Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: September 2025

Empat Tahun Perjalanan PT. AGIT, Tonggak Baru Industri Maritim Gorontalo

Gorontalo Utara || jejakindonesia.id – Empat tahun perjalanan PT. Anggrek Gorontalo Internasional Terminal (AGIT) dirayakan dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat optimisme.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah hingga skala Nasional.

Perayaan dimulai dengan jalan sehat bersama jajaran pimpinan dan karyawan PT. AGIT bersama KSOP Anggrek, dilanjutkan dengan aksi donor darah sebagai wujud kepedulian sosial.

Beragam lomba yang disertai hadiah menarik turut memeriahkan acara, menghadirkan suasana hangat yang mempererat kebersamaan antara manajemen, karyawan, serta masyarakat sekitar.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Kepala KSOP Anggrek, Camat Anggrek, Kapolsek KP3, DanSatgas Lanal, Kepala PMI Gorontalo Utara, perwakilan Karantina Kesehatan, perwakilan Imigrasi, Kepala SMK Negeri 1 Anggrek, para mitra pengusaha, stakeholder, masyarakat, hingga anak-anak yatim piatu.

Kehadiran mereka menambah nilai kebersamaan sekaligus menjadi simbol sinergi yang kuat.

Dalam sambutannya, Kepala KSOP Anggrek, Heru Supriyadi, menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan agar PT. AGIT terus tumbuh bersama kemajuan Pelabuhan Anggrek. Ia menekankan bahwa percepatan realisasi kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) harus menjadi pijakan utama.

“Saya optimis PT. AGIT akan semakin maju. Namun, dukungan infrastruktur darat juga sangat penting. Jalan menuju pelabuhan masih terbatas, sehingga perlu perhatian serius dari pemerintah pusat, salah satunya dengan pembangunan jalan strategis seperti GORR (Gorontalo Outer Ring Road),” tegasnya.

Sementara itu, General Manager PT. AGIT, Dadan Darmawan, menegaskan bahwa usia empat tahun bukan sekadar angka, tetapi pondasi penting bagi langkah besar perusahaan ke depan. Sejak menerima konsesi KPBU pada 28 September 2021, PT. AGIT telah menghadirkan berbagai infrastruktur penting guna menunjang kelancaran layanan pelabuhan.

“Tema tahun ini, ‘Konsistensi Pelayanan untuk Pelabuhan Tumbuh’, merefleksikan tekad kami untuk terus memberikan layanan terbaik. Bahkan, selama dua tahun terakhir kami telah membuka pelayanan receiving kontainer selama 24 jam penuh,” jelasnya.

Lebih jauh, Dadan menegaskan bahwa kehadiran PT. AGIT bukan hanya menandai kemajuan infrastruktur Gorontalo Utara, tetapi juga berperan sebagai penggerak perekonomian nasional.

Ia mengungkapkan visi besar perusahaan untuk menghadirkan kawasan industri yang mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja.

“Kami bercita-cita menjadikan Pelabuhan Anggrek sebagai motor penggerak kawasan industri. Insya Allah, dalam 4–5 tahun mendatang, fase baru ini dapat terwujud dengan dukungan pemerintah dan masyarakat. Target kami adalah membuka peluang kerja luas bagi masyarakat Gorontalo melalui sektor manufaktur,” tutur Dadan dengan penuh optimisme.

Perayaan ulang tahun ini juga menjadi ajang refleksi dan apresiasi atas dedikasi seluruh karyawan, manajemen, mitra, dan stakeholder yang selama ini telah menjadi bagian penting dari perjalanan PT. AGIT.

Sebagai catatan, PT. AGIT merupakan bagian dari Gobel Grup, dengan DR. H. Rachmat Gobel sebagai pemegang saham mayoritas, sementara Hiramsyah S. Thohir memimpin sebagai Presiden Direktur.

“Empat tahun pertama adalah fondasi. Ke depan, mari bersama-sama menjadikan PT. AGIT sebagai pelabuhan modern yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing secara internasional,” pungkas Dadan.

Rangkaian HUT ke-4 PT. AGIT resmi dimulai sejak Jumat, 26 September 2025, dan akan mencapai puncaknya pada Minggu pagi, 28 September 2025.

