We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: September 2025

Ribuan Masaa. Geruduk DPR RI. Tolak Reformasi Polri Minta Restoratif Polri

JAKARTA || jejakindonesia.id- Masa aksi yang tergabung dalam Ikatan Pelopor Penerus Reformasi (IPPR) mengeruduk gedung parlemen senayan minta agar istilah reformasi polri tidak pantas digabungkan saat ini. Mereka menilai reformasi polri sudah dilakukan sejak tahun 2002 lalu.

"Apalagi yang direformasi POLRI sudah selesai di Reformasi secara kultural, fundamental dan organisatoris sejak 2002 silam". Teriak Abjan Said koordinator aksi dalam orasinya.

Ia menjelaskan bahwa Pada UUD 1945 Pasal 30 ayat 4 berbunyi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakan hukum. Berdasarkan pada ketentuan tersebut, maka pada tanggal 18 Agustus 2000, MPR mengeluarkan Tap MPR No. VI/MPR/2000 tentang pemisahan Polri dan TNI, sesuai dengan peran dan fungsi dari masing-masing kelembagaan yang terpisah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang ditetapkan oleh Presiden Megawati Sukarno Putri pada tanggal 8 Januari 2002.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 dilatarbelakangi dengan tuntutan agar Polri yang mandiri dan terlepas dari ABRI sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional sebagai salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar hukumnya.

" Sudah selesai POLRI direformasi, apalagi yang direformasi, harusnya yang diguamgkan adalah menjaga citra POLRI tetap profesional dan independen '. Ucap Adam Souwakil dalam orasinya

Adam mengatakan bahwa Polri butuh penguatan dan perbaikan bukan perombokan total jadi kami menolak reformasi polri dan kami mendukung presiden melalukan restorasi POLRI.

Kapolres Bener Meriah, Pejabat Utama Polres dan Kapolsek Jajaran Serentak Laksanakan Program Saweu Sikulah

Bener Meriah || jejakindonesia.id – Kapolres Bener Meriah bersama pejabat utama dan seluruh Kapolsek jajaran Polres Bener Meriah melaksanakan kegiatan Saweu Sikulah secara serentak di berbagai SMA sederajat di Kabupaten Bener Meriah, Senin (15/9/2025). Dalam kegiatan tersebut, para pejabat Polri bertindak langsung sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan amanat Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marjuki Ali Basyah, M.M.

Dalam Amanatnya, Kapolda melalui inspektur upacara yang di tunjuk menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci masa depan. Para siswa diimbau untuk terus bersemangat belajar, disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Sekecil apa pun langkah yang kalian ambil hari ini, akan menentukan kehidupan di masa depan. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, serta menjauhi hal-hal yang merusak seperti narkoba,” tegas Kapolda dalam amanatnya.

Selain bahaya narkoba, para pelajar juga diingatkan untuk bijak menggunakan media sosial, menghindari hoaks dan ujaran kebencian, serta memanfaatkan teknologi digital untuk hal positif seperti belajar dan berkarya.

Tak kalah penting, tertib berlalu lintas juga menjadi perhatian. Para pelajar diminta selalu menggunakan helm standar, menaati rambu lalu lintas, dan tidak berkendara secara ugal-ugalan. “Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Disiplin sejak di bangku sekolah adalah modal utama untuk menjadi warga negara yang taat hukum,” tambahnya.

Dalam amanatnya, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekolah, menghindari tawuran, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama.

“Generasi muda hari ini adalah wajah Aceh di masa depan. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga menjadi sahabat bagi para pelajar. Mari kita bersama-sama membangun Bener Meriah yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.

Kapolsek Rembang Bersama Tiga Pilar Himbau Warga Aktifkan Siskamling

PASURUAN || jejakindonesia.id – Kapolsek Rembang AKP Mulyono, S.Sos., M.H. bersama unsur Tiga Pilar menggelar himbauan kamtibmas kepada warga Kecamatan Rembang, di Pos Kamling Desa Rembang, Minggu malam (14/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Ia juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling guna mencegah gangguan kamtibmas.

“Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi berita bohong di media sosial. Gunakan medsos secara arif dan bijak. Kami juga meminta RT, RW, hingga kepala dusun menggerakkan kembali siskamling di wilayahnya,” ujar AKP Mulyono.

Hadir dalam kegiatan itu jajaran personel Polsek Rembang, Koramil Rembang, Satpol PP, dan Banser. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai, langkah Polsek Rembang bersama Tiga Pilar dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Aktivasi siskamling akan sangat membantu kepolisian dalam mencegah potensi kerawanan di tengah masyarakat,” tegas Kapolres.

Polisi Amankan 14 Unit Motor Diduga Terlibat Bali di Kedungkandang Kota Malang

MALANG || jejak-indonesia.id – Aksi balap liar (Bali) yang meresahkan masyarakat di Kedungkandang wilayah hukum Polresta Malang Kota Polda Jatim dihentikan oleh Polisi. Belasan pemuda yang nekat balapan liar beserta motornya digiring ke Polsek Kedungkandang jajaran Polresta Malang Kota, Sabtu dinihari (13/9/25).

