We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Desember 2025

Ditpolairud Polda Sumut Salurkan Bantuan Sembako untuk Nelayan Belawan yang Terdampak Cuaca Buruk

BELAWAN || jejakindonesia.id – Personel Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian sembako kepada para nelayan di wilayah perairan Belawan, Senin (08/12/2025) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung langsung dari atas kapal patroli dan menyasar nelayan yang kesulitan mencari nafkah akibat kondisi cuaca yang tidak stabil dalam beberapa hari terakhir.

Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Bripka Supriadi, Bripka Evarianto, Bripda Rizal Arifin Siregar, Bharada Daniel Tambunan, Bharada Lekson Sinaga, dan Bharada Rendi Pratama. Mereka membagikan paket sembako berupa beras kepada nelayan yang tengah berada di sekitar perairan Belawan.

Direktur Polairud Polda Sumut, Kombes Pol Pahala H.M. Panjaitan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat pesisir, terutama para nelayan yang terdampak situasi alam yang kurang bersahabat.

“Pembagian sembako ini merupakan salah satu langkah Polairud untuk membantu masyarakat, khususnya nelayan yang tidak dapat melaut karena cuaca buruk. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga mereka,” ujar Kombes Pol Pahala H.M. Panjaitan.

Beliau juga menegaskan bahwa Ditpolairud Polda Sumut akan terus hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan dukungan kepada masyarakat pesisir di wilayah Sumatera Utara, baik melalui patroli perairan, pengawasan keamanan laut, maupun kegiatan sosial seperti hari ini.

“Kami tidak hanya melaksanakan tugas pengamanan perairan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat yang berada di wilayah maritim. Semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi nelayan untuk tetap bertahan dalam situasi sulit,” tambahnya.

Warga penerima bantuan menyambut positif kegiatan tersebut. Sebagian besar dari mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan harian karena tidak dapat melaut akibat gelombang tinggi dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir.

Kegiatan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan penuh keakraban. Upaya tersebut menjadi bentuk nyata solidaritas Polri kepada masyarakat pesisir sekaligus wujud kepedulian sosial Ditpolairud Polda Sumut dalam mendukung pemulihan ekonomi warga yang terdampak kondisi alam.

Pemulihan Pascabanjir Tapsel Dipercepat, Personel Brimob Fokus Bersihkan Rumah dan Fasilitas Pendidikan

Tapanuli Selatan || jejakindonesia.id – Upaya pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan terus digencarkan oleh Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui Operasi Aman Nusa II. Hingga saat ini, 9 Desember 2025, personel dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan material lumpur, menyalurkan bantuan, mengatur arus lalu lintas, hingga membantu percepatan normalisasi fasilitas publik dan rumah-rumah warga.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hari di sepanjang Jalan Lintas Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan. Personel berada di lapangan dengan komando langsung Danki Satgas AKP Tahi Parulian Hutagalung serta Wadanki IPTU Horas Batubara. Kegiatan ini juga dipantau langsung Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han.

Dalam pelaksanaannya, pasukan dibagi ke tiga peleton di bawah kendali masing-masing perwira agar proses pemulihan lebih cepat dan tepat sasaran.

Peleton 1, dipimpin IPDA Rudy Darmawan dengan 22 personel, melakukan pembersihan pada pemukiman warga terdampak. Pembersihan meliputi rumah Alex Purnaluga Simbolon (90%), Ratno Siregar (70%), Rayo Uli Silalahi (80%).

Proses pembersihan dilakukan menggunakan cangkul, sekop, dan angkong untuk mengangkat material lumpur yang menumpuk dan merusak bagian dalam rumah warga.

Peleton 2, dipimpin IPDA Nanang Lubis, S.H., turut menuntaskan pembersihan tiga rumah lainnya, yakni Santos Silalahi (90%), Sahyul Tampubolon (50%), Mirwana (30%).

Fokus pembersihan lebih diarahkan pada bagian interior rumah yang penuh lumpur serta saluran air rumah warga yang sebelumnya tersumbat.

Sementara Peleton 3, di bawah kendali AIPTU Robert J. Aritonang, S.H., bergerak cepat melakukan pembersihan fasilitas pendidikan, yakni SD Negeri 100704 Huta Godang yang terdampak lumpur tebal. Sekitar 80 persen area kelas, halaman, dan ruang belajar berhasil dibersihkan.

Selain pembersihan lokasi, personel Brimob juga melakukan pengaturan lalu lintas dan pengawalan alat berat yang diturunkan untuk membuka akses jalan yang tertimbun lumpur. Kehadiran alat berat turut mempercepat pemulihan aliran jalan utama yang menjadi jalur penghubung antarwilayah.

Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., turun langsung meninjau proses pembersihan serta pengawalan alat berat. Ia menekankan bahwa kehadiran personel Brimob bukan hanya dalam rangka operasi penanganan bencana, namun juga bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Brimob hadir bukan sekadar untuk mengevakuasi atau membersihkan lokasi, tetapi memastikan masyarakat kembali memiliki akses hunian yang bersih, fasilitas pendidikan yang dapat dipergunakan kembali, serta jalur transportasi terbuka dengan baik,” ungkapnya saat peninjauan.

Sejumlah warga yang rumahnya dibersihkan menyampaikan rasa terima kasih kepada personel Brimob. Dukungan personel gabungan TNI-Polri dinilai sangat membantu pemulihan cepat pascabencana.

Upaya pemulihan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari komitmen Polri melalui Operasi Aman Nusa II dalam memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kondisi sosial masyarakat kembali pulih.

