Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Bulan: Oktober 2025

Main Kotor, Uji KIR Sidoarjo Terbongkar, Aplikasi Dihapus Data Terendus

SIDOARJO || jejakindonesia.id - Dugaan praktik manipulasi data di lingkungan UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo makin sulit disangkal. Sejumlah temuan menunjukkan foto kendaraan identik digunakan untuk nomor polisi dan nomor rangka berbeda dalam sistem KIR online Sidoarjo.

Ironisnya, tak lama setelah temuan itu mencuat, aplikasi KIR online milik Dishub Sidoarjo mendadak dihapus dari peredaran publik, membuat akses masyarakat terhadap data pengujian kendaraan tertutup rapat tanpa alasan jelas.

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, S.E., S.H., menilai penghapusan aplikasi tersebut sebagai bentuk penghilangan jejak digital dan indikasi kuat adanya permainan kotor di tubuh UPT.

"Kalau foto kendaraan sama tapi datanya beda, itu jelas pemalsuan. Kepala UPT tidak bisa bersembunyi di balik alasan teknis. Harus dicopot dan diperiksa aparat penegak hukum," tegas Baihaki, Rabu (29/10/2025).

Lebih lanjut, Baihaki mengungkapkan bahwa meskipun aplikasi KIR online sudah dihapus, AMI telah lebih dulu mengamankan seluruh data dan bukti digital terkait.

"Jangan kira dengan menghapus aplikasi masalah ini selesai. Data-datanya sudah kami simpan. Kami punya bukti lengkap yang akan kami serahkan ke penegak hukum," ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun Brilian News, laporan resmi dugaan manipulasi data KIR telah disampaikan kepada Wakil Bupati Sidoarjo. Publik kini menanti langkah tegas pemerintah daerah dalam menindaklanjuti laporan tersebut dan memastikan transparansi di sektor pengujian kendaraan bermotor.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo belum memberikan keterangan resmi terkait hilangnya aplikasi KIR online maupun dugaan manipulasi data tersebut.

Senyum Sapa Salam Satgas Yonif 521/DY Merebut Hati Masyarakat dengan Berbagi Kasih

MAMBERO || jejakindonesia.id - Senyum, sapa, salam" TNI di Papua adalah manifestasi dari pendekatan humanis yang melibatkan interaksi positif dengan masyarakat melalui aksi sosial, penghormatan adat, dan pelayanan untuk merebut hati Rakyat.

Dalam upaya mempererat hubungan baik dengan masyarakat sekitar, personel Satgas Yonif 521/DY yang bertugas di Pos Kobakma melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (komsos) dengan berbagi snack kepada anak anak dan warga yang melintas di depan pos Kobakma, Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan. (29/10/2025)

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keakraban Satgas dengan masyarakat. Setiap anak anak dan warga yang melintas disambut hangat oleh personel Satgas dan diberikan snack ringan.

Danpos Lettu Inf Jarot Santoso mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komunikasi sosial Personel Satgas untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa dekat dan nyaman dengan keberadaan Satgas. Melalui hal-hal kecil seperti berbagi snack ini, kami berharap dapat mempererat tali silaturahmi,”.

Masyarakat yang melintas tampak senang dan berterima kasih atas perhatian dari personel Satgas.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Momen kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjalin.

Hal ini terlihat dari kegiatan bakti sosial serta interaksi langsung yang bertujuan untuk mendekatkan diri dan membantu masyarakat Papua.

sehingga kehadiran Satgas di wilayah Papua benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terlebih bagi yang membutuhkan.

"Prajurit Macan Kumbang Berhasil" (Yonif 521/DY)

Satresnarkoba Polres Pasuruan dan BNNK Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN Taruna Madani Bangil

PASURUAN || jejakindonesia.id – Satresnarkoba Polres Pasuruan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba di SMAN Taruna Madani Bangil, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Bahaya Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba” ini juga diikuti dengan pelaksanaan tes urine acak oleh tim dari BNNK Pasuruan.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, IPTU Yoyok Hardianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan BNN dalam upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada para pelajar tentang bahaya narkoba, baik dari segi kesehatan maupun hukum. Mereka perlu memahami bagaimana narkoba bisa merusak masa depan,” ujar IPTU Yoyok.

Sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 200 siswa dan guru SMAN Taruna Madani Bangil. Materi penyuluhan disampaikan langsung oleh IPDA M. Fajar Indranata, S.H., selaku KBO Satresnarkoba, bersama Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H.

Dalam paparannya, IPDA Fajar menjelaskan berbagai hal seputar narkoba mulai dari pengertian dan jenis-jenisnya, faktor penyebab remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, hingga cara menghindari dan menolak ajakan untuk mencoba barang haram tersebut.

“Kenakalan remaja sering kali menjadi pintu masuk menuju penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memiliki kontrol diri yang kuat dan lingkungan pergaulan yang positif,” terang IPDA Fajar di hadapan peserta.

Sementara itu, Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah menambahkan pentingnya memahami sanksi hukum bagi pengguna maupun pengedar narkoba. Ia juga mengajak para peserta untuk aktif bertanya dan berdiskusi seputar isu-isu narkotika di lingkungan sekolah.

Usai sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine acak yang dilakukan oleh petugas BNNK Pasuruan sebagai bentuk deteksi dini. Seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga pukul 10.30 WIB.

Akademi Kader Bangsa Dukung Pembukaan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara: Sinergi Membangun Ekosistem Sekolah Unggul Indonesia

JAKARTA || jejakindonesia.id - Membangun manusia unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antar lembaga negara, yayasan pendidikan, dan masyarakat sipil agar setiap anak cerdas Indonesia memiliki akses, dukungan, dan masa depan yang layak.”

Demikian disampaikan Miftah Sabri, Pendiri Akademi Kader Bangsa (AKB), saat pembukaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 yang digelar di Gedung Utama Mabes Polri, Senin (28/10).

Kolaborasi antara AKB dan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara (YPKTB) ini menjadi langkah nyata dalam menjabarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaring anak-anak cerdas dari seluruh penjuru negeri dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Miftah Sabri menjelaskan bahwa kerja sama antara Polri dan AKB merupakan bagian dari pembangunan ekosistem sekolah unggul yang selaras dengan visi Presiden.
“Memasuki tahun kedua bekerja sama dengan Polri melalui SMA KTB, kami siap untuk selalu mendukung pelaksanaan operasional sekolah ini. Melalui kurikulum International Baccalaureate (IB) yang diperkaya dengan nilai kebhayangkaraan, kami ingin menyeimbangkan kecerdasan akademik dengan Indonesian values. Sekolah ini menjadi fondasi awal pembentukan calon pemimpin masa depan Indonesia,” ujarnya.

AKB berperan aktif mendampingi Polri dalam pengembangan kurikulum, pelatihan guru, serta model pembelajaran berbasis nilai kebhayangkaraan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan dapat menjadi pilar utama dalam memperkuat karakter, kecerdasan, dan semangat kebangsaan generasi muda.

Polri secara resmi meluncurkan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027. Acara tersebut diresmikan oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Ketua YPKBI Dirgayuza Setiawan, M.Sc., Wakil Ketua Pembina YKB Ibu Martha Dedi Prasetyo, serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa SMA KTB merupakan wujud nyata peran Polri dalam mendukung pembangunan SDM unggul sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Sekali lagi, ini merupakan komitmen Polri. Dari pimpinan hingga Bhabinkamtibmas, kami akan selalu hadir bersama masyarakat untuk membangun negeri yang kita cintai. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

SMA KTB yang berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, adalah sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB) yang dipadukan dengan 12 karakter kebhayangkaraan. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara dan menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda yang dirancang untuk mencetak lulusan berdaya saing global, berkarakter kuat, dan berjiwa kebangsaan.

Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB terus meningkat. Pada tahun ajaran 2025, lebih dari 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi. Dari jumlah tersebut, 120 siswa terbaik diterima dengan beasiswa penuh. Meski baru setahun berdiri, SMA KTB telah mencatat prestasi nasional, termasuk di bidang olahraga basket, menandakan keberhasilan awal program pendidikan Polri yang berorientasi pada keunggulan menyeluruh.

Dengan fasilitas berstandar internasional seperti gedung ramah lingkungan, asrama nyaman, sarana olahraga modern, amphitheater, perpustakaan, dan rumah ibadah, SMA KTB memastikan proses pendidikan berlangsung optimal. Para pendidik berasal dari universitas terbaik nasional dan internasional, serta berpengalaman di sekolah global.

Polri juga terus memperkuat sistem seleksi siswa dengan menambahkan instrumen seperti Tes Potensi Akademik (TPA), IELTS, Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani, sehingga hanya siswa dengan keseimbangan akademik, karakter, dan fisik terbaik yang lolos.

Menutup acara, Wakapolri menegaskan bahwa investasi pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Ia mencontohkan Jepang dan Singapura yang mampu melesat berkat keseriusan menanamkan investasi jangka panjang di sektor pendidikan.
“Tidak ada negara hebat tanpa investasi SDM unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua,” pungkasnya.

Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri berkomitmen melahirkan generasi unggul yang siap menjadi pemimpin masa depan dan membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Polres Tuban Bersama Diskopumdag Cek SPBU Respon Keluhan Masyarakat terkait BBM

TUBAN || jejakindonesia.id - Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Tuban Polda Jatim dipimpin Kanit Tipidter Iptu I Made Riandika Darsana melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban, Senin (27/10/2015) sore.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas informasi dan keluhan masyarakat yang viral di media sosial mengenai dugaan adanya praktik pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.

Dilaporkan oleh masyarakat sejumlah kendaraan ngadat usai diisi bahan bakar jenis pertalite.

"Ini kami laksanakan karena ada isu yang berkembang di masyarakat adanya pertalite yang bermasalah" ucap Iptu Riandika.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa hingga sore ini baru dua lokasi yang dilakukan pengecekan yakni SPBU Patung di Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban serta SPBU Dasin di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

"Sesuai petunjuk Bapak Kapolres Tuban kedepan akan dilakukan pengecekan kembali ke sejumlah lokasi lain,"terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan dari Polres Tuban Polda Jatim bersama Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Pengecekan dimulai dari kondisi tangki penyimpanan, proses distribusi hingga melakukan pengambilan sampel BBM untuk kemudian dilakukan pengecekan di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

"Setelah pengambilan sampel, nanti akan kita cek di TBBM. Dari situ akan terlihat benang merahnya, apakah penyimpangan di SPBU atau di jalur pengiriman" ujar Iptu Riandika.

Menurut Iptu Riandika berdasarkan hasil pengecekan akurasi dispenser yang ia lakukan untuk takaran BBM yang dikeluarkan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan dan tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan pada alat ukur.

"Untuk yang kita cek hari ini ya sesuai takaran dan sekilas warna dan baunya juga masih bagus, tapi tetap akan kita cek," terangnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak resah dan khawatir karena dari Polres Tuban Polda Jatim maupun Diskomundag selalu melakukan pemantauan terhadap pendistribusian BBM yang ada di kabupaten Tuban.

Dikomfirmasi terpisah,Kapolres Tuban AKBP William Cornelis Tanasale mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal serta menjaga ketersediaan BBM sesuai ketentuan pemerintah.

"Sementara baru dua SPBU yang kami lakukan pengecekan, nanti mungkin akan berkembang,"pungkas AKBP William.