We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: September 2025

Tindakan Humanis Polantas Pengawal Gubernur Jatim Tolong Ibu Akan Melahirkan di Jalan

SURABAYA || jejak-indonesia.id - Ucapan terima kasih disampaikan oleh Sinta Bela Aizah (28), warga Jalan Kedondong Kidul, Surabaya, kepada anggota Patwal Ditlantas Polda Jatim.

Pasalnya, saat kondisi darurat anggota Patwal tersebut memberikan bantuan untuk mengantarkan dirinya bersama bayi yang baru dilahirkan, Rabu 24 September 2025.

Momen dramatis dirasakan Sinta, di saat usia kandungannya masih 7 bulan, tiba-tiba ia melahirkan di halaman Alfamart Jalan Kutai, Selasa 23 September 2025 sore.

Menurut Sinta, peristiwa itu berawal saat ia bersama suaminya akan membuat surat rujukan ke dokter di daerah Babadan.

"Saat itu kami berhenti di Alfamart untuk membeli makanan," ujarnya.

Tidak disangka, Sinta mengalami kontraksi yang menyebabkan kelahiran anaknya. Kepanikanpun dirasakan Sinta dan suami.

"Niatnya hanya membeli makanan untuk anak, seharusnya belum waktunya melahirkan soalnya masih umur 7 bulan," ujar Sinta.

Saat menunggu kedatangan ambulans, kebetulan ada rombongan Patwal Ditlantas Polda Jatim yang mengawal Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melintas di Jalan Kutai.

Melihat kejadian itu, mobil patroli dan pengawalan (Patwal) Ditlantas Polda Jatim langsung berhenti dan mendatangi kerumunan warga.

Saat itu juga Patwal Ditlantas Polda Jatim bergegas memberikan pertolongan dengan membawa Sinta ke Rumah Sakit Mayapada, dan meninggalkan rombongan Gubernur Khofiafah.

"Pak polisi tiba-tiba berhenti dan menawarkan bantuan, saya dipindahkan ke dalam mobil Polisi dan diantar ke rumah sakit,"kenang Sinta.

Berkat bantuan Polisi, Sinta dan anaknya segera mendapat perawatan di Rumah Sakit Mayapada.

Saat ditemui di kediamannya, Sinta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polisi yang memberikan pertolongan dengan memberinya tumpangan ke rumah sakit.

"Saya berterimakasih kepada pak Polisi kemarin karena membawa saya ke rumah sakit," tutupnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya video viral Patwal Ditlantas Polda Jatim yang meninggalkan rombongan Gubernur Khofifah demi memberikan bantuan seorang ibu yang melahirkan di pinggir jalan.

"Kejadian Selasa (23/9) sore di Jalan Kutai Surabaya depan salah satu minimarket. Ada ibu-ibu yang melahirkan di pinggir jalan," ujar Kombes Pol Abast.

Anggota Patwal Ditlantas Polda Jatim tersebut adalah Aiptu Syaiful Anshori dan Bripda Bintang Mahesa yang saat itu sedang melaksanakan tugas pengawalan kunjungan kerja Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

"Anggota Patwal sempat meminta izin ibu Gubernur Khofifah,dan diizinkan," pungkas Kombes Abast.

Polwan Polresta Sidoarjo Raih Juara I Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2025

SIDOARJO || jejakindonesia.id - Bripda Gaby Dara Ayu Salsabillah, Polwan Sat Samapta Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2025 yang diadakan di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pada kejuaraan karate dalam rangka HUT TNI Ke-80 tersebut, Bripda Gaby berhasil meraih juara I Kumite 61 Kg kategori TNI/Polri putri.

Penghargaan diserahkan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R sekaligus menutup rangkaian turnamen pada Minggu (21/9/2025) yang lalu.

"Alhamdulillah, saya senang turut berlaga dan berpartisipasi dalam Karate Open Tournament Championship Piala Panglima TNI 2025," ujar Bripda Gaby, Kamis (25/9).

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan orang tua, pimpinan di Polda Jawa Timur dan Polresta Sidoarjo, yang terus mendukung anggota Polri dalam mengembangkan bakat olahraga.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing juga mengucapkan selamat kepada anggotanya yang telah membawa nama baik Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo.

