Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Polda Jatim Tindak Tegas Aksi Anarkis Kerugian Capai Rp124 Miliar, 580 Orang Diamankan

SURABAYA || jejakindonesia.id – Polda Jawa Timur mengambil langkah tegas dalam menangani aksi anarkis yang terjadi di Enam wilayah, yakni Surabaya, Malang Kota, Malang Kabupaten, Kediri Kota, Kediri Kabupaten, dan Sidoarjo.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Polda Jatim, hingga kini ada sebanyak 580 orang diamankan, dengan rincian 89 orang diproses hukum,12 orang masih dalam pemeriksaan dan 479 orang dipulangkan setelah pemeriksaan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan penindakan hukum dilakukan secara selektif dan terukur.

“Kami pastikan siapa pun yang terbukti melakukan perusakan dan tindak pidana anarkis akan diproses sesuai hukum. Sementara yang tidak terbukti, kami serahkan kembali ke keluarga maupun pendamping LBH,” tegasnya, Senin (1/9/2025).

Berikut data yang dihimpun dari Polda Jatim terkait penanganan pelaku anarkis :

Polda Jatim : 66 orang diamankan; 9 diproses hukum, 57 dipulangkan. (TKP Gedung Grahadi & Mapolda Jatim).

Polres Kediri Kota: 20 orang diamankan; 7 diproses hukum, 13 dipulangkan. (TKP Gedung DPRD Kediri Kota).

Polrestabes Surabaya: 288 orang diamankan; 22 diproses hukum, 266 dipulangkan. (TKP 18 Pos Polisi, Polsek Tegalsari, Gedung Grahadi).

Polres Malang Kota: 61 orang diamankan; 13 memenuhi unsur pidana namun tidak ditahan, 48 dipulangkan. (TKP Mapolres Malang Kota, 12 Pos Lantas, Pos Sabhara, Kantor Laka Lantas, Pos Polisi).

Polres Kediri Kabupaten: 124 orang diamankan; 23 diproses hukum, 12 orang masih dalam pemeriksaan dan 89 dipulangkan. (TKP Kantor Samsat Kediri, Simpang 4, Polsek Kepung).

Polres Malang Kabupaten: 13 orang diamankan; seluruhnya diperiksa, namun tidak ditahan dan dipulangkan. (TKP Pos Lantas Kebonagung, Polsek Pakis Aji, Pos Pantau Kepanjen, Pos Laka Lantas).

Polresta Sidoarjo: 8 orang diamankan; 2 diperiksa tanpa penahanan, 6 dipulangkan. (TKP Pos Waru).

Dampak kerusuhan ini tidak hanya berupa kerugian sosial, tetapi juga ekonomi.

Berdasarkan hasil pendataan, total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp124,250 miliar.

Kerusakan meliputi puluhan Pos Polisi yang dibakar, fasilitas umum yang dirusak, hingga kendaraan dinas operasional yang menjadi sasaran amuk massa.

Untuk memberikan efek jera, aparat kepolisian menjerat para pelaku dengan sejumlah pasal pidana, antara lain Pasal 363 KUHP: Pencurian dengan pemberatan, Pasal 170 KUHP: Kekerasan terhadap orang/barang.

Selain itu juga ada yang dijerat UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 2 Ayat 1: Kepemilikan senjata tajam, Pasal 212 KUHP: Melawan petugas,Pasal 351 Ayat 1 KUHP: Penganiayaan yang menyebabkan luka berat,Pasal 187 bis jo 53 KUHP: Percobaan pembakaran dan Pasal 406 KUHP: Perusakan barang.

Kabid Humas Polda Jatim juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi maupun memprovokasi dengan adanya situasi yang terjadi akhir - akhir ini.

"Mari kita bersatu menjaga lingkungan masing - masing, menciptakan damai dan sejuk sehingga rasa aman dan nyaman bisa terwujud,"ujar Kombes Abast.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi masyarakat dengan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek sangat membantu terciptanya keamanan bersama.

"Peristiwa anarkis beberapa waktu lalu justru menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga warga, untuk itu kami apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat atas kepeduliannya,” pungkas Kombes Abast.

