We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Agustus 2025

Kemnaker dan Austria Perkuat Kerja Sama Pelatihan Vokasi di BPVP Banyuwangi

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Pemerintah Austria bekerjasama memperkuat pendidikan vokasi di Banyuwangi. Kolaborasi itu dilakukan lewat pengembangan kejuruan pariwisata dan pengelasan (welder) di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi.

Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center (Pusat Pengembangan Pelatihan Vokasi) Banyuwangi dalam acara Inauguration of School Operation BPVP Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/8/2025).

BPVP Banyuwangi yang berada di Kecamatan Muncar telah menyelenggarakan ratusan pelatihan yang telah diikuti ribuan warga Banyuwangi sejak 2019. Ada tujuh kejuruan yang saat ini dikembangkan BPVP Banyuwangi yaitu kejuruan Pariwisata, Teknologi Pengolahan Pertanian, Fashion Technology, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Otomotif, Pertanian, dan Teknik Las.

Menaker Yassierli menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Austria atas kerjasama ini. Austria tidak hanya memberi dukungan pendanaan penuh tapi juga transfer pengetahuan, penguatan manajemen pelatihan, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kapasitas SDM pelatihan melalui supervisi dan pendampingan para ahli dari Austria

“Bidang pariwisata dan welder merupakan dua bidang yang saat ini banyak dibutuhkan. Ini adalah upaya untuk menghubungkan industri dan SDM dengan kompetensi yang terstadarisasi dan dibutuhkan,” kata Menaker Yassierli.

Yassierli berharap melalui kerja sama ini, masyarakat, khususnya generasi muda Banyuwangi dan sekitarnya, akan memiliki akses terhadap pelatihan keterampilan yang modern, berstandar industri, dan siap bersaing untuk masuk ke pasar kerja domestik maupun global.

“Banyuwangi sendiri dipilih untuk kerjasama yang strategis ini karena memiliki potensi ekonomi dan pertumbuhan pariwisata yang tinggi. Juga disini industri konstruksinya tengah berkembang dimana terdapat permintaan yang tinggi terhadap SDM dengan ketrampilan welder professional,” kata Menaker.

“Penguatan vocational training centre ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan industri. Harapan saya BPVP bisa menjadi pusat pelatihan vokasi di timur Jawa,” imbuh Menaker.

Duta Besar Austria Thomas Loidl mengatakan pengembangan pendidikan kejuruan tersebut merupakan bagian kerjasama panjang kemitraan selama 70 tahun dengan Pemerintah Indonesia.

“Austria punya tingkat non empemloyment yang sangat rendah, hal ini karena pendidikan vokasi kami yang kuat. Kami senang bisa terlibat dalam kerjasama ini. Saya berharap pengembangan pendidikan vokasi di Banyuwangi akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kemnaker dan Austria yang telah melakukan penguatan pendidikan vokasi di Banyuwangi.

“Harapan kami dengan adanya pendidikan vokasi dengan standar internasional ini sebagai langkah peningkatan kualitas SDM daerah. Peluang anak-anak muda Banyuwangi semakin lebar untuk berkiprah hingga mancanegara. Bahkan bisa menjadi bekal untuk berwirausaha,” harapnya.

Ditambahkan Kepala BPVP Muncar Arsad untuk workshop pariwisata saat ini ada lima jurusan yang telah dibuka yakni management kitchen, management restaurant, management front office,house keeping dan tour guide. Masa pendidikan berlangsung selama 6-8 bulan yang dilanjutkan dengan on job training.

“Untuk workshop Welder akan segera digulirkan. Pendidikannya gratis dan ada asrama bagi peserta dari luar kota. Informasi pendaftaran bisa diakses secara online,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan dokumen kerja sama antara BPVP Banyuwangi dengan 10 mitra industri strategis di Banyuwangi dalam rangka penguatan kolaborasi pelatihan vokasi.

(red)

Pemilik PT Ordo Pratama Optimal Diduga Salurkan BBM Ilegal Tanpa Sentuhan Hukum, Kapolri Harus Turun Gunung Untuk Brantas  BBM ilegal Di Kabupaten Bolaang Mongondow

Bolaang Mongondow , Jejak - Indonesia.id | Maraknya aktifitas jual beli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang diduga ilegal semakin marak di Desa Lalow Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow.

