Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Desember 2025

Penyuluhan Hukum Tim Hukum Jabar Istimewa Kabupaten Bekasi Stop bullying mari berteman tanpa kekerasan

Kabupaten Bekasi || jejakindonesia.id — Tim Hukum Jabar Istimewa kembali melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum bagi pelajar dan warga binaan sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum sekaligus mencegah tindakan kekerasan, khususnya perundungan (bullying), baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat. Kegiatan berlangsung di dua lokasi berbeda, yaitu SMPN 1 Tambun Selatan dan Lembaga pemasyarakatan kelas IIA Cikarang (Cipayung).

Pada penyuluhan di SMPN 1 Tambun Selatan yang digelar pada 13 November 2025 lalu, ratusan siswa mengikuti kegiatan bertema “Stop Bullying! Mari Berteman Tanpa Kekerasan.” Suasana penyuluhan berlangsung dinamis dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait berbagai persoalan sosial maupun hukum yang kerap terjadi di sekitar mereka.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Hukum Jabar Istimewa menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Kapolsek Tambun Kompol Wuriyanti, S.H., M.H.; Hakim Pengadilan Negeri Cikarang Arif Wibowo, S.H.,M.H Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cikarang, Kabupaten Bekasi Ibrahim Aziz, S.H., M.H.; serta perwakilan Tim Hukum Jabar Istimewa. Para pemateri menekankan pentingnya memahami batasan perilaku yang dapat berujung pada pelanggaran hukum, termasuk bahaya bullying, kekerasan verbal maupun fisik, penyalahgunaan media sosial, hingga potensi keterlibatan dalam tindakan kriminal di usia muda.

Sementara itu, bertempat di Lembaga pemasyarakatan kelas IIA Cikarang yang dilaksanakan pada Kamis 4 Desember 2025 lalu, Tim Hukum Jabar Istimewa menggelar penyuluhan sekaligus konsultasi hukum gratis bagi warga binaan. Program ini bertujuan memberikan akses keadilan dan pemahaman mengenai hak-hak hukum mereka, sekaligus membekali warga binaan dengan literasi hukum dasar sebagai persiapan reintegrasi sosial.

Saat Dikonfirmasi wartawan pada Jumat (12/12/2025), perwakilan Tim Hukum Jabar Istimewa, Ibrahim Aziz, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan penyuluhan dan konsultasi hukum tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam mendukung masyarakat, termasuk generasi muda, agar memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan.

“Selain menangani pengaduan, kami rutin melakukan penyuluhan hukum, edukasi anti-bullying, dan konsultasi hukum gratis di sekolah maupun lapas. Kami ingin memastikan masyarakat mendapat pemahaman hukum yang benar,” ujarnya.

Ibrahim juga menuturkan bahwa literasi digital menjadi salah satu fokus materi penyuluhan, mengingat masih banyak pelajar yang belum memahami aturan Undang-Undang ITE serta risiko penyebaran hoaks maupun ujaran kebencian di media sosial.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut. Perwakilan SMPN 1 Tambun Selatan menilai penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam memahami bahaya perundungan dan pentingnya beretika di dunia digital.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkala agar siswa semakin bijak dalam bersikap, baik di sekolah maupun di media sosial,” ujarnya.

Kendati Demikian Ibrahim Aziz, S.H., M.H., yang juga Ketua Peradi Cikarang, berharap program penyuluhan hukum yang dilaksanakan di Kabupaten Bekasi dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai hukum, menolak segala bentuk kekerasan, serta membantu menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghargai,"Tutupnya

Penulis: Haris Pranatha

HUT Reserse ke-78 Polres Malang Gelar Santunan Anak Yatim dan Baksos

MALANG || jejakindonesia.id – Satreskrim Polres Malang Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar rangkaian kegiatan sosial dalam memperingati Hari Ulang Tahun Reserse ke-78.

Acara tersebut dimulai dari doa bersama, santunan anak yatim, hingga pembagian paket sembako kepada masyarakat dilanjutkan bakti sosial di Jl. Adi Santoso, Kelurahan Ardirejo, Kepanjen.

