Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Ungkap Kasus Curanmor Non-TO, Polsek Purwosari Amankan Dua Pelaku Residivis dalam Operasi Sikat Semeru 2025

PASURUAN || jejakindonesia.id – Unit Reskrim Polsek Purwosari, Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) non-TO dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2025.

Dua orang pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sepeda motor hasil curian di wilayah hukum Kecamatan Purwosari.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. membenarkan pengungkapan tersebut.

“Benar, Unit Reskrim Polsek Purwosari berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Pengungkapan ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Sikat Semeru 2025,” ujar Kapolres.

Kedua pelaku diketahui bernama Toni Irawan (31), warga Desa Cendono, Kecamatan Purwosari yang merupakan residivis kasus curanmor, dan Setya Bayu Ramadhani (20), warga Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya diduga kuat melakukan pencurian 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2020 dengan Nopol N-5152-EBA, atas nama Abdul Jamil, warga Kabupaten Malang.

Aksi itu terjadi pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 10.27 WIB di garasi rumah kos milik Korik, Dusun Kembangsore, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari.
Kapolres menjelaskan modus operandi para pelaku.

“Kedua pelaku beraksi bersama-sama. Salah satu pelaku bertugas merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu, sedangkan pelaku lainnya mengawasi situasi di luar garasi. Setelah berhasil, keduanya membawa kabur sepeda motor korban untuk dimiliki,” terang AKBP Jazuli.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Ucik Swastikawati (26), warga Kabupaten Malang, mengalami kerugian materiil sekitar Rp12 juta.

Polisi turut mengamankan beberapa barang bukti, antara lain foto kopi BPKB, surat keterangan dari Koperasi Al-Hikmah, satu unit motor Yamaha Jupiter warna merah nopol W-2922-NCD yang digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi.

Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Purwosari, “Kami terus melengkapi berkas perkara, memeriksa saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya,” tambah Kapolres.

Kasus ini menambah daftar keberhasilan jajaran Polres Pasuruan dalam menekan angka kejahatan konvensional selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025.

Polsek Purwordadi Gelar Sosialisasi Gerakan ANTI-BULLYING Di SDN Gerbo I I

PASURUAN || jejakindonesia.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Purwodadi melaksanakan kegiatan sosialisasi Gerakan Anti Bullying di SDN Gerbo I, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.30 WIB dengan melibatkan sekitar 150 pelajar sekolah dasar.

Kapolsek Purwodadi, IPTU Sugiardi Prianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai bahaya perundungan di lingkungan sekolah.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bullying bukanlah hal sepele. Tindakan sekecil apa pun yang menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal, bisa berdampak besar pada psikologis korban,” ujar IPTU Sugiardi Prianto.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Purwodadi diwakili oleh Aipda Bagus M., dan turut dihadiri oleh Plt. Kepala Sekolah SDN Gerbo I, Endang Murdiani, S.Pd., beserta para dewan guru.

Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi sosialisasi gerakan anti-bullying, nonton bareng video pendek tentang pembullyan, serta menyanyikan lagu bertema anti-bully.

Menurut IPTU Sugiardi, metode pendekatan edukatif dan interaktif seperti ini dipilih agar pesan moral lebih mudah diterima oleh anak-anak, “Anak-anak diajak menonton video pendek dan bernyanyi bersama supaya mereka tidak merasa digurui. Harapannya, nilai-nilai anti-kekerasan bisa tertanam dalam keseharian mereka,” imbuhnya.

Plt. Kepala Sekolah SDN Gerbo I, Endang Murdiani, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polsek Purwodadi yang turut peduli terhadap tumbuh kembang karakter peserta didik.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian. Edukasi seperti ini sangat penting agar siswa belajar menghargai dan melindungi temannya, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung di halaman sekolah dengan situasi yang aman, lancar, dan kondusif. Melalui sosialisasi ini, Polsek Purwodadi berharap budaya saling menghormati dan menolak segala bentuk perundungan dapat tumbuh kuat di lingkungan sekolah.

Kapolri Pimpin Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim” Bersama Polda Jawa Timur di Malang

MALANG || jejakindonesia.id – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung pelaksanaan Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim Bersama Polda Jawa Timur” yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025).

Apel besar ini juga dihadiri oleh Forkopimda Jatim, Forkopimda Kabupaten Malang Raya, Kapolda Jatim,Irjen Pol Nanang Avianto dan Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce serta pejabat utama Mabes Polri dan pejabat utama Polda Jatim.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kapolri di Jawa Timur sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara Polri, khususnya Polda Jawa Timur, dengan komunitas ojek online (ojol) sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 4.450 hingga 5.000 pengemudi ojol dari berbagai aplikator seperti Grab, Gojek, Shopee, Maxim, dan InDrive, yang datang mewakili 23 kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Ribuan peserta tampak memenuhi lapangan apel dengan seragam khas aplikator masing-masing, menampilkan semangat kebersamaan dan komitmen tinggi untuk mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Sebagai simbol sinergi dan kemitraan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung menyerahkan dan mengenakan rompi serta helm Ojol Kamtibmas kepada perwakilan pengemudi dari Grab, Gojek, Shopee, dan Maxim.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga memberikan piagam penghargaan kepada driver yang dinilai berperan aktif dalam menjaga keamanan di wilayah Jawa Timur.

Selain itu, para pengemudi ojol membacakan Deklarasi Ojol Jawa Timur, yang berisi lima komitmen bersama:

1. Berkomitmen penuh mendukung dan bersinergi dengan kepolisian agar terwujud Jawa Timur yang aman dan kondusif.

2. Siap menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Jawa Timur.

3. Akan mematuhi peraturan lalu lintas demi mendukung keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

4. Berkomitmen menjaga lingkungan, warga, serta menaati aturan dalam semangat Jogo Jawa Timur, demi Jatim yang aman, tertib, dan bermartabat.

5. Siap mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Dalam amanatnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Hari ini saya mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan rekan-rekan semua dalam pelaksanaan Apel Ojol Kamtibmas yang mengusung tema Jogo Jatim Bersama Polda Jawa Timur yang diikuti oleh para pengemudi ojek online. Terima kasih, tadi saya juga sudah mendengarkan langsung deklarasi ojek online,” ujar Kapolri.

Kapolri menegaskan pentingnya kolaborasi antara Polri dan komunitas ojek online dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini menjadi momentum penting bagi kita untuk terus bersinergi antara Polri dan komunitas ojek online dalam menjaga keamanan serta mendukung pelancaran aktivitas ekonomi masyarakat demi kemajuan bangsa,” tegas Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa situasi global yang dinamis dan penuh ketidakpastian menuntut seluruh pihak agar adaptif dan responsif dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Ia juga menyinggung misi ASTA CITA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang diantaranya bertujuan meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan kesejahteraan masyarakat.

“Bapak Presiden menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku transportasi online, dengan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, termasuk diskon iuran jaminan sosial, bonus dari hasil kerja, serta regulasi baru yang memberikan kepastian dan perlindungan bagi pengemudi ojek online,” terang Jenderal Sigit.

Kapolri juga menyebut bahwa komunitas ojek online kini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, berperan penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan perekonomian nasional.

“Peran rekan-rekan ojol memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan UMKM nasional yang pada tahun 2025 menyumbang 61,9 persen dari PDB serta menyerap 119 juta tenaga kerja. Terima kasih kepada teman-teman komunitas ojol yang telah mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Kapolri.

Lebih lanjut Kapolri menilai, komunitas ojek online bukan hanya penyedia layanan transportasi, tetapi juga garda terdepan dalam memperkuat konektivitas sosial dan menjadi mitra Polri dalam pendekatan community policing.

“Rekan-rekan ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, pionir pencegah kejahatan, dan sumber informasi bagi Polri tentang potensi gangguan keamanan di jalanan,” tambahnya.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk mengintegrasikan sistem pelaporan cepat ke dalam aplikasi ojol.

“Kedepan, Polri akan bekerja sama dengan aplikator untuk memasang sistem keamanan, sehingga rekan-rekan ojol dapat segera menghubungi personel Polri atau kantor Polisi terdekat saat mengalami peristiwa atau tindak pidana,” jelas Kapolri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengapresiasi inovasi layanan seperti Ojolmart, bengkel, dan tempat singgah Ojol Kamtibmas, yang menjadi wadah kolaborasi antara Polri dan komunitas ojol.

“Tolong ini dikembangkan agar bisa benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh sahabat-sahabat komunitas ojol,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Kapolri menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh elemen bangsa.

“Kekuatan sejati bangsa terletak pada sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas keamanan menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045,” pungkas Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain kegiatan apel utama, di area luar Stadion Gajayana juga disediakan berbagai layanan publik dan kegiatan sosial, di antaranya bhakti kesehatan gratis, Samsat dan SIM keliling, Gerai Ojol Kamtibmas Mart, Gerai Ojol Auto Kamtibmas, serta Gerai Pangan Murah (GPM) yang menyediakan beras SPHP bagi masyarakat.

Melalui kegiatan Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim”, Polri berharap kemitraan antara aparat kepolisian dan komunitas ojek online dapat terus terjalin erat, memperkuat ketahanan sosial, serta mendukung terciptanya Jawa Timur yang aman, tertib, dan bermartabat.

Kapolri Apresiasi Sinergi Polda Jatim dan Komunitas Ojol dalam Apel Kamtibmas “Jogo Jatim”

MALANG || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi sinergi antara Polda Jawa Timur dan komunitas ojek online (Ojol) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hal itu disampaikan Kapolri dihadapan awak media, usai pimpin Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim Bersama Polda Jatim," yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025).

Dalam kesempatan ini Kapolri menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, serta seluruh pejabat utama dan unsur Forkopimda yang turut hadir.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi khusus kepada komunitas Ojol yang telah berpartisipasi aktif dalam apel sekaligus menyampaikan Deklarasi Ojol Kamtibmas.

“Deklarasi Ojol Kamtibmas ini menjadi salah satu bentuk nyata kemitraan antara Polri dan komunitas Ojol, serta seluruh elemen lain, termasuk pemerintah daerah. Kita sepakat bahwa peran Ojol sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah situasi yang terus berkembang,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menilai, keberadaan pengemudi Ojol kini tidak hanya berperan sebagai pelaku transportasi, tetapi juga penghubung antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan masyarakat konsumen, yang berkontribusi besar terhadap roda perekonomian nasional.

Lebih lanjut, Kapolri menekankan bahwa pengemudi Ojol memiliki potensi strategis dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Teman-teman Ojol setiap hari berada di jalan, melihat langsung berbagai situasi. Jika ada hal-hal yang berpotensi mengganggu keselamatan atau tindak kejahatan, saya harap dapat segera dilaporkan kepada kepolisian. Kami siap bermitra dan merespons cepat,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap komunitas Ojol, Polri bersama Polda Jatim juga membangun sejumlah gerai dan bengkel mitra Ojol yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat maupun perawatan kendaraan.

Fasilitas tersebut diharapkan memperkuat solidaritas antar pengemudi dan meningkatkan keselamatan di jalan.

“Semoga kemitraan ini terus dikembangkan oleh seluruh jajaran Polda Jatim, agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, diperlukan kondisi keamanan yang stabil,” tutup Kapolri.

Apel Ojol Kamtibmas “Jogo Jatim” ini menjadi momentum penting penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas transportasi daring, dalam menciptakan keamanan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di Jawa Timur.

Jogo Jatim : Polres Probolinggo Gandeng Perguruan Pencak Silat Wujudkan Kamtibmas Kondusif

PROBOLINGGO || jejakindonesia.id — Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menggelar kegiatan silaturahmi bersama perguruan silat Kabupaten Probolinggo di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Kamis (30/10/2025).

Kegiatan itu digelar dalam upaya memperkuat sinergitas Jogo Jatim dengan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) aman dan kondusif.

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif menegaskan Keamanan adalah kunci utama dalam membangun Kabupaten Probolinggo yang aman dan kondusif.

Dalam sambutannya, AKBP M Wahyudin Latif juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran para pengurus serta anggota perguruan silat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan silaturahmi ini.

“Kami berharap dengan adanya silaturahmi ini, segala bentuk permasalahan yang pernah terjadi antar perguruan silat dapat segera diselesaikan secara damai. ” kata AKBP Latif.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan silat dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial.

"Kami berharap PSHW dan Pagar Nusa, sebagai dua elemen besar di Kabupaten Probolinggo, dapat menjadi contoh dan pelopor perdamaian di kalangan pendekar silat untuk Jogo Jatim," ujar Kapolres Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PC Pagar Nusa Kraksaan, Ahsan Abdillah Wahid, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang sempat terjadi sebelumnya.

"Kami mewakili keluarga besar Pagar Nusa memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian yang lalu. Semoga ke depan kita bisa menjaga Probolinggo agar tetap aman,rukun,dan sae sebagaimana harapan bapak Kapolres," ucap Ketua PC Pagar Nusa Kraksaan

Sebagai simbol perdamaian dilaksanakan penandatanganan surat kesepakatan damai antara perwakilan Pagar Nusa, PSHW Kabupaten Probolinggo, dengan disaksikan Kapolres Probolinggo dan Ketua IPSI Kabupaten Probolinggo.

error: Content is protected !!