Praktik yang merugikan negara dan melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan terkait minyak dan gas bumi di Indonesia kali ini melibatkan Ronaldo Samuel Budiman Pemilik PT Ordo Pratama Optimal.

Aktifitas jual beli BBM jenis solar, pada 12 Agustus 2025, kembali terungkap. Terpantau oleh tim media investigasi sebuah truk tanki berkapasitas 16.000 KL yang melintas di Jalan Trans-Sulawesi untuk melakukan jual beli BBM jenis Solar. Diduga melibatkan penjualan solar subsidi tanpa dokumen resmi dari Pertamina, yang memicu perhatian masyarakat dan menimbulkan kecurigaan terkait keberadaan praktik tersebut yang seolah tidak tersentuh oleh aparat penegak hukum.

Bahkan dari informasi yang awak media dapatkan, bahwa ada salah satu pengusaha BBM jenis solar yang diduga ilegal tidak segan-segan memalsukan dokumen penebusan BBM jenis solar di salah satu perusahan perdagangan olahan minyak bumi (PT AKR).

Setelah ditelusuri lebih dalam, perusahan tersebut adalah PT Ordo Pratama Optimal dan pemilik dari perusahan tersebut adalah Ronaldo Samuel Budiman, dimana Boss Ronaldo ini sudah pernah diperiksa oleh Polda Sulut namun dari informasi yang diterima awak media kasus tersebut tidak berlanjut.

Perlu diketahui juga, PT Ordo Pratama Optimal diduga tidak memiliki ijin yang jelas, dari ijin operasional maupun ijin tansportir atau jasa angkutan BBM jenis solar.

Menurut salah satu narasumber yang bisa dipercaya, dokumen yang dipalsukan tersebut kini berada di pihak yang berwajib, namun keberadaan Boss Ronaldo tidak di ketahui, bahkan saat awak media ingin melakukan konfirmasi secara resmi Ronaldo tidak merespon malahan nomor awak media di blokir oleh mafia tersebut.

Masyarakat meminta Kapolri turun gunung untuk brantas  BBM ilegal Kabupaten Bolaang Mongondow. Sampai berita ini dipublish belum ada konfirmasi resmi dari pihak-pihak yang terkait.

(tim investigasi)

Kapolri Launching Patroli Maung Presisi Polda Banten: Polri Hadir untuk Masyarakat

Jakarta, Jejak - Indonesia.id |  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri launching patroli maung presisi Polda Banten. Jenderal Sigit juga meresmikan Gedung Utama dan peresmian Masjid Baiturrahman Polda Banten.

Acara berlangsung di lapangan Apel Mapolda Banten, Selasa (12/8/2025), pukul 10.50 WIB. Jenderal Sigit juga memasangkan rompi dan helm kepada perwakilan tim patroli maung presisi Polda Banten yakni Kasubnitcakkal Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Banten Ipda Irwan Julianus Lumban Raja dan Ba Ditsamapta Polda Banten Bripda Herdiyana Putra.

"Alhamdulillah baru saja kita melaksanakan beberapa kegiatan di Polda Banten, yang pertama kita tadi melaksanakan kegiatan peresmian operasional dari tim patroli maung presisi, ada jumlah kurang lebih 87 personel yang masing-masing dibagi menjadi 11, jadi kurang lebih ada 8 tim yang akan kita turunkan untuk betul-betul bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah rawan kriminalitas ataupun rawan kejahatan," kata Jenderal Sigit dalam sambutannya di lokasi.

Jenderal Sigit mengatakan tim-tim yang akan bertugas adalah personel terlatih. Dia berharap tim patroli ini bisa segera mengatasi masalah masyarakat dengan cepat dan tepat.

