We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: November 2025

Kapolres Nganjuk Gelar Silaturahmi Kamtibmas di Polsek Berbek, Bahas Antisipasi Bencana dan Penguatan Keamanan Lingkungan

NGANJUK || jejakindonesia.id – Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Forpimcam dan para kepala desa se-Kecamatan Berbek di Mapolsek Berbek pada Jumat (21/11/2025).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat komunikasi langsung antara Polres Nganjuk dan pemerintah desa, sekaligus membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi kerawanan akibat cuaca ekstrem.

Turut hadir jajaran PJU Polres Nganjuk, Forkopimcam Berbek, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga penerima bantuan sosial.

Pada kesempatan itu, Kapolres Nganjuk juga menyerahkan dua unit chainsaw kepada Polsek Berbek sebagai dukungan sarana penanganan pohon tumbang dan keadaan darurat lainnya.

Kapolres Nganjuk dalam arahannya menyampaikan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi akhir-akhir ini dapat menimbulkan beragam potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Ia meminta seluruh pemerintahan desa meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada titik-titik rawan.

“Segera lakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk setiap potensi kerawanan. Penanganan cepat bisa mencegah dampak yang lebih besar,” tegasnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Nganjuk menyediakan layanan pengaduan masyarakat melalui WhatsApp Lapor Kapolres 0811-5111-0110 serta Call Center 110 yang aktif selama 24 jam. Ia mengajak seluruh desa mengaktifkan kembali kegiatan siskamling untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Siskamling adalah benteng pertama keamanan desa. Semakin aktif, semakin aman wilayah kita,” tambahnya.

Camat Berbek, Toni Susanto, S.STP., M.Si.,menyatakan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres. Kegiatan ini membuka ruang diskusi yang efektif bagi kami untuk menyampaikan dinamika di lapangan. Kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem sangat penting, dan kami siap bersinergi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Para kepala desa menyampaikan berbagai kondisi di wilayah masing-masing dan mendapatkan penjelasan langsung dari Kapolres serta pejabat terkait. Setelah sesi diskusi, Kapolres bersama rombongan menyerahkan paket sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian.

Silaturahmi Kamtibmas di Polsek Berbek tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, dan perangkat desa dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.(acha)

Polri Untuk Masyarakat Polsek Sunggal Laksanakan Ju’mat Barokah”Rezeki Yang Kita Dapat, Ada Bagian Orang Lain

MEDAN || jejakindonesia.id – Di tengah kesibukan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Sunggal tidak melupakan sisi kemanusiaan, Ju'mat (21/11/25), Polsek Sunggal menggelar kegiatan Ju'mat Barokah dengan membagikan makanan gratis kepada warga, kegiatan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan di jalan Sunggal simpang tiga Medan Sunggal dimulai pada pukul 11.00 wib hingga selesai, kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Sunggal Iptu Rudy Salam Tarigan.S.H, dan didampingi beberapa personil Polsek Sunggal

Dengan penuh semangat, tampak personil Polsek Sunggal dengan humanis menyapa warga, sekaligus memberikan makanan gratis kepada warga setempat dan yang melintas di jalan tersebut

Terdengar dari ucapan warga menyampaikan ucapan terima kasih menerima bantuan makanan gratis tersebut, atas kepedulian dan perhatian yang telah diberikan.

Kapolsek Sunggal Kompol Bambang G.Hutabarat, S.H, M.H., mengatakan "kegiatan Ju'mat Barokah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan, kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan dapat menginspirasi pihak lain untuk melakukan hal serupa, Rezeki yang kita dapat ada bagian orang lain".ucapnya

Polres Lumajang Kerahkan Mobil AWC, Bersihkan Sisa Lumpur APG Semeru di Jembatan Besuk Koboan

LUMAJANG || jejakindonesia.id – Polres Lumajang Polda Jatim mengerahkan satu unit mobil Water Canon (AWC) untuk membantu membersihkan sisa material berupa lumpur dan abu vulkanik Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru yang menumpuk di kawasan Jembatan Besuk Koboan Kecamatan Candipuro, Kamis (20/11/2025).

Upaya pembersihan ini dilakukan sebagai respons cepat jajaran kepolisian untuk memastikan akses lalu lintas tetap aman dan lancar bagi masyarakat.

Material sisa APG yang terbawa aliran sungai menutupi sebagian badan jembatan serta menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., M.H. melalui Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang Ipda Untoro, SH., menjelaskan bahwa pengerahan Water Canon merupakan bentuk dukungan Polri dalam penanganan pasca bencana di wilayah terdampak.

“Kami berupaya membantu mempercepat proses normalisasi akses. Dengan semprotan bertekanan tinggi, sehingga lumpur dapat lebih cepat dibersihkan dan mobilitas warga dapat kembali normal,” ujarnya.

Petugas gabungan dari Polri, BPBD, relawan, dan warga sekitar turut bergotong-royong dalam proses pembersihan yang berlangsung sejak pagi.

Selain membersihkan jembatan, petugas juga memastikan aliran air di sisi jembatan tidak tersumbat agar tidak menimbulkan genangan.

