We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Oktober 2025

Kapolda Kaltara Hadiri Rapat Forkopimda Komisi II DPR RI: Bahas Penguatan Perbatasan sebagai Serambi Negara

Kota Tarakan || jejakindonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy S.I.K., menghadiri rapat Forkopimda Kaltara dengan Komisi II DPR RI bertempat di Ballroom Swiss Belhotel Jl. Mulawarman Kota Tarakan.

Kegiatan ini merupakan rangkaian reses Komisi II DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 di Provinsi Kaltara. Pertemuan ini berfokus pada pembahasan strategis mengenai Penguatan Ketahanan Wilayah Perbatasan Kalimantan Utara sebagai Serambi Depan Negara Republik Indonesia. Sabtu (04/10/2025).

Rapat tersebut dipimpin oleh Komjen Pol. Makhruzi Rahman S.I.K., M.H. selaku Sekretaris Utama BNPP (Badan Nasional Pengelola Perbatasan). Turut hadir yaitu Ir. Deddy Yevri Hanteru Sitorus M.A. (Anggota/F-PDI.P), Bima Arya Sugiarto (Wakil Menteri Dalam Negeri/Wamendagri), Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara lainnya.

Inti dari pembahasan rapat tersebut adalah rencana Pembangunan di Kawasan Perbatasan Kalimantan Utara Tahun 2025 yang merupakan bagian dari agenda implementasi strategi dan arah kebijakan dalam Rencana Induk Pengelolaan Batas Negara dan Kawasan Perbatasan (RENDUK PBNWKP) KALTARA 2025-2029.

Terdapat lima Agenda Prioritas yang disepakati untuk menjamin percepatan pembangunan dan ketahanan di wilayah perbatasan Kaltara, meliputi:

1. Pertahanan, Keamanan, dan Tata Kelola.

2. Infrastruktur dan Kawasan.

3. Kualitas Hidup dan Sumber Daya Manusia (SDM).

4. Perekonomian.

5. Lingkungan Hidup.

Kehadiran Kapolda Kaltara dalam rapat ini menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional melalui penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat, dimana tugas Polri bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim kondusif bagi investasi dan pembangunan di berbagai sektor.

HUT TNI ke-80 di Tanah Papua, Satgas Yonif 700/Wyc Pos Eromaga Gelar Makan Bersama Warga Eronggobak

PAPUA || jejakindonesia.id — Dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80 Tahun, prajurit Satgas Yonif 700/Wyc dari Pos Titik Kuat Eromaga menggelar kegiatan Bhakti TNI yang penuh makna bersama masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, pada Minggu (5/10/2025).

Dengan penuh kehangatan, prajurit TNI dan warga duduk bersama menikmati hidangan sederhana dalam acara makan bersama yang dipimpin langsung oleh Letda Inf Sudirman selaku Danpos Eromaga. Suasana kekeluargaan terasa kental, tawa dan cerita mengalir di antara suapan nasi dan lauk yang dibagikan tanpa sekat — mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi roh dari peringatan HUT TNI tahun ini.

Dalam keterangannya, Letda Inf Sudirman menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara makan bersama, tetapi simbol kedekatan dan rasa syukur atas kebersamaan yang terjalin selama ini.

> “Kami ingin HUT TNI ke-80 ini dirayakan bersama rakyat, karena sejatinya kekuatan TNI berasal dari rakyat. Lewat makan bersama ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara dan sahabat masyarakat Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Suku Eronggobak menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya kepada prajurit Satgas Yonif 700/Wyc atas kepedulian dan kebersamaan yang terus terjalin.

> “Hari ini kami bersyukur bisa duduk makan bersama TNI. Ini bukti bahwa TNI dan rakyat adalah satu. Kami ucapkan selamat ulang tahun ke-80 untuk TNI. Tuhan berkati TNI dalam tugasnya menjaga negeri dan melindungi kami di tanah Papua,” ungkapnya penuh haru.

