun 2025 di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Selasa sore (30/12/25).

Dalam rilis tersebut, Polres Pasuruan menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat menjelang malam pergantian tahun.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api maupun petasan karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Pasuruan agar tidak menyalakan kembang api maupun petasan saat malam pergantian tahun karena berisiko membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat tidak larut dalam euforia berlebihan saat menyambut tahun baru dan tetap menjaga situasi yang kondusif.

“Pergantian tahun hendaknya disambut secara sederhana dan tidak berlebihan, sehingga keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tegasnya.

Polres Pasuruan memastikan akan melakukan pengamanan dan patroli di sejumlah titik guna menjaga stabilitas kamtibmas selama perayaan malam tahun baru.

Polres Pasuruan Rilis Capaian Kinerja Tahun 2025, Data Kecelakaan Lalu Lintas Naik

PASURUAN || jejakindonesia.id — Polres Pasuruan menggelar rilis akhir tahun 2025 dalam rangka evaluasi kinerja dan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), yang berlangsung di Mapolres Pasuruan, Selasa sore (30/12/2025).

Dalam rilis tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025, mulai dari pengungkapan kasus kriminal menonjol, penanganan narkoba, hingga evaluasi kecelakaan lalu lintas, serta rencana strategis pengamanan tahun 2026.

“Sepanjang tahun 2025, Polres Pasuruan berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas melalui penegakan hukum yang profesional, respons cepat terhadap laporan masyarakat, serta sinergi dengan seluruh elemen,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Kasus Kriminal Menonjol Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Polres Pasuruan menangani sejumlah kasus kriminal menonjol yang mendapat perhatian publik, di antaranya:
- Kasus pembunuhan di Purwosari, 24 Januari 2025
- Kasus pembunuhan di Pandaan, 16 Februari 2025
- Kasus KDRT yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Pandaan, 9 Mei 2025
- Kasus pengeroyokan berakibat meninggal dunia di exit Tol Taman Dayu, 17 Juni 2025
- Kasus pembunuhan di Gempol, 3 Juli 2025
- Kasus pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan (curas) di Legok, Gempol, 14 Juli 2025 (dilimpahkan ke Polda Jatim)
- Kasus pembunuhan atau pengeroyokan di Purwosari, 18 Juli 2025
- Kasus persetubuhan anak di bawah umur di Tutur, 19 Juli 2025
- Kasus penganiayaan anak hingga meninggal dunia di Wonorejo, 9 Agustus 2025 (masih proses penyidikan)
- Kasus dugaan handak atau bondet meledak di Pasar Depan, 21 Agustus 2025 (proses penyidikan)
- Kasus kebakaran Pos Lantas akibat molotov di Pandaan, 1 September 2025 (proses penyidikan)
- Kasus pelemparan handak ke petugas di Winongan, 18 September 2025 (proses penyidikan)
- Kasus pengrusakan makam di Winongan, 2 Oktober 2025 (dilimpahkan ke Polda Jatim)
Kasus handak atau benda meledak di wilayah Masadepan, 6 November 2025 (proses penyidikan)
- Kasus handak atau benda meledak di Pasar Depan, 7 November 2025 (proses penyidikan)
- Kasus pembunuhan di Wonorejo, 16 Desember 2025 (dilimpahkan ke Polda Jatim)

Pengungkapan Kasus Narkoba Menonjol
Selain kriminal umum, Polres Pasuruan juga menaruh perhatian serius terhadap pemberantasan narkoba. Sejumlah kasus menonjol sepanjang 2025 di antaranya:
- LP/A/118/VII/2025/SPKT Satresnarkoba Polres Pasuruan, 26 Juli 2025, tersangka Kasnadi alias Guplek bin Samar (TPPO)
- LP/A/120/VII/2025/SPKT Satresnarkoba Polres Pasuruan, 31 Juli 2025, tersangka Muhammad Saifudin bin Alikin (TPPO)
- LP/A/147/VIII/2025/SPKT Satresnarkoba Polres Pasuruan, 30 Agustus 2025, tersangka Suwito (alm), kasus kampung narkoba
- LP/A/148/VIII/2025/SPKT Satresnarkoba Polres Pasuruan, 30 Agustus 2025, tersangka Dono bin Pasung (alm), kasus kampung narkoba

“Penanganan narkoba menjadi prioritas kami karena berdampak langsung terhadap keamanan sosial dan masa depan generasi muda,” tegas Kapolres.