Menurutnya, turnamen yang digelar dalam rangka HUT TNI Ke-80 tersebut bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempererat persaudaraan antar institusi.

"Saya apresiasi atas prestasi Bripda Gaby Dara Ayu Salsabillah, dan ini bisa menjadi motivasi anggota yang lainnya," tutup Kombes Christian.

Polri Buru Mastermind dan Pendana di Balik Kerusuhan Demo Akhir Agustus

JAKARTA || jejakindonesia.id – Bareskrim Polri menegaskan bakal menelusuri dalang utama atau mastermind di balik kerusuhan yang pecah di sejumlah daerah Indonesia pada akhir Agustus 2025. Tak hanya itu, dugaan adanya pihak yang menjadi pendana aksi juga tengah didalami aparat.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan pihaknya melakukan asistensi terhadap penyidikan yang kini ditangani 15 polda di berbagai wilayah.

"Apakah sudah didapatkan mastermind? Semua tim, mohon izin kami laporkan, masih proses berjalan. Karena kita ketahui bersama bahwa kejadian kerusuhan ini berjalan secara serentak, hampir di semua polda," ujar Djuhandani dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2025).

Djuhandani menyebut aparat juga menelusuri aliran dana yang diduga menggerakkan kerusuhan. "Ada beberapa daerah yang memang didapati adanya pendana atau aliran dana yang saat ini masih proses pembuktian. Artinya bahwa memang didapatkan seseorang mengasih uang dan lain sebagainya, didapatkan dari mana, ini masih proses pembuktian," jelasnya.

Untuk menelusuri dugaan tersebut, Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Pembuktian ini adalah melalui proses yang scientific, nanti kami terus berkoordinasi dengan PPATK terkait aliran-aliran dana. Saat ini sedang berproses," tegas Djuhandani.

Hingga kini, Polri mencatat ada 959 tersangka yang ditangkap terkait kerusuhan tersebut. Dari jumlah itu, 664 orang merupakan tersangka dewasa dan 295 lainnya anak-anak. Djuhandani memastikan mereka adalah pelaku kerusuhan, bukan peserta demonstrasi.

"Untuk lebih jelas apakah ada mastermind atau pendana yang lainnya, semua masih dalam proses. Sementara itu ya," pungkasnya.

Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo Dirasakan Petani dan Dongkrak Produksi Pertanian Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Program-program ketahanan pangan yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto, telah dirasakan oleh petani di Kabupaten Banyuwangi. Tidak hanya itu, program-program tersebut juga turut mendongkrak produksi pertanian di kabupaten yang dikenal menjadi salah satu lumbung pangan nasional tersebut.

Ini terungkap saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berdialog bersama para petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), di area persawahan Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Rabu (24/9/2025).

Dalam dialog itu para petani mengaku lega karena saat ini tidak kesulitan pupuk. Selain itu harga gabah kering panen di pasaran terjaga, bahkan naik melebihi Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp 6.500 per kilogram.

“Alhamdulilah Ibu Bupati, di masanya bapak Presiden Prabowo yang sekarang pupuk lancar. Harga gabah juga tinggi. Hari ini harganya berkisar di Rp 7.300,” kata Buniman, perwakilan Gapoktan Desa Mangir.

Buniman menyebut, luas lahan pertanian di Desa Mangir mencapai 400 hektare. Potensi panennya sangat besar, dengan produktivitas sekitar 6 ton gabah per hektare atau sekitar 2.400 ton gabah dari keseluruhan panen.

Petani lainnya, Effendi dari Gapoktan dari Desa Gladag juga berterima kasih pada Ipuk karena desanya mendapat bantuan drone pertanian untuk penyemprotan lahan. Bantuan ini bermanfaat bagi petani karena menekan biaya operasional.

“Alhamdulillah berkat bantuan ibu, yang dulu petani kalau penyemprotan hama butuh waktu setengah hari, sekarang hanya 20 menit,” kata Effendi.