"Tentunya ini dilengkapi dengan kemampuan-kemampuan dan diberikan pelatihan, dan kita harapkan untuk Kapolda dan Polres jajaran yang setelah ini kemudian mengoperasionalkan tim patroli maung presisi, betul-betul bisa lebih optimal dan maksimal dalam hal memberikan respons cepat kepada laporan-laporan masyarakat, dan juga bisa turun di tempat-tempat yang masy membutuhkan kehadiran Polri khususnya di wilayah yang sering terjadi kerawanan kejahatan, rawan kriminalitas," katanya. (red)

Polres Pasuruan Beri Santunan Keluarga Korban Anirat di Wonorejo

PASURUAN || jejakindonesia.id - Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengunjungi keluarga korban Penganiayaan berat (Anirat), M. Haidar Mustofa, di Wonorejo (11/8/2025).

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyerahkan santunan dan mengimbau keluarga menahan emosi sembari memercayakan penyelesaian kasus kepada kepolisian.

Kapolsek Wonorejo AKP Sugiyanto, S.H., melaporkan bahwa Kapolres Pasuruan tiba di rumah duka di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, pukul 15.30 WIB. Kunjungan ini menyusul meninggalnya M. Haidar Mustofa dalam insiden itu.

Sugiyanto menjelaskan, bahwa kakek korban Yayak, tidak percaya jika pelaku alami masalah kejiwaan. "Keluar tidak percaya pelaku ada gangguan jiwa, namun yang pasti keluarga telah ikhlas atas kepergian Haidar," terang Kapolsek Wonorejo.

Menanggapi hal ini, Kapolres AKBP Jazuli Dani Iriawan menekankan pentingnya penyelesaian prosedural. "Saya imbau keluarga mempercayakan proses hukum kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum," ujarnya.

Rangkaian kegiatan berlangsung singkat:
- Kapolres menyerahkan santunan ke keluarga korban,
- Melakukan pengecekan lokasi kejadian di rumah pelaku, dan
- Bertolak dari lokasi pukul 15.45 WIB.

Hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Kasat Lantas AKP Derie Fradesca, Camat Wonorejo Mulyohadi, dan Kades Abdul Rokhim. Kapolsek menegaskan, langkah ini bagian dari pendekatan humanis Polres Pasuruan atas musibah yang terjadi di masyarakat.

Polresta Banyuwangi Ungkap Sindikat Curanmor, Amankan 8 Motor dan 6 Tersangka

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Jajaran Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah Banyuwangi selama bulan Juni, Juli, dan Agustus 2025. Hasil pengungkapan tersebut dirilis pada Selasa (12/8/2025).

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memaparkan bahwa total terdapat delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berhasil diungkap, dengan kasus terbanyak terjadi pada Agustus, yakni empat hingga lima TKP.

Modus operandi para pelaku adalah memanfaatkan kelalaian pemilik sepeda motor yang meninggalkan kunci di tempat tersembunyi namun mudah ditebak, seperti di jok kendaraan. Para pelaku beroperasi dengan sistem “hunting” untuk mencari target, lalu menggunakan kunci asli yang ditemukan untuk membawa kabur motor.

Dari hasil pengungkapan, polisi mengamankan dua tersangka utama, yakni ES (30) dan KR (40), keduanya warga Bangorejo. ES berperan sebagai pemetik, sedangkan KR sebagai eksekutor. Selain itu, empat tersangka lainnya berperan sebagai penadah, termasuk YRS dan AS, yang disebut sudah intens melakukan aktivitas ini sebagai mata pencaharian.

Barang bukti yang diamankan meliputi 10 unit sepeda motor (dua milik pelaku yang digunakan untuk beraksi dan delapan hasil kejahatan), beberapa unit telepon genggam, serta dokumen kendaraan bermotor.

“Para tersangka utama kami jerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Sementara para penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun,” tegas Kapolresta Banyuwangi.

Kombes Pol Rama Samtama Putra juga mengimbau masyarakat untuk selalu memarkir kendaraan di tempat aman, menggunakan kunci ganda, dan jika memungkinkan menyimpannya di dalam pagar.

“Polresta Banyuwangi berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap segala bentuk kejahatan di wilayah hukum kami,” pungkasnya.

Sumber: Polresta Banyuwangi

error: Content is protected !!