Kegiatan Bhakti TNI yang sederhana namun sarat makna itu menjadi gambaran nyata bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat, di mana pun dan kapan pun. Di tengah pegunungan Puncak, kebersamaan di meja makan menjadi simbol kedamaian dan harapan baru bagi masyarakat Papua.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Dukung Kemandirian dan Produktivitas, BPJS Kesehatan Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Bagi Pekerja Disabilitas di Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk pada kelompok pekerja rentan penyandang disabilitas yang tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyuwangi.

Dukungan berupa sarana prasarana alat kesehatan disalurkan sebagai penunjang utama yang krusial bagi peningkatan kualitas hidup dan kemandirian dalam aktivitas keseharian mereka. Upaya ini sejalan dengan prinsip inklusivitas yang diusung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal inilah yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi dengan memberikan bantuan kursi roda, kruk, dan alat bantu dengar bagi para penyandang disabilitas yang aktif bekerja. PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Haidiar Zulmi Farensi, mengatakan, sejumlah paket alat kesehatan ini memiliki peran penting untuk membantu para penyandang disabilitas yang mobilitasnya terbatas.

Dalam kesehariannya, upaya ini diyakini mampu mengurangi risiko cedera saat mereka bekerja dan melakukan aktivitas lainnya, serta mempermudah mereka dalam berinteraksi di lingkungan sosial.

“Kami berikan bantuan total delapan kursi roda kepada para pekerja rentan dengan penyandang disabilitas ini untuk mendukung kemandirian dan hak-hak penyandang disabilitas dalam bergerak, mengakses fasilitas publik, dan berinteraksi di masyarakat. Selain itu, ada juga dua kruk sebagai alat bantu jalan, serta bantuan alat dengar yang kami sesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing pekerja. Bantuan ini adalah modal awal untuk memastikan mereka dapat berpartisipasi penuh dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” kata Rensi saat ditemui di Banyuwangi Park pada Kegiatan Banyuwangi Career Expo 2025, Sabtu (04/10).

Rensi menjelaskan, upaya ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian BPJS Kesehatan melalui Program Tanggap Kesehatan. Lebih jauh, program Organizational Social Responsibility (OSR) ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. Dukungan ini membantu menghilangkan hambatan fisik yang sering dihadapi oleh mereka saat mengakses layanan dan tempat kerja.

“Pelaksanaan program OSR kali ini juga sejalan dengan program dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian Kabupaten Banyuwangi, yaitu program peduli pada pekerja informal rentan, salah satunya yang tergabung dalam komunitas penyandang disabilitas. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban mereka dan memberikan semangat dalam menjalankan segala aktivitasnya serta meningkatkan akses mereka ke lapangan kerja,” harap Rensi.
Kepala PPDI Banyuwangi, Wasis, menyampaikan, kehadiran PPDI di Kabupaten Banyuwangi bertujuan mewujudkan partisipasi penuh dan kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas di segala aspek kehidupan, baik di bidang infrastruktur, ekonomi kreatif, maupun pemberdayaan lainnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas bantuan paket alat kesehatan dari BPJS Kesehatan yang dinilai sangat bermanfaat dan tepat waktu bagi anggota PPDI Banyuwangi.

“Kami memiliki beragam upaya untuk peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) anggota PPDI, salah satunya kolaborasi intensif dengan Disnaker untuk berbagai pelatihan vokasi. Ada pelatihan pertukangan, juga pelatihan komputer.

Sekarang mendapat bantuan alat kesehatan yang menunjang mobilitas dari BPJS Kesehatan, tentu ini sangat membantu rekan-rekan anggota PPDI untuk datang ke lokasi pelatihan dan bekerja. Terima kasih kami sampaikan kepada BPJS Kesehatan atas dukungan ini,” ujar Wasis.

Salah satu anggota PPDI Banyuwangi penerima bantuan kursi roda, Untung Baidowi (56), yang hadir pada Pembukaan Kegiatan Banyuwangi Career Expo 2025 di Banyuwangi Park pada hari Jumat (03/10) lalu, menceritakan pengalamannya. Dalam kesehariannya, Untung menjalankan berbagai kegiatan yang menuntut mobilitas dan kemandirian. Ia dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dan pantang menyerah.