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Ipda Yudi Risdyanto mengatakan, sebelumnya Polisi telah mendapat laporan warga setempat yang merasa resah dengan aksi balap liar tersebut.

"Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Kedungkandang dipimpin Plh. Kapolsek Kedungkandang AKP Sugeng Iryanto meluncur ke lokasi dan berhasil menghentikan aksi para pelaku balap liar," kata Ipda Yudi, Senin (15/9/25).

Dari lokasi balapan liar itu, Polsek Kedungkandang berhasil mengamankan 14 Kendaraan R2 yang terlibat aksi balap liar disepanjang Jl Mayjend Sungkono, Kelurahan Arjowinangun, perbatasan Kota Malang–Kabupaten Malang.

Polisi sempat kejar-kejaran dengan Pelaku, akhirnya seluruh pelaku berhasil diamankan dan digelandang ke Mapolsek Kedungkandang beserta sepeda motor mereka yang rata-rata tidak ada plat Nopolnya.

"Untuk pelalu diberi pembinaan disiplin berupa push up serta menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya," tambah Ipda Yudi.

Sementara itu Plh Kapolsek AKP Sugeng mengatakan bahwa pihaknya juga memanggil seluruh orangtua memberikan kabar terkait anaknya yang terlibat balap liar.

“Dari 14 Kendaraan R2 yang diamankan, para pemiliknya baik pelaku balap liar maupun penontonnya kami lakukan pembinaan dengan didampingi orangtua,” jelas AKP Sugeng.

Sementara itu untuk seluruh sepeda motor yang diamankan menggunakan knalpot brong dilakukan penindakan dan bisa dibawa pulang dengan catatan mengembalikan kondisi motor sesuai standart pabrikan.

"Sebagai bentuk edukasi, para remaja diwajibkan mengganti knalpot dengan standar sesuai aturan, langsung di hadapan orangtua dan aparat Kepolisian," jelas AKP Sugeng.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota Polda Jatim telah menekankan bahwa penindakan balap liar dilakukan dengan tegas untuk melindungi keselamatan masyarakat dan mencegah fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Polresta Malang Kota Polda Jatim juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya orangtua, agar lebih memberikan pengawasan aktivitas anak-anak di luar rumah.

"Sinergi antara aparat, orangtua dan lingkungan menjadi kunci untuk mencegah terulangnya kembali aksi balap liar yang membahayakan keselamatan bersama," pungkas AKP Sugeng. (*)

Polri Untuk Masyarakat : Polres Bondowoso Berbagi Sembako Untuk Ojol Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke – 70

BONDOWOSO || jejakindonesia.id – Puluhan pengemudi Ojek Online (Ojol), tukang becak dan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) tersenyum riang saat beberapa anggota Satuan Lalu Lintas Polres Bondowoso Polda Jatim menghampiri mereka.

Pasalnya, anggota Satlantas Polres Bondowoso itu membawa bingkisan berupa paket sembako untuk dibagikan kepada para Ojol,Supeltas dan tukang becak.

Sebanyak 150 bingkisan sembako disalurkan di Tiga titik lokasi tempat komunitas ojol, tukang becak, dan supoltas biasa berkumpul.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Achmad Rochan, S.H., M.M., bersama jajaran personel Satlantas.

"Bertepatan dengan memperingati hari Lalu Lintas Bhayangkara ke -70, kami melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan," ujar AKP Rochan, Senin (15/9).

Para penerima bantuan tampak antusias, bahkan sebagian dari mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan berbagi dari pihak kepolisian.

Kasat Lantas Polres Bondowoso Polda Jatim juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat kecil yang setiap hari bekerja keras di jalanan demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Bantuan ini memang tidak besar, tapi kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan saudara kita yang membutuhkan," kata AKP Rochan.

Selain itu lanjut AKP Rochan, pihaknya juga ingin menjalin silaturahmi agar hubungan baik antara Polri dengan masyarakat termasuk para pengemudi ojol, tukang becak, maupun supeltas tetap baik.

Ia juga menambahkan, selain berbagi sembako, kegiatan ini menjadi momentum bagi Satlantas Polres Bondowoso Polda Jatim untuk terus menyosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurutnya, para pengemudi becak maupun ojol adalah bagian penting dari masyarakat yang juga harus menjadi teladan dalam berlalu lintas, baik untuk keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Dilain tempat, Kapolres Bondowoso, AKBP Harto Agung Cahyono menekankan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari program Polres Bondowoso Polda Jatim untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah Satlantas Polres Bondowoso yang tidak hanya fokus pada penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga menunjukkan sisi humanis Polri melalui kegiatan berbagi.

“Polri adalah sahabat masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polisi bukan hanya terlihat di jalan ketika melakukan penertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan," kata AKBP Harto Agung.

Kapolres Bondowoso mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial, terutama dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.

Menurutnya, dengan bergandengan tangan, semua pihak dapat menciptakan suasana yang lebih aman, nyaman, dan harmonis di Bondowoso.

error: Content is protected !!