Puluhan Personel Polri Terluka Saat Amankan Aksi Anarkis di Jawa Timur 18 Diantaranya Jalani Rawat Inap

SURABAYA || jejakindonesia.id – Aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di Enam wilayah Jawa Timur pada 29–30 Agustus 2025 lalu tidak hanya menimbulkan kerugian materiil hingga Rp124 miliar, tetapi juga menelan korban dari pihak aparat Kepolisian.

Berdasarkan data Biddokes Polda Jatim, tercatat sebanyak 83 personel Polri mengalami luka-luka saat melaksanakan pengamanan massa.

Dari jumlah tersebut, 65 personel menjalani rawat jalan dan 18 personel harus dirawat inap akibat luka yang cukup serius.

Dari 18 personel tersebut, 15 personel dirawat di RS Bhayangkara Surabaya dengan kondisi luka robek, patah tulang, hingga cedera otak ringan.

Sementara itu 1 personel dirawat di RSSA Malang Kota akibat patah tulang selangka, 1 personel dirawat di RS Mitra Keluarga Surabaya karena luka robek di kepala dan 1 personel Polwan dirawat di RS Bhayangkara Kediri dengan luka robek di bagian depan kepala.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi atas dedikasi para personel yang tetap profesional di tengah resiko besar dalam pengamanan aksi unjuk rasa itu.

“Personel kami menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban. Mereka menghadapi risiko serius, mulai dari lemparan benda keras, serangan fisik, hingga upaya pembakaran fasilitas kepolisian,” ujar Kombes Pol Abast, Senin (1/9/2025).

Selain jatuhnya korban dari aparat kepolisian, aksi anarkis tersebut juga menimbulkan trauma sosial.

Puluhan Pos Polisi rusak, kantor pemerintahan mengalami kerusakan, hingga jalan protokol sempat lumpuh akibat blokade massa.

Situasi itu menimbulkan kekhawatiran warga, terutama di pusat kota Surabaya, Malang, dan Kediri.

Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan bersama seluruh elemen masyarakat.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan.

“Kami mengapresiasi tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya secara swakarsa dengan gerakan serentak warga jaga warga,"kata Kombes Pol Abast.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim ini, gerakan warga jaga warga ini bukan hanya terlihat di Surabaya, tetapi juga di berbagai kota dan kabupaten lain di Jawa Timur.

"Kesadaran kolektif inilah yang menjadi kunci untuk Jogo Jatim agar Jawa Timur ini tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (*)

Pimpin Apel Gelar Pasukan Kapolda Bali Pastikan Keamanan Event Chandi Summit 2025

BALI || jejakindonesia.id - Pimpin gelar pasukan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan Polda Bali siap amankan Even Chandi Summit 2025, dengan melaksanakan operasi Kepolisian dengan sandi "Ops Puri Agung IV-2025", bertempat di halaman depan Mapolda 2/9/2025.

Ops tersebut dalam rangka pengamanan kunjungan kerja Presiden RI. untuk mengadiri Event Chandi Summit 2025 (Culture, Heritage, Art, Narrative, Diplomacy And Innovation), bertempat di Kawasan The Meru Sanur Denpasar selama 4 hari kedepepan (tanggal 2 s/d 5 september), Polda Bali melibatkan 842 Personil dan siap mengamankan setiap rangkaian, lokasi giat, penginapan, maupun rute yang akan dilalui para delegasi saat pelaksanaan Event Chandi Summit.

Chandi Summit 2025 merupakan event Internasional dengan tema "Culture for the Future" rencananya akan dihadiri Presiden RI. dan 1000 orang Delegasi dari 136 negara sahabat dengan tujuan untuk memperkuat peradaban global melalui dialog budaya, apresiasi warisan, dan inovasi.

Event Chandi Summit ini tentunya merupakan momentum strategis bagi Indonesia khususnya Bali untuk menegaskan posisi sebagai daerah Pariwisata dan pusat kebudayaan dunia yang aman, stabil dan damai di tengah dinamika situasi global yang tidak menentu saat ini.

