Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Gedung Mako Pasukan Gegana Korbrimob Polri Resmi Bernama “Jusuf Manggabarani”

DEPOK || jejakindonesia.id - Mako Pasukan Gegana Korps Brimob Polri di Kelapadua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, kini resmi menyandang nama “Jusuf Manggabarani” sebagai bentuk penghormatan kepada Komjen Pol. (Purn) Drs. H. Jusuf Manggabarani atas jasa dan pengabdiannya kepada institusi Polri.

Peresmian nama gedung tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Imam Widodo, pada Minggu (21/9/2025), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Korbrimob serta keluarga besar almarhum.

Dalam sambutannya, Dankorbrimob menegaskan bahwa penamaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan mendalam kepada sosok perwira tinggi yang dikenal dengan integritas, keteladanan, serta semangat pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara.

Gedung “Jusuf Manggabarani” diharapkan menjadi simbol nilai-nilai yang selama ini dijunjung oleh almarhum, seperti loyalitas, keberanian, dan keteguhan hati dalam menghadapi ancaman serta menjaga kepercayaan rakyat.

Hal ini sejalan dengan motto Pasukan Gegana, yaitu “Pengabdian yang paling membahagiakan dalam hidup ini ialah apabila kita berbuat sesuatu bagi bangsa dan negara yang menurut orang lain tidak mungkin mampu kita lakukan.”

Dankorbrimob juga menyampaikan harapan agar nama besar Jusuf Manggabarani terus menginspirasi setiap personel dalam menjalankan tugas-tugas mulia menjaga keamanan negara.

Dalam kesempatan yang sama, pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Mereka menilai penamaan gedung ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sosok Jusuf Manggabarani, tetapi juga sebagai pesan moral bagi generasi penerus Brimob untuk meneladani nilai-nilai yang telah diwariskannya.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, turut menyampaikan bahwa sosok Jusuf Manggabarani dikenal sebagai polisi yang tegas, bertanggung jawab, dan selalu membela anggotanya yang bertindak benar.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama dan ungkapan harapan agar keteladanan almarhum terus hidup dalam setiap langkah pengabdian Korps Brimob Polri.

Pangdam I/BB Apresiasi Peran Pemuda-Mahasiswa Jaga Kondusifitas Wilayah

MEDAN || jejakindonesia.id – Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto mengapreisiasi peran pemuda dan mahasiswa yang ikut menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Hal itu ia sampaikan saat silaturahmi dengan Ketum BEM SI Pusat, Muzzamil Ihsan bersama Kelompok Cipayung Plus Kota Medan dan Ketua-Ketua Fakultas Universitas HKBP Nommensen di Wisma Benteng, Jumat (19/9/2025).

Pangdam menegaskan mahasiswa punya posisi strategis dalam menyuarakan aspirasi rakyat sekaligus menjaga persatuan bangsa. “Aspirasi bisa disampaikan, namun tetap harus mengutamakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengajak mahasiswa untuk ikut serta dalam kegiatan bakti sosial pada peringatan HUT TNI ke-80 mendatang. Ajakan ini diharapkan semakin mempererat sinergi antara TNI dan generasi muda serta menunjukkan bakti nyata kepada masyarakat.

Ketua HMI Medan, Cici Indah Rizky, mengapresiasi ruang dialog yang dibuka TNI. Ia menyebut mahasiswa siap menjadi mitra strategis dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Ketua Fakultas HKBP Universitas Nommensen, Pablo, menyampaikan mahasiswa tetap konsisten menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah. Ia menutup sambutannya dengan seruan, “Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup Perempuan Indonesia!”

Acara turut dihadiri para pejabat utama Kodam I/BB dan para ketua umum organisasi Cipayung Plus Kota Medan, di antaranya PMII, HMI, PMKRI, KAMMI, GMNI, GMKI, IMM, dan HIMMAH Medan hingga para Ketua Fakultas HKBP Universitas Nommensen.

(Pendam I BB)

Jembatan Kasih di Lembah Tengah: Kopersahaja dan Puskesmas Gome Merajut Kesehatan dengan Senyum dan Janji

PAPUA TENGAH || jejak-indonesia.id – Di antara belitan kabut yang menyelimuti lembah dan lekukan perbukitan Distrik Gome, sebuah rombongan seragam hijau toska bergerak laksana sungai yang mengalir penuh makna. Mereka adalah keluarga besar Pos Kout Koper, yang pagi itu tak hendak berperang, melainkan menjemput silaturahmi. Destinasi mereka: Puskesmas Gome di Kampung Yenggernok, sebuah simpul pengabdian bagi kesehatan warga di pelosok Kabupaten Puncak. (20 September 2025).

Dipimpin oleh Serka Julianto, yang langkahnya tegas namun hatinya lembut, kegiatan anjangsana ini bukan sekadar kunjungan formal. Ini adalah ritual kebersamaan, di mana TNI dan tenaga kesehatan duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, merancang strategi melawan segala bentuk penderitaan warga.

“Ini adalah mission of love, tugas kemanusiaan yang harus kita jalankan dengan hati,” ujar Serka Julianto, matanya berbinar memandangi hamparan pegunungan yang menjadi saksi bisu pengabdiannya. Anjangsana ini, sambungnya, adalah upaya memutus sekat, membangun komunikasi dari hati ke hati untuk menyusun program kesehatan yang tepat sasaran, menyentuh langsung akar persoalan.