Effendi berterima kasih pada Ipuk, karena telah dibantu mendapat combine harvester mesin panen padi, sehingga proses panen menjadi lebih cepat dan mampu meningkatkan nilai ekonomis panen padi.

Ipuk bersyukur berbagai program ketahanan paik baik dari pemerintah pusat dan daerah telah dirasakan manfaatnya oleh para petani. Produksi pertanian di Banyuwangi juga terus terjaga bahkan meningkat.

"Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat dan provinsi serta seluruh pihak yang terlibat. Ini semua juga berkat kerja keras dari para petani," kata Ipuk.

Saat ini Banyuwangi suprlus padi dan masuk lima besar penyumbang padi terbesar di Jawa Timur. Produksi tanaman holtikultura seperti buah naga, jambu, dan lainnya juga meningkat. "Alhamdulillah produksi pertanian kita terus terjaga dan meningkat,” kata Ipuk.

Ipuk berkomitmen akan terus mendukung pertanian di Banyuwangi. Ipuk juga akan terus mengupayakan untuk memperluas bantuan alat-alat pertanian yang dibutuhkan petani, seperti rotary, combine harvester, dan lainnya.

Selain itu menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi juga berkomitmen untuk menguatkan sistem irigasi dan infrastruktur pertanian, mengoptimalkan distribusi pupuk dan benih unggul, mengolah hasil panen agar bernilai tambah melalui hilirisasi dan diversifikasi pangan, serta mendorong mekanisasi dan digitalisasi pertanian.

Ditambahkan Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Ilham Juanda, hasil panen petani cukup melimpah meski sempat terkendala hama. Faktor cuaca kemarau yang masih diselingi hujan membuat ketersediaan air tetap terjaga.

“Secara keseluruhan produksi beras Banyuwangi hingga saat ini masih surplus,” ujar Ilham.

Dalam periode Januari–Mei 2025, produksi beras Banyuwangi mencapai 228 ribu ton. Kebutuhan masyarakat Banyuwangi pada periode itu sekitar 68 ribu ton, sehingga mencatat surplus lebih dari 159 ribu ton beras.

Raup Ratusan Juta dari Judi Online, Dua Pemuda Jakbar Diringkus Polisi

JAKARTA || jejakindonesia.id - Polres Metro Jakarta Barat kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana siber. Dua pemuda berinisial Na (27) dan Rl (25) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat saat mengoperasikan situs judi online di kawasan Rawa Lele, Pegadungan, pada Rabu (17/9/2025) malam.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Akbp Arfan Zulkan Sipayung, menjelaskan bahwa kedua pelaku menjalankan bisnis ilegal ini dengan cara menyebarkan pesan spam berisi promosi situs judi ke berbagai nomor acak melalui aplikasi Telegram.

Situs-situs tersebut antara lain Harta77, Mwin, Jiwa4D, Gudang Toto, Mega88, hingga Ares77.

Dalam praktiknya, NA bertindak sebagai pemilik situs sekaligus penerima aliran dana, sementara RL berperan sebagai operator dan admin.

“Keuntungan dari judi online ini dibagi rata. Selama tiga bulan beroperasi, para pelaku mengaku sudah mengantongi sekitar Rp100 juta, dengan rata-rata pemasukan Rp1,5 juta per hari,” ungkap Twedi dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (25/9/2025).

Uang hasil judi tersebut ditampung melalui rekening bank, lalu dialihkan ke aplikasi dompet digital.

Dari pengakuannya, kedua pelaku belajar membuat situs dan coding secara otodidak setelah lulus dari SMK.

“Mereka melakukannya atas dasar keinginan pribadi dan ekonomi, tanpa ada jaringan lain yang membantu,” tambah Twedi.

Dikesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menambahkan, kasus ini terbongkar berkat patroli siber.

"Jadi, kami mengecek dari TKP sendiri di Rawa Lele atau di Kalideres, mereka memiliki server sendiri," tuturnya.

Keuntungan dari kegiatan tersebut dibagi dua oleh para tersangka.

Kini, keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian, serta Pasal 45 Ayat 1 juncto Pasal 27 Ayat 2 UU ITE, dengan ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!