Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Sekjen DPW Fanst Respon Aceh Desak Kapolda Bentuk Tim Lapangan Tangani Kayu Gelondongan Pascabanjir

ACEH || jejakindonesia.id — Agus Suriadi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPW Fanst Respon Provinsi Aceh, merespons seruan Counter Polri Nusantara dengan mendesak Kapolda Aceh segera membentuk tim khusus di lapangan untuk menangani tumpukan kayu gelondongan pascabanjir bandang yang ditemukan di sejumlah wilayah terdampak.

Langkah tersebut dinilai krusial guna mencegah kayu-kayu tersebut kembali dimainkan atau dikuasai oleh cukong-cukong kayu besar yang diduga kuat terlibat dalam praktik illegal logging. FANST Aceh menegaskan, pengawasan harus dilakukan secara ketat dan penegakan hukum dijalankan secara transparan agar barang bukti kejahatan lingkungan tidak hilang, dialihkan, atau disalahgunakan.

“Kayu gelondongan pascabanjir harus diamankan oleh negara, bukan dibiarkan jatuh ke tangan mafia. Jangan sampai ada permainan ulang oleh cukong kayu,” tegas Agus Suriadi.

Fanst Respon Aceh menyatakan siap mengawal proses di lapangan, berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, serta mendorong penindakan tegas yang tidak hanya menyasar pekerja lapangan, tetapi juga aktor utama dan pihak yang membekingi pembalakan liar.

Sat Polairud Polresta Banyuwangi Melaksanakan Kegiatan Patroli dan Sosialisasi Penguatan Pembinaan Teritorial Bersama Tim Keamanan PT. PLN Kabel Bawah Laut

Banyuwangi - Jejak - Indonesia.id || Dalam rangka mendukung pengamanan objek vital nasional, Polresta Banyuwangi melalui Sat Polairud Polresta Banyuwangi jajaran Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan patroli dan sosialisasi penguatan pembinaan teritorial bersama tim keamanan PT. PLN Kabel Bawah Laut. Jum'at, (26/12/2025) pagi.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka Ops Lilin Semeru 2025.

Adapun kegiatan tersebut menyasar area gardu induk yang berada di area kabel PLN bawah laut. Patroli dan pemantauan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan di sekitar objek vital.

Kajaga Satpolairud Polresta Banyuwangi Aiptu I Gede Eka D menjelaskan kegiatan patroli yang dilaksanakan bersama Aipda Nurachmad dalam rangka memastikan obyek vital tetap aman, nyaman dan tidak disalahgunakan.

“Kami melaksanakan patroli, pembinaan dan pengecekan langsung di area Gardu Induk PT. PLN Kabel Bawah Laut tetap aman dan tidak ada aktivitas yang berpotensi membahayakan,” terangnya.

Selain patroli, personel Satpolairud juga melaksanakan komunikasi sosial dengan security dan masyarakat sekitar.

“Kami memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak beraktivitas di area Gardu Induk PT. PLN bawah laut yang dapat membahayakan keselamatan,” katanya.

Menurut Gede, kegiatan patroli dan binmas seperti ini penting dilakukan secara rutin sebagai bagian dari penguatan pembinaan teritorial.

“Patroli dan komunikasi dengan masyarakat maupun security menjadi cara efektif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gede menambahkan bahwa kerja sama antara Satpolairud dan pihak keamanan Gardu Induk PLN Bawah Laut sangat diperlukan dalam menjaga objek vital negara.

“Sinergi dan komunikasi yang baik akan membuat pengamanan lebih maksimal dan kondisi wilayah tetap kondusif,” tutupnya.

Selama kegiatan berlangsung, cuaca terpantau cerah dan situasi di sepanjang jalur patroli dalam keadaan aman dan kondusif.

Ibadah Natal Berjalan Khidmat, Kapolres Pasuruan Apresiasi Sinergi Tiga Pilar

PASURUAN || jejakindonesia.id — Pelaksanaan ibadah Natal Tahun 2025 di wilayah Kabupaten Pasuruan berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Rangkaian ibadah yang digelar di sejumlah gereja berjalan lancar berkat pengamanan terpadu dari aparat gabungan sejak pagi hingga malam hari, Kamis (25/12/2025).

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., mengapresiasi sinergi pengamanan Tiga Pilar yang melibatkan Polri, TNI, pemerintah daerah, serta dukungan elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor utama terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal.

“Pengamanan Natal dan Tahun Baru kami lakukan secara maksimal di setiap gereja. Setiap lokasi ibadah ditempatkan perwira pengendali untuk memastikan koordinasi berjalan baik, sehingga seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan lancar,” ujar AKBP Jazuli.

Untuk memastikan kesiapan personel, Kapolres Pasuruan bersama Pejabat Utama Polres Pasuruan juga melakukan pengecekan langsung pengamanan Natal di sejumlah gereja, salah satunya Gereja Santa Theresia Pandaan.

Hasil pengecekan menunjukkan ibadah berjalan tertib dengan pengamanan gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, serta partisipasi organisasi kemasyarakatan.