Puluhan anak yatim dari Ponpes Al Fitriyah hadir dalam doa bersama dan menerima santunan dari Satreskrim.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Muchammad Nur mengatakan peringatan HUT Reserse tahun ini tidak hanya menjadi momentum syukur, tetapi juga ajang mempererat kepedulian sosial.

“Kami ingin HUT Reserse tidak hanya dirayakan secara seremonial, tapi diisi kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, terutama anak-anak yatim,” ujar AKP Nur, Kamis (11/12).

Selain santunan kepada 30 anak yatim, Satreskrim Polres Malang Polda Jatim juga menyalurkan 30 paket sembako kepada penyandang disabilitas dan komunitas becak kayuh di Kepanjen.

“Bakti sosial ini bentuk komitmen kami untuk terus dekat dengan masyarakat. Harapannya, apa yang diberikan hari ini bisa meringankan kebutuhan mereka,” tambahnya.

AKP Nur menegaskan bahwa kegiatan sosial akan terus menjadi bagian dari program Satreskrim Polres Malang, tidak hanya saat momentum peringatan ulang tahun.

“Tidak hanya penegakan hukum, tapi juga kegiatan kemanusiaan. Ini yang akan terus kami rawat,” pungkasnya. (*)

Tujuh Faksi NII Jawa Barat Serentak Lakukan Cabut Baiat dan Deklarasi Setia kepada NKRI

BANDUNG || jejakindonesia.id - Untuk pertama kalinya dalam sejarah upaya deradikalisasi di Indonesia, tujuh faksi kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di wilayah Jawa Barat secara serentak melaksanakan Cabut Baiat Massal dan Deklarasi Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

"Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memutus mata rantai radikalisme dan memperkuat kembali integrasi sosial mantan anggota NII," kata Ketua Yayasan Prabu Foundation.

Acara digelar atas kolaborasi strategis antara Densus 88 Antiteror Polri, Polda Jawa Barat, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta didukung oleh Bank BJB. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa.

"Teruntuk NII dan Eks NII ini merupakan sebuah perjalanan bangsa, kami percaya teman-teman semua mempunyai pemikiran yang cerdas. Kita tahu sejarah NII adalah para pejuang penjajahan zaman Belanda," kata Wakadensus 88 AT Polri, dalam sambutannya.

Wakadensus 88 AT Polri juga menekankan pentingnya menjaga keutuhan bangsa dan menolak ekstrimisme ideologi yang tidak sesuai dengan Pancasila.

"Saya yakin teman-teman semua disini tetap pada negara NKRI, kita semua menjaga membangun demi NKRI," katanya.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi cabut baiat oleh perwakilan faksi, yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan penandatanganan surat pernyataan, serta prosesi hormat bendera dan penciuman Merah Putih. Momen ini menjadi simbol kuat kembalinya para peserta ke dalam pangkuan NKRI.

"Kami memberikan apresiasi atas keberanian para mantan anggota NII yang secara terbuka memilih meninggalkan ajaran lama dan kembali kepada nilai-nilai kebangsaan," kata Wakil Gubernur Jawa Barat.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk mendukung reintegrasi melalui pendekatan pembinaan berkelanjutan. Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan pemerintah daerah, Densus 88 AT Polri menyerahkan plakat penghargaan kepada Wakil Gubernur Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata efektivitas pendekatan kolaboratif dalam upaya penanggulangan ekstremisme, serta menggarisbawahi pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil.

Polri Kirim Bantuan Ke Daerah Terisolir di Sumatera

MEDAN || jejakindonesia.id – Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah Sumatera terus ditingkatkan, melibatkan personel kepolisian, baik dari mabes polri hingga Polda dan polsek.

Bersamaan dengan penyaluran bantuan dan layanan medis darurat, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga menaikkan status penyelidikan kasus banjir bandang di Tapanuli Selatan terkait temuan pembukaan lahan secara masif.

Personel Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama relawan menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendistribusikan bantuan logistik bagi korban bencana.

Di Sibolga, Tapanuli Tengah, tim harus menempuh perjalanan kaki selama enam jam melalui medan yang terjal dan licin karena akses jalan di kilometer 9,5 terputus dan tertimbun longsor sepanjang kurang lebih 80 meter.