Laksanakan tugas pengamanan dengan baik, tulus dan iklas, serta melalui amanat ini saya menekankan :
1.Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, laksanakan Tugas sesuai dengan Renops dan SOP
2.Tingkatkan sinergi dan koordinasi baik dengan TNI maupun Stakeholder terkait lainnya termasuk Panitia
3.Para pejabat Operasi dan Padal selalu mengawasi dan mengendalikan anggota di lapangan
4.Optimalkan penggunaan dukungan teknologi Kepolisian termasuk Posko Command Center Polda Bali
5.Segera tindak lanjuti dan laporkan setiap permasalahan dan perkembangan situasi yang terjadi pada kesempatan pertama secara berjenjang kepada pimpinan
6.Selalu awali kegiatan dengan doa, jaga kesehatan dan kekompakan, serta utamakan keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Dengan kesiapan yang matang, soliditas dan sinergi dari seluruh komponen operasi, saya yakin dan percaya seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden RI. maupun Event Chandi Summit 2025 dapat berjalan sukses, aman, tertib dan lancar, tutup Kapolda Bali.

Polisi Hadir 24 Jam di Lapangan, Pastikan Jakarta Aman

JAKARTA || jejakindonesia.id – Polda Metro Jaya bersama 13 polres jajaran terus meningkatkan patroli gabungan skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah ibu kota. Kegiatan yang sudah rutin digelar dalam beberapa hari terakhir ini menjadi bentuk komitmen Kapolda Metro Jaya agar polisi selalu hadir di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary mengungkapkan, patroli gabungan pada Senin (1/9/2025) sore hingga malam hari kembali dilaksanakan di sejumlah titik. Sedikitnya 200 personel dikerahkan dengan fokus pengamanan di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Saat ini Polres Metro Jakarta Utara masih melaksanakan patroli dipimpin langsung Kapolres. Di Jakarta Timur dan beberapa polres lain, patroli dilakukan secara bertahap menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan,” ujar Ade Ary.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena kepolisian siaga penuh selama 24 jam. Polda Metro juga mengapresiasi peran berbagai pihak yang ikut menjaga kondusivitas Jakarta.

“Gerakan Jaga Jakarta ini senantiasa dipedomani oleh seluruh jajaran. Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin dengan stakeholder terus berlanjut, demi menjaga Jakarta dan sekitarnya tetap aman,” kata Ade.

Lebih lanjut, ia menjelaskan patroli dilakukan dengan pendekatan humanis melalui komunikasi dialogis dan imbauan langsung kepada masyarakat. “Situasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya saat ini aman terkendali. Bila masyarakat membutuhkan bantuan, dapat menghubungi layanan darurat 110, gratis dan aktif 24 jam. Nanti akan langsung ditangani oleh polres terdekat,” tegasnya.

Lapas Karang Anyar Bantu Pemulangan Jenazah Terpidana Mati ke Aceh

Nusakambangan || jejakindonesia.id - Kepala Lapas Kelas Kelas IIa Karanganyar Nusakambangan, Riko Purnama Candra sampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu warga binaannya, Baihaqi, di Rumah SDakit Umum daerah Cilacap dikarenakan sakit.

"Kami telah dan sedang berusaha menghubungi istri almarhum yang bekerja di Malaysia, memastikan alamat rumah keluarga almarhum," ujar Riko (1/9)

Riko menyampaikan pihaknya sedang mengupayakan membantu terhadap permohonan atau keiginan keluarga almarhum, agar Jenazah dapat dimakamkan di Aceh Timur. Secara aturan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1999 pasal 18 ayat (3), pihak lapas tidak ada kewajiban mengembalikan jenazah ke tempat asal, dan apabila 2 x 24 jam tidak diambil pihak keluarga, akan di makamkan secara layak oleh pihak Lapas sesuai agama dan kepercayaannya.

"akan tetapi karena permohonan keluarga dan alasan kemanusiaan, saat ini pihak lapas sedang dalam proses berupaya mengirimkan jenazah almarhum ke keluarga ke alamat yang tepat. Saat ini pihak keluarga almarhum sedang melengkapi persyaratan administrasi surat permohonan, identitas, dan data yang lain," tambahnya

Baihaqi adalah warga binaan kasus narkoba hukuman mati , yang awalnya mengeluhkan sesak nafas , perut mual, dan ditangani oleh medis Lapas dan dirujuk ke RSUD Cilacap, setelah dilakukan tindakan medis oleh pihak medis RSUD, almarhum meninggal dunia dikarenakan sakit jantung.

error: Content is protected !!