Selain pengamanan rumah ibadah, Polres Pasuruan turut menyiagakan personel di jalur wisata dan titik-titik rawan kepadatan guna mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Pendeta Gereja Santa Theresia Pandaan menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan atas pengamanan yang diberikan. Ia menyebutkan sekitar 1.000 jemaat dapat mengikuti ibadah Natal dengan aman dan nyaman.

“Kami berterima kasih atas kehadiran aparat keamanan. Jemaat dapat beribadah dengan tenang dan penuh kekhidmatan,” ungkapnya.

Dengan pengamanan yang humanis dan sinergis, perayaan Natal 2025 di Kabupaten Pasuruan berlangsung aman, damai, dan kondusif.

Polri, TNI dan Pemda Tembus Medan Ekstrem, Pastikan Kehadiran Negara bagi Warga Terisolasi di Pining Gayo Lues

Gayo Lues || jejakindonesia.id — Akses jalan menuju Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, terputus total selama 26 hari pascabencana banjir dan longsor. Kondisi tersebut menyebabkan ribuan warga terisolasi dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar serta aktivitas perekonomian.

Menyikapi kondisi itu, Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., bersama Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Dandim 0113/Gayo Lues, serta tim Blutax, turun langsung ke lokasi dengan menembus medan ekstrem menggunakan kendaraan off-road. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus mengawal pembukaan kembali akses jalan yang tertutup material longsor.

Perjalanan menuju Kecamatan Pining dihadapkan pada berbagai kendala, mulai dari jalan licin, lumpur tebal, hingga material banjir yang menutup hampir seluruh jalur. Di sejumlah titik, rombongan harus berhenti dan menunggu alat berat membuka jalan. Kapolres bersama unsur pemerintah daerah secara langsung mengawal proses pembukaan akses agar jalur dapat segera dilalui.

Pada hari kedua perjalanan, rombongan mendapati warga yang berjalan kaki sambil memikul durian menuju Blangkejeren. Aktivitas tersebut dilakukan warga karena keterpaksaan akibat terputusnya akses transportasi. Melihat kondisi itu, rombongan membeli seluruh hasil dagangan warga dan menyalurkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

Perjalanan berlangsung selama tiga hari dengan dua malam bermalam di Desa Pepelah dan Desa Pintu Rime. Pada hari ketiga, rombongan akhirnya tiba di Kecamatan Pining. Kedatangan aparat dan pemerintah daerah disambut haru oleh warga yang telah lama terisolasi.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan jajaran Polres Gayo Lues merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang terdampak bencana.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam misi kemanusiaan. Apa yang dilakukan Kapolres Gayo Lues bersama TNI dan pemerintah daerah menunjukkan komitmen negara untuk memastikan masyarakat tidak merasa ditinggalkan, meskipun berada di wilayah terisolasi dengan medan yang berat,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam penanganan dampak bencana, khususnya di wilayah terpencil.

“Kepedulian dan kehadiran langsung di lapangan adalah bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tambahnya.

Kehadiran Kapolres Gayo Lues bersama unsur Forkopimda di Kecamatan Pining diharapkan dapat memulihkan akses, mempercepat distribusi logistik, serta menguatkan kembali rasa aman dan kepercayaan masyarakat bahwa negara hadir di tengah kesulitan.

Minimalisir Debu Pasca Banjir, Polri Lakukan Pembersihan dan Penyiraman Jalan Protokol Aceh Tamiang

TAMIANG || jejakindonesia.id - Hampir sebulan pascabanjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, dampak yang ditinggalkan masih dirasakan masyarakat. Selain kerusakan dan lumpur sisa banjir, debu dari lumpur kering yang menumpuk di sejumlah ruas jalan protokol kini menjadi keluhan warga karena mengganggu aktivitas dan kesehatan.

Menyikapi kondisi tersebut, Polri melaksanakan pembersihan serta penyiraman jalan protokol di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (25/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir debu yang beterbangan akibat lalu lintas kendaraan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.

Pasimin Yon Batalyon B Pelopor Korbrimob Polri, Ipda Suyanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat pascabanjir.

“Penyiraman dan pembersihan jalan ini kami lakukan untuk meminimalisir sekaligus menghilangkan debu sisa lumpur banjir. Harapannya, masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman dan aman,” ujar Ipda Suyanto.

Ia menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari laporan petugas kesehatan Polri yang siaga maupun yang berkeliling menyapa warga di wilayah terdampak banjir.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ditemukan cukup banyak warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan, khususnya penyakit yang berkaitan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menindaklanjuti temuan tersebut, tim dokter Polri telah memberikan pengobatan sesuai keluhan yang dialami warga.

“Dokter Polri sudah memberikan obat-obatan seperti obat batuk, pilek, hingga penurun demam kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ipda dr. Meyrina Dwi Yanti, anggota Bidokkes Polda Jawa Barat yang melaksanakan BKO di Polda Aceh, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang masih berdebu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta rutin mengonsumsi vitamin guna menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh,” imbaunya.

Polri berharap, melalui upaya pembersihan jalan dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan, dampak pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang dapat segera teratasi dan kondisi masyarakat berangsur pulih.

error: Content is protected !!