Kegiatan pembersihan ini disambut baik warga sekitar yang mengapresiasi langkah cepat Polres Lumajang.

Hingga siang hari, kondisi jembatan telah kembali dapat dilalui dengan lebih aman, meskipun aparat tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi aktivitas vulkanik Semeru yang masih fluktuatif.

Polda Jatim Berangkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

SURABAYA || jejakindonesia.id - Polda Jawa Timur memberangkatkan bantuan kemanusiaan untuk para pengungsi dampak erupsi dan Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru.

Pelepasan bantuan dipimpin langsung Wakapolda Jatim Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., bersama Pejabat Utama Polda Jatim di depan Gedung Tribrata Mapolda Jatim, Jumat (21/11/2025).

Dalam sambutannya, Wakapolda Jatim menyampaikan bahwa status Gunung Semeru berada pada Level IV atau Awas.

Meski tidak ada korban jiwa, namun tercatat Tiga warga mengalami luka bakar berat dan 17 lainnya luka ringan. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan perawatan medis.

Wakapolda Jatim menegaskan bahwa distribusi bantuan diarahkan ke dua titik utama pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, yakni Posko SD 04 Supiturang dan Posko SMP 2 Pronojiwo.

Berdasarkan laporan terbaru, Posko SD 04 Supiturang menampung sekitar 214 jiwa dengan kelompok rentan yang cukup besar, yakni 30 balita, satu bayi, tiga ibu menyusui, dua ibu hamil, 16 lansia, dan tiga penyandang disabilitas.

Sementara itu, Posko SMP 2 Pronojiwo dihuni oleh lansia dalam jumlah tinggi, yakni 88 orang, serta 49 anak-anak dan balita.

“Melihat demografi para pengungsi, terutama banyaknya balita dan lansia, bantuan yang kita berangkatkan hari ini adalah langkah tanggap darurat yang tepat sasaran,” ujar Wakapolda Jatim.

Distribusi bantuan yang dikirimkan oleh Polda Jatim di antaranya kebutuhan balita seperti susu, popok, kasur bayi, dan pakaian anak. Bantuan ini diprioritaskan untuk Posko SD 04 Supiturang.

Selain itu 450 selimut untuk kebutuhan para lansia di kedua posko, terutama 88 lansia di SMP 2 Pronojiwo dan 300 paket makanan ringan untuk anak-anak dan remaja di lokasi pengungsian.

Wakapolda Jatim menekankan pentingnya pendekatan humanis selama pendistribusian.

Lebih lanjut, Brigjen Pol Pasma Royce meminta seluruh personel menjaga koordinasi dengan posko setempat agar bantuan tepat sasaran serta memastikan keselamatan diri dan tim selama berada di daerah bencana.

“Ingat, yang kita hadapi adalah warga yang sedang trauma. Laksanakan tugas dengan humanis dan penuh empati,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, Brigjen Pasma Royce secara resmi melepas rombongan bantuan kemanusiaan Polda Jatim Peduli sambil berharap kondisi para warga terdampak di Lumajang segera pulih.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan segera memulihkan saudara-saudara kita di Lumajang,” pungkasnya. (*)

Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial

DIY || jejakindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri 'Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai. Kegiatan itu dipimpin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bertujuan untuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar damai dan kondusif.

Kegiatan apel yang diselenggarakan di Mapolda DIY tersebut diikuti sebanyak 3.500 orang. Rinciannya, 1.000 terpusat di Polda dan 2.500 tersebar di lima Polres jajaran.

Dalam amanatnya, Sultan menyambut baik dukungan 10.000 rompi Jaga Warga dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, baju itu adalah simbol keteduhan. Bahwa garda keamanan hadir, untuk “ngayomi lan ngemong”, bukan menakuti.

"Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan, agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni; menjadi sahabat masyarakat;
dan mitra Polri, yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial," kata Sultan di Mapolda DIY, Jumat (21/11/2025).

Sultan menyebut, dengan adanya sinergisitas dengan Polri dalam rangka menjaga kamtibmas, maka situasi Yogyakarta bakal diyakini aman, damai dan tertib.

"Akhirnya, bila Polri bekerja dengan tata, titi, tatas, titis, dan Jaga Warga melangkah dengan tanggap, tangguh, tuntas, maka Yogyakarta akan senantiasa berada pada suasana titi tentrem, karta raharja, aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya," ujarnya.

Sementara itu, Sigit menyatakan bahwa, kegiatan ini adalah simbolisasi dari bersatunya keterlibatan masyarakat dalam mengikuti kegiatan pranata atau keteraturan sosial.

"Ini adalah warisan kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat yang sudah ada sejak dulu. Ini terus ditumbuhkan dan dikembangkan," ucap Sigit.

Sigit menekankan, Polri tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Sehingga harus berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga keteraturan sosial dan menyelesaikan masalah.

"Saya minta kepada jajaran Polres, Polsek, keluarahan agar berkolaborasi dan bersinergi dengan jaga warga. Ini adalah kekuatan bersama untuk menjaga keteraturan bersama di Kota DIY," tutup Sigit.

error: Content is protected !!