Evaluasi Kecelakaan Lalu Lintas 2025
Di bidang lalu lintas, Polres Pasuruan mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebanyak 24 kasus atau 2,3 persen dibandingkan tahun 2024.

Dari total 1.049 kejadian kecelakaan lalu lintas, sebanyak 928 kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor. Adapun penyelesaian perkara laka lantas tahun 2025 meliputi:
- P21: 5 kasus
- SP3: 94 kasus
- Diversi: 1 kasus
- Limpah ke Pom TNI: 2 kasus
- Restorative Justice (RJ): 898 kasus
- Masih proses: 49 kasus

Menutup rilis akhir tahun, Kapolres Pasuruan menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya akan memperkuat langkah preemtif dan preventif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengintensifkan patroli dan sinergi lintas sektor.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, tidak berlebihan dalam euforia, serta terus berperan aktif melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas,” pungkas AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Kapolda Jatim Tinjau Pos Pengamanan di Malang Raya Pastikan Nataru Aman

MALANG || jejakindonesia.id – Menjelang malam pergantian Tahun Baru, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si., melakukan peninjauan pos pelayanan terpadu (posyan) di wilayah Malang Raya,Selasa (30/12/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas.

Adapun posyan yang ditinjau meliputi Posyan Terpadu Karanglo, Kabupaten Malang, Posyan Terpadu Lipo Mall, Kota Batu, serta Posyan Terpadu Ijen, Kota Malang.

Ketiga lokasi tersebut menjadi titik strategis pengamanan karena berada di jalur lalu lintas utama dan kawasan tujuan wisata.

Irjen Pol Nanang mengatakan pengecekan ini penting guna memastikan seluruh personel siap siaga serta sarana dan prasarana pendukung berfungsi optimal dalam menghadapi potensi kerawanan pada malam pergantian tahun.

“Malang Raya merupakan salah satu daerah tujuan wisata. Karena itu kami pastikan kesiapan personel, kelengkapan pos pelayanan, serta sinergi antarinstansi berjalan maksimal untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” kata Irjen Nanang.

Ia menegaskan, pos pelayanan terpadu tidak hanya difungsikan sebagai pusat pengamanan, tetapi juga sebagai tempat pelayanan dan informasi bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kapolda Jatim mengimbau kepada seluruh masyarakat agar melaksanakan kegiatan pada malam pergantian tahun dengan sewajarnya.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat dalam merayakan Tahun Baru agar tetap tertib, tidak berlebihan, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Ia mengajak masyarakat lebih memfokuskan diri untuk memanjatkan doa bagai seluruh korban bencana alam di tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Tahun baru mari mendoakan saudara kita di sana supaya diberikan kekuatan. Kemudian sekali lagi, apa yang kita lakukan merupakan bentuk empati. Terus, apabila melakukan kegiatan tahun baru agar tetap saling menghargai antara satu dengan yang lain," tutur Irjen Nanang.

Dengan kesiapan posyan di Malang Raya, Polda Jawa Timur berharap pengamanan malam pergantian Tahun Baru dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. (*)

Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Amankan 51 Tersangka Terorisme Sepanjang Tahun 2025

JAKARTA || jejakindonesia.id - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mencatat telah mengamankan 51 tersangka kasus tindak pidana terorisme sepanjang tahun 2025.

Hal itu dipaparkan dalam konferensi pers rilis akhir tahun Polri di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

"Jumlah penangkapan pada tahun 2025, sebanyak 51," kata Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono.

Jumlah penangkapan tersangka terorisme pun tahun ini lebih rendah jika dibandingkan tahun 2023 sebanyak 147 orang dan tahun 2024 sebesar 55 orang.

Syahar mengungkapkan, pada tahun 2025 juga tercatat tidak terjadinya aksi terorisme. Zero Terorrism Attacks di Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 2023.

Densus 88 sendiri melakukan sejumlah strategi soft approach dan hard approach. Di antaranya adalah, deteksi dini, sosialisasi kebangsaan, preventive strike, narasi moderat, pemberdayaan Eks Napi dan keluarga. Kolaborasi Nasional dan Internasional.

error: Content is protected !!