“Bergabung dengan PPDI memberikan saya kesempatan untuk mengikuti pelatihan - pelatihan yang saat ini saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terkadang saya bekerja sebagai tukang, apabila ada yang butuh bantuan memperbaiki barang elektronik, saya perbaiki.

Saya juga aktif sebagai kreator konten di media sosial, yaitu di TikTok. Konten saya bertujuan mengenalkan pada masyarakat mengenai berbagai program Pemerintah, saya selalu semangat dalam menjalankan peran-peran ini. Kursi roda dari BPJS Kesehatan ini akan sangat membantu saya untuk mobilisasi. Terima kasih banyak atas dukungannya,” pungkas Untung dengan penuh semangat. (rn/rr)

Reporter : Rio

Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Doa Bersama Peringati Dirgahayu TNI ke-80

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80, anggota Kodim 0825/Banyuwangi melaksanakan doa bersama di Masjid A. Yani, Makodim 0825/Banyuwangi, pada Jumat (4/10/2025).

Kegiatan doa bersama ini dihadiri oleh Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., Kasdim 0825/Banyuwangi Mayor Kav Suprapto, para perwira staf, serta seluruh anggota TNI Kodim 0825/Banyuwangi.

Dalam suasana khidmat, seluruh peserta memanjatkan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang TNI yang telah mengabdi selama delapan dekade untuk bangsa dan negara. Doa juga dipanjatkan agar TNI senantiasa diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk refleksi dan rasa syukur atas pengabdian TNI kepada bangsa Indonesia.

“Melalui doa bersama ini, kita berharap TNI semakin profesional, tangguh, dan semakin dicintai rakyat. Semoga semangat juang TNI terus hidup dalam diri setiap prajurit dalam menjaga kedaulatan negara,” ujar Dandim.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antar anggota, sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas prajurit Kodim 0825/Banyuwangi.

GOR Tawang Alun Bergemuruh! Penutupan Dandim Cup II Banyuwangi Disaksikan 1.000 Penonton, Final Seru dan Penuh Warna

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Ribuan pasang mata tertuju ke lapangan GOR Tawang Alun, Sabtu sore (4/10/2025). Sorak penonton menggetarkan tribun saat Banyuwangi Futsal Turnament Dandim Cup II mencapai puncak acara penutupan yang penuh kemeriahan.

Event futsal tahunan yang digelar Kodim 0825/Banyuwangi dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80 ini sukses menghadirkan semangat sportivitas dan kebersamaan di tengah ribuan warga Banyuwangi.

Acara yang dipimpin Dandim 0825/Banyuwangi Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P. ini juga dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, Wakapolresta AKBP Teguh Warsono, serta para tokoh Forkopimda.

Dalam sambutannya, Dandim menyampaikan pesan inspiratif untuk generasi muda.

“Futsal bukan sekadar olahraga, tapi wadah untuk menyalurkan semangat positif dan memperkuat persaudaraan antar-pemuda,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah penonton.

Sementara itu, Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi terselenggaranya turnamen ini.

“Ini kegiatan luar biasa. Banyuwangi punya banyak talenta muda di bidang olahraga, dan ajang seperti ini harus terus digelar agar mereka punya ruang untuk berkembang,” katanya.

Tak hanya final seru antara MAN 3 Banyuwangi vs SMAN 1 Banyuwangi, acara juga dimeriahkan dengan penampilan Dance Kontemporer dan artis Della Monika yang sukses menghibur ribuan penonton.

Turnamen yang berlangsung sejak 19 September hingga 4 Oktober 2025 ini diikuti ratusan tim dari berbagai kategori: pelajar SD, SMP, SMA, instansi, hingga desa/kelurahan.
MAN 3 Banyuwangi akhirnya keluar sebagai Juara 1 kategori SMA, sementara Desa Kemiren berhasil merebut juara di kategori desa.

Suasana penutupan berlangsung aman, tertib, dan penuh antusias. Lampu-lampu GOR Tawang Alun seakan menjadi saksi semangat luar biasa generasi muda Banyuwangi yang siap melangkah maju bersama semangat “TNI PRIMA”.

error: Content is protected !!