Nelayan Serahkan 14 Tuntutan ke Istana, Ketum SNI Minta Presiden Prabowo Dengarkan Suara Pesisir

JAKARTA || jejakindonesia.id - Gelombang suara dari pesisir Indonesia kembali menggema di pusat pemerintahan. Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) resmi mendatangi Kantor Sekretariat Negara pada Jumat (26/9/2025)

Ia menyampaikan 14 poin tuntutan hasil Rembug Nelayan Nasional. Aspirasi tersebut ditujukan langsung kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Ketua Umum SNI, Hadi Sutrisno menjelaslan bahwa tuntutan itu bukan sekadar suara kelompok kecil.

“Ini hasil rembuk nasional. Suara dari Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi bersatu. Kami ingin Presiden mendengar langsung jeritan hati para nelayan,” ujar Hadi Sutrisno, Minggu (28/9/2025).

Salah satu sorotan utama adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) laut yang dianggap membebani nelayan.

“Kami menolak. Nelayan sudah cukup terbebani dengan pungutan lain. PBB laut hanya membuat hidup semakin sulit,” lanjut Ketua Umum SNI

Selain itu, SNI menolak kebijakan naturalisasi kapal asing. Mereka khawatir kebijakan itu mengancam ruang hidup nelayan kecil.

“Laut Indonesia harus untuk rakyat Indonesia, bukan asing,” tambah Hadi Sutrisno

Dalam audiensi, Wakil Mensesneg Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa pemerintah akan menampung aspirasi nelayan dan meneruskan kepada Presiden RI.

“Kami memahami aspirasi ini penting. Pemerintah akan menindaklanjuti,” ucap Juri dengan nada meyakinkan para SNI

Aksi SNI ini menjadi simbol perjuangan jutaan nelayan. Publik menanti sikap tegas Presiden RI, Prabowo terhadap tuntutan ini.(red)

Kreasi Anak MAN Pasuruan: Inovasi Keripik Pisang dengan Ragam Rasa Unik

PASURUAN || jejakindonesia.id  – Kreativitas generasi muda kembali hadir melalui sentuhan tangan siswa MAN Pasuruan kelas 10 D. Dengan semangat kebersamaan, mereka berhasil menghadirkan inovasi produk olahan keripik pisang dengan berbagai varian rasa yang unik dan memikat.

Tak sekadar camilan biasa, keripik pisang ini dikemas dengan penuh kreasi. Varian unggulan seperti cokelat, taro, tiramisu, hingga matcha menjadi daya tarik tersendiri yang siap menggugah selera para penikmat jajanan.

Proses produksi dilakukan secara higienis dan sederhana namun tetap terjaga kualitasnya, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga tahap pengemasan. Lebih dari sekadar menghasilkan produk, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran kewirausahaan bagi para siswa untuk menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan produktif.

Kegiatan ini dipelopori oleh Maulana Nuh Alam Syah bersama lima rekan lainnya. Melalui karya yang diberi nama “Keripik Pisang Rasa-Rasa Dapur Ganyeng”, mereka berharap dapat memupuk kepedulian terhadap jajanan khas nusantara sekaligus mendorong lahirnya generasi siswa yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi di masa depan.

 

 

(RED)

Dukung Ketahanan Pangan, Polda Sulteng Panen 1.601 Ton Jagung Kuartal III Tahun 2025

PALU || jejak-indonesia.id - Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Agus Nugroho menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III tahun 2025. Kegiatan itu digelar di Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Sabtu (27/9/2025).

Dalam acara tersebut, Kapolda Sulteng didampingi Rektor Universitas Tadulako Prof. Amar, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, serta Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng. Panen raya ini dilakukan secara virtual melalui zoom meeting bersama pemerintah pusat dan jajaran TNI-Polri.

Kegiatan panen serentak dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Hadir pula Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi.

Kapolda Sulteng menjelaskan, panen jagung serentak ini merupakan bagian dari program nasional untuk mendukung swasembada pangan. Program tersebut selaras dengan salah satu poin Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

“Hari ini Polda Sulteng dan jajaran Polres bersama unsur Forkopimda melaksanakan panen jagung serentak kuartal III,” kata Kapolda Sulteng Irjen Agus Nugroho.

Menurut Irjen Agus Nugroho, total lahan yang dipanen di wilayah Sulawesi Tengah seluas 400,40 hektar. Dari lahan itu, hasil panen kuartal III tahun 2025 diperkirakan mencapai 1.601,6 ton jagung.

Dia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras anggota Polda Sulteng bersama para pemangku kepentingan. Kolaborasi itu menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung program nasional swasembada pangan.

“Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan, karena hasil panen ini berkat kerja keras jajaran Polda Sulteng serta dukungan seluruh pihak. Semoga ke depan kontribusi ini semakin memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

error: Content is protected !!