Di ruang pertemuan Puskesmas, hangatnya percakapan mengalahkan dinginnya pagi. Letda Ckm Mih Akbar Amd Kep, Danpos Kout Koper, dengan semangat yang berapi-api memaparkan visinya. “Puskesmas adalah ujung tombak kesehatan masyarakat. Keberadaan kami di sini adalah untuk memperkuat tombak itu, menjadi mitra yang mendukung dan membantu meringankan beban saudara-saudara kami, para tenaga kesehatan,” tuturnya dengan penuh keyakinan.

“Sinergi seperti ini adalah oksigen bagi kami,” sambung salah seorang ASN Puskesmas Gome, raut wajahnya sumringah menyambut kolaborasi ini. “Dengan dukungan dari TNI, terutama dari Pos Kout Koper, kami merasa tidak sendiri lagi. Mereka menjadi tangan yang membantu menjangkau daerah-daerah yang sulit kami akses, menjadi penyambung lidah yang menjelaskan pentingnya kesehatan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah diterima.”

Kegiatan yang dibalut kehangatan ini pun berlanjut dengan berbagi cerita, tawa, dan tentu saja, penyusunan program kerja nyata. Mulai dari rencana penyuluhan kesehatan bersama, pendampingan posyandu, hingga gotong royong membersihkan lingkungan puskesmas.

Di atas tanah Papua yang kerap diselimuti awan kelam persoalan, anjangsana sederhana ini bagai seberkas cahaya. Ia membuktikan bahwa ketika TNI dan masyarakat bergandengan tangan, setiap tantangan bisa dilibas, setiap penyakit bisa dicegah, dan setiap hati bisa diselamatkan. Pos Kout Koper dan Puskesmas Gome tak lagi sekadar dua institusi, melainkan satu jiwa yang berdetak sama untuk kemanusiaan.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Disiplin Adalah Nafasku Satgas TNI Latih Pemuda Distrik PBB Pengenalan Sikap Dasar

WAMENA || jejak-indonesia.id - Mengajar PBB (Peraturan Baris-Berbaris) berarti melatih individu atau kelompok untuk bergerak secara teratur dan seragam dengan tujuan menanamkan disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan karakter. Sesi pengajaran ini melibatkan teori dan praktik, dimulai dari pengenalan aba-aba dasar, kemudian praktik gerakan-gerakan seperti sikap sempurna, hormat, hadap, dan jalan di tempat, Serta sikap istirahat

Satgas Yonif 521/DY Pos Napua dalam rangka persiapan menghadapi lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) tingkat distrik, Masyarakat meminta bantuan Satgas TNI untuk memberikan pelatihan tahap pertama kepada para pemuda. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan sikap dasar baris-berbaris yang menjadi fondasi penting sebelum masuk ke materi lanjutan.

Komandan Pos Lettu Inf Suratno, Menjelaskan bahwa tahap pengenalan ini sangat penting untuk membentuk ketepatan gerakan, kekompakan, dan disiplin sejak awal. “Kalau sikap dasar sudah benar, maka gerakan lanjutan akan lebih mudah dipelajari.

Latihan dilaksanakan di lapangan distrik dengan penuh semangat. Personel TNI menjelaskan serta memperagakan gerakan dasar seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, penghormatan, dan cara menghadapkan badan. Para pemuda tampak serius memperhatikan setiap arahan, kemudian mencoba mempraktikkannya dengan penuh antusias.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, Menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan integritas pada diri dan Melatih fisik agar menjadi lebih tegap, tangkas, dan memiliki stamina yang baik.

Melalui kegiatan ini, TNI membangun kedekatan dan ikatan persaudaraan yang lebih kuat dengan masyarakat setempat, khususnya para pemuda tidak hanya siap menghadapi lomba, Namun sebagai sarana efektif untuk menanamkan disiplin, rasa tanggung jawab, dan karakter yang kuat pada generasi muda dalam kehidupan sehari-hari.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Binter dan Pemeriksaan Kesehatan di Kampung Emete, Distrik Obaa

MAPPI – Personel Pos Komando Taktis Satgas Yonif 123/Rajawali melaksanakan kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) di Kampung Emete, Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, pada Minggu (21/9/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Serka Soslan Dinamika Nasution dan diikuti oleh beberapa orang anggota Satgas.

Kampung Emete yang berpenduduk 2.595 jiwa, terdiri dari 700 warga asli dan 1.895 pendatang, memiliki berbagai keluhan kesehatan yang cukup memprihatinkan. Berdasarkan pendataan, tercatat 170 warga menderita penyakit paru-paru, 90 warga mengalami diare, serta 30 warga lainnya mengalami alergi makanan.

Selain itu, dalam pemeriksaan kesehatan ditemukan rata-rata keluhan berupa tensi darah tinggi, flu, dan batuk. Kondisi ini menjadi perhatian Satgas untuk memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat.

Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, S.H., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi kesehatan masyarakat di wilayah penugasan. “Kami berupaya hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui pelayanan kesehatan dan Binter,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari Kepala Kampung Emete dan warga setempat. Masyarakat merasa terbantu dengan perhatian yang diberikan Satgas, terutama terkait penanganan keluhan kesehatan yang selama ini mereka alami.

(Yonif 123)

error: Content is protected !!