Pesan Mendalam untuk Para Santri dalam Sharing Inspiratif Ustadz Nafi Unnas dan Gus Iqdam

BLITAR || jejakindonesia.id - Majelis Sabilu Taubah Blitar kembali menghadirkan suasana hangat penuh hikmah melalui agenda sharing bersama dua narasumber muda yang dikenal inspiratif, yakni Ustadz Nafi Unnas, alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, dan Gus Iqdam, dai muda sekaligus alumni Pesantren Al-Falah Ploso. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para santri dan jamaah untuk memperluas wawasan, terutama tentang bagaimana menjaga jati diri sebagai seorang santri di tengah perubahan zaman.

Dalam penyampaiannya, Gus Iqdam menekankan bahwa menjadi santri bukan sekadar status selama berada di pondok, melainkan identitas yang harus terus dibawa sepanjang hayat. “Dimanapun kita berada dan apapun profesi kita, harus tetap menunjukkan sikap kesantrian. Karena itulah yang membedakan kita, itulah bekal moral yang kita bawa dari pesantren,” ujarnya dalam sesi sharing tersebut.

Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai tawadhu’, adab, kejujuran, dan akhlak mulia adalah warisan pesantren yang seharusnya tampak dalam laku kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ustadz Nafi Unnas turut menyampaikan bahwa santri hari ini memiliki tantangan yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Karena itu, ia mengajak para santri untuk selalu meningkatkan kapasitas diri tanpa meninggalkan akar tradisi keilmuan pesantren. “Santri harus adaptif, tapi tetap berpegang pada prinsip. Santri harus bisa menjadi perekat Ummat,” tuturnya.

Sesi sharing ini memberikan energi positif dan motivasi bagi para santri untuk semakin mantap menapaki jalan pengabdian di masyarakat. Pesan dari kedua narasumber tersebut menjadi pengingat bahwa identitas santri bukan hanya tentang di mana mereka belajar, tetapi tentang bagaimana mereka hidup, bersikap, dan memberi manfaat di manapun mereka berada.
(Redho)

Senyum, Sapa, Salam Satgas Yonif 521/DY Kegiatan Komsos di Distrik Bolakme

Bolakme || jejakindonesia.id - Di tengah tenangnya alam pegunungan Papua, sebuah kehangatan tumbuh di Kampung Bolakme, Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, (9/12/2025). Di sinilah Prajurit TNI dari Satgas Yonif 521/DY menciptakan ruang dialog sederhana namun bermakna bersama masyarakat Kampung Bolakme.

Danpos Bolakme Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han, kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) ini menjadi ajang saling mendengar dan memahami, jauh dari kesan formalitas. Dalam suasana penuh keakraban, masyarakat menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, bahkan harapan mereka kepada personel TNI yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian Papua.

Letda Inf Reza Yudha Prasetya, S.Tr.Han, menegaskan bahwa Komsos bukan sekadar rutinitas, melainkan komitmen Satgas Yonif 521/DY dalam membangun jembatan hati antara aparat dan rakyat.

"Kami ingin hadir sebagai bagian dari keluarga, duduk bersama seperti ini membantu kami memahami lebih dalam kebutuhan masyarakat," ungkapnya.

Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Seperti yang diungkapkan Bapak Nusma Jikwa, salah satu warga yang ditemui disela-sela kesibukannya.

"Bapak-bapak TNI bukan cuma jaga kampung, tapi juga selalu bantu kami kalau susah, kasih obat kalau sakit. Kami doakan selalu bapak-bapak tetap sehat dan diberkati di setiap tugasnya," ujarnya.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, "Komsos (Komunikasi Sosial) TNI di Papua adalah program rutin prajurit TNI, khususnya Satgas Yonif 521/DY untuk membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, bukan hanya sebagai aparat keamanan tetapi juga sebagai sahabat dan pelindung di wilayah penugasan."

Menciptakan kebersamaan antara TNI dan rakyat, Mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat untuk menciptakan keharmonisan dan mendukung pembangunan serta stabilitas di wilayah Papua.

Di tengah tantangan pembangunan dan kondisi geografis Papua yang tak mudah, kehadiran Satgas Yonif 521/DY menjadi sinar penguat semangat masyarakat papua untuk terus maju dan damai.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Nakes Polri Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir di Aceh Tamiang

Kualasimpang || jejakindonesia.id — Tenaga kesehatan (nakes) Polri dari Biddokkes Polda Aceh terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir dengan membuka layanan kesehatan gratis di Posko Tanggap Darurat yang berlokasi di depan Polres Aceh Tamiang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan bahwa pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan seluruh masyarakat terdampak bencana mendapatkan penanganan medis secara cepat dan tepat, terutama bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi banjir.

“Tenaga kesehatan Polri hadir memberikan layanan gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemberian obat-obatan, hingga pemantauan kondisi warga rentan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan masyarakat tetap sehat di tengah situasi darurat,” ujar Joko dalam rilis resminya, Selasa, 9 Desember 2025.

Ia menjelaskan bahwa layanan kesehatan menjadi sangat penting di tengah situasi darurat, mengingat cuaca lembap dan lingkungan yang tergenang air dapat memicu berbagai penyakit, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, hingga diare.

Karena itu, keberadaan nakes Polri di posko sangat membantu warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan.

“Polri tidak hanya hadir dalam bentuk pengamanan dan distribusi bantuan, tetapi juga memastikan warga mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi dan mendapatkan perhatian penuh dalam masa pemulihan ini,” tambah Joko.

error: Content is protected !!