Bantuan berupa bahan makanan dan pakaian layak pakai berhasil disalurkan kepada sekitar 200 Kepala Keluarga di Desa Simaninggir dan Desa Bonandolok.

Selain itu, pasca bencana, personel Brimob juga rutin mengantar para pelajar di Batangboru, Tapanuli Selatan, ke sekolah guna mendukung semangat belajar dan meringankan beban korban.

Operasi ini menjadi krusial setelah Puskesmas dan rumah sakit di Tamiang lumpuh akibat banjir.

Salah satu kasus prioritas adalah evakuasi seorang pasien penderita sakit jantung kronis yang kesulitan mendapatkan obat karena persediaan hanyut saat banjir melanda.

Sementara upaya kemanusiaan berlanjut, Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri menaikkan status kasus temuan kayu gelondongan yang terseret banjir bandang di Tapanuli Selatan (Tapsel) ke tingkat penyidikan.

Setelah penelusuran selama empat hari, petugas menemukan 110 titik bukaan lahan di hulu sungai Aek Garoga.

Pembukaan lahan yang masif ini diyakini menjadi faktor utama penyebab banjir bandang yang mengakibatkan tiga desa yakni Garoga, Hutagodang, dan Aek Ngado porak-poranda

Longsor akibat pembukaan lahan tersebut membawa material tanah dan gelondongan kayu ke aliran sungai.

Dalam penyelidikan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti, termasuk tiga unit alat berat dan sampel gelondongan kayu. Proses penyidikan ini bertujuan untuk menemukan pelaku dan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa pidana yang berujung pada bencana, yang tercatat telah menyebabkan 46 orang meninggal dunia dan 27 orang masih hilang di Tapsel.

Persewangi Banyuwangi Taklukkan PSSS Situbondo 1-0 di Laga Perdana Grup K

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Persewangi Banyuwangi membuka langkah di Grup K Liga 4 Kapal PSSI Jawa Timur (Jatim) 2025/2026 dengan meraih kemenangan 1–0 atas PSSS Situbondo. Pertandingan berlangsung di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Kamis (11/12/2025), pukul 15.00 WIB.

Gol kemenangan Persewangi dicetak Sahrul Reza Mugi Rahayu pada menit ke-25 melalui penyelesaian terarah yang memanfaatkan celah di kotak penalti lawan.

Pelatih Persewangi, Francis Reynald Wewengkang, menyebut anak asuhnya tampil dominan pada babak pertama dengan permainan kombinasi dan bola pendek.

“Babak pertama kami bermain sesuai karakter Persewangi. Pergerakan bola cepat dan terkontrol,” ujarnya.

Pertandingan dipimpin wasit Nur Salim dari Probolinggo.

Memasuki babak kedua, hujan deras membuat lapangan licin dan memaksa perubahan strategi. Persewangi lebih mengandalkan umpan panjang dan permainan langsung untuk menghindari kesalahan di area berbahaya.

“Lapangan berat karena hujan, jadi permainan harus berubah. Tetapi kami tetap bersyukur tiga poin bisa didapat. Ini hasil penting untuk langkah awal,” tambah Coach Francis.

Pelatih PSSS Situbondo, Abdul Halim Al Rosyid atau Coach Rosyid, mengaku anak asuhnya kurang fokus pada babak kedua sehingga beberapa peluang gagal dimaksimalkan.

“Kami terlalu terburu-buru dan kurang tenang. Kiper Persewangi juga tampil sangat baik,” katanya.

 

Rosyid menjelaskan bahwa PSSS Situbondo pada musim ini membawa mayoritas pemain muda sebagai bagian dari program pembinaan.

“Kami hanya membawa dua pemain senior. Fokus kami adalah perkembangan jangka panjang,” tegasnya.

*Modal Penting untuk Perebutan Juara Grup*

Kemenangan ini menjadi bekal berarti bagi Persewangi dalam persaingan ketat di Grup K. Laskar Blambangan selanjutnya akan menghadapi Persebo 1964 Bondowoso dan Mitra Surabaya pada dua laga berikutnya.

Persewangi menargetkan posisi puncak klasemen sesuai target yang diusung manajemen pada awal musim. (ydh